cover
Contact Name
Theresia Dwi Siwi
Contact Email
siwi24@gmail.com
Phone
+628155067248
Journal Mail Official
poltekadlibrary2020@gmail.com
Editorial Address
Kesatrian Poltekad Jl. Raya Anggrek, Pendem, Junrejo Batu
Location
Kota batu,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Telkommil
ISSN : -     EISSN : 27231283     DOI : -
Jurnal Telkommil meliputi pembahasan tentang Sistem Telekomunikasi Analog dan digital, Sistem radar dan telemetri, Broadcast and Instrumentation System, sistem UGV, sistem UAV dan Robotic, Map Info dan GIS, Geomatika, Sensor dan Transducer, Artivicial Intellegent, Teknologi Informatika, missile and weapon control.
Articles 187 Documents
Official Vehicle Movement Monitoring System Using Dijkstra's Algorithm on GPS and Real-Time Notifications: Telekomunikasi Militer Mohammad Yuslan; Desyderius Minggu; Choirul Rio Prabowo
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.655

Abstract

Official vehicle management requires an efficient, accurate, and integrated monitoring system to support transparent and responsive operations. This research aims to design and implement a Police Department Vehicle Management Information System (SIPAKAD) based on GPS, the Dijkstra algorithm, and Firebase Cloud Messaging (FCM). The research method used was an experimental quantitative approach, through software development that was repeatedly tested to obtain actual data. The independent variables in this study were the use of GPS, the Dijkstra algorithm, webhooks, and FCM, while the dependent variables included vehicle monitoring efficiency, optimal travel time, and operational response speed. The results showed that the integration of GPS with the Dijkstra algorithm was able to display vehicle positions in real time while providing recommendations for the shortest route visualized on a digital map. A comparison between the algorithm-calculated route and the actual GPS data revealed very small differences in distance and travel time. Accuracy evaluation using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) resulted in a low error value, demonstrating the system's accuracy and reliability. Furthermore, FCM integration allows for automatic notification of departure, arrival, and emergency status (SOS) instantly to drivers and administrators. This feature improves communication effectiveness, accelerates decision-making, and enhances operational safety. Thus, this research successfully presents a superior official vehicle monitoring system compared to previous research, integrating real-time position monitoring, route optimization, instant notifications, and safety features in a single platform. SIPAKAD is expected to become an applicable solution that supports efficiency, security, and transparency in the management of official vehicles and other sectors with similar needs.
Implementasi Sistem Jamming Berbasis Frekuensi guna Mengecoh Sinyal Remote Control Ilegal: Telekomunikasi Militer Tomy Andri Aryanto; Desyderius Minggu; Isa Mahfudi
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.656

Abstract

PERNIKA adalah perang elektronika sebagai ancaman pada sistem keamanan komunikasi baik dilingkup militer dan sipil yang rentan untuk jamming sinyal frekuensi dengan dampak pengaruh yang sangat besar dalam keamanan operasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kinerja dari sistem jamming dengan parameter menilai cakupan frekuensi, efektivitas pengecoh sinyal, jarak efektif, dan stabilitas daya pancar. Dengan menggunakan metode eksperimen dari pengumpulan data, perancangan hingga pengujian. Hasil dari pengujian sistem mencakup frekuensi 27 Mhz sampai 2,4 Ghz dengan efektivitas jamming rata-rata 87,5 % pada jarak 10 meter dan jarak efektif optimal mencapai 15 meter. daya terpantau baik dengan deviasi ±3%. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja jamming ditentukan tidak hanya oleh luas cakupan frekuensi, tetapi juga oleh konsistensi daya pancar. Penelitian ini berimplikasi pada peningkatan desain perangkat jamming untuk memperkuat keamanan komunikasi sekaligus membuka peluang kajian efisiensi energi.
ENHANCING TRANSPARENCY AND ACCOUNTABILITY IN CORN SUPPLY CHAINS THROUGH BLOCKCHAIN AND NFT BASED TRACEABILITY A QUANTITATIVE EXPERIMENT WITH HYPERLEDGER BESU: Telekomunikasi Ahmad Dody Setyawan; Nur Rachman; Transisma Budiarta
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.657

Abstract

Rantai pasok jagung sering menghadapi masalah seperti transparansi yang rendah, terbatasnya berbagi data, dan kurangnya kepercayaan antar pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe sistem ketertelusuran menggunakan blockchain berizin (Hyperledger Besu) yang dikombinasikan dengan Token Non-Fungible (NFT/ERC-721) untuk memberikan identitas digital yang unik pada setiap batch jagung. Metode penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif yang mengukur tiga indikator utama: throughput (transaksi per detik), latensi (kecepatan transaksi), dan ketahanan (stabilitas sistem saat sebuah node gagal). Prototipe ini diimplementasikan dengan empat hingga lima node validator, dipantau melalui dasbor Prometheus dan Grafana, dan diuji menggunakan kontrak pintar pada Remix IDE. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem dapat mencapai waktu blok rata-rata 2,0 – 2,3 detik, throughput 15 transaksi per detik, dan latensi transaksi sekitar 2 detik untuk pencetakan, pembaruan status, dan transfer kepemilikan NFT. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi blockchain dan NFT dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketertelusuran dalam rantai pasok jagung, meskipun throughput masih terbatas oleh lingkungan laboratorium. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan ini efektif sebagai bukti konsep untuk digitalisasi rantai pasok pertanian. Untuk penelitian selanjutnya, pengujian skala besar dengan data rantai pasok nyata, integrasi sensor IoT, dan partisipasi pemangku kepentingan direkomendasikan untuk memastikan adopsi berkelanjutan dalam sistem agri-pangan.
BLOCKCHAIN IMPLEMENTATION IN MILITARY LOGISTICS AND COMMUNICATION SYSTEMS: Rekam Siber Yovi Retmawan
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.661

Abstract

The goal of this research is to create and assess a blockchain-based prototype system for military use, particularly in secure communications and logistical monitoring. An Ethereum Testnet smart contract-based secure communications system that enforces stringent access control for message transmission and reception, as well as a Hyperledger Fabric-based logistics tracking system with a permissioned blockchain to guarantee transaction integrity, were the two primary systems that were successfully deployed. According to test results, the logistics system may preserve data integrity by using the SHA-256 hashing algorithm, which records every transaction forever and irrevocably. Only authorized users are able to send and read messages thanks to the smart contract-based communications system's effective defense against unwanted access. The necessity for optimization in real-time applications was highlighted by performance studies that also showed issues with latency as the number of transactions rises. Overall, this study shows that implementing blockchain technology in military systems can enhance data security, dependability, and transparency; nevertheless, scalability and interaction with current military infrastructure require more investigation.
KONTROL AKSES ZERO TRUST BERBASIS BIOMETRIK PERILAKU UNTUK KENDARAAN OTONOM: Rekayasa Keamanan Siber
Jurnal Telkommil Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i2.662

Abstract

Keamanan kendaraan otonom menjadi semakin krusial seiring meningkatnya konektivitas dan kompleksitas sistem kendali. Model keamanan tradisional berbasis perimeter tidak mampu menjamin keamanan secara menyeluruh. Konsep Zero Trust Security menekankan prinsip verifikasi berkelanjutan dan hak akses minimal bagi semua entitas, baik pengguna maupun perangkat. Penelitian ini mengusulkan kontrol akses berbasis biometrik perilaku, yang memanfaatkan pola mengemudi dan data fisiologis pengemudi untuk autentikasi adaptif. Metode ini menggunakan kombinasi sensor kendaraan, analisis perilaku, dan algoritma pembelajaran mesin untuk memastikan hanya pengguna sah yang memiliki akses. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu meningkatkan keamanan akses kendaraan, mengurangi risiko akses tidak sah, dan mendeteksi upaya serangan siber secara efektif
Analisa Akurasi Sensor FC-28 Sebagai Pendeteksi Kelembapan Tanah Pada Alat Deteksi Tanah Longsor: Telekomunikasi Militer Ahmad Ma’ruf Al Kirkhi; Dessyderius Minggu; Juanda Rahimatullah
Jurnal Telkommil Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i1.917

Abstract

Tanah longsor adalah salah satu peristiwa alam yang memiliki angka kejadian cukup tinggi di Indonesia utamanya pada daerah-daerah pegunungan, tebing dan perbukitan yang memiliki lereng curam. Hal tersebut dapat menjadi lebih parah jika kondisi sekitar lereng yang cukup tandus mengalami curah hujan yang lebat dalam kurun waktu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kekauratan sensor kelembapan menggunakan sensor FC-28, yang berfungsi sebagai sarana early warning system akan adanya bahaya tanah longsor. Fokus pada penelitian ini yaitu akurasi sensor FC-28 dalam mendeteksi tingkat kelembapan tanah. Dimana faktor tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor. Pengujian akurasi ini dilakukan dengan menghubungkan sensor FC-28 dengan mikrokontroler ESP 8266 dan alat soil tester sebagai pembanding. Kedua alat tersebut diletakkan berdekatan dalam sepetak tanah yang sama. Hasil pengujian tersebut membuktikan bahwa sensor FC-28 mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi dengan nilai error rata-rata hanya sebesar 9.30%. Hasil dari penelitian ini dapat dipakai sebagai parameter untuk membangun sistem peringatan dini tanah longsor yang lebih akurat dan efektif. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu mengurangi jumlah kerugian personil dan matriil yang disebabkan oleh bencana tanah longsor.
Rancang Bangun Sistem Tracker Pada Antena Yagi Frekuensi 433 MHz Berbasis Arduino Untuk Penjejakan Mortir Latih: Telekomunikasi Militer Bunyamin Ibnu Ramdhani Ramdhani; Imam Ashar; Choirul Rio
Jurnal Telkommil Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v6i1.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pelacakan mortir latih menggunakan antena Yagi pada frekuensi 433 MHz berbasis Arduino. Metode yang digunakan adalah eksperimen untuk menguji hipotesis mengenai kemampuan sistem dalam mendeteksi dan melacak mortir latih. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap: perancangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap perancangan, desain antena Yagi, pemilihan komponen, dan perancangan rangkaian sistem ditentukan. Implementasi melibatkan penyusunan dan pengujian sistem pelacakan dengan Arduino sebagai pengontrol, yang mengarahkan antena menggunakan servo motor berdasarkan sinyal yang diterima. Evaluasi dilakukan dengan menguji akurasi sistem dalam melacak mortir latih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat melacak pergerakan mortir dengan akurasi yang cukup baik meskipun ada keterlambatan respons saat mortir bergerak cepat dan gangguan sinyal yang mempengaruhi akurasi. Meskipun demikian, sistem ini terbukti efektif dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan kinerjanya, terutama dalam hal pengolahan sinyal dan jangkauan pelacakan.
Sistem Monitoring Pergerakan Pasukan dan Kontrol Peledak Menggunakan Aplikasi Mobile: Telekomunikasi Militer Yudi Setiadi Sopandi; Desyderius Minggu; Yudhi Darmawan
Jurnal Telkommil Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v7i1.750

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi militer menuntut adanya sistem yang mampu mendukung pemantauan pergerakan pasukan secara real-time serta pengendalian perangkat taktis dari jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring pergerakan pasukan yang terintegrasi dengan kontrol peledak menggunakan aplikasi mobile. Sistem memanfaatkan teknologi Long Range (LoRa) sebagai media komunikasi jarak jauh berdaya rendah, modul Global Positioning System (GPS) untuk pelacakan posisi pasukan, serta mikrokontroler sebagai pusat kendali sistem. Informasi posisi pasukan dan status perangkat dikirimkan secara real-time ke server dan ditampilkan melalui aplikasi mobile sebagai antarmuka pengguna. Selain fungsi monitoring, sistem ini dilengkapi mekanisme kontrol peledak jarak jauh berbasis relay yang diaktifkan melalui aplikasi mobile dengan prosedur pengamanan tertentu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengiriman data posisi secara stabil pada jarak jauh dan kontrol peledak dapat diaktifkan dengan respons yang cepat dan andal. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas komando dan pengendalian dalam operasi militer, baik pada Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Design and Development of an Android-Based Monitoring Application for the Poltekad Weapons Warehouse Using Generative Artificial Intelligence: Telekomunikasi Militer Kharis Setiaji; Imam Ashar; Choirul Rio Prabowo
Jurnal Telkommil Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v7i1.751

Abstract

The management of the weapons warehouse within the Army Polytechnic (Poltekad) plays a crucial role in maintaining personnel security and training readiness. However, a persistent obstacle is the manual or semi-digital recording process. This slows down data collection, makes it prone to errors, and makes it difficult for officers to quickly submit reports to superiors. Based on these issues, this research developed a solution in the form of an Android-based monitoring application equipped with generative AI technology. The goal is simple: to facilitate real-time and intelligent weapons monitoring. Using a prototype development method, this system is designed not only to record incoming and outgoing weapons data but also utilizes AI to automatically compile daily narrative reports. The end result is that this application is proven to be effective, weapons stock data is more accurate, and administrative work for officers is significantly reduced thanks to the AI's automatic reporting feature.
Implementation of a Smart Lock with Face Recognition Module and Vibration Sensor as an Automatic Door Security System: Telekomunikasi Militer Atnanta Masa Samodera; Imam Ashar; Riza Hasbi
Jurnal Telkommil Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Telkommil
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/kom.v7i1.752

Abstract

As Internet of Things (IoT) technology develops, the demand for more sophisticated and automated security systems is also increasing. This research aims to design and implement a Smart Lock system based on facial recognition integrated with a vibration sensor to enhance automatic door security. The system uses an ESP32-CAM as the main microcontroller, a Solenoid Door Lock as the locking actuator, and an SW-420 vibration sensor to detect physical disturbances. The method used in this study is system engineering experimentation, starting from hardware design, module programming, and functional system testing. Data was collected to measure the accuracy of facial recognition, the sensitivity of the vibration sensor, and the response of the automatic door lock actuator. Test results show that the system can detect authorized user faces with up to 90% accuracy at an optimal distance of 50–80 cm. The vibration sensor also quickly responds to disturbances, sending signals to the system to trigger alarms or notifications. The system has been tested in several simulation scenarios and produced stable results.