cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 15 Documents clear
PEMBELAJARAN PROBLEM PASING STRATEGIS CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL RAB KELAS XII DPIB SMK NEGERI 1 CALANG DEWI RINA MOULIANA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1132

Abstract

The results showed that from the results of the questionnaire regarding students' interest in learning, there was an increase in learning interest from cycle I to cycle II. This can be seen from the student's interest in learning in the first cycle there are 1 student (2.85%) for the high interest criteria there are 25 students (71.42%) for the moderate interest criteria, while in the second cycle there are 31 students (88.57%) with high interest criteria, based on the assessment criteria, namely 76% - 100% said to be of high interest. While the results of the tests carried out, there was an increase in student learning outcomes, from 35 students only 25 students (71.42%) who finished studying in the first cycle to 33 students (94.28%) in the second cycle. This shows that the second cycle has reached the classical KKM standard, which is 70% of students must get a score of 70. And there is a significant difference between cycle I and cycle II with the obtained value of tcount 10,8 > ttable 2,0322. Based on the above analysis, it can be concluded that the application of the Problem Posing learning model with the Card Sort learning strategy can increase students' interest and learning outcomes in the Budget Plan for the competency standard to understand the project management cycle in class XI of Building Drawing Engineering at SMKN.1 Calang in the 2021/2022 academic year. ABSTRAKHasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil angket mengenai minat belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan minat belajar dari siklus I ke siklus II. Hal ini terlihat dari minat belajar siswa pada siklus I terdapat 1 siswa (2,85%) untuk kriteria minat tinggi ada 25 siswa (71,42%) untuk kriteria minat sedang , sedangkan pada siklus II terdapat 31 siswa (88,57%) dengan kriteria minat tinggi, berdasarkan kriteria penilaian yaitu 76% - 100% dikatakan minat tinggi. Sedangkan hasiltes yang dilaksanakan, terdapat peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari 35 siswa hanya 25 siswa (71,42%) yang tuntas belajar pada siklus I menjadi 33 siswa (94,28%) pada siklus II. Hal ini menunjukan siklus II sudah mencapai standar KKM secara klasikal yaitu 70% siswa harus memperoleh nilai ? 70. Dan adanya perbedaan yang signifikan antara siklus I dan siklus II dengan diperoleh nilai thitung10,8 > ttabel 2,0322. Berdasarkan analisis diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan Model pembelajaran Problem Posing dengan strategi pembelajaran Card Sort dapat meningkatkan minat dan hasil belajar Rencana Anggaran Biaya siswa pada standar kompetensi memahami siklus managemant proyek di kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMKN.1 Calang Tahun Pembelajaran 2021/2022.
DAMPAK PEMETAAN KONSEP TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS RATNAWATI RATNAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1133

Abstract

The lack of students' critical thinking skills has been a persistent problem in religious education. This study aims to determine the effectiveness of Collaborative Concept Mapping (CCM) and Individual Concept Mapping (ICM) in improving students' critical thinking skills in Al-Qur'an Hadith subjects. This study used a quasi-experimental research design involving 57 students from MTs. North Luwu State, South Sulawesi Province. The manipulation variable in this study is a teaching approach that includes Collaborative Concept Mapping (CCM), Individual Concept Mapping (ICM) and Conventional Methods (CM). While the dependent variable is the critical thinking ability of students in the subjects of Al-Qur'an Hadith. Data were collected using a diagnostic test of critical thinking skills and analyzed using a one-way ANOVA test. The results showed that the level of critical thinking skills was significantly higher among students in the CCM group compared to students in the ICM and CM groups while there was no significant difference in the level of critical thinking skills of students in the ICM and CM groups. This study shows that the CCM approach is effective in improving students' critical thinking skills in Al-Qur'an Hadith subjects, and therefore should be integrated into Al-Qur'an Hadith classroom learning at MTs. North Luwu Country. ABSTRAKKurangnya keterampilan berpikir kritis siswa telah menjadi masalah yang terus-menerus dalam pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Collaborative Concept Mapping (CCM) dan Individual Concept Mapping (ICM) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu yang melibatkan 57 siswa dari MTs. Negeri Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan. Variabel manipulasi dalam penelitian ini adalah pendekatan pengajaran yang meliputi Collaborative Concept Mapping (CCM), Individual Concept Mapping (ICM) dan Conventional Methode (CM). Sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes diagnostik keterampilan berpikir kritis dan dianalisis menggunakan tes ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis secara signifikan lebih tinggi di antara siswa dalam kelompok CCM dibandingkan dengan siswa dalam kelompok ICM dan CM sementara tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat keterampilan berpikir kritis siswa dalam kelompok ICM dan CM. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan CCM efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, dan karenanya harus diintegrasikan ke dalam pembelajaran kelas Al-Qur’an Hadits di MTs. Negeri Luwu Utara.
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP DENGAN PENERAPAN STRATEGI LSQ SRI TULUS WIJAYANTO
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1134

Abstract

The main key in improving the quality of education is that teachers directly influence, guide and develop the ability of students to become intelligent, skilled and highly moral human beings. Improving the quality of education in schools can be done by applying appropriate and varied strategies, methods and media for each learning concept. However, in reality, not all teachers apply appropriate and varied strategies, methods and media. The learning applied by the teacher is dominated by lectures and the teacher does not stimulate students' thinking, resulting in low student enthusiasm for learning. The low enthusiasm for student learning affects the power of student learning activities in learning. Based on the observations of Class VIIIA SMP Negeri 2 Ngaringan located in Kalanglundo village, Ngaringan sub-district, Grobogan district, it shows that learning interaction in the classroom is relatively low. The lack of variation in learning is caused because teachers are less able to choose strategies and methods that can improve student learning activities in science learning. To increase student interest and student activity in asking questions, an appropriate strategy is needed. One strategy that can foster student interest and activity in learning is the LSQ (Learning Start With a Question) strategy. The strategy is expected to increase student learning activities as indicated by the increase in daily test results on the concept of motion systems in animals and humans. By using the LSQ strategy which is assisted by the group discussion method, it can increase students' enthusiasm for learning and student activity in asking questions and students are active in seeking information. ABSTRAKKunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah para Guru secara langsung mempengaruhi, membimbing dan mengembangkan kemampuan peserta didik agar menjadi manusia yang cerdas, terampil dan bermoral tinggi. Peningkatan mutu pendidikan di sekolah dapat dilakukan dengan menerapkan strategi, metode dan media yang tepat dan bervariasi pada setiap konsep pembelajaran. Namun kenyataannya tidak semua guru menerapkan strategi, metode dan media yang tepat dan bervariasi. Pembelajaran yang diterapkan oleh guru didominasi dengan ceramah dan guru kurang merangsang pemikiran siswa, sehingga mengakibatkan semangat belajar siswa menjadi rendah. Rendahnya semangat belajar siswa mempengaruhi daya aktifitas belajar siswa dalam belajar. Berdasarkan hasil observasi Kelas VIIIA SMP Negeri 2 Ngaringan berlokasi di desa Kalanglundo kecamatan Ngaringan kabupaten Grobogan, Menunjukkan interaksi pembelajaran di dalam kelas relatif rendah. Kurangnya variasi dalam pembelajaran disebabkan karena guru kurang dapat memilih strategi dan metode yang dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Untuk meningkatkan minat siswa dan keaktifan siswa dalam bertanya diperlukan suatu strategi yang tepat. Salah satu strategi yang dapat menumbuhkan minat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran tersebut yaitu strategi LSQ (Learning Start With a Question ). Strategi tersebut diharapkan aktifitas belajar siswa akan meningkat sebagaimana ditunjukkan dengan meningkatnya hasil ulangan harian pada konsep sistem gerak pada hewan dan manusia. Dengan menggunakan strategi LSQ yang dibantu dengan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan keaktifan siswa dalam bertanya serta siswa aktif dalam mencari informasi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG LUAS BANGUN DATAR SEGI BANYAK DENGAN MEDIA KENA (KERTAS WARNA) YANI SURYANI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1135

Abstract

This study starts from the problem of the number of students who feel lazy to learn mathematics because they have difficulty in calculating, especially determining the area of ??a polygon. Through the medium of color paper, calculating the area of ??a polygon becomes very easy and the possibility of experiencing errors is very small. The purpose of this research is to examine the effectiveness of "color paper" and student achievement in determining the area of ??polygons in teaching mathematics. Classroom action research was conducted at MIN 21 Jakarta, class VI, with a total of 29 students. The results showed that students' learning achievement regarding the area of ??polygons with "color paper" increased. This is evident from the average value obtained by students in the first cycle of 70.5 while in the second cycle it became 78.1. So, there is an increase of 10.7, the average value of t in the first cycle is 70.5 and in the second cycle it increases to 78.1. The average value obtained by students is in the very high category. The use of learning media "color paper" is also very useful for improving student learning outcomes, because with this learning media mathematics lessons do not become difficult and boring. ABSTRAKPenelitian ini bertitik tolak dari permasalahan banyaknya siswa yang merasa malas untuk belajar matematika karena mengalami kesulitan dalam penghitungan, terutama menentukan luas bangun segibanyak. Melalui media kertas warna menghitung luas segibanyak menjadi sangat mudah dan kemungkinan mengalami kesalahan sangat kecil. Tujuan dilakukannnya penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas “kertas warna” dan prestasi siswa dalam menentukan luas bangun segibanyak pada pengajaran matematika. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di MIN 21 Jakarta, kelas VI, dengan jumlah siswa 29 siswa. Hasil penelitian menunjukkan prestasi belajar siswa mengenai luas bangun segi banyak dengan “kertas warna” meningkat. Hal ini terbukti dari nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus I 70,5 sedangkan pada siklus II menjadi 78,1. Jadi, terdapat kenaikan sebesar 10.7, nilai rata – rata t siklus I 70,5 dan pada siklus II naik menjadi 78,1. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa termasuk kategori sangat tinggi, Penggunaan media pembelajaran “kertas warna” pun sangat berguna untuk meningkatkan hasil belajar siswa, karena dengan media pembelajaran ini pelajaran matematika tidak menjadi sulit dan membosankan.
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP SISTEM GERAK PADA MANUSIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 2 UNGARAN NORA SYAMSIDAR
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1136

Abstract

First, students' motivation to learn the subject is low, lacks confidence to be able to master the concept and finds it difficult. Second, teaching and learning activities in the classroom are still teacher-centered (teacher concerned), students listen more and take notes on the material presented by the teacher. Have not used the environment and newspaper news information as a source of learning. Likewise, the interaction between students in a study group is still lacking. The formulation of this research problem is how to master concepts, how to improve learning outcomes and how to increase creativity. This study uses 2 cycles. The results of the research in the pre-cycle of students who completed only 13 children and the percentage of achievement was 65.5%. In cycle 1, the students who completed were 17 children and the percentage of achievement was 69%. In cycle 3, there was a rapid increase, namely 100% of students completed with an achievement percentage of 79%. The conclusion is that with class action, namely the use of the student facilitator and explaining learning model, it can improve students' mastery of concepts, especially class XI IPA 2 SMA Negeri 2 Ungaran. ABSTRAKPertama, motivasi siswa untuk mempelajari pokok bahasan tersebut rendah, kurang percaya diri untuk bisa menguasai konsep dan menganggap sulit. Kedua, Kegiatan belajar mengajar di dalam kelas masih berpusat pada guru (teacher concered), siswa lebih banyak mendengar dan mencatat materi yang disampaikan guru. Belum memanfaatkan lingkungan dan informasi berita surat kabar sebagai sumber belajar. Demikian pula interaksi antar siswa dalam suatu kelompok belajar masih kurang, Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana menguasai konsep, bagaimana meningkatkan hasil belajar dan bagaimana meningkatkan kreativitas. Penelitian ini menggunakan 2 siklus, Hasil penelitian pada pra siklus peserta didik yang tuntas hanya 13 anak dan prosentase ketercapaian 65,5 %. Pada siklus 1 peserta didik yang tuntas menjadi 17 anak dan prosentase ketercapaian 69 %. Pada siklus 3 mengalami peningkatan yang pesat yaitu 100% peserta didik tuntas dengan prosentase ketercapaian 79 %. Kesimpulan bahwa dengan adanya tindakan kelas yaitu penggunaan model pempelajaran student facilitator and explaining dapat meningkatkan penguasaan konsep peserta didik khususnya kelas XI IPA 2 SMA Negeri 2 ungaran.
MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MASA PANDEMI DENGAN KARTU KWARTET SUMARTONO SUMARTONO
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1137

Abstract

Everyone knows that covid-19 pandemic has ruined barely all aspect human life, including education. It caused problems and barrier for teacher, students and parents in upholding teaching and learning process. Transformation and accelaration of learning become challenges for educational institution, especially teacher. This problem needs solution and innovative adjustment in the realization of Islamic Education learning process. By the implementation of continuing creative innovation learning media strategy will be found to accommodate boredom and laziness which may pop up during the learning process. The use of media is one of yhe key determining students learning process. During is pandemic covid-19 in the teaching of islamic subject, by chapter of estabblishing household, the teacher is grateful feeling that he succeeded and was able to fulfill the mandate transfering knowledge to students in accordance to the purpose of learning. The indicators are students enthusiast, spirit and enjoyment during the learning pprocess. The learning media used to anticipate the the boredom is kwartet card which high school students are keen on. This research is an innovative solution so that it becomes Best Practice in the teaching and learning process of islamic studies in class XII KP 1 (Twelve Nursing One). The purpose of this reseach is to figure out the effeckveness of learning media in dealing with students’s boredom while learning. The result of the research shows that the use of learning media of kwartet card motivates, boosts their spirit and shares them pleasure in response to the learning boredom. Automatically students embrace knowledge enhancement in the chapter of establishing household. Students score improvement from 65 in the pretest up to 82 in the post test is a significant success, which is about 26%. ABSTRAKKita ketahui bersama bahwasannya Covid-19 telah memporak-porandakan segala aspek kehidupan termasuk dunia pendidikan. Hal tersebut menimbulkan masalah dan hambatan bagi guru, peserta didik dan orang tua dalam dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Transformasi dan akselarasi pembelajaran merupakan bagi lembaga pendidikan khususnya guru. Problematika tersebut memerlukan solusi dan pembenahan inovatif dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang realita. Dengan inovasi yang kreatif secara terus menerus akan menemukan strategi media yang akan digunakan untuk mengantisipasi rasa jenuh dan malas dalam pembelajaran. Strategi penggunaan media salah satu penentu keberhasilan belajar siswa. Pembelajaran PAI masa pandemi Covid-19 materi membangun mahligai rumah tangga, guru bersyukur merasa sukses dan mampu melaksanakan amanah pengetahuan kepada siswa sesuai tujuan pembelajaran. Indikasi keberhasilan yaitu antusias, semangat dan senangnya siswa dalam pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan untuk mengatasi kejenuhan yaitu main kartu kwartet yang merupakan kesenangan anak seusia SMA/SMK. Penelitian ini merupakan solusi inovatif sehingga menjadi Best Practice dalam pembelajaran PAI XII KP 1. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran dalam mengatasi kejenuhan siswa dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran kartu kwartet memberi motivasi, semangat dan penuh kegembiraan mengatasi rasa jenuh siswa dalam menerima pelajaran. Secara otomatis ada peningkatan pengetahuan siswa dalam materi membangun mahligai rumah tangga. Peningkatan pretest 65 menjadi 82 setelah postes merupakan keberhasilan yang sangat signifikan yaitu 26 %.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN METODE INDEX CARD MATCH ( ICM ) PADA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI 2 KLATEN TRI FEBRIENTI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1169

Abstract

This research is a quantitative and qualitative classroom action research (classroom action research) which aims to improve learning conditions and the quality of learning in the classroom. women. The time of the study was carried out for four months, namely from July to October 2021. The data analysis technique of this research used descriptive and inferential statistical analysis. The data collected in the form of pretest scores and post-test scores then compared the results of the first cycle with the second cycle. medium 13.64%, high 22.73% and very high at 0.00% percentage. The results of this percentage indicate that the level of students' ability in understanding and mastering social studies subject matter before the index card match method is applied is low. The average value of the post test results is 75.68, so the social studies learning outcomes after the index card match learning method is applied have better learning outcomes than before the index card match method was applied. The percentage of students' social studies learning outcomes increased, namely very high 18.18%, high 77.27%, moderate 4.54%, low 0.00% and very low 0.00%. This shows the effect of the application of the index card match method on the learning outcomes of social studies subjects. Based on the results of the descriptive statistical analysis obtained and the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the application of the index card match learning method has an effect on social studies learning outcomes for class VIII MTsN 2 Klaten students. ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bersifat kuantitatif dan kualitatif (classroom action research ) yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi belajar dan kualitas pembelajaran di kelas.Subyek penelitian tindakan kelas yaitu siswa kelas VIII D sejumlah 22 orang yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.Waktu penelitian dilakukan selama empat bulan yaitu dari bulan Juli sampai dengan bulan Oktober 2021. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Data yang terkumpul berupa nilai pretest dan nilai post tes kemudian dibandingkan hasil nilai siklus I dengan Siklus II .Berdasarkan hasil pre test, nilai rata – rata hasil belajar siswa 49,09 dengan kategori sangat rendah 9,09%, 54,54% rendah, sedang 13,64%,tinggi 22,73% dan sangat tinggi pada persentase 0,00%. Hasil persentase ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam memahami serta penguasaan materi pelajaran IPS sebelum diterapkan metode index card match rendah. Nilai rata-rata hasil post test adalah 75,68, maka hasil belajar IPS setelah diterapkan metode pembelajaran index card match mempunyai hasil belajar yang lebih baik dibanding sebelum penerapan metode index card match. Persentase hasil belajar IPS siswa meningkat yakni sangat tinggi 18,18%, tinggi 77,27%,sedang 4,54%, rendah 0,00% dan sangat rendah 0,00%. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh penerapan metode index card match terhadap hasil belajar mata pelajaran IPS. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif yang diperoleh serta hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran index card match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII MTsN 2 Klaten.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CLASSROOM DAN ZOOM MEETING MAPEL PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN DI SMKN 7 PALANGKA RAYA AKHMAD HAMBALI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1170

Abstract

This study aims to determine the results of online learning carried out using google classroom and zoom meeting in the classroom where the research takes place. The actions taken in this study were online learning through google classroom and zoom meetings which were held according to the lesson schedule. Data collection techniques were carried out in each cycle starting from the beginning to the end of the first cycle of action until the third cycle. Data collection was carried out using prepared instruments. It was held at SMK Negeri 7 Palangka Raya, in class XII of the Department of Computer Network Engineering (TKJ) with 17 students. This research is divided into 3 (three) cycles with each cycle consisting of four stages, namely: 1) planning, 2) action, 3) observation/evaluation, and 4) reflection, each cycle consists of 2 meetings. The results of this study indicate that there is an increase in learning outcomes for creative products and entrepreneurship (PKK) subjects in each cycle. The number of students who complete learning in the cycle is 71%, cycle II is 82% and cycle III is 100% so that in cycle III it is complete. This shows that online learning using google classroom combined with zoom meetings can provide students with a better understanding. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran selama daring yang dilakukan menggunakan google classroom dan zoom meeting di kelas tempat berlangsungnya penelitian. Tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembelajaran daring melalui google classroom dan zoom meeting yang dilaksanakan sesuai jadwal pelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan pada setiap siklus dimulai dari awal sampai akhir tindakan siklus I sampai dengan siklus III. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang sudah disiapkan. Dilaksanakan di SMK negeri 7 Palangka Raya, di kelas XII Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dengan jumlah peserta didik 17 orang. Penelitian ini dibagi dalam 3 (tiga) siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi/evaluasi, dan 4) refleksi, tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) tiap siklus. Jumlah peserta didik yang tuntas dalam pembelajaran pada siklus yaitu 71%, siklus II sebesar 82% dan siklus III sebesar 100% sehingga pada siklus III sudah tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran daring menggunakan google classroom yang dikombinasikan dengan zoom meeting dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING (MM) \ UNTUK PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATAKULIAH FILSAFAT ILMU SETYA WIDYAWATI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1171

Abstract

This study aims to analyze the effect of the application of the mind mapping method for problem based learning on student motivation and learning outcomes. The type of this research is Classroom Action Research with 34 students taking the MK Philosophy of Science as the research subject, Dance Study Program, S1 semester II students. The research was conducted in two cycles. In the first cycle (before the action was given), 31 people out of 34 respondents answered that Philosophy of Science was difficult. In the second cycle, students were given a tutorial on how to make MM through video to find out whether the MM method was easy. The results show the statement that the MM method is easy by 85% or 29 of the 34 population. Student learning outcomes are categorized as good to satisfying an average of 29 out of 34 populations. This classroom action research concludes that the MK Philosophy of Science is easy to understand by applying the MM learning method. In addition, it also shows good to satisfactory learning outcomes. Therefore, MM needs to continue to be applied to PBL MK Philosophy of Science. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode mind mapping untuk problem based learning terhadap motivasi belajar dan hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Prodi Tari, S1 semester II yang menempuh MK Filsafat Ilmu berjumlah 34 orang. Penelitian dilakukan dengan dua siklus. Siklus ke-1 (sebelum diberi tindakan), mendapatkan jawaban bahwa Filsafat Ilmu itu sulit berjumlah 31 orang dari 34 responden. Pada siklus ke-2 mahasiswa diberi tutorial membuat MM melalui video untuk mengetahui jawaban apakah metode MM itu mudah. Hasilnya menunjukkan pernyataan bahwa metode MM itu mudah sebesar 85% atau 29 dari 34 populasi. Hasil belajar mahasiswa terkategori bagus hingga memuaskan rata-rata berjumlah 29 dari 34 populasi. Penelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa MK Filsafat Ilmu itu mudah dipahami dengan menerapkan metode belajar MM. Selain itu juga menunjukkan hasil belajar yang bagus hingga memuaskan. Oleh karena itu, MM perlu terus diterapkan untuk PBL MK Filsafat Ilmu.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DINAMIKA KELOMPOK BERBASIS ONLINE (STUDI KASUS PADA PELATIHAN KEPEMIMPINAN ADMINISTRATOR DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG) ACHMAD FAISAL
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v2i2.1172

Abstract

The Covid-19 pandemic has revolutionized various aspects of life, including the world of education and training. Education and training, which are generally on-class, have to be carried out online. Group dynamics is one of the first and main materials given in many technical and functional trainings in government. Group Dynamics as one of the unique materials because the learning process functions more with dynamic body movements and interactions between participants become a separate problem in online learning. This study aims to describe the effectiveness of learning group dynamics in the Class I Administration of Leadership Training within the Provincial Government of the Bangka Belitung Islands in 2020. This study is qualitative in nature. The data is sourced from primary and secondary data, through Pre Test, Post Test and Questionnaire, using google forms and learning observations, evaluation results and learning document materials. The data is processed qualitatively descriptive. ABSTRAKPandemi Covid-19 telah merevolusi berbagai aspek kehidupan tak terkecuali dunia pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang pada umumnya bersifat onclass kemudian banyak yang harus dilaksanakan secara online. Dinamika kelompok merupakan salah satu materi pertama dan utama yang diberikan dalam banyak pelatihan baik teknis maupun fungsional pada pemerintahan. Dinamika Kelompok sebagai salah satu materi yang unik karena proses pembelajaran lebih banyak memfungsikan gerak dinamis tubuh serta interaksi antar peserta menjadi persoalan tersendiri dalam pembelajaran yang bersifat online. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pembelajaran Dinamika Kelompok pada Pelatihan Kepemimpinan Admnistrator Angkatan I di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020. Penelitian ini bersifat kualitatif. Data bersumber dari data primer dan sekunder, melalui Pre Test, Post Test dan Kuesioner, dengan google form dan observasi pembelajaran, hasil evaluasi serta bahan dokumen pembelajaran. Data diolah secara kualitatif deskriptif.

Page 1 of 2 | Total Record : 15