cover
Contact Name
Dedy Asmaroni
Contact Email
rekayasa.unira@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa.unira@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik – Universitas Madura Jl. Raya Panglegur KM. 3,5 Pamekasan 69317 Telp. (0324) 322231 psw 114 Fax (0324) 327418
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil
  • jurnal_rekayasa_teknik_sipil
  • Website
Published by Universitas Madura
ISSN : 25275542     EISSN : 27756017     DOI : https://doi.org/10.53712/rjrs
Core Subject : Engineering,
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil, ISSN: 2527-5542 (cetak), ISSN: 2775-6017 (elektronik) adalah media publikasi karya ilmiah di bidang teknik sipil yang diterbitkan oleh Universitas Madura. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Berbagai informasi hasil penelitian dan kajian mahasiswa dan dosen, serta akademisi bidang Teknik Sipil diharapkan dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan. Cakupan Rekayasa Jurnal Teknik Sipil meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil. Fokus dalam Rekayasa Jurnal Teknik Sipil meliputi: Struktur Manajemen Konstruksi Transportasi Sumber daya air Geoteknik Rekayasa Jurnal Teknik Sipil terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu setiap bulan Juni dan Desember.
Articles 141 Documents
Analisis Kepuasan Penumpang Kereta Api Terhadap Angkutan Umum di Stasiun Madiun Arinda Leliana; Blima Oktaviastuti
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i1.848

Abstract

ABSTRAK: Sistem pelayanan angkutan umum yang ada di Kota Madiun yaitu menggunakan sistem jaringan trayek. Meskipun demikian, jasa angkutan umum yang diterima angkutan di stasiun Madiun kurang, seperti dalam waktu menunggu angkutan umum yang lama, menghitung jumlah armada yang sedikit, kenyamanan dalam angkutan umum, dan masih banyak lagi. Oleh karean itu perlu adanya penelitian tentang kepuasan besar serta harapan angkutan umum di stasiun Madiun tentang kinerja angkutan umum di stasiun Madiun. Studi ini membahas tentang karakteristik apa saja yang menjadi pertimbangan kepuasan terhadap angkutan umum di stasiun Madiun. Analisis data hasil dari kuesioner diolah menggunakan analisis kuadran dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis(IPA) dan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Analisis hasil data menunjukkan tingkat kepuasan dan harapan sebesar 0,62 yang berarti jumlah yang cukup memuaskan dengan jumlah yang signifikan pada stasiun Madiun. Masih ada beberapa atribut yang memerlukan layanan kurang antara lain perlunya jam operasional angkutan umum yang jelas, waktu tunggu angkutan umum lama, informasi lokasi serta petunjuk arah angkutan lanjutan masih ada dan sangat dibutuhkan. Syarat armada angkutan umum yang mengangkut banyak yang sudah lama, maka perlu adaya armada peremajaan.
Analisis Kinerja Lalu Lintas Sebelum dan Setelah Pembanguan Blitar Town Square Miftachul Huda
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v1i2.182

Abstract

Blitar Town Square merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang diperkirakan menjadi pusat aktifitas baru yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2016, sehingga perlu diketahui kinerja lalu lintas sebelum dan setelah Blitar Town Square beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu lintas eksisting pada simpang sekitar Blitar Town Square dan kinerja lalu lintas pada simpang sekitar Blitar Town Square setelah Blitar Town Square beroperasi selama lima tahun. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Data primer pada penelitian ini adalah survei lalu lintas jam puncak harian dan survei kondisi geometrik simpang, sedangkan data sekunder pada penelitian ini adalah jaringan jalan. Analisis kinerja lalu lintas diawali dengan menghitung arus lalu lintas pada jam puncak, kapasitas simpang, dan derajat kejenuhan. Hasil analisis kinerja lalu lintas menunjukkan bahwa nilai derajat kejenuhan (DS) simpang pada kondisi eksisting memiliki nilai < 0.750, sedangkan nilai DS pada kondisi lima tahun setelah Blitar Town Square beroperasi memiliki nilai > 0.750, yaitu pada simpang bersinyal Semeru-Kelud dari Barat ke Timur yang memiliki nilai DS 1.097
JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL VOLUME 5 NOMER 1 JUNI 2020 JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL VOL. 5 NO.1
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i1.858

Abstract

Jurnal rekayasa teknik sipil universitas madura volume 5 nomer 1 2020
Urgensi pengendalian kendaraan bermotor Di indonesia Blima Oktaviastuti
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v2i1.187

Abstract

 Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan kajian tentang: (1) kendaraan bermotor; (2) kecelakaan lalu lintas; (3) kemacetan lalu lintas; dan (4) dampak lingkungan akibat kendaraan bermotor. Berdasarkan hasil kajian, maka ditarik kesimpulan: (1) salah satu alternatif pengendalian kendaraan bermotor melalui evaluasi strategi bisnis produsen kendaraan bermotor di Indonesia, adanya kebijakan pemberian kepemilikan pajak kendaraan yang tinggi agar kendaraan bermotor dapat terkendali jumlahnya; (2) kemacetan lalu lintas ditimbulkan oleh kecenderungan masyarakat yang memilih menggunakan angkutan pribadi dari pada angkutan umum, diperlukan adanya evaluasi agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan umum; (3) pengecekan kendaraan secara berkala, kehati-hatian saat berkendara, pemahaman terhadap kondisi fisik saat berkendara, dan sopan santun saat berkendara, diperlukan agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas; dan (4) salah satu upaya pencegahan agar kualitas lingkungan tidak bertambah buruk dengan penambahan lahan terbuka hijau, adanya penambahan pohon diharapkan dapat membantu mengurangi gas-gas berbahaya yang ditimbulkan oleh asap kendaraan.
URGENSI TECHNICAL SKILL BAGI TENAGA KERJA KONSTRUKSI DALAM ERA INDUSTRI 4.0 Blima Oktaviastuti; Riana Nurmalasari; Fifi Damayanti
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i2.1021

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan kajian tentang: (1)tenaga kerja konstruksi; (2) technical skill; dan (3)pentingnya technical skill bagi tenaga kerja konstruksi. Kesimpulan yang diperoleh dari kajian ini bahwa, tenaga kerja yang kompeten secara langsung memiliki technical skill mumpuni dalam melaksakan pekerjaannya. Perkembangan pembangunan infrastruktur di Indonesia semakin banyak membutuhkan tenaga kerja dengan technical skill mumpuni sesuai kompetensi keahliaannya. Kebutuhan tenaga kerja konstruksi menjadi hal yang utama. Perlunya pengembangan dan penerapan technical skill sejak di bangku sekolah atau lembaga pelatihan, diharapkan dapat membiasakan serta membekali siswa dengan technical skill sebelum memasuki dunia kerja.
Serbuk Kapur Sebagai Cementitious Pada Mortar Safrin Zuraidah
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v2i1.192

Abstract

  Mortar adalah terdiri dari campuran bahan-bahan agregat halus, semen sebagai bahan perekat dan air sebagai bahan pembantu untuk reaksi kimia selama proses pengerasan berlangsung. Pada umumnya masyarakat menggunakan serbuk kapur untuk campuran mortar karena harganya lebih murah dibandingkan semen, tetapi belum diketahui sejauh mana kekuatannya.Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis melakukanpenelitian serbuk kapur sebagai cementitiouspada mortardengan komposisi 0%, 25%, 75% dan 100% dari berat semen.. Tujuannya untuk mendapatkan komposisi serbuk kapur yang optimum dalam mortar bila ditinjaudari kuat tekan, resapan dan berat jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya komposisi serbuk kapur maka kuat tekan tekan mortar semakin menurun. Kuat tekan mortar pada umur 28 hari dengan variasi komposisi 0% sebesar 9,76 MPa, 25% sebesar 7,65 MPa, 50% sebesar 4,67 MPa, 75% sebesar 4,67 dan 100% sebesar 1,18 MPa. Hasil tes resapan mortar dengan mengunakan serbuk kapur akan semakin besar seiiring dengan bertambahnya variasi campuran serbuk kapur, sedangkanberat jenis mortar dengan mengunakan serbuk kapur akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya variasi campuran serbuk kapur. maka tidak dapat direkomendasikan serbuk kapur untuk mortar struktur, tetapi substitusi serbuk kapur dengan komposisi 25% dari berat semen masih dapat dipakai untuk campuran mortar non struktur yaitu untuk pasangan batu bata dan plesteran dinding. 
PERBANDINGAN KUAT TEKAN KOLOM KAYU KAMPER ANTARA PENAMPANG HOLLOW DAN SOLID Handika Setya Wijaya
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2017): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v2i2.350

Abstract

ABSTRAK: Pertambahan jumlah penduduk pada tiap tahun menyebabkan kebutuhan material juga semakin meningkat. Manusia membutuhkan tempat tinggal dan secara tidak langsung membutuhkan kayu sebagai salah satu bahanmaterialnya. Semakin bertambah tahun, kualitas dan kuantitas pasokan kayu dari hutan alam guna memenuhi kebutuhanpembangunan juga semakin menurun. Penelitian rekayasa tentang kayu hollow merupakan salah satu solusi pemenuhankebutuhan kayu utuh (solid) berdiameter besar. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan: (1) pengaruh perbedaan nilai Pkritis kolom panjang pada kayu hollow dan solid dengan luas penampang (A) sama, (2) pola grafik hubungan momeninersia (I) dan P kritis pada kolom panjang. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen yang akan menggali datamengenai kuat tekan kolom kayu kamper hollow dan solid pada kolom panjang. Uji kuat tekan sejajar serat, moduluselastisitas, dan kadar air kayu kamper dilakukan secara langsung. Hasil uji laboratorium kolom kayu (eksperimen)terbentuk diagram antara momen inersia (I) dan P kritis (Pcr) yang akan dibandingkan dengan perhitungan analitis.Hasil penelitian disimpulkan bahwa berdasarkan hasil pengujian kolom kayu hollow dan solid memiliki kecenderunganbahwa kekuatan kolom hollow lebih besar dibanding kolom solid, di mana momen inersia (I) kolom hollow lebih besardaripada kolom solid. Pola grafik hubungan antara momen inersia (I) dan P kritis menunjukkan bahwa semakin besarmomen inersia (I), semakin meningkatkan nilai P kritis kolom kayu pada hasil pengujian selama tidak terjadi localbuckling. Selanjutnya, terdapat perbedaan hasil pengujian dan hasil perhitungan analitis untuk P kritis kolom kayuhollow dan solid masih dalam batasan teori yang ada, walaupun terdapat hasil yang tidak sesuai karena berbagai faktorseperti cacat kayu. 
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Teknik Sipil Universitas Madura
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v3i1.412

Abstract

Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Universitas Madura Vol.3 Nomer 1 Juni 2018
Studi Perbandingan Kekuatan Aksial Rencana Profil WF Berdasarkan SNI 03-1729-2002 dan SNI 1729:2015 Aniendhita Rizki Amalia; Budi Siswanto
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v3i1.417

Abstract

ABSTRAK:Artikel ini membahas tentang perbandingan kekuatan aksial rencana profil WF berdasarkan SNI 03-1729-2002 dan SNI 1729:2015. Pada kedua peraturan terkait perencanaan elemen struktur baja tersebut, diketahui terdapat perbedaan persyaratan dan perumusan yang cukup mendasar. Dalam perencanaan kekuatan aksial tariknya diketahui bahwa hanya terdapat perbedaan pada syarat kelangsingan elemen struktur primernya saja dimana pada SNI 03-1729-2002 persyaratannya adalah L/r<240 yang lebih ketat daripada SNI 1729:2015 dengan nilai L/r<300. Pada perhitungan kekuatan rencananya, rumusan kekuatan nominal yang harus digunakan dalam perencanaan diketahui sama, sehingga nilai kekuatannya pada elemen struktur serupa secara perhitungan akan sama. Pada SNI 03-1729-2002 kekuatan nominal rencana yang dikalikan faktor reduksi sama dengan persyaratan DFBK pada SNI 1729:2015. Namun yang perlu diketahui bahwa dalam SNI 1729:2015 terdapat persyaratan DKI (Desain Kekuatan Ijin) yang juga harus dipernuhi.Disisi lain padasegi perencanaan kekuatan tekannya, kedua peraturan diketahui memiliki persyaratan kelangsingan struktur yang sama yaitu L/r<200. Namun terdapat perbedaan parameter acuan pada persyaratan kelangsingan sayap dan badan, terdapat perbedaan persyaratan pada kedua standar tersebut, namun hasil keseluruhan dari profil WF yang dicoba menunjukkan kesimpulan yang sama untuk tiap profilnya. Kekuatan tekan nominal pada SNI 03-1729-2002 pada kategori pendek lebih besar daripada kekuatan tekan nominal pada SNI 1729:2015. Sedangkan pada kategori menengah dan panjang grafiknya menunjukkan hasil yang berbeda, yaitu  Kekuatan tekan nominal pada SNI 03-1729-2002 lebih kecil daripada kekuatan tekan nominal pada SNI 1729:2015. Selain itu pada artikel ini, dapat disimpulkan juga bahwa untuk profil yang sama dan mutu yang sama, kekuatan aksial tekan ijin profil berdasarkan SNI 03-1729-2002 lebih rendah daripada SNI 1729:2015, hal ini disebabkan oleh faktor reduksi yang berbeda, 0.85 pada SNI 03-1729-2002 dan 0,9 pada SNI 1729:2015. Perlu diingat juga bahwa dalam mendesain elemen struktur pada SNI 1729:2015 harus memenuhi persyaratan DFBK sekaligus DKI
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Universitas Madura Rekayasa Teknik Sipil Universitas Madura
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2018): REKAYASA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v3i2.484

Abstract

Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Universitas Madura

Page 6 of 15 | Total Record : 141