cover
Contact Name
Suhartatik
Contact Email
suhartatik@stkippgrisumenep.ac.id
Phone
+628175218828
Journal Mail Official
suhartatik@stkippgrisumenep.ac.id
Editorial Address
Jalan Trunojoyo Gedungan Sumenep
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 2686276X     DOI : https://doi.org/10.36379/estetika
Core Subject : Education, Social,
ESTETIKA : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah jurnal program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang diterbitkan dua kali setahun (September dan Maret) oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Indonesia (STKIP PGRI Sumenep). Jurnal ini memuat tulisan-tulisan hasil penelitian, tentang kajian linguistik (linguistik), sastra, pembelajaran bahasa dan sastra, kajian aplikasi teori, gagasan konseptual, kajian khazanah bahasa dan sastra Madura serta tulisan-tulisan dalam ranah makrolinguistik berbasis inovasi. penelitian dan Pengembangan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2020)" : 5 Documents clear
VARIASI BENTUK KONJUNGSI BAHASA JAWA Studi Kasus: Akun Media Sosial Instagram @soloinfo Hodairiyah Hodairiyah; Faris Febri Utama; Sumarlam Sumarlam
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i1.99

Abstract

Konjungsi menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Khususnya konjungsi dalam Bahasa jawa. Peneliti mencoba untuk menjelaskan bentuk-bentuk konjungsi Bahasa jawa dalam teks deskripsi Bahasa jawa pada foto mie ayam dalam sosial media pada Instagram @soloinfo. Data dalam kajian ini adalah kata atau frasa yang memiliki fungsi sebagai konjungsi. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan Teknik catat. Data analisis menggunakan metode Padan Intralingual dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) / menentukan elemen klasifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa variasi konjungsi Bahasa jawa yang digunakan dapat bermaksud sebagai: 1) syarat nek; 2) sebab dan akibat: gandeng, soale; 3) pertentangan: baknen, sayange; 4) urutan: barkui, sebelumnya, langsung, lanjutan, akhir, lengkap, bar; 5) penambahan: plus, karo, mbek. 6) tujuan: ben, gen; 7) kelebihan: malah, eh lha kok; 8) alternatif: opo, alias; dan 9) pengesahan: jan
ANALISIS SEMIOTIK VIDEO KLIP BTS “BLOOD, SWEAT AND TEARS” SEBAGAI REPRESENTASI MASA MUDA Dina Annisa Rahma Oktaviani
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i1.106

Abstract

Pada era berkembangnya teknologi, cara berkomunikasi satu dengan yang lainnya kini tak harus dengan penyampaian secara langsung. Dalam proses pencarian jati diri, anak muda sering menggunakan cara yang berbeda dalam menyampaikan pesan. Salah satu yang digemari anak muda adalah melalui video klip K-Pop.Video klip tidak hanya digunakan sebagai media untuk menggambarkan sebuah lagu dalam bentuk audio visual namun juga sebagai media penyampai pesan yang dimunculkan baik dalam bahasa verbal maupun non verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi masa muda dalam video klip BTS yang berjudul Blood, Sweat and Tears. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif interpretatif, pengumpulan data melalui dokumentasi, dan studi kepustakaan selanjutnya dianalisis menggunakan semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan adanya gambaran Profil BTS dan 20 scene dalam video klip BTS Blood, Sweat and Tears yang menjadi tanda denotatif konotatif dan mitos sebagai representasi masa muda. Kesimpulan penelitian ini adalah video klip BTS Blood, Sweat and Tears menggambarkan masa muda adalah proses bertumbuh, masa penuh gejolak dan keinginan, yang disimbulkan dengan sayap (wings), semakin besar godaan maka akan semakin memikirkan dan semakin terombang-ambing.Masa muda direpresentasikan sebagai masa dimana seseorang berfikir, memilih dan tumbuh. Masa muda adalah masa menemukan jati diri, Kebebasan masa muda dan keberanian melakukan hal-hal yang disukai. Kata Kunci: Representasi Masa Muda, Video Klip BTS, K-Pop, Blood Sweat and Tears
KASIH SAYANG DALAM ANTOLOGI PUISI MIGRASI HUJAN KARYA M. FAUZI (KAJIAN SEMIOTIKA RIFFATERRE) Joni Friyansah
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i1.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) ketidaklangsungan ekspresi; penciptaan arti, penyimpangan arti, dan penggantian arti dalam puisi Pulau Nuthfah; Mahabbah, Menunggui Musim, dan Senja Itu Menyalib Tubuhmu karya M. Fauzi (2) pembacaan heuristik (3) pembacaan hermeneutik, (4) mengungkap kasih sayang dalam puisi Pulau Nuthfah; Mahabbah, Menunggui Musim, dan Senja Itu Menyalib Tubuhmu karya M. Fauzi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan ekspresif. Jenis penelitian merupakan penelitian pustaka. Data atau objek penelitian ini yaitu beberapa puisi dalam antologi Migrasi Hujan karya M. fauzi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pengamatan, Pengamatan dilakukan dengan pembacaan secara berulang-ulang dengan teliti dan cermat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi ketidaklangsungan ekspresi, melakukan pembacaan teks menggunakan metode heuristik dan hermeneutik.. Selain itu menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Kasih sayang dalam puisi Pulau Nuthfah; Mahabbah karya M. Fauzi ini menggambarkan kasih sayang antara manusia dengan manusia dan kasih sayang antara manusia dengan Tuhan. (2) Kasih sayang dalam puisi Menunggui Musim karya M. Fauzi ini menggambarkan kasih sayang antara seorang anak dengan kedua orang tuanya. Hubungan antara anak dengan kedua orang tua harus berlandaskan kasih sayang. (3) Kasih sayang dalam puisi Senja Itu Menyalib Tubuhmu karya M. Fauzi ini menggambarkan kasih sayang antara seorang pecinta dengan kekasihnya. Hubungan tersebut dinyatakan dalam wujud pengorbanan. (4) Berdasarkan penafsiran terhadap tiga puisi yang berjudul Pulau Nuthfah; Mahabba, Menunggui Musim, dan Senja Itu Menyalib Tubuhmu, maka dapat ditarik benang merah maknanya yaitu tentang kasih sayang kepada Tuhan dan sesama ciptaan baik manusia atau pun makhluk lainnya, kasih sayang kepada kedua orang tua, dan kasih sayang kepada seorang kekasih. Kata Kunci : Kasih Sayang, Migrasi Hujan, dan Semiotika Riffaterre
PERAN ID, EGO, DAN SUPEREGO DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN TOKOH ASIH DALAM NOVEL LENGKING BURUNG KASUARI KARYA NUNUK Y KUSMIANA Bawon Wiji Dia Prasasti; Purwati Anggraini
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i1.108

Abstract

Sastra dan psikologi memiliki kekuatan dalam proses kreativitas pengarang merangkai peristiwa dalam cerita. Dalam kajian psikologi sastra, kepribadian tokoh dapat dipahami dalam melalui id, ego, dan superego tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) id tokoh Asih dalam novel Lengking Burung Kasuari, (2) ego tokoh Asih dalam novel Lengking Burung Kasuari, dan (3) superego tokoh Asih dalam novel Lengking Burung Kasuari. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra. Teori yang digunakan adalah teori psikologi sastra Sigmund Freud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah sekuen cerita, kutipan satuan cerita berwujud dialog, dan monolog. Analisis data penelitian menggunakan teknik sebagai berikut. (a) membaca, (b) mengidentifikasi data, (c) mengelompokan data sesuai dengan kajian, (d) mendeskripsikan dan menganalisis data. Sumber data penelitian berupa novel Lengking Burung Kasuari Karya Nunuk Y. Kusmiana diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2017. Hasil penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, bentuk id berupa ketakutan, jantung berdegub kencang, merasa ngeri, sakit hati, dan kecemasan. Kedua, bentuk ego meliputi perilaku menghindar, dan Ketiga bentuk superego berupa nilai kesantunan terhadap orang lain.
ANALISIS KEPEDULIAN TOKOH TERHADAP LINGKUNGAN ALAM DALAM NOVEL SUMUR MINYAK AIR MATA KARYA WINENDRA GUNAWAN Nur Kholis Ida Purwati; Arif Setiawan
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i1.110

Abstract

Manusia dan lingkungan adalah dua komponen yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Manusia membutuhkan lingkungan alam untuk hidup dan lingkungan membutuhkan manusia untuk merawatnya. Namun, akhir-akhir ini dunia sedang dihadapkan pada kekacauan lingkungan alam yang terjadi baik di gunung, laut, sungai, hutan dan beberapa tempat lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa manusia belum sepenuhnya menjaga dan merawat alam. Kepedulian terhadap lingkungan yang seharusnya sudah melekat sejak asal mula manusia kini semakin lama semakin terkikis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk kepedulian tokoh terhadap lingkungan alam dalam novel Sumur Minyak Air Mata karya Winendra Gunawan, (2) mendeskripsikan hubungan tokoh dan lingkungan alam dalam novel Sumur Minyak Air Mata karya Winendra Gunawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan ekokritik sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk kepedulian tokoh terhadap lingkungan alam dalam novel Sumur Minyak Air Mata ditunjukkan melalui empat sikap yaitu sikap hormat, sikap tanggung jawab moral, sikap solidaritas, serta sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap lingkungan alam. (2) Hubungan tokoh dengan lingkungan alam ditunjukkan melalui paham determinisme dan posibilisme. Paham determinisme terlihat dari respon pasif tokoh dalam menerima peluang yang diberikan alam, sedangkan paham posibilisme berkaitan dengan respon aktif yang dimunculkan oleh beberapa tokoh dalam menanggapi peluang yang diberikan alam.

Page 1 of 1 | Total Record : 5