cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO REKAM LAYAR TERHADAP KEMAMPUAN BELAJAR PROPOSAL KELAS XI DI SMK NEGERI 2 WONOGIRI FITRI ITUT RAHAYU
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.707

Abstract

Distance Learning during the current Covid-19 pandemic causes various problems, one of which is the lack of understanding of students towards learning materials. Due to the limited access to face-to-face with educators in Indonesian language lessons, the level of understanding of 11th grade students of SMKN 2 Wonogiri in the 2020-2021 school year class in the proposal material is still lacking. Learning Indonesian in the proposal chapter is a fairly difficult chapter so it requires sufficient explanation so that students better understand the details of learning. Students' understanding of the proposal is minimal, making it difficult for students to understand and study the proposal. One of the focus problems behind this is the lack of variety of Indonesian language learning media in the implementation of Distance Learning during the pandemic. For this reason, a new breakthrough is needed in the use of more innovative and effective media adapted to the distance learning model of Indonesian language subjects. The media used is screen recording video media. The purpose of this study was to describe the effect of using screen recording video media on the ability to study proposals for 11th grade students of SMKN 2 Wonogiri in the 2020-2021 school year class and to describe the magnitude of the effect of using screen recording video media on popular learning abilities. 11th grade students of SMKN 2 Wonogiri in the 2020-2021 school year class. The method used in this study is a quasi-experimental type with the Nonequivalent Control Group Design type. The data collection used by the researcher is tests, observations, and documentation. The conclusion of this study is that the use of screen recording video media in distance learning has a positive influence on the ability to study proposals. ABSTRAKPembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi Covid-19 saat ini menimbulkan berbagai masalah, salah satunya adalah kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Karena terbatasnya akses tatap muka dengan pendidik dalam pelajaran bahasa Indonesia, tingkat pemahaman peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Wonogiri dalam materi proposal masih kurang. Pembelajaran bahasa Indonesia dalam bab proposal adalah bab yang cukup sulit sehingga butuh penjelasan yang cukup agar peserta didik lebih memahami detail pembelajaran. Pemahaman peserta didik terhadap proposal sangat minim sehingga menyulitkan peserta didik dalam memahami dan mempelajari proposal. Salah satu fokus permasalahan yang melatarbelakangi hal tersebut adalah kurang variatifnya media pembelajaran bahasa Indonesia dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemi. Untuk itu diperlukan terobosan baru dalam penggunaan media yang lebih inovatif dan efektif disesuaikan dengan model pembelajaran jarak jauh mata pelajaran bahasa Indonesia. Media yang digunakan adalah media video rekam layar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media video rekam layar terhadap kemampuan belajar proposal peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Wonogiri serta mendeskripsikan besarnya pengaruh penggunaan media video rekam layar terhadap kemampuan belajar poposal peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Wonogiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis eksperimen semu dengan tipe Nonequivalent Control Group Design. Pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Simpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan media video rekam layar dalam pembelajaran jarak jauh ini memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan belajar proposal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS WARYANA WARYANA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.712

Abstract

The objectives to be achieved in this study are: (1) To find out whether the application of the Google Sites-Assisted Flipped Classroom learning model can increase student learning activity in the Social Sciences subject for class VIIIA semester 1 of Veteran 1 Manyaran Middle School in the 2021/2022 academic year. (2) To find out whether the Flipped Classroom Learning Model Assisted by Google Sites can improve the learning outcomes of SMP Class VIIIA students in social studies subjects. This research is expected to be useful: (1) For teachers as input on the use of the Google Sites-Assisted Flipped Classroom Learning Model in social studies learning to increase student learning activity, (2) For students, it is expected to increase activeness and learning outcomes in social studies subjects. The results showed that the application of the Google Sites-Assisted Flipped Classroom learning model was able to increase student activity from the pre-cycle learning activity percentage of 31%, increasing in cycle 1 to 75%, and in cycle 2 to 94%. That the Flipped Classroom Learning Model Assisted by Google Sites is able to improve student learning outcomes from an average of 72.50 in the pre-cycle to an average of 75.63 in cycle 1 and 80.63 in cycle 2. In the end, the researcher hopes that the results of this classroom action research can be used by teachers as an alternative in learning to increase student interest and learning outcomes in social studies in particular, and all subjects in general. ABSTRAKTujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata Pelajaran IPS kelas VIIIA semester 1 SMP Veteran 1 Manyaran Tahun Pelajaran 2021/2022. (2) Untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP Kelas VIIIA dalam mata pelajaran IPS. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat: (1) Bagi guru sebagai bahan masukan tentang penggunaan Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan keaktifan Belajar belajar siswa, (2) Bagi siswa diharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites mampu meningkatkan keaktifan siswa dari prosentase keaktifan belajar pra siklus sebesar 31 % meningkat pada siklus 1 menjadi 75 %, dan pada siklus 2 menjadi 94 %. Bahwa Model pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites mampu meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 72,50 pada pra siklus menjadi rata-rata 75,63 pada siklus 1 dan 80,63 pada siklus 2. Pada akhirnya peneliti berharap hasil penelitian tindakan kelas ini dapat digunakan oleh para guru sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPS khususnya, dan semua mata pelajaran pada umumnya.
PENGGUNAAN SOFTWARE ENCORE DALAM MENULIS ARANSEMEN LAGU BAGI GURU SENI BUDAYA SMP DI KABUPATEN SERANG FIRMAN SAPARDANI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.713

Abstract

One of the obstacles faced by art and culture teachers who do not have a background in music art is in teaching arrangement material, especially in terms of writing block notation, as well as in sounding the results of the arrangement. The purpose of this study is to introduce the existence of various music software which is expected to help art and culture teachers in writing and reading notation as well as being able to listen to the results of their arrangements. The research method in this study uses Class Action Research or classroom action research with a qualitative approach, so that teachers get an overview of implementing it in their respective classes step by step. Utilization of this Encore software can solve the problems faced by middle school arts and culture teachers, especially in Serang Regency in teaching the art of music, especially in arrangement material. ABSTRAKSalah satu kendala yang dihadapi oleh guru seni budaya yang bukan berlatarbelakang seni musik adalah dalam mengajarkan materi aransemen terutama dalam hal penulisan notasi balok, sekaligus dalam hal membunyikan hasil aransemennya. Tujuan dari penelitian ini adalah memperkenalkan keberadaan berbagai software musik yang diharapkan dapat membantu para guru seni budaya dalam menulis dan membaca notasi sekaligus dapat mendengarkan hasil aransemennya. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan Class Action Research atau penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif, agar para guru memperoleh gambaran dalam menerapkan di kelas masing-masing secara tahap demi tahap. Pemanfaatan software Encore ini dapat memecahkan masalah yang dihadapi para guru seni budaya SMP khususnya di Kabupaten Serang dalam mengajar seni musik terutama dalam materi aransemen..
PEMANFAATAN APLIKASI YOU TUBE DAN TIK TOK DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA SELAMA PANDEMI PADA MATERI BERKREASI SENI TARI CHANDRA AYU PROBORINI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.714

Abstract

During the pandemic, the government gave a policy that the learning process must be carried out remotely. This becomes a problem for art and culture teachers in carrying out their learning process. Cultural arts learning requires appreciation and expression activities in the learning process, so that if learning is carried out in PJJ, it will reduce student interest and achievement of predetermined indicators. The existence of these problems makes teachers have to change strategies in the learning process so that indicators can still be achieved. Meanwhile, utilizing the You Tube and Tik Tok applications packaged with Problem Based Learning (PBL) learning models can be a good solution, where the Youtube application is a substitute for appreciative media and the Tik Tok application is a substitute for media in expression. Based on the background revealed, this study will discuss the use of You Tube and Tik Tok applications in the art and culture learning process for creating dance materials. This study aims to describe how the use of You Tube and Tik Tok applications in the art and culture learning process for creating dance materials. This research use desciptive qualitative approach. Data collection was carried out by field studies, namely observation techniques, and documentation studies, while data studies were carried out in 3 stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research is expected to inspire teachers to always innovate in the learning process, because the results of this study can describe that by utilizing the You Tube and Tik Tok applications learning becomes more fun and can achieve predetermined indicators. ABSTRAKSelama masa pandemi pemerintah memberikan kebijakan bahwa proses pembelajaran harus dilakukan dengan dengan jarak jauh. Hal ini menjadi sebuah permasalahan bagi guru seni budaya dalam melakukan proses pembelajarannya. Pembelajaran seni budaya membutuhkan kegiatan apresiasi dan ekspresi dalam proses pembelajarannya, sehingga apabila pembelajaran dilakukan secara PJJ, maka akan mengurangi minat siswa dan ketercapaian indikator yang sudah ditentukan. Adanya permasalahan tersebut membuat guru harus merubah strategi dalam proses pembelajarannya agar indikator tetap dapat tercapai. Adapun dengan memanfaatkan aplikasi You Tube dan Tik Tok yang di kemas dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi solusi yang baik, dimana aplikasi Youtube sebagai pengganti media berapresiasi dan aplikasi Tik Tok sbagai pengganti media dalam berekspresi. Berdasarkan latar belakang yang diungkapkan penelitian ini akan membahas tentang pemanfaatan aplikasi You Tube dan Tik Tok pada proses pembelajaran seni budaya materi berkreasi tari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan aplikasi You Tube dan Tik Tok pada proses pembelajaran seni budaya materi berkreasi tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan yaitu teknik observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan studi data dilakukan dengan 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi para guru agar selalu berinovasi dalam proses pembelajaran, karena hasil penelitian ini dapat mendeskripsikan bahwa dengan memanfaatkan aplikasi You Tube dan Tik Tok pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan dapat mencapai indikator yang sudah di tentukan.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN RESPONSIF SISWA SAAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI ANNA JARROTUL KHOIRIYAH
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.722

Abstract

The purpose of this research was to find out the increase in understanding of junior high school science concepts and student responsiveness by using the Google Meet, WhatsApp and Google classroom. The research was conducted in 9th grade during the online learning process. The method in this research uses quantitative and descriptive qualitative. Data obtained from the average of daily test and questionnaire. Based on the results of the research, there was an increase in learning outcomes by 32.4% and student responsiveness stated that 66.7% of communicative and fun learning also 85.2% of students stated that it was easy to understand the course. there is an increase in understanding of science concepts and pleasant responses by combining the Google Meet, WhatsApp, and Google Classroom applications. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep IPA SMP dan responsif siswa dengan penggunaan gmeet, WA, Google classroom. Penelitian dilakukan di kelas 9 selama proses pembelajaran daring. Metode dalam penelitian menggunakan kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari rata-rata ulangan harian dan angket. Berdasar hasil penelitian, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 32,4 % dan responsif siswa menyatakan 66,7 % pembelajaran komunikatif dan menyenangkan dan 85,2 % siswa menyatakan mudah memahami pembelajaran. Terdapat peningkatan pemahaman konsep IPA dan respon menyenangkan dan paham dengan penggabungan aplikasi gmeet, WA, dan google classroom.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN PSIKOMOTORIK PESERTA DIDIK MELALUI SCIENTIFIC HYBRID LEARNING DENGAN APLIKASI VIRTUAL LAB LEO CHANDRA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v1i3.740

Abstract

This Classroom Action Research intends to find out the impact of using the Virtual Lab Application on the Science Literacy Skills of Class X Mathematics and Natural Sciences students in Physics Subjects at SMA Negeri 2 Gunungputri, Bogor Regency. This research was carried out in two cycles using observation techniques for data literacy and psychomotor abilities of students. Observations made in this study were direct observations of student activities in carrying out physics practicum using virtual lab applications, and measuring learning outcomes using formative tests. This study took a population of all students of class X MIPA and the sample was students of class X MIPA 1 as many as 36 people who were carried out in the odd semester of the 2020/2021 academic year. The results of this classroom action research provide an overview of increasing students' scientific literacy skills from cycle 1 by 35% to 78% in cycle 2, as well as increasing students' psychomotor abilities from 30% in cycle 1 to 80 in cycle 2. the percentage level of completion of the achievement of the specified competency targets which was initially only 48% increased to 88%. Increasing the achievement of this competency target is one indicator of improving student learning outcomes in general in Physics subjects. ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas ini bermaksud untuk mengetahui mengetahui dampak penggunaan Aplikasi Virtual Lab terhadap kemampuan Literasi Sains Peserta didik kelas X MIPA pada Mata pelajaran Fisika di SMA Negeri 2 Gunungputri Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan teknik observasi kemampuan literasi data dan Psikomotorik peserta didik. Observasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengamatan langsung terhadap kegiatan peserta didik dalam melaksanakan praktikum fisika dengan menggunakan aplikasi virtual lab, serta mengukur hasil belajarnya dengan menggunakan test formatif. Penelitian ini mengambil populasi seluruh peserta didik kelas X MIPA serta sampel adalah peserta didik kelas X MIPA 1 sebanyak 36 orang yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini memberikan gambaran peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik dari siklus 1 sebesar 35% menjadi 78% pada siklus 2, serta peningkatan kemampuan Psikomotorik peserta didik dari 30% pada siklus 1 menjadi 80 pada siklus 2. Penelitian ini pula berdampak pada tingkat prosentase ketuntasan pencapaian target kompetensi yang ditetapkan yang pada awalnya hanya 48% meningkat menjadi 88%. Peningkatan pencapaian target kompetensi ini merupakan salah satu indikator peningkatan hasil belajar peserta didik secara umum pada mata pelajaran Fisika.
UPAYA PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPA DI KELAS VI SDN 015 SUNGAI BENGKAL SUHARTI SUHARTI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.948

Abstract

This study aims to 1) Describe science learning with multimedia as an effort to increase student interest in learning in Class VI SDN 015 Sungai Bengkal 2) Describe science learning with multimedia in improving student learning outcomes in Class VI SDN 015 Sungai Bengkal. This research was conducted at SDN 015 Sungai Bengkal, Tebo Regency during the Odd semester period of the 2019/2020 school year. Descriptive qualitative data collection with the type of classroom action research (CAR). The results showed that multimedia could increase interest and learning outcomes in Science Class VI SDN 015 Sungai Bengkal. This increase is evidenced by the pre-action stage, indicating that the learning outcomes of grade VI students in science subjects are low. The average value of the class reached 65.94 while learning completeness was 44%. In the first cycle students' interest in learning reached 73%, while the average student learning outcomes was 69.81. In the second cycle, the student's interest in learning increased to 85%, already meeting the indicators of the student's interest in learning, namely 80%, while the value of student learning outcomes was 77.70. The learning outcomes in cycle II have met the indicators of success because of ?75% of students have reached the KKM. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan pembelajaran IPA dengan multimedia sebagai upaya meningkatkan minat belajar siswa di Kelas VI SDN 015 Sungai Bengkal 2) Mendeskripsikan pembelajaran IPA dengan multimedia dalam meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VI SDN 015 Sungai Bengkal. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 015 Sungai Bengkal, Kabupaten Tebo selama periode semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Pengambilan data secara diskriptif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan multimedia dapat meningkatkan minat dan hasil pembelajaran IPA Kelas VI SDN 015 Sungai Bengkal. Peningkatan ini dibuktikan tahap pratindakan, menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran IPA tergolong rendah. Nilai rata-rata kelas mencapai 65,94 sedangkan ketuntasan belajar sebesar 44%. Pada siklus I minat belajar siswa mencapai 73% sedang rata-rata hasil belajar siswa 69,81. Pada siklus II minat belajar siswa meningkat menjadi 85% sudah memenuhi indikator dari minat belajar siswa yaitu 80% sedangkan nilai hasil belajar siswa 77,70. Hasil belajar pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan karena dari ?75% siswa sudah mencapai KKM.
PENGARUH PENGGUNAAN PEN TABLET DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR ANIK ANDRIYANI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.949

Abstract

The learning outcomes of Hydrocarbon Compounds in students of SMA Negeri 2 Jember in the 2020/2021 academic year are still low, namely 44% of students achieving mastery learning with a value of 80. The cause of the low student learning outcomes is due to the constrained learning process, where students have to study from home due to the Covid-19 pandemic and the instruments used have not used learning tools in the form of pen tablets. This research wants to see whether or not there is an effect of using pen tablets in learning on the learning outcomes of Hydrocarbon Compounds. The method used in this research is an experimental research method. There are two classes that are used as research samples, namely class XI MIPA 1 where pen tablets are not used, and class XI MIPA 2 is using pen tablets in learning through the zoom application. From student learning outcomes, it is known that in class XI MIPA 1, as the control class, there are 47% of students achieving mastery learning, while in class XI MIPA 2, as the experimental class, there are 75% of students achieving mastery learning. From the data above, it can be concluded that there is an effect of using pen tablets on the learning outcomes of Hydrocarbon Compounds in students of SMA Negeri 2 Jember in the academic year 2021/2022. ABSTRAKHasil belajar Senyawa Hidrokarbon pada siswa SMA Negeri 2 Jember tahun pelajaran 2020/2021 masih rendah, yaitu 44% siswa mencapai ketuntasan belajar dengan nilai ? 80. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan proses pembelajaran yang terkendala, dimana siswa harus belajar dari rumah karena adanya pandemi Covid-19 serta instrumen yang digunakan belum menggunakan alat pembelajaran berupa pen tablet. Penelitian ini ingin melihat ada atau tidaknya pengaruh penggunaan pen tablet dalam pembelajaran terhadap hasil belajar Senyawa Hidrokarbon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Terdapat dua kelas yang digunakan sebagai sampel penelitian, yaitu kelas XI MIPA 1 dengan perlakuan tidak digunakan pen tablet, dan kelas XI MIPA 2 digunakan pen tablet dalam pembelajaran melalui aplikasi zoom. Dari hasil belajar siswa, diketahui bahwa di kelas XI MIPA 1, sebagai kelas kontrol, terdapat 47% siswa mencapai ketuntasan belajar, sedangkan di kelas XI MIPA 2, sebagai kelas eksperimen, terdapat 75% siswa mencapai ketuntasan belajar. Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan pen tablet terhadap hasil belajar Senyawa Hidrokarbon pada siswa SMA Negeri 2 Jember tahun pelajaran 2021/2022.
PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE CLASSROOM BERBANTU LIVEWORKSHEETS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI KEMAGNETAN SISWA SMP MUNTIANI ROHMAH
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.951

Abstract

This study aims to improve the science learning outcomes of class XA students of SMP Negeri 17 Malang through the use of Google Classroom Assisted Liveworksheets media. The subjects of this research were 32 students of class IXA. This research is a classroom action research (Classroom Action Research) which consists of four components which are a cycle starting from the planning stage, action implementation, observation, reflection and revision. This research was divided into 2 cycles, namely cycles I and II and each cycle consisted of 2 meetings. All data were obtained through observation, tests and questionnaires. This study uses quantitative data analysis. The results showed that the use of Google Classroom Media Assisted with Liveworksheets could improve the science learning process for magnetism in class IXA. The results of this classroom action research show that (1) The science learning process using Google Classroom Assisted Liveworksheets media makes students active, happy and interested. (2) The learning outcomes achieved by students increase with an average grade of 76.5% (Good ) and the results of observations of student activity with a total score of 80 (very active). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas XA SMP Negeri 17 Malang melalui penggunaan media Google Classroom Berbantu Liveworksheets. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXA berjumlah 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari empat komponen yang merupakan siklus mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi dan revisi. Penelitian ini dibagi menjadi 2 siklus yaitu siklus I dan II dan masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Seluruh data diperoleh melalui observasi, tes dan angket. Penelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Media Google Classroom Berbantu Liveworksheets dapat meningkatkan proses pembelajaran IPA materi Kemagnetan kelas IXA. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa (1) Proses pembelajaran IPA dengan menggunakan media Google Classroom Berbantu Liveworksheets, membuat siswa aktif, senang dan tertarik. (2) Hasil belajar yang dicapai siswa meningkat dengan nilai rata-rata kelas 76,5 % (Baik) dan hasil observasi keaktifan siswa dengan skor total 80 (Sangat aktif).
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMILIHAN KARIR MELALUI MODEL LAYANAN INFORMASI BERBASIS WHATSAPP GROUP DI SEKOLAH MAE ENDANG IRIASTUTI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.952

Abstract

The ability to choose a career is an individual's ability to complete career development tasks, which are in accordance with the stage of development. The discussion about the ability to choose a career is motivated by the problem, there are still many students who are confused in determining their career after graduating from SMK. During the current Covid-19 pandemic, online consultation is an alternative. The tendency of students today to prefer online social media while WhatsApp is the most popular application. This counseling guidance action research aims to determine the improvement of career choice skills through WhatsApp Group-based information services for class XII students of SMK Negeri 1 Kalasan for the 2020-2021 school year. Determination of the sample using simple random sampling technique. The research subjects were 31 students. Research design using Kemmis and McTaggart models with 4 stages. The results showed that the score of the ability to choose a career and use WhatsApp Group in the first cycle obtained a total score of 129.25 with an average of 83.39%, while in the second cycle the total score was 135.2 with an average of 87.25%. an increase of 3.86%. This can also be proven to students that their motivation increases, they have a positive self-concept, their understanding of higher education and the world of work increases which makes their ability to choose careers increase. So that this research can be concluded that the hypothesis is accepted, namely an increase in career decision-making abilities through WhatsApp Group-based information services for students of SMK Negeri 1 Kalasan for the academic year 2020-2021. ABSTRAKKemampuan pemilihan karir merupakan kemampuan individu dalam menyelesaikan tugas perkembangan karir, yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Pembahasan tentang kemampuan pemilihan karir dilatarbelakangi oleh masalah, masih banyaknya peserta didik yang bingung dalam menentukan karirnya setelah lulus SMK. Pada masa pandemic Covid-19 seperti saat ini, konsultasi daring adalah salah satu alternative. Kecenderungan peserta didik saat ini lebih menyukai media sosial secara online sedangkan WhatsApp adalah aplikasi yang paling popular. Penelitian tindakan bimbingan konseling ini bertujuan guna mengetahui peningkatkan kemampuan pemilihan karir melalui layanan informasi berbasis WhatsApp Group untuk siswa kelas XII SMK Negeri 1 Kalasan tahun pelajaran 2020-2021. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik. Desain penelitian dengan model Kemmis dan McTaggart dengan 4 tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kemampuan pemilihan karir dan pemanfaatan WhatsApp Group pada siklus I didapat jumlah skor 129,25 dengan rata-rata 83,39%, sedangkan pada siklus II didapat jumlah skor 135,2 dengan rata-rata 87,25%, terdapat peningkatan sebesar 3,86%. Hal ini dapat dibuktikan juga pada peserta didik bahwa motivasinya meningkat, mempunyai konsep diri positif, pemahaman perguruan tinggi dan dunia kerja meningkat yang menjadikan kemampuan pemilihan karir meningkat. Sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima yakni adanya peningkatan kemampuan pengambilan keputusan karir melalui layanan informasi berbasis WhatsApp Group pada siswa SMK Negeri 1 Kalasan tahun pelajaran 2020-2021.

Page 4 of 22 | Total Record : 220