cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 23 Documents clear
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI Muharam, Agil; Razilu, Zila; Rahmawati, Rahmawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9437

Abstract

The quality of study program services is an important factor in creating student satisfaction as users of higher education services. This study aims to analyze the level of student satisfaction with the service quality of the Information Technology Education Study Program based on five modified SERVQUAL dimensions, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The research method uses a quantitative approach with descriptive survey techniques for active students of the Information Technology Education Study Program. Data were collected through closed questionnaires with a five-level Likert scale that had been tested for validity and reliability, then analyzed using descriptive statistics to calculate the average score and percentage of satisfaction in each dimension. The results showed that the overall level of student satisfaction was in the good category with an average score of 3.95 (78.96%). The assurance dimension obtained the highest score (4.08 or 81.60%), followed by reliability (4.01 or 80.20%), tangibles (3.92 or 78.40%), empathy (3.88 or 77.60%), and responsiveness (3.85 or 77.00%). These findings indicate that the study program has been able to meet student expectations, but still needs to improve aspects of service responsiveness and individual attention to student needs. This research contributes in the form of mapping service gaps specific to the context of information technology-based study programs and data-based recommendations for continuous improvement of educational service quality. ABSTRAK Kualitas pelayanan program studi menjadi faktor penting dalam menciptakan kepuasan mahasiswa sebagai pengguna layanan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi berdasarkan lima dimensi SERVQUAL yang dimodifikasi, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei deskriptif terhadap mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menghitung rata-rata skor dan persentase kepuasan pada setiap dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,95 (78,96%). Dimensi jaminan memperoleh skor tertinggi (4,08 atau 81,60%), diikuti keandalan (4,01 atau 80,20%), bukti fisik (3,92 atau 78,40%), empati (3,88 atau 77,60%), dan daya tanggap (3,85 atau 77,00%). Temuan ini mengindikasikan bahwa program studi telah mampu memenuhi harapan mahasiswa, namun masih perlu meningkatkan aspek responsivitas layanan dan perhatian individual terhadap kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan gap layanan yang spesifik pada konteks program studi berbasis teknologi informasi dan rekomendasi berbasis data untuk peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan..
EVALUASI HedPERF SEBAGAI PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN VOKASI Afrianti, Nursinta
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9454

Abstract

Vocational higher education emphasizes the development of practical competencies and graduate readiness for industrial environments, making the quality of instructional services is crucial, especially in practice-oriented courses. This study aims to evaluate the performance of educational services at Vocational Education Institution X and to propose improvement strategies aligned with the characteristics of vocational education. Service quality was assessed using the Higher Education Performance (HEdPERF) instrument. The findings reveal that the academic and facilities dimensions received the lowest perceived scores compared to other service dimensions, indicating substantial gaps in learning support and practical infrastructure. To prioritize improvement efforts, the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method was subsequently applied, identifying limitations in practical facilities as the core issue requiring immediate intervention. In response, this study proposes the development of digital learning media in the form of a 3D model and an interactive simulation of the weaving preparation machine dashboard, analyzed using the ADDIE instructional design model. The proposed solution is expected to enhance the effectiveness of practical learning, mitigate reliance on physical laboratory equipment, and support the integration of digital technologies in vocational education. ABSTRAK Pendidikan tinggi vokasi berorientasi pada penguasaan keterampilan praktis dan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri, sehingga kualitas layanan pembelajaran menjadi faktor yang sangat menentukan khususnya pada mata kuliah praktikum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja layanan pendidikan di Perguruan Tinggi X serta merumuskan usulan perbaikan yang relevan dengan karakteristik pendidikan vokasi. Evaluasi kualitas layanan dilakukan menggunakan instrumen Higher Education Performance (HEdPERF). Hasil pemetaan menunjukkan bahwa dimensi akademik dan fasilitas memiliki tingkat persepsi terendah dibandingkan dimensi lainnya, yang mengindikasikan adanya kesenjangan kualitas layanan pada aspek pembelajaran dan sarana praktikum. Selanjutnya digunakanan metode USG untuk menentukan isu yang paling mendesak. Hasil penilaian USG menetapkan keterbatasan fasilitas praktikum sebagai isu inti yang memerlukan penanganan prioritas. Sebagai respons terhadap isu tersebut, penelitian ini mengusulkan pengembangan media pembelajaran berbasis model 3D dan simulasi panel dashboard mesin persiapan pertenunan yang dianalisis menggunakan model ADDIE. Usulan ini dipandang mampu mendukung efektivitas pembelajaran praktikum, mengurangi ketergantungan pada fasilitas fisik, serta memperkuat penerapan pembelajaran berbasis teknologi digital dalam pendidikan vokasi.
TRANFORMASI AKHLAK DAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK MUHAMMADIYAH MELALUI EKSTRAKULIKULER CODING Nadyatun, Fara; Mut’mainna, Tasya; Fandani, Lilik Serli; Kelian, Mustamar
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9521

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the influence of coding extracurricular activities on the transformation of moral character and the development of creativity among junior secondary school students within the context of Islamic education. The study is motivated by the gap between digital literacy development and character education, as coding activities in schools generally emphasize technical skills rather than moral formation. Most previous studies have focused on computational thinking, while the internalization of religious and moral values through technology-based activities remains underexplored. The research question addresses how the learning process in coding extracurricular activities fosters moral values while simultaneously stimulating students’ creativity. This study employed a qualitative descriptive approach involving 30 students and one supervising teacher at MTs Muhammadiyah 1 Sorong City. Data were collected through in-depth interviews and participatory observation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing with source triangulation to ensure validity. The findings reveal that coding activities cultivate discipline, responsibility, cooperation, and honesty in project completion, while also enhancing creativity through critical thinking, problem-solving, and digital innovation. These findings contribute theoretically to the discourse on integrating character education and digital literacy within Islamic education, affirming that technology-based activities can function as contextual media for value internalization. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kegiatan ekstrakurikuler coding terhadap transformasi akhlak dan pengembangan kreativitas siswa SMP dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara penguatan literasi digital dan pembinaan karakter, karena aktivitas coding di sekolah umumnya lebih menekankan keterampilan teknis dibandingkan dimensi pembentukan moral. Sebagian besar kajian sebelumnya berfokus pada computational thinking, sementara aspek internalisasi nilai religius dan akhlak melalui kegiatan teknologi masih terbatas dibahas. Fokus penelitian dirumuskan pada pertanyaan bagaimana proses pembelajaran dalam ekstrakurikuler coding membentuk nilai-nilai akhlak sekaligus menstimulasi kreativitas siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 30 siswa dan 1 guru pembimbing di MTs Muhammadiyah 1 Kota Sorong. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan coding menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kejujuran dalam penyelesaian proyek, serta meningkatkan kreativitas melalui berpikir kritis, pemecahan masalah, dan inovasi digital. Temuan ini memperkuat kontribusi teoretis mengenai integrasi pendidikan karakter dan literasi digital dalam perspektif pendidikan Islam, sekaligus menegaskan bahwa aktivitas teknologi dapat menjadi media internalisasi nilai secara kontekstual.

Page 3 of 3 | Total Record : 23