cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP KEDISIPLINAN SHALAT LIMA WAKTU SISWA KELAS V DI MADRASAH IBTIDAIYAH TERPADU LAILATUL QODAR SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2020/2021 ANIK YUNIANINGSIH; SUHADI SUHADI; INTAN AYU WULANDARI; ALFIAN EKO ROCHMAWAN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.953

Abstract

This study examines the effect of using mobile phones on the discipline of five daily prayers for fifth grade students at MI Terpadu Lailatul Qodar Sukoharjo for the 2020/2021 academic year. This study uses quantitative research with a correlation approach. The data sources of this research were the principal, homeroom teacher, Islamic religion teacher and fifth grade students. Data collection techniques were in the form of questionnaires, documentation and interviews. The conclusions of the researchers are as follows: 1) the use of mobile phones for fifth grade students at MI Terpadu Lailatul Qodar Sukoharjo is categorized as sufficient to get an average score of 68. 2) The level of discipline in praying five times for fifth grade students is categorized as sufficient to get an average score of 77. 3) There is a significant effect between the use of mobile phones on the discipline of the five daily prayers of fifth grade students and the truth is proven. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji tentang pengaruh penggunaan handphone terhadap kedisiplinan shalat lima waktu siswa kelas V di MI Terpadu Lailatul Qodar Sukoharjo Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Sumber data penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wali Kelas, Guru Agama Islam dan Siswa kelas V. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner (angket), dokumentasi dan wawancara. Kesimpulan dari peneliti adalah sebagai berikut: 1) penggunaan handphone siswa kelas V di MI Terpadu Lailatul Qodar Sukoharjo dikategorikan cukup dengan nilai 68. 2) Tingkat kedisiplinan shalat lima waktu siswa kelas V dikategorikan cukup dengan nilai 77. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan diantara penggunaan handphone terhadap kedisiplinan shalat lima waktu siswa kelas V dan terbukti kebenarannya.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI APLIKASI WHATSAPP GROUP DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA I GEDE PUTU SUARDIKA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.975

Abstract

This classroom action research aims to improve the learning outcomes and activities of students of class X MIPA 3 SMA Negeri 1 Mangosteen in the even semester of the 2020/2021 school year through the application of a problem based learning model. This research was conducted in two learning cycles. The object of research is in the form of learning outcomes and student activities. To measure student learning outcomes, a test of student learning outcomes is used in the form of 25 objective questions. To measure student activity, a student activity observation sheet was used which contained 5 items of observed activity and used a linkert scale scoring guideline. The data analysis used in this study was descriptive analysis. The results showed that the application of the problem based learning model through the whatsapp group application in biology learning could improve the learning outcomes and activities of class X MIPA 3 students at SMA Negeri 1 Manggis in the even semester of the 2020/2021 school year. Based on the results of the analysis of the provision of action that student learning outcomes in the first cycle of 75.4 increased by 4.6% to 80 in the second cycle. The absorption of learning outcomes in the first cycle of 75% increased to 80% in the second cycle. Classical completeness in the first cycle of 86% increased to 94% in the second cycle. This achievement is in accordance with the criteria for which research success has been determined, namely an average learning outcome of at least 65, absorption of at least 65% and classical completeness of at least 85%. The activities of class X MIPA 3 students of SMA Negeri 1 Manggis in the even semester of the 2020/2021 school year can be increased through the application of problem based learning models in biology learning. Achievement of student activities continues to increase up to 78% of students who at least have very active activities. This achievement is in accordance with the criteria that the success of the research has determined, namely the number of students having active activities of at least 85%. The application of the problem based learning model in biology learning can improve student learning outcomes and activities, so this research can be continued by other researchers by raising different subjects and objects. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 manggis semester genap tahun pelajaran 2020/2021 melalui penerapan model problem based learning. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus pembelajaran. Obyek penelitian berupa hasil belajar dan aktivitas siswa. Untuk mengukur hasil belajar siswa digunakan tes hasil belajar siswa yang berbentuk soal obyekstif sebanyak 25 butir soal.Untuk mengukur aktivitas siswa digunakan lembar observasi aktivitas siswa yang berisikan 5 butir aktivitas yang diamati dan menggunakan pedoman penskoran skala linkert.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model problem based learning melalui aplikasi whatsapp group dalam pembelajaran biologi dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Manggis semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil analisis pemberian tindakan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 75,4 meningkat sebesar 4,6% menjadi 80 pada siklus II. Daya serap hasil belajar siklus I sebesar 75% meningkat menjadi 80% pada siklus II. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 86% meningkat menjadi 94% pada siklus II. Capaian ini sesuai dengan kriteria yang keberhasilan penelitian ditetapkan yaitu rata-rata hasil belajar minimal 65, daya serap minimal 65% dan ketuntasan klasikal minimal 85%. Aktivitas siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Manggis pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 dapat ditingkatkan melalui penerapan model problem based learning dalam pembelajaran biologi. Pencapaian aktivitas siswa terus mengalami peningkatan hingga 78% siswa yang minimal memiliki aktivitas sangat aktif. Capaian ini sesuai dengan kriteria yang keberhasilan penelitian ditetapkan yaitu jumlah siswa memiliki aktivitas aktif minimal 85%.Penerapan model problem based learning dalam pembelajaran biologi dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, sehingga penelitian ini dapat dilanjutkan oleh peneliti lain dengan mengangkat subjek dan objek yang berbeda.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI (COMMUNICATION SKILL) DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN SAINTIFIK DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA INFOGRAFIS RIZAWATI RIZAWATI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.976

Abstract

This research is motivated by the low communication skills and student learning outcomes in class XI MIPA 1 SMAN 1 Bengkulu Utara. Communication skills are one of the 21st century competencies that must be mastered by students. This needs to be a concern and find solutions and strategies in learning. One strategy that can be done by a teacher is through scientific learning by utilizing infographic media. This study aims to describe the learning process through the application of a scientific approach by utilizing infographic media, to describe the process of improving communication skills and student learning outcomes in Biology subjects in class XI MIPA 1 SMAN 1 Bengkulu Utara in the 2021/2022 academic year. This type of research is classroom action research. This research has an action procedure that begins with planning, action, observation, and reflection. This research took place in three cycles with the subjects of 31 students of class XI MIPA 1 in the odd semester of the 2021/2022 academic year. The results showed that there was an increase in communication skills and student learning outcomes through scientific learning by utilizing infographic media. This is indicated by the results of the study that the scientific learning process runs according to the sequence of scientific steps in the first cycle carried out 78%, in the second cycle increased to 88% and in the third cycle increased to 95%. Along with the improvement of the scientific learning process by utilizing infographic media, there was an increase in students' communication skills from cycle I as many as 5 students, cycle II to 8 students and cycle III to 14 students already exceeding the success indicator, namely 10 students. Along with the improvement of the scientific learning process by utilizing infographic media, there was an increase in students' communication skills from cycle I there were 5 students, cycle II became 8 students and cycle III became 14 students, exceeding the success indicator, namely 10 students. Student learning outcomes have increased starting in the first cycle, namely 9.68% of students who achieved the KKM, in the second cycle it became 45.16% and in the third cycle it increased to 77.42%Thus, it can be concluded that scientific learning by utilizing infographic media can improve communication skills and student learning outcomes of class XI MIPA 1 SMAN 1 Bengkulu Utara Odd Semester for the 2021/2022 Academic Year. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi dan hasil belajar siswa di kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Bengkulu Utara. Kemampuan komunikasi menjadi salah satu kompetensi abad 21 yang harus dikuasai oleh siswa. Hal ini perlu menjadi perhatian dan dicarikan solusi dan strategi dalam pembelajarannya. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh seorang guru adalah melalui pembelajaran saintifik dengan memanfaatkan media infografis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui penerapan pendekatan saintifik dengan memanfaatkan media infografis, mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan komunikasi ( communication skill ) dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Bengkulu Utara Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini memiliki prosedur tindakan yang diawali dengan merencanakan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini berlangsung selama tiga siklus dengan sabjek 31 siswa kelas XI MIPA 1 pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan komunikasi dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran saintifik dengan memanfaatkan media infografis. Hal ini ditunjukkan dengan hasil penelitian bahwa proses pembelajaran saintifik berjalan sesuai dengan urutan langkah-langkah saintifik di siklus I terlaksana 78%, pada siklus II meningkat menjadi 88% dan pada siklus III meningkat menjadi 95%. Seiring peningkatan proses pembelajaran saintifik dengan memanfaatkan media infografis terjadi peningkatan pada kemampuan komunikasi siswa dari siklus I sebanyak 5 orang siswa, siklus II menjadi 8 orang siswa dan disiklus III menjadi 14 orang siswa sudah melebihi dari indikator keberhasilan yakni 10 orang siswa. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang bermula di siklus I yakni 9,68% siswa yang mencapai KKM, pada siklus II menjadi 45,16% dan pada siklus III meningkat menjadi 77,42%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran saintifik dengan memanfaatkan media infografis dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Bengkulu Utara Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022.
PENGEMBANGAN GAME KAHOOT SEBAGAI MEDIA EVALUASI HASIL BELAJAR SISWA ARIEF MASYRUFIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.977

Abstract

The increasingly rapid development of technology can be used as an innovation that can support optimization in the evaluation of effective learning, because technology offers various kinds of convenience in it. Utilization and use of technology in the learning process is able to maximize student learning activities. One form of utilizing technological advances in education is the Kahoot learning application. The development model used by the researcher is the 4D model, formed from 4 main stages such as: define, design, development, and disseminate. The results of the validation by material experts obtained a percentage of 80% "valid". Media experts get a percentage of 84% “valid”. Evaluation experts get a percentage of 80% "valid". Furthermore, the test results obtained an average score of 42 students pretest and posttest 88 there was an increase in the value of 46. Finally, the assessment of student responses to the use of the Kahoot game obtained a percentage of 92% "very good". So it can be concluded that the game application Kahoot! developed by researchers is relevant and interesting to serve as a medium for evaluating student learning outcomes. ABSTRAKPerkembangan teknologi yang semakin pesat dapat dijadikan suatu inovasi yang dapat mendukung optimalisasi dalam evaluasi pembelajaran yang efektif, karena teknologi menawarkan berbagai macam kemudahan didalammnya. Pemanfaatan dan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran mampu memaksimalkan kegiatan belajar siswa. Salah satu bentuk pemanfaatan kemajuan tekonologi dalam dunia pendidikan yaitu aplikasi pembelajaran Kahoot. Model pengembangan yang digunakan peneliti yaitu model 4D, terbentuk dari 4 tahapan utama seperti : define, design, development, dan disseminate. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh persentase 80% “valid”. Ahli media mendapatkan persentase 84% “valid”. Ahli evaluasi mendapatkan persentase 80% “valid”. Selanjutnya hasil uji coba didapatkan rata-rata nilai pretest siswa 42 dan posttest 88 terdapat peningkatan nilai sebesar 46. Terakhir penilain respon siswa terhadap penggunaan game Kahoot memperoleh persentase 92% “sangat baik”. Sehingga dapat disimpulkan aplikasi game Kahoot! yang dikembangkan peneliti relevan dan menarik untuk dijadikan sebagai media evaluasi hasil belajar siswa.
VIDEO PEMBELAJARAN SEBAGAI DOKUMEN DIGITAL GURU DI SMP NEGERI 2 TANAH SIANG DIAN ANGGRAINI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.1027

Abstract

The COVID-19 pandemic that occurred in Indonesia has changed the learning system that was originally face-to-face to a combination with virtual face-to-face. This is of course very influential on learning in schools which have undergone very drastic changes. One of the learning media that can help support face-to-face learning activities is video learning. The research method used by the researcher is a literature study which collects all related information from journals, books, learning models, and others. Literature study of several research results shows that the use of learning videos is very effective in helping to provide understanding to students and can be repeated at home if there is material that is not clear. ABSTRAKPandemi covid 19 yang terjadi di Indonesia telah mengubah system pembelajaran yang awalnya tatap muka menjadi kombinasi dengan tatap maya. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pembelajaran di sekolah yang mengalami perubahan sangat drastis. Salah sau media pembelajaran yang dapat membantu dalam menunjang kegiatan pembelajarann secara tatap maya adalah video pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah studi literature dimana mengumpulkan semua informasi terkait baik dari jurnal, buku, model belajar, dan lain-lain. Studi literatur terhadap beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran sangat efektif dalam membantu memberi pemahaman kepada peserta didik dan bisa diulang Kembali di rumah apabila ada materi yang tidak jelas.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN DARING VIRTUAL DENGAN MEDIA/PLATFORM GOOGLE CLASSROOM PADA MASA PANDEMI COVID-19 MOSES RIKU
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.1028

Abstract

The writing of this best practice aims to describe improving student learning outcomes through virtual online learning with the Google Classroom media/platform during the Covid-19 pandemic. The subject of this best practice writing is the students of class X IPA SMA Negeri 1 Wolowae for the academic year 2020/2021 totaling 24 people consisting of 6 boys and 18 girls. The writing of this best practice uses a descriptive method by collecting information on student learning outcomes using the technique of giving tests. The learning strategy carried out in virtual online learning with the Google Classroom media/platform consists of six stages which include: (1) preparation of the Learning Implementation Plan (RPP); (2) preparation of learning modules/materials and Student Worksheets (LKPD); (3) uploading learning modules/materials and Student Worksheets (LKPD) to students via the Google Classroom media/platform; (4) the implementation and execution of learning tasks by students; (5) uploading and re-sending of learning results/tasks by students via the Google Classroom media/platform using mobile phones or laptops/PCs; and (6) examination of student learning outcomes / learning assignments accompanied by providing feedback. The implementation of virtual online learning with the Google Classroom media/platform during the Covid-19 pandemic can improve the learning outcomes of class X science students at SMA Negeri 1 Wolowae. In learning with Atomic Theory material, student learning outcomes increased from 70.83% in the initial learning to 87.50% with virtual classroom learning using the Google Classroom media/platform. This shows that there is an increase in student learning outcomes by 16.67%. Therefore, virtual classroom learning using the Google Classroom media/platform can be a solution and is one of the learning alternatives during the Covid-19 pandemic. ABSTRAKPenulisan best practice ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa melalui pembelajaran daring virtual dengan media/platform Google Classroom pada masa pandemi Covid-19. Subjek penulisan best practice ini adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Wolowae tahun pelajaran 2020/2021 berjumlah 24 orang yang terdiri dari 6 orang laki- laki dan 18 orang perempuan. Penulisan best practice ini menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan informasi hasil belajar siswa menggunakan teknik pemberian tes. Strategi pembelajaran yang dilakukan dalam pembelajaran daring virtual dengan media/platform Google Classroom terdiri dari enam tahapan yang meliputi: (1) penyiapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP); (2) penyiapan modul/bahan pembelajaran dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD); (3) pengunggahan modul/bahan pembelajaran dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) kepada peserta didik melalui media/platform Google Classroom; (4) pelaksanaan dan pengerjaan tugas-tugad pembelajaran oleh peserta didik; (5) pengunggahan dan pengiriman kembali hasil /tugas pembelajaran oleh siswa melalui media/platform Google Classroom menggunakan handphone ataupun laptop/PC; dan (6) pemeriksaan hasil belajar /tugas pembelajaran peserta didik disertai pemberian umpan balik. Implemantasi pembelajaran daring virtual dengan media/platform Google Classroom pada masa pandemi Covid-19 dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Wolowae. Pada pembelajaran dengan materi Teori Atom diperoleh hasil belajar siswa meningkat dari 70,83 % pada pembelajaran awal menjadi 87,50 % dengan pembelajaran kelas virtual menggunakan media/platform Google Classroom. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 16,67%. Oleh karena itu pembelajaran kelas virtual menggunakan media/platform Google Classroom dapat menjadi solusi dan merupakan salah satu aternatif pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.
BEST PRACTICE PENGGUNAAN CYBER COUNSELING DALAM MENINGKATKAN SELF EFFICACY SISWA DI ERA PANDEMI SUPRAPTINI SUPRAPTINI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.1029

Abstract

The purpose of writing this Best Practice is to: 1) Help individuals to achieve a life with a success identity, namely having personal qualities that understand reality, in fulfilling their needs with a predetermined framework. 2) Train students about what should be done, using applicable norms, behaving responsibly, and understanding and being able to face reality. 3) Guidance and Consultation services for students through Cyber ??Counseling. Cyber ??Counseling is an online counseling service, with tools connected to the internet network. The selection of Cyber ??Counseling is based on a situation that does not allow activities to be carried out optimally face to face related to the Covid 19 pandemic, it is hoped that the basic services needed by students can be fulfilled. Cyber ??Counseling is effectively used in guidance and counseling service activities during the pandemic, with the success obtained in the implementation of mentoring reaching 76.32%, and 21.06% contributing to the success of the activity from the previous percentage, which was 55.26%. There are 23.68% of students who decide to choose a career, and 5.26% still need mentoring. Guidance and Counseling as an integral and inseparable part of the education system has an important and strategic role in supporting the achievement of holistic educational goals. Its activities provide assistance to clients in understanding themselves and their environment, selecting, determining and compiling plans in accordance with self-concept and environmental demands based on applicable norms. Pay attention to individual differences. ABSTRAKTujuan penulisan Best Practice ini adalah untuk : 1) Membantu individu agar dapat mencapai kehidupan dengan success identity, yaitu memilikikualitas pribadiyang memahami realitas,dalam pemenuhan kebutuhannya dengan kerangka kerja yang telah ditentukan. 2) Melatih siswa tentang apa yang seharusnya dilakukan, dengan mempergunakan norma yang berlaku, bertingkah laku secara tanggung jawab, serta memahami dan mampu menghadapi kenyataan. 3) Pembimbingan dan layanan Konsultasi siswa melalui Cyber Counseling. Cyber Counseling merupakan layanan Konseling secara online,dengan alat bantu yang terhubung dengan jaringan internet. Pemilihan Cyber Counseling ini didasarkan pada situasi yang belum memungkinkan kegiatan dilakukan secara optimal dengan tatap muka terkait pandemi Covid 19, diharapkan layanan dasar yang dibutuhkan siswa dapat terpenuhi. Cyber Counseling efektif digunakan dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling di masa pandemi, dengan keberhasilan yang diperoleh dalam pelaksanaan pembimbingan mencapai 76.32 % , dan terdapat 21.06 % menyumbang keberhasilan kegiatan dari prosentase sebelumnya, yakni 55.26 %. Terdapat 23.68 % siswa memutuskan untuk pilihan karir, dan 5.26% masih perlunya pembimbingan. Bimbingan dan Konseling sebagai bagian integral yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang holistik. Kegiatannya memberikan bantuan kepada klien dalam memahami diri dan lingkungan, memilih, menentukan serta menyusun rencana sesuai dengan konsep diri dan tuntutan lingkungan berdasarkan norma-norma yang berlaku.Intervensi layanan Bimbingan Konseling bersifat layanan dasar, sehingga walaupun pelaksanaan layanan dilakukan secara klasikal dan kelompok, tetap memperhatikan adanya individual defferent.
BEST PRACTICE PENGGUNAAN YOUTUBE, GOOGLE FORMS DAN LIFEWORKSHEETS SEBAGAI MEDIA PENILAIAN MATEMATIKA PEMINATAN VINA LUSIANA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.1030

Abstract

This study aims to describe the process of using an effective assessment media for students during the Distance Learning (PJJ) mathematics course at SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang using Google forms and worksheets. This application is used to help dig up information and media in improving student learning during the Face-to-face Distance Learning (PJJ) (Syncronus). Google forms and Lifeworksheets with the insertion of Youtube learning videos are applied as one of the effective assessment media for PJJ during the corona virus disease 2019 (Covid-19) pandemic which is hitting the country and even internationally. The research was carried out through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection is done by a) Observation b) Interview, c) Practice Test. The types of instruments used include: a) observation sheets, b) interview guidelines, c) practice test assessment sheets. The results of the study were that 95% of students scored above 75 when using Google Forms and 98% of students scored above 75 when using Lifeworksheets. The average of these two applications was 96.5% of students in class XI IPA3 at SMA Islam Nurul. fikri Boarding School Lembang agrees that the assessment media is very effective to use during PJJ. Thus, the use of Google Forms and Lifeworksheets assessment media is proven to increase the effectiveness of learning Specialization Mathematics in PJJ. This is evidenced by showing that the results of observing the use of Google Forms and Lifeworksheets media by inserting Youtube learning videos are always increasing. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penggunaan media penilain yang efektif bagi siswa selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mata pelajaran matematika di SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang menggunakan aplikasi Google form dan Worksheet. Aplikasi ini digunakan dalam membantu menggali informasi dan media dalam meningkatkan pembelajaran siswa selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tatap muka (Sinkronus). Google forms dan Lifeworksheets dengan sisipan video pembealajaran Youtube diterapkan sebagai salah satu media penilaian yang efektif PJJ pada masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) yang sedang melanda tanah air bahkan dunia internasional. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara a) Observasi b) Wawancara, c) Tes Praktek. Adapun jenis instrumen yang digunakan diantaranya: a) lembar pengamatan, b) pedoman wawancara, c) lembar penilaian tes praktek. Hasil penelitian tersebut yaitu sebanyak 95% siswa mendapatkan nilai diatas 75 saat menggunakan Google Forms dan 98% siswa mendapatkan nilai diatas 75 saat menggunakan Lifeworksheets dapat diperoleh dirata-rata dari penggunaan dua aplikasi tersebut sebanyak 96,5 % siswa kelas XI IPA3 pada SMA Islam Nurul fikri Boarding School Lembang setuju media penilaian tersebut sangat efektif digunakan selama PJJ. Dengan demikian bahwa penggunaan media penilaian Google Forms dan Lifeworksheets terbukti dapat meningkatkan efektifitas belajar Matematika Peminatan dalam PJJ. Hal ini dibuktikan dengan menunjukkan bahwa hasil observasi penggunaan media Google Forms dan Lifeworksheets dengan menytisipkan Video pemvelajaran Youtube selalu meningkat.
APLIKASI PEMBELAJARAN SINAU OLEH TIM IT SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR FAIRLY FABIOLA HENDRIK FERNANDA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.1031

Abstract

The research in this article aims to discuss learning applications that are currently very much needed at this time, because there is now a covid-19 pandemic. So learning is currently taking place online at each student's home, and both students and teachers must understand and have the ability to understand technology. If you don't understand technology, it will be difficult to operate this learning application. In this article, we will discuss the implementation of the SINAU learning application, how to use it, the obstacles experienced during the use of this application, and the application development plan which was specially designed by the IT team of SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Before using the SINAU application, the school used the google classroom application, and as long as the use of the google classroom application was deemed less than optimal, they from the school's IT team worked their minds to make their own learning applications independently. In this SINAU learning application, in general it is the same as other learning applications, namely containing teaching materials according to the class taken by students at the school. The components are very complete, namely regarding the process of teaching and learning activities. And it is hoped that by making this independent learning application in the future it can be useful for teachers and students at SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Not only that, but it is also hoped that it can be useful for other schools and can be developed even better in the future. ABSTRAKPenelitian yang ada didalam artikel ini bertujuan untuk membahas aplikasi pembelajaran yang saat ini sangat dibutuhkan pada masa sekarang, dikarenakan sekarang sedang ada pandemi covid-19. Jadi pembelajaran saat ini berlangsung secara daring di rumah masing-masing peserta didik, dan peserta didik maupun guru harus memahami dan memiliki kemampuan mengenai teknologi, Jika tidak memahami teknologi maka akan kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi pembelajaran ini. Dalam artikel ini akan membahas mengenai penerapan aplikasi pembelajaran SINAU, cara penggunaannya, kendala yang alami selama penggunaan aplikasi ini, dan rencana pengembangan aplikasi tersebut yang dirancang khusus oleh tim IT sekolah SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Sebelum menggunakan aplikasi SINAU ini, sekolah tersebut menggunakan aplikasi google classroom, dan selama penggunaan aplikasi google classroom itu dirasa kurang maksimal maka mereka dari tim IT sekolah berputar otak untuk membuat aplikasi pembelajaran sendiri secara mandiri. Didalam aplikasi pembelajaran SINAU ini secara umum sama saja dengan aplikasi pembelajaran yang lain yaitu memuat materi-materi ajar sesuai dengan kelas yang ditempuh peserta didik di sekolah tersebut. Untuk komponen-komponen sudah sangat lengkap yaitu mengenai proses kegiatan belajar mengajar. Dan diharapkan dengan adanya pembuatan aplikasi pembelajaran secara mandiri ini kedepannya bisa bermanfaat bagi guru dan peserta didik di sekolah SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Tidak hanya itu saja, tetapi juga diharapkan bisa bermanfaat bagi sekolah-sekolah lain dan kemudian hari bisa dikembangkan lebih baik lagi.
PEMANFAATAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DARING PADA SATUAN PENDIDIKAN I GUSTI NGURAH WIRAGUNAWAN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v2i1.981

Abstract

The composition of the article on Utilization of Learning Management Systems (LMS) in Online Learning Management means to decide the adequacy of involving LMS in further developing understudy learning results during web based learning. The composition of this article is a writing concentrate on movement, to be specific by looking at different wellsprings of articles connected with the issues and destinations of the examination. The necessary information were gathered through printed investigations and afterward dissected utilizing content examination procedures. The utilization of LMS in learning makes it more straightforward for instructive foundations to further develop the learning system, gaining can be gotten to from different spots and limitless times, and learning can be completed all the more just. The utilization of LMS likewise makes learning more adaptable as far as study time and makes understudies more autonomous. Instructors can likewise screen understudy exercises through the LMS exhaustively. The outcomes got in light of the writing inspected include: (1) LMS is a media that is in extraordinary interest in web based realizing which is described by a significant degree of trust of 82.2% (2) LMS enjoys the benefit of complete elements contrasted with other internet based media so that learning happens more changed (3) Learning utilizing LMS or a mix of LMS-based learning models has been demonstrated to build the action, learning results, and inspiration of understudies in the "Upside" class (4) The utilization of LMS can make freedom in learning between the scope of 78.8 - 81.5 with exceptionally high classification. ABSTRAKPenulisan artikel Pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam Pengelolaan Pembelajaran Daring bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan LMS dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik selama melaksanakan pembelajaran daring. Penulisan artikel ini merupakan kegiatan studi literatur yaitu dengan meneliti berbagai sumber artikel yang berhubungan dengan permasalahan dan tujuan dari penelitian.  Data yang dibutuhkan dikumpulkan melalui studi tekstual dan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Pemanfaatan LMS dalam pembelajaran memberi kemudahan bagi Lembaga Pendidikan dalam meningkatkan proses pembelajaran, pembelajaran dapat diakses dari berbagai tempat dan waktu yang tidak terbatas, serta pembelajaran dapat terlaksana dengan lebih sederhana. Penggunaan LMS juga membuat pembelajaran lebih fleksibel dari segi waktu belajar serta membuat peserta didik lebih mandiri. Guru juga dapat memantau aktivitas peserta didik melalui LMS secara detail. Hasil yang didapat berdasarkan literatur yang dikaji antara lain: (1) LMS merupakan media yang banyak diminati dalam pembelajaran daring yang ditandai oleh tingkat kepercayaan yang tinggi sebesar 82,2% (2) LMS memiliki kelebihan dari fitur – fiturnya yang lengkap dibanding media daring lainnya sehingga pembelajaran berlangsung lebih variatif (3) Pembelajaran menggunakan LMS maupun kombinasi model pembelajaran berbasis LMS telah terbukti dapat meningkatkan aktivitas, hasil belajar, serta motivasi peserta didik dengan kategori “Baik” (4) Penggunaan LMS dapat menciptakan kemandirian dalam belajar antara rentang 78,8 – 81,5 dengan kategori sangat tinggi.

Page 5 of 22 | Total Record : 220