cover
Contact Name
Husnul Hadi
Contact Email
ajohusnul@gmail.com
Phone
+6283120033028
Journal Mail Official
ylpkmahardhika1@gmail.com
Editorial Address
JL. PAJAJARAN TIMUR 2, NO.24, SUMBER
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS)
Published by YLPK Mahardhika
ISSN : -     EISSN : 27754324     DOI : https://doi.org/10.53869/jpas
Journal of Physical Activity and Sports, is a national scientific journal that is open to all learning and sports studies for innovation, creativity, and renewal. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. The fields of Sports Education & Recreation, Sports Management, and Sports Science.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021" : 15 Documents clear
Tingkat Aktifitas Fisik Siswa Boarding School dan Siswa Non Boarding School Di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo Muhammad Rizki Hidayat; Fajar Ari Widiyatmoko; Pandu Kresnapati
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.32

Abstract

This research method uses qualitative descriptive research and the method used is a survey method with data collection techniques using a questionnaire. The population is all students of SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo, totaling 12 classes. The sample of this research was taken by means of purposive sampling, which consisted of 27 Boarding School students and 79 non-Boarding School students. Based on the results of this study, the activity level of students of SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo was in the medium category, the activity level of the boarding school students at SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo was in the medium category, the activity level of the non-boarding school students at SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo was in the medium category, there were differences in the level of activity. boarding school students and non-boarding school students at SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo, with a mann-whitney test score <0.05.   Keywords: Physical activity, boarding school, non boarding school, junior high school   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat aktifitas fisik siswa boarding school dan siswa non boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo. Metode Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasinya adalah semua pelajar SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo yang berjumlah 12 kelas. Sampel penelitian ini diambil dengan cara pengambilan sampel purposive sampling, yang terdiri atas 27 siswa Boarding School dan 79 siswa non Boarding School. Berdasarkan hasil penelitian ini, tingkat aktifitas siswa SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo pada kategori sedang, tingkat aktifitas siswa boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo pada kategori sedang, tingkat aktifitas siswa non-boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo pada kategori sedang, terdapat perbedaan tingkat aktifitas siswa boarding school dan siswa non-boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo, dengan nilai uji mann-whitney< 0,05.   Kata kunci :Aktifitas fisik, Boarding school, non Boarding school, SMP
Perbandingan Latihan Shadow dengan Latihan Multiball Terhadap Frekuensi Pukulan Forehand dan Backhand Tenis Meja Pada Ekstrakurikuler di SD Supriyadi Semarang Nova Adhi Tyan
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.33

Abstract

Nova Adhi Tyan Perbandingan Latihan Shadow dengan latihan Multiball Terhadap Frekuensi Pukulan Forehand dan Backhand Tenis Meja Pada Ekstrakurikuler di SD Supriyadi Semarang, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuanketepatan pukulan forehand dan backhand peserta ekstrakurikuler tenis meja di SD Supriyadi Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Shadow Dengan Latihan Multiball Terhadap Frekuensi PukulanForehandDan Backhand pada peserta didik ekstrakutikuler tenis meja SD Supriyadi Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dari penelitianini adalah siswa peserta ekstrakurikuler tenis meja yang berjumlah 8 orang.Pengambilan data menggunakan tes dengan instrumen kemampuan ketepatanpukulan forehand drive dan backhand drive. Teknik analisis data menggunakanuji-t, melalui uji prasyarat normalitas dan homogenitas.Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t pukulan forehand mendapatkan hitungan sebesar 4,710 dan ttable2,365 dan pukulan backhand mendapatkan thitung3,550 dan ttable2,365sehingga menunjukan perbedaan yang signifika=n terhadap kemampuan pukulan forehand dan pukulan backhand setelah diberikan perlakuan dengan latihan multiball. Dari hasil tersebut dapatdisimpulkan bahwa frekuensi pukulan forehand dan backhand dengan latihan multiballlebih besar dibandingkan dengan latihan Shadowpada ekstrakurikuler tenis meja di SD Supriyadi Semarang. Penelitian yang berkaitan dengan masalah perbandingan LatihanShadow dengan forehanddan backhandtelah banyak dilakukan oleh para peneliti sebelumnya, namun memiliki perbedaan pada tempat penelitian, metode dan masih memiliki sebuah kekurangan. Erwin Setyawan (2013) dalam jurnal penelitiannya yang berjudulPerbandingan Latihan Shadow Dengan Latihan MultiballTerhadap Frekuensi Pukulan ForehandDrive Tenis Meja (Penelitian Multiball terhadap UKM Tenis Meja UPI Kampus Sumedang). Aris Widiantoro (2017) dalam jurnal penelitianya yang berjudulPengaruh Latihan Multiball Terhadap KemampuanKetepatan Pukulan Forehand Dan Backhand PadaPeserta Ekstrakurikuler Tenis Meja Tahun2016/2017 Di Sma Negeri 1 Gamping. Bab ini berisi tentang penjelasan desain penelitian, populasi dan sampel, definisi operasional, Teknik dan instrument pada pengumpulan data, validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, dan Teknik analisis data “permainan tenis meja adalah permainan dengan menggunakan fasilitas meja beserta peralatannya serta bet dan bola sebagai alatnya”. Permainan ini diawali dengan pukulan pembuka (service), yaitu bola dipantulkan ke meja sendiri lalu melewati atas net dan memantul di meja lawan sampai lawan tidak dapat mengembalikan dengan baik. Pemain berusaha untuk mematikan pukulan lawan agar memperoleh angka dari pukulannya. Permainan tenis meja dapat dimainkan baik orang tua, remaja maupun anak-anak. Salim (2008:9), “menjelaskan tenis meja merupakan sebuah permainan yang sederhana”. Gerakan-gerakan yang dilakukan dalam olahraga ini adalah konsisten memukul, mengarahkan, dan menempatkan bola ke meja lawan dan diharapkan pihak lawan tidak dapat mengembalikan bola. Sedangkan Hodges (1996: 1) “menjelaskan bahwa tenis meja adalah olahraga paling terkenal di dunia dan jumlah partisipasinya menempati urutan kedua”. Tenis meja disebut juga pingpong. Pingpong adalah permainan dimana sebuah bola kecil yang putih dipukul bolak- balik  hingga  seseorang  melakukan  kesalahan.  Berdasarkan  beberapa  pendapat para  ahli  di  atas,  dapat  diambil  kesimpulan  bahwa  permainan  tenis  meja merupakan suatu permainan yang menggunakan meja sebagai tempat untuk memantulkan  bola  dengan  diawali  service  sebagai  pukulan  pembuka  dengan tujuan mematikan pukulan lawan agar memperoleh angka dari pukulannya. Teknik dalam permainan tenis meja  sangat  banyak  macamnya.  Untuk dapat mengembangkan teknik bermain tenis meja dengan baik, kita harus menguasai teknik dasar dalam bermain tenis meja. Menurut Tomoliyus (2012: 2), “dalam  menyajikan  dan  mengembalikan  bola  dapat  dilakukan  dengan  cara pukulan forehand dan backhand”. Secara umum pukulan forehand dan backhand yang penting dalam permainan tenis meja ada tujuh macam, yaitu pukulan drive, pukulan push, pukulan block, pukulan chop, pukulan service, pukulan  smash, pukulan flick. Teknik Pengumpulan Data Menurut Ahmad Tanzeh (2009) Data adalah unit informasi yang direkam media yang dapat dibedakan dengan data lain, dapat dianalisis dan relevan dengan program tertentu. Pengumpulan data adalah prosedur yang sistematik dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Untuk mengumpulkan data penelitian penulis menggunakan metode-metode antara lain sebagai berikut : Metode Observasi (Pengamatan) Metode observasi yaitu pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Observasi merupakan metode pengumpulan data yang menggunakan pengamatan terhadap obyek penelitian yang dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Maka dalam penelitian ini penulis menggunakan pengamatan langsung terhadap lokasi penelitian khususnya pada SD Negeri Supriyadi Semarang. Teknik pengumpulan data observasi digunakan untuk memperoleh data proses jalannya pengisian data. Langkah-langkah atau proses pengambilan data dalam penelitan ini adalah sebagai berikut: Teori Latihan Program Latihan dilakukan selama 12 kali pertemuan dengan objek penelitian kepada8 siswa SD Negeri Supriyadi. Latihan multiball atau drill. multiball adalah latihan menggunakan 10 bola dengan 4 set, 10 repetisi dengan istirahat 1 menit yang dilakukan frekuensi latihan per minggu 2x selama 2 minggu. Kemampuan ketepatan forehanddan backhandyaitu kemampuan atlet untuk mengembalikan bola yang bergerak bebas dengan pukulan forehanddan backhandselama 30 detik, mengarahkan, serta menempatkan secara tepat kearah sasaran, yaitu daerah sudut meja yang sudah diberi tanda dengan nilai 1, 3 dan 5. Berikut tahapan program Latihannya: Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh bahwa nilai signifikan kelompok Multiball> 0,05, sedangkan nilai signifikan kelompok multiball< 0,05. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengaruh lebih besar ada pada latihan multiball terhadap kemampuan ketetepatan pukulan forehand dan backhand tenis meja pada ekstrakurikuler di SD Supriyadi Semarang.  
Analisis Efektivitas Implementasi Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi Covid-19 Pada Siswa SMA Kelas X Se-Kecamatan Mranggen Mata Pelajaran PJOK Ely Indriani
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.34

Abstract

The background of the problem in this study is that various obstacles arise in the application of online learning, ranging from limitations to internet access, operational capabilities and online features. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of online learning during the COVID-19 pandemic in class X high school students in Mranggen District in PJOK subjects. This research is a quantitative descriptive study using a survey method conducted online by distributing questionnaires using google form. The sampling technique in this study used cluster sampling. Then after the data has been collected, it will be analyzed and in a percentage for later description. The results of the study showed that the PJOK lessons using online learning were 41,% said they were less understood and 52.2% were not fun. In the operation of online learning media Wa and Zoom, 63.6% of students said they understood how to use them, while Gadgets (Hp) were the media that was often used with 72.2%. Limited quotas, slow networks and difficult to understand material are obstacles that students often experience during online learning at home. Giving assignments and examinations online 60.5% of students felt they did not understand and lacked enthusiasm for 62.7%, while during online learning Google classroom was the application most often used with 64.2%. Then 52.8% of the assignments became a model often used by teachers during online learning and online presentations, 21.3%. While the assignment given by the teacher when online was 47.5% for theory assignments and 22.2% of motion tasks. The conclusion in this study is based on the data and results that online learning for PJOK during COVID-19 class X SMA in Mrangggen sub-district is less effective from the various problems and obstacles that exist. Suggestions, to improve the online learning system so that it is easier to understand, learning during the COVID-19 pandemic can be done face-to-face or online and for further research to follow up on the factors of the online learning process during the COVID-19 pandemic. Abstrak Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah berbagai kendala muncul dalam penerapan pembelajaran daring, mulai dari keterbatasan pada akses internet, kemampuan operasional dan pada fitur-fitur online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas implementasi pembelajaran daring dimasa pandemi COVID-19 pada siswa SMA kelas X se-Kecamatan Mranggen mata pelajaran PJOK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey yang dilakukan secara online dengan penyebaran angket menggunakan google form. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan cluster sampling. Kemudian setelah data telah  terkumpul, maka akan dianalisis dan di persentase untuk kemudian di deskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan pelajaran PJOK dengan menggunakan pembelajaran daring 41,% mengatakan kurang di mengerti dan 52,2% tidak menyenangkan. Dalam pengoperasian media pembelajaran daring Wa, dan Zoom 63,6% siswa mengatakan mengerti dalam menggunakan nya, sementara Gadget (Hp) menjadi media yang sering digunakan dengan 72,2%. Kuota yang terbatas, jaringan yang lambat dan materi yang sulit dipahami menjadi kendala yang sering dialami siswa selama pembelajaran daring dirumah. Pemberian tugas dan ujian secara daring 60,5% siswa merasa kurang paham dan kurang semangat 62,7%, sedangkan selama pembelajaran daring google classroom menjadi aplikasi yang paling sering digunakan dengan 64,2%. Kemudian 52,8% penugasan menjadi model yang sering digunakan guru selama pembelajaran daring dan presentasi online 21,3%. Sementara penugasan yang diberikan guru ketika daring 47,5% tugas teori dan tugas gerak 22,2%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berdasarkan data dan hasil bahwa pembelajaran daring PJOK selama COVID-19 kelas X SMA se-kecamatan Mrangggen kurang efektif dari berbagai permasalahan dan kendala yang ada. Saran, untuk meningkatkan sistem pembelajaran daring agar lebih mudah dipahami, pembelajaran selama pandemi COVID-19 dapat dilakukan dengan tatap muka atau secara daring dan untuk penelitian selanjutnya agar ditindaklanjuti faktor-faktor proses pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19.
Analisis Pengelolaan Olahraga Rekreasi I'Ampelgading Homeland di Desa Kenteng Kabupaten Semarang Dyah Eka Setya Wardani; Danang Aji Setyawan; Buyung Kusumawardhana
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.35

Abstract

“Dyah Eka Setya Wardani”, “Analisis Pengelolaan Olahraga Rekreasi I’ampelgading Homeland Di Desa Kenteng, Kabupaten Semarang”, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang, 2020.Penelitian ini dilatarbelakangi pengelolaan obyek rekreasi olahraga di Kabupaten Semarang yaitu I’ampelgading homeland. Selain menawarkan pemandangan alam seperti sunset dan sunrise, di I’ampelgading homeland juga terdapat camping ground,paket jeep wisata, outbound, dan hiking. Pengelolaannya di I’ampelgading Homeland masih bersifat swasembada dari masyarakat. Penelitian ini, merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Berlokasi di obyek rekreasi olahraga I’ampelgading Homeland. Adapun teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini dalam aspek Strength atau kekuatan sudah cukup optimal yaitu dengan visi dan misi, keuntungan/manfaat yang didapatkan serta potensi alam yang menjadikan destinasi ini cukup kuat. Weakness dari I’ampelgading lebih cenderung ke permasalahan fasilitas yang belum memadai, infrasturktur dan sarana prasana juga masih kurang lengkap.  Dalam hal opportunity, peluang yang ada sudah cukup banyak seperti promosi iklan yang mudah dikarenakan potensi alam yang mendukung. Namun, dalam sektor investasi pihak pengelola belum mau untuk meningkatkan peluang untuk kerjasama dengan investor dikarenakan visi dan misi “dari masyarakat dan hasil untuk kesejahteraan masyarakat.”  Dalam hal Threats atau ancaman, lebih cenderung ke permasalahan munculnya destinasi wisata yang serupa I’ampelgading serta permasalahan dari dalam I’ampelgading yang berupa kelemahan-kelemahan. Sehingga diperlukan pembenahan serta inovasi-inovasi baru agar ancaman ini dapat teratasi. Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang peneliti ajukan berupa rekomendasi yaitu, Melakukan pembenahan terhadap fasilitas, infrastuktur, dan sarana prasarana I’ampelgading Homeland,dan Membuat iklan dan informasi publik mengenai destinasi olahraga rekreasi I’ampelgading Homeland dengan cara bekerjasama dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah Kata Kunci          : Pengelolaan, Olahraga Rekreasi, I’ampelgading Homeland    
Survei Efektivitas Pembelajaran Daring PJOK Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Siswa Di MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal Andry Setiawan
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.36

Abstract

Corona Virus disease or commonly known as COVID-19 has made the learning system in Indonesia change drastically from conventional face-to-face learning to bold home learning. The purpose of this study was to determine the effectiveness of online learning for PJOK during the COVID-19 pandemic for students at MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. This research is a quantitative descriptive study with an online survey method using google form and this study used a total population sampling consisting of 105 male and 99 female students with a total of 204 student respondents at MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. After the data is collected, it will be analyzed and the percentage and the results will be described. The results showed that online learning was carried out at home, where the subject matter of PJOK using online learning 40.6% of students felt they did not understand. In the operation of online learning media 49.0% of students said they did not understand how to operate the media during online learning, then the assignment became a model often used by teachers during online learning with 69.3% in addition to online presentations of 28.6%. On the other hand 45.3% of students felt they did not understand when assignments and exams were carried out online, and 50.0% of students felt less enthusiastic when learning PJOK was carried out online so that it greatly affected student interest. Based on the results of research and discussion, it is concluded that there is a lack of effectiveness of online learning for PJOK during the COVID-19 pandemic. This is based on the results of the data that online learning as a whole was less effective in PJOK subjects during the COVID-19 pandemic at MTs NU 6 Abinawa Kendal. Keywords: Effectiveness, Student, Online Learning Abstrak Penyakit Virus Corona atau yang biasa dikenal dengan COVID-19 telah membuat sistem pembelajaran di Indonesia berubah drastis dari pembelajaran tatap muka konvensional menjadi pembelajaran rumah yang berani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran online PJOK selama pandemi COVID-19 pada siswa MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey secara online menggunakan google form dan penelitian ini menggunakan total sampling populasi yang terdiri dari 105 putra, 99 putri dengan total 204 responden siswa di MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. Setelah data terkumpul akan dianalisis dan di persentase serta di deskripsikan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran daring dilakukan dirumah, dimana materi pelajaran PJOK dengan menggunakan pembelajaran daring 40,6% siswa merasa kurang mengerti. Dalam pengoperasian media pembelajaran daring  49,0% siswa mengatakan kurang mengerti dalam mengoperasikan media selama pembelajaran daring, kemudian penugasan menjadi model yang sering digunakan guru selama pembelajaran Daring dengan 69,3% selain presentasi online 28,6%. Di sisi lain 45,3% siswa merasa kurang paham ketika tugas dan ujian dilakukan secara daring, serta 50,0% siswa merasa kurang semangat ketika pembelajaran PJOK dilakukan secara daring sehingga sangat mempengaruhi minat siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka disimpulkan bahwa kurangnya efektivitas pembelajaran daring PJOK selama masa pandemi COVID-19. Hal ini berdasarkan hasil data bahwa pembelajaran daring secara keseluruhan kurang efektif dilakukan pada mata pelajaran PJOK selama masa pandemi COVID-19 di MTs NU 6 Abinawa Kendal. Kata kunci: Efektivitas, Pembelajaran, Daring Siswa
Survei Minat Masyarakat terhadap Aktivitas Olahraga Rekreasi masa Pandemi Covid-19 di Simpang Lima Semarang Kukuh Aji Prakoso
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.41

Abstract

Aktivitas olahraga rekreasi merupakan kegiatan yang berhubungan dengan gerak fisik tubuh sebagai pemenuhan kebutuhan jasmani dengan tujuan kesegaran dan kesehatan. Aktivitas olahraga rekreasi akhir pekan di Simpang Lima terjadi perkembangan sangat pesat dengan semakin meningkatnya jumlah masyarakat. Tetapi pada masa pandemi covid-19 ini diduga terjadi penurunan masyarakat yang melakukan olahraga rekreasi tempat tersebut sehingga perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas olahraga rekreasi dan faktor yang mempengaruhi aktivitas olahraga rekreasi pada masa pandemi covid-19 di Simpang Lima Kota Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian yaitu Simpang Lima Kota Semarang. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 100 responden terbagi atas remaja (<20 th), dewasa (21-50th), orangtua (>50 th). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan kuisioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dekriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat aktivitas olahraga rekreasi yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 di Simpang Lima Semarang tahun 2020 sebesar 85,92% dan termasuk dalam kategori tinggi dan faktor yang mempengaruhi aktivitas olahraga rekreasi pada masa pandemi covid-19 antara lain faktor fisik, faktor psikis, faktor keluarga, dan faktor lingkungan masyarakat.
Pengaruh Latihan Single Leg Bound dan Split Jump Terhadap Kemampuan Servis Punggung Sepak Takraw Aditya Ilham
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.43

Abstract

The Effect of Single Leg Bound and Split Jump Exercises on the Back Service Ability of the Sepak Takraw Klub Academy Sepak Takraw Foundation (ASTF) Dukuhseti". Faculty of Social and Sport Sciences Education, PGRI University Semarang in 2020. This research was motivated by the unfavorable condition of the ASTF Dukuhseti club's Sepak takraw training, this is seen from there are still many athletes who have not mastered the technique of doing tekong or back service properly and many do not cross the net while serving. In addition, the Tekong pedestal is still weak to support when serving, so that the footstool steps on or comes out of the service circle. The purpose of this study was to determine how the effect of single leg bound and split jump training on the back service ability of the Sepak Takraw Club Academy Sepak Takraw Foundation (ASTF) Dukuhseti. This research method is an experimental research method with the design "two groups prestest-posttest design". Group A was treated with single leg bound exercise and Group B was treated with split jump exercise. The population of this study were athletes from the ASTF Dukuhseti club aged 12-20 years. The sample used was all 16 athletes of the ASTF Dukuhseti club tekong club, the samples were taken using purposive sampling technique and group division using the original pairing technique. The instrument used in this study was back service. The data analysis technique used the Kolmogorov-Smirno normality test and the homogeneity test, then the final analysis used the t-test. The results of this study, the single leg bound exercise t-test showed the value = -13,981 with sig. (2-tailed) 0.000 <0.05 while the split jump exercise t-test shows the value of t = -8.275 sig. (2-tailed) 0.000 <0.05. So that single leg bound training is effective for improving the ability to serve takraw backs. The conclusion from this study is that the single leg bound training method is more effective for improving the ability of the back service of the Sepak Takraw to the ASTF Dukuhseti club athletes, compared to the split jump exercise, this is evidenced by the data obtained by the increase in single leg bound training by 41.25% and increased training. split jump of 18.75% or (41.25%> 18.75%). The suggestion that can be given to the ASTF Dukuhseti club's Sepak takraw athletes is to always try to practice improving the service ability of the Sepak Takraw back so that they can achieve achievements.               Abstrak Aditya Ilham. “Pengaruh Latihan Single Leg Bound Dan Split Jump Terhadap Kemampuan Servis Punggung Sepak Takraw Klub Academy Sepak Takraw Foundation (ASTF) Dukuhseti”. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang Tahun 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi latihan sepak takraw klub ASTF Dukuhseti kurang baik, hal ini dilihat dari masih banyak atlet yang belum menguasai teknik melakukan tekong atau servis punggung dengan baik dan banyak yang tidak sampai melewati net saat melakukan servis. Selain itu juga kaki  tumpu  tekong masih  lemah  untuk  menumpu saat melakukan servis, sehingga  kaki  tumpu  menginjak atau keluar dari lingkaran servis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh latihan single leg bound dan split jump terhadap kemampuan servis punggung sepak takraw klub Academy Sepak Takraw Foundation (ASTF) Dukuhseti. Metode penelitian ini merupakan metode penelitian eksperimen dengan desain “two groups prestest-posttest design”. Grup A diberi perlakuan latihan single leg bound dan Grup B diberi perlakuan latihan split jump. Populasi penelitian ini adalah atlet tekong klub ASTF Dukuhseti usia 12-20 tahun. Sampel yang digunakan adalah keseluruhan atlet tekong klub ASTF Dukuhseti yang berjumlah 16 atlet, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan pembagian kelompok menggunakan teknik oridinal pairing. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu servis punggung. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas kolmogorov-smirno dan uji homogenitas, selanjutnya analisis akhir menggunakan uji t-test. Hasil dari penelitian ini, pada uji t-test latihan single leg bound menunjukkan nilait = -13,981 dengan sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 sedangkan pada uji t-test latihan split jump menunjukkan nilai t = -8,275 sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Sehingga latihan single leg bound efektif untuk meningkatkan kemampuan servis punggung sepak takraw. Simpulan dari penelitian ini adalah metode latihan single leg bound lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan servis punggung sepak takraw pada atlet tekong klub ASTF Dukuhseti, dibanding latihan split jump,hal tersebut dibuktikan dengan diperolehnya data peningkatan latihan single leg bound sebesar 41,25% dan peningkatan latihan split jump sebesar 18,75% atau (41,25%>18,75%). Saran yang dapat diberikan bagi atlet sepak takraw klub ASTF Dukuhseti agar selalu berusaha berlatih meningkatkan kemampuan servis punggung sepak takraw sehingga dapat meraih prestasi.
Motivasi Pembelajaran Mahasiswa PJKR Upgris Via daring/Online Selama Masa Covid-19 Ratih Sartika
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.44

Abstract

The background of this research is that after the many cases of Covid-19 in Indonesia, especially in Central Java, make every university learn online / online. The formulation of this problem is how the learning motivation of Upgris PJKR students via online / online during the covid-19 period. The purpose of this study was to determine the learning motivation of Upgris PJKR students via online /online during the covid-19 period. The research method used is descriptive quantitative research using a survey. The sample in this study were 89 students of PJKR Upgris. This research sampling technique using proportional random sampling. The data collection method used by researchers is a questionnaire.The results showed that students who were motivated to attend lectures online during the Covid-19 period were 56 respondents or 62.9%, while those who had low motivation to attendlectures online during the Covid-19 period were 19. respondents or 21.4%, while those who had high motivation in taking online lectures during the Covid-19 period were 14 respondents or 15.7%. It was concluded that PJKR Upgris students were not motivated or enthusiastic in attending lectures and only attended online / online lectures because they followed the regulations imposed from the campus only. Based on data processing, it was found that there was moderate motivation in attending lectures online during the Covid-19 pandemic, namely 56 respondents or 62.9%. Suggestions 1) To increase student motivation in taking online / online lectures during the Covid-19 period, this can be done by providing additional value for students who fulfill assignments given by lecturers. 2) To increasestudent discipline in taking online / online lectures, the lecturer can impose sanctions on students who do not take online / online lectures. 3) Lecturers can plan learning systems and delivery of more interesting materials such as making pictures and videos related to the lectures being conducted. Keywords: Motivation, Learning, Online Learning, Learning Motivation. Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah Setelah banyaknya kasus covid-19 di Indonesia khususnya di Jawa Tengah, menjadikan setiap perguruan tinggi melakukan pembelajaran via daring/online.Rumusan masalah ini bagaimana motivasi pembelajaran mahasiswa PJKR Upgris via daring/online selama masa covid-19.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui motivasi pembelajaran mahasiswa PJKR Upgris via daring/online selama masa covid-19.Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan survey.Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa PJKR Upgris yang berjumlah 89 mahasiswa.Teknik sampling penelitian ini menggunakan proposional random sampling.Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah angket/kuisioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki motivasi yang sedang dalam mengikuti perkuliahan secara daring/online selama masa Covid-19 yaitu sebanyak 56 responden atau 62,9 %, sedangkan yang memiliki motivasi rendah dalam mengikuti perkuliahan secara daring/online selama masa Covid-19 sebanyak 19 responden atau 21,4 %, sementara yang memiliki motivasi tinggi dalam mengikuti perkuliahan secara daring/online selama masa Covid-19 sebanyak 14 responden atau 15,7 %. Disimpulkan bahwa mahasiswa PJKR Upgris belum termotivasi atau tidak terlalu antusias dalam mengikuti perkuliahan dan hanya mengikuti perkuliahan daring/online karena mengikuti peraturan yang diberlakukan dari kampus saja. Berdasarkan pengolahan data didapatkan motivasi sedang dalam mengikuti perkuliahan secara daring/online selama masa pandemi covid-19 yaitu sebanyak 56 responden atau 62,9 %. Saran 1) Untuk meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan melalui daring/online di masa Covid-19 ini dapat dilakukan dengan memberikan nilai tambahan bagi mahasiswa yang memenuhi tugas yang diberikan dosen. 2) Untuk meningkatkan kedisiplinan bagi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan melalui daring/online maka dosen dapat memberikan sanksi bagi mahasiswa yang tidak mengikuti perkuliahan secara daring/online. 3) Dosen dapat merencanakan sistem pembelajaran dan penyampaian materi yang lebih menarik seperti membuat picture maupun video yang berkaitan dengan perkuliahan yang dilakukan.   Kata kunci : Motivasi, Pembelajaran, Pembelajaran Daring, Motivasi Belajar.  
Analisis Teknik Lay Up dan Three Point Dalam Gerakan Shoot Bola Basket Tim Putra Kabupaten Sukamara Tahun 2020 Amy Thasia Pebriany; Dian Ayu Zahraini; Danang Aji Setyawan
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.45

Abstract

This study aims to determine how the techniques and results of the lay-up and three-point analysis in the basketball shoot movement of the men's team in Sukamara Regency in 2020. This research uses a quantitative approach with descriptive analysis research type. The population and sample of the study were 12 athletes in the men's team of Sukamara Regency. The technique of collecting data is by taking video, the recordings are packed on DVD, and entered into the Dartfish Software. The results showed that the average score of all athletes in laying up very well was 11.4. Whereas for the three points the average distance of the eleven athletes is 11.12 m, the jump height is 0.25, the upper arm opening angle is 147.1?, the right hand angle is 165.1?, the body position is 172.0?, the right leg angle is 171.6?, the left leg angle is 173.0?, and 0.15 m foot openings. The conclusion of this research is that the implementation of the lay-up and three point test conducted by the twelve male team athletes of Sukamara Regency has done an average of very well. To be able to improve the lay-up and three-point movements, regular shooting practice is needed so that the more practice you will understand the position and accuracy in shooting. Key words: Lay up analysis, three point Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik dan hasil analisa lay up dan three point dalam gerakan shoot bola basket tim putra Kabupaten Sukamara tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif analisis. Populasi dan sampel penelitian adalah 12 atlet tim putra Kabupaten Sukamara. Teknik pengambilan data dengan cara mengambil video, hasil rekaman di kemas dalam bentuk DVD, dan dimasukan ke dalam Software Dartfish. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari keseluruhan atlet dalam melakukan lay up dengan sangat baik adalah 11,4. Sedangkan untuk three point rata-rata jarak kesebelas atlet adalah 11.12 m, tinggi lompatan 0.25, sudut bukaan lengan atas 147.1?, sudut tangan kanan 165.1?, posisi badan 172.0?, sudut sudut kaki kanan 171.6?, sudut kaki kiri 173.0?, dan bukaan kaki 0.15 m. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dalam pelaksanaan tes lay up dan three point yang dilakukan oleh duabelas atlet tim putra kabupaten sukamara rata-rata sudah melakukan dengan sangat baik. Untuk dapat meningkatkan gerakan lay up dan three point diperlukan latihan shoot yang rutin sehingga semakin banyak berlatih semakin paham posisi dan ketepatan dalam melakukan shoot. Kata kunci : Analisis lay up, three point
Strategi Pengembangan Rainbow Rafting Untuk Meningkatkan Potensi Sport Tourism Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang Inayah Agustina Sunarto
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.47

Abstract

This research is a descriptive study with a qualitative approach using a SWOT analysis. Research subjects are managers, employees and tourists of Rainbow Rafting. Collecting data using interviews, observation and documentation. Data analysis uses methods that are carried out continuously with data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that: Strategies that can be used by Rainbow Rafting based on the SWOT matrix are: 1) Ensuring the safety of goods and tourist safety, 2) Improving good service, 3) Using electronic media as a means of promotion, 4) Always paying attention to the condition of the facility, 5) Increase social media promotion, 6) Improve attractive and creative facilities, 7) and always protect the basecamp and river environment. The data is in accordance with the results that have been designed to form a strategy for developing Rainbow Rafting.

Page 1 of 2 | Total Record : 15