cover
Contact Name
Gatut Setiadi
Contact Email
lppmiaiskjmalang2020@gmail.com
Phone
+6281232252018
Journal Mail Official
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Keramat, Dusun Gandon Barat, Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Malang, Jawa Timur 65155
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
ISSN : 2622674X     EISSN : 27219585     DOI : https://doi.org/10.51339/isyrof
Jurnal Al-Isyrof terbit sejak 2019, Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan sekali yaitu pada bulan Desember dan bulan Juni. Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam yang menyajikan artikel hasil penelitian (empiris) serta isu-isu yang mencakup berbagai hal tentang konseling yang berkaitan dengan dunia pendidikan
Articles 91 Documents
Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Emosional Remaja Fiza Fatmila; Ismiati; Syaiful Indra
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v7i2.4376

Abstract

Fatherless menjadi suatu fenomena yang sangat sering ditemukan pada kalangan anak-anak remaja. Fenomena fatherless dapat disebabkan oleh perceraian dan kematian. Kondisi ini dapat mengganggu dan akan menjadikan suatu hambatan dalam proses perkembangan emosional pada remaja. Keadaan ini juga bisa membuat remaja kesulitan dalam mengontrol emosi dan menjalin hubungan sosial yang sehat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui dampak fatherless terhadap perkembangan emosional remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun subjek penelitian ini adalah remaja pada usia 12-15 tahun yang mengalami fatherless disebabkan oleh perceraian dan kematian. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa kondisi fatherless sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosi remaja. Adapun dapat dilihat dari ketika ia kesulitan dalam mengontrol emosi, perasaan sedih, iri, sebagian ada yang menunjukkan perasaan lebih mampu dalam mengelola emosinya karena adanya dukungan dari keluarga seperti ibu. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat dan menjadikan rujukan yang dapat berkontribusi secara ilmiah dan praktis baik bagi orang tua, pendidik, konselor maupun pembuat kebijakan untuk mendukung remaja yang mengalami fatherless dalam kesejahteraan emosi dan sosial yang sehat.

Page 10 of 10 | Total Record : 91