cover
Contact Name
Asvic Helida
Contact Email
kppfpump@gmail.com
Phone
+6281210404178
Journal Mail Official
jurnalsylvaump@gmail.com
Editorial Address
JL. Jend.A.Yani 13 Ulu Palembang, South Sumatra, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sylva: Jurnal Ilmu-ilmu Kehutanan
ISSN : 23014164     EISSN : 25495828     DOI : DOI: https://doi.org/10.32502/sylva.v8i1
Sylva: Jurnal Ilmu-ilmu Kehutanan publishes original research articles on all aspects of forestry and environmental sciences, including, but not limited to, the following subjects: forest and natural resource management, biodiversity conservation and management, wood science and timber technology, agroforestry and social forestry, and forest products and forestry. It serves as a primary platform for the dissemination of both theoretical and experimental research, as well as technical reviews. This journal publishes one volume per year, consisting of two issues in July and December. This journal was published by the Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Palembang.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 5 Documents clear
PENGARUH MEDIA TANAM DAN SUNGKUP TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT GAHARU (Aquilaria sp) Anggara, Muhammad Apriadi; Marlina, Neni; Lensari, Delfy
Sylva : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Kehutanan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sylva.v6i1.890

Abstract

Perdagangan gaharu Indonesia sebagian besar masih dalam bentuk bahan mentah (raw material) yang hingga tahun 1998 mampu memasok lebih dari 600 ton per tahun. Tetapi sejak tahun 2004 produksi gaharu Indonesia terus menurun. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pertumbuhan bibit gaharu pada masing-masing media tanam, perlakuan sungkup, dan mengetahui interaksi antara media tanam dan sungkup terhadap pertumbuhan bibit gaharu. Penelitian ini dilaksanakan  di pembibitan CV. BUMI HARUM Desa Sukamaju Kecamatan Buy Madang Timur Kabupaten OKU Timur pada bulan Mei - Agustus 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial (RALF) yang terdiri atas 2 faktor  perlakuan. Faktor pertama adalah perlakuan tanpa Sungkup dan perlakuan Sungkup. Faktor kedua adalah media tanam terdiri dari 4 taraf yaitu tanah saja, tanah + sekam padi, tanah + pupuk kandang kambing, tanah + sekam padi + pupuk kandang kambing, dengan perbandingan 1:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam tanah + sekam dengan perlakuan sungkup dan interaksinya memberikan pertumbuhan terbaik. Hal ini dapat dilihat dari Tinggi Bibit (18,28), diameter batang (1,60), Jumlah Daun (10,50), Panjang Akar (8,78), persentase bibit (100,00%). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah pada perlakuan media tanam tanah dan sekam (1:1)  dan interaksinya memberikan pertumbuhan terbaik pada peubah jumlah daun (10,50 helai) dan persentase bibit hidup (100%). Perlakuan sungkup memberikan pertumbuhan terbaik terhadap peubah tinggi tanaman dan jumlah daun bibit gaharu.
ANALISIS VEGETASI (HHK DAN HHBK) DI HUTAN LINDUNG SUNGAI MERAH KPHP (KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI) UNIT IV MERANTI MELALUI PENDEKATAN NATIONAL FOREST INVENTORY Hoirun, Hoirun; Yuningsih, Lulu; Milantara, Noril
Sylva : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Kehutanan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sylva.v6i1.891

Abstract

Salah satu cara terpenting untuk dapat menjamin agar biodiversitas tetap lestari sehingga dapat lebih memenuhi kebutuhan manusia sekarang dan masa yang akan datang adalah dengan menetapkan dan mengelola kawasan-kawasan yang dilindungi (Dunggio dan Gunawan, 2009). Hutan Lindung Sungai Merah yang berada di KPHP Unit IV Meranti Kabupaten Musi Banyuasin, keberadaannya dekat dengan pemukiman. Saat ini sebagian besar kondisinya sudah dikelola atau dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai hutan produksi dengan mengolahnya menjadi lahan usaha tani karet. Atas dasar tersebut agar fungsi ekologis dan ekonomis dari hutan lindung dapat dimanfaatkan secara maksimal dan untuk mengetahui seberapa besar potensi dari biodiversitas pada Hutan lindung Sungai Merah, maka keberadaan HHK dan HHBK pada kawasan hutan lindung Sungai Merah harus terdata dengan jelas, sehingga diperlukan penelitian tentang “Analisis Vegetasi HHK dan HHBK di Hutan Lindung Sungai Merah  KPHP Unit IV Meranti Melalui Pendekatan National Forest Inventory. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi HHK dan HHBK di Hutan Lindung Sungai Merah yang berada di KPHP Unit IV Meranti. Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Lindung Sungai Merah  KPHP Unit IV Meranti Kabupaten Musi Banyuasin selama 3 (tiga) bulan terhitung dari Mei 2016 sampai Agustus 2016. Metode pengambilan sampel yang dilakukan yaitu Systematic Sampling With Random Start (Kementerian Kehutanan, 2015) dengan bentuk plot dari NFI (National Forest Inventory) dengan bentuk plot persegi 100 m x 100 m, setiap plot terdiri dari 16 buah sub plot dengan ukuran setiap sub plot 25 m x 25 m. Berdasarkan hasil penelitian analisis vegetasi HHK dan HHBK di Hutan Lindung Sungai Merah KPHP Unit IV Meranti maka di peroleh jumlah jenis HHK yang terdapat di Hutan Lindung Sungai Merah terdiri dari 120 spesies, di perkebunan 11 spesies sedangkan di lahan terbuka terdapat 13 spesies.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN KEBAKARAN LAHAN GAMBUT DI DESA MUARA MEDAK KECAMATAN BAYUNG LENCIR KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SEMATERA SELATAN Wardoyo, Wardoyo; Yuningsih, Lulu; Kurniawan, Rahmat
Sylva : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Kehutanan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sylva.v6i1.892

Abstract

Community Participation in Peatland Fire Control in Muara Medak Village, Bayung Lencir Subdistrict, Musi Banyuasin Regency, Sumatera Selatan Province. This research aims to determine how much the level of community participation in responding to peatland fire control that often occurs when the dry season comes. This research was conducted in Muara Medak Village, Bayung Lencir Subdistrict, Musi Banyuasin Regency of Sumatera Selatan Province from March to August 2016. The method used research is the purposive sampling by taking sample 10%. Based on the results obtained in this research that some people in Muara Medak Village have participated in the peatland fire control, it is seen from the meeting of the interest the people who do land processing still take into account in order to avoid the spread of land fires during the land clearing.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA TANAH SAWAH DI KOTA PALEMBANG Syachroni, Sasua Hustati
Sylva : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Kehutanan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sylva.v6i1.893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi kandungan logam berat cadmium (Cd) pada tanah sawah di berbagai lokasi di Kota Palembang.  Metode penelitian menggunakan metode survey.  Penelitian dilakukan di 10 Kecamatan di Kota Palembang yang memiliki petak sawah, pengambilan contoh tanah secara komposit pada 5 titik pengamatan di petak sawah pada kedalam 0-20 cm, kemudian dilakukan analisis di Laboratorium kimia, biologi dan kesuburan tanah UNSRI.  Dari data hasil analisis yang diperoleh, dibandingkan baku mutu logam beratkadmium (Cd) dalam tanah pertanian menurut Alloway Tahun 1995 yang selanjutnya dianalisis secara Deskriptif Komperatif.  Dari penelitian ini didapatkan hasil kandungan Cd dalam tanah sawah di Kota Palembang tidak menunjukkan pencemaran karena kandungan logam berat Cd < 0,080ppm sehingga masih di bawah baku normal, hal ini berhubungan erat dengan kondisi sifat-sifat tanah seperti pH tanah, bahan organic tanah, dan kapasitas tukar kation (KTK) pada lokasi penelitian, dimana kondisi bahan organic dan KTK yang dominan sedang dan tinggi mempengaruhi kandungan Cd yang rendah.
KONTRIBUSI AGROFORESTI REPONG DAMAR TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT Lensari, Delfy; Yuningsih, Lulu
Sylva : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Kehutanan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sylva.v6i1.894

Abstract

Sumberdaya hutan mempunyai fungsi terhadap kehidupan manusia, baik secara langsung, maupun secara tidak langsung. Salah satu cara untuk mengurangi kerusakan hutan adalah diikutsertakan masyarakat dalam memelihara hutan misalnya dengan sistem agroforestri. Sistem agroforestri selalu ada interaksi ekologi, sosial dan ekonomi. Salah satu contoh agroforestri tersebut adalah Repong Damar di Pesisir Krui Lampung yang menghasilkan produk getah damar (Shorea javanica). Penelitian dilakukan di Desa Penengahan, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung selama 2 bulan. Populasi penelitian adalah masyarakat (petani damar) dengan jumlah responden sebesar 35 KK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Parameter pendapatan masyarakat yang diukur adalah pendapatan dari usaha mengelola Repong Damar (dalam Rp. per tahun), pendapatan di luar usaha mengelola Repong Damar (dalam Rp. per tahun), dan pendapatan per kapita (dalam Rp. per tahun). Petani Repong Damar di Desa Penengahan memiliki rata-rata pendapatan dari Repong Damar sebesar Rp. 16.120.000/KK/tahun, Pendapatan di luar Repong Damar berkisar antara Rp. 4.200.000/KK/tahun sampai dengan Rp. 24.000.000/KK/tahun dan rata-rata pendapatan per kapita masyarakat di Desa Penengahan adalah sebesar Rp.5.169.200/orang/tahun atau Rp. 430.800/orang/bulan. Faktor yang mempengaruhi aspek pendapatan masyarakat tersebut adalah jumlah anggota rumah tangga, luas lahan Repong Damar, dan sumber pendapatan masyarakat yang berbeda-beda.

Page 1 of 1 | Total Record : 5