cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2019)" : 7 Documents clear
Kajian Warna & Ilustrasi Primary Display Panel Kemasan menggunakan Metode Kuesioner dan Eye-Tracking Swasty, Wirania; Mustikawan, Arry; Koesoemadinata, Mohammad Isa Pramana
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8429.4 KB) | DOI: 10.12695/jmt.2019.18.1.3

Abstract

Abstrak. Produk pangan industri rumah tangga (P-IRT) kalah bersaing di rak pajang karena kemasannya kurang eye-catching. Beberapa faktor di antaranya warnanya kurang mencolok serta ilustrasi/ foto kurang menarik. Penelitian yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kombinasi warna dan ilustrasi/ foto pada Primary Display Panel (PDP) kemasan yang menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Kombinasi faktor warna dan gambar (ilustrasi/ foto) akan diuji dengan metode Eye-tracking dan kuesioner yang diolah menggunakan metode ANOVA. Penelitian terdiri dari tiga tahap: pertama pengumpulan data I, kedua pengolahan data dan analisis I; dan tahap terakhir uji kesamaan dan penarikan kesimpulan. Studi ini mengungkap bahwa preferensi yang didapat dari kuesioner berbeda hasilnya dengan pengamatan eye tracking. Dengan kata lain, tidak selalu apa yang disukai konsumen sama dengan apa yang diamati konsumen. Penelitian ini diharap dapat membantu produsen pangan industri rumah tangga dalam mempertimbangkan desain kemasan agar lebih menarik perhatian dan menumbuhkan minat pembeli dengan melakukan eksperimen eye tracking.Kata kunci: Eye-tracking, ilustrasi, kemasan, kuesioner, PDP, warnaAbstract. Home industry food products are unable to compete on display shelves because the packaging is less eye-catching. Some factors include the color is not flashy and the illustration/ photo is less attractive. The research that will be conducted aims to identify color combinations and illustrations/ photos in the Primary Display Panel (PDP) packaging that attracts consumers' attention. This study uses a quantitative approach. The combination of color factors and images (illustrations / photos) will be tested with the Eye-tracking method and a questionnaire processed using the ANOVA method. The study consisted of three stages: first data collection I, both data processing and analysis I; and the final stage of equality testing and conclusion drawing. From the study, it was revealed that the preferences obtained from the questionnaire differed in results with eye tracking observations. In other words, it is not always what consumers like as what consumers observe. This research is expected to help home industry food producers in considering packaging design to attract more attention and foster buyer interest by conducting eye tracking experiments.Keywords: Colour, eye-tracking, illustration, packaging, PDP, questionnaire
Back-Matter JMT Vol 18 No 1 2019 Haryanto, Supri
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.101 KB)

Abstract

Back-Matter JMT Vol 18 No 1 2019
Analysis of Indonesia Mineral and Coal Mining Safety Management System Policy Using Soft System Methodology Anggoro, Yudo; Simorangkir, Dean Andreas
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11232.174 KB) | DOI: 10.12695/jmt.2019.18.1.2

Abstract

Abstract. After 3 years the Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation (MEMR) No. 38 of 2014 on Mineral and Coal Mining Safety Management System was published, Mining Companies in Indonesia are still having difficulties in applying this regulation. In this study, the gap between the current and the expected condition are quantified, the causes are described, and strategies to improve the situation are developed by using Soft System Methodology. The population of this study is limited to mining companies whose permits are granted by MEMR. The results of evaluation showed that only 41% had achieved the expected level, as for now there are many barriers including: 1) Internal Factor: lack of understanding, management support and unstable workforce; 2) Difficulties in managing service companies); 3) Nature of Company: lack of resources, lack of familiarity with system concept); 4) Poor Audit; and 5) Lack of information from Government. This policy should be continued. The Government Interventions should be taken, including: 1) Promotion to Top Level Management; 2) Competency Development for Mine Inspector and Mining Companies; 3) Setting Minimum Criteria for Service Companies; 4) Optimizing the Audit; 6) Supervision; 7) Safety Award; 7) Strict Sanctions; 8) Increasing Awareness and Recognition.Keywords: Mining, occupational health and safety management, public policy evaluation, soft system methodology, system thinkingAbstrak. Setelah tiga tahun Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 38 Tahun 2014 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara, Perusahaan Pertambangan masih mengalami kesulitan dalam menerapkannya. Dalam studi ini, kesenjangan antara kondisi saat ini dan yang diharapkan diukur, penyebab kesenjangan dijelaskan, dan strategi untuk memperbaiki situasi dikembangkan dengan Soft System Methodology. Penelitian ini terbatas pada perusahaan pertambangan yang izinnya diterbitkan oleh Kementerian ESDM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa hanya 41% perusahaan yang telah mencapai tingkat penerapan yang diharapkan, dimana terdapat banyak kendala implementasi, antara lain: 1) Faktor Internal Perusahaan: kurangnya pemahaman, dukungan manajemen, dan tidak tetapnya tenaga kerja; 2) Kesulitan dalam mengelola perusahaan jasa penambangan); 3) Sifat Perusahaan: kurangnya sumber daya, kurang terbiasa dengan konsep sistem; 4) Tidak optimalnya pelaksanaan audit: dan 5) Kurangnya informasi dari program pemerintah. Secara umum, kebijakan ini memiliki tujuan baik dan harus dilanjutkan. Intervensi Pemerintah yang harus diambil untuk memperbaiki situasi, antara lain: 1) Sosialisasi kepada Manajemen Tingkat Puncak Perusahaan; 2) Pengembangan Kompetensi untuk Inspektur Tambang dan Perusahaan; 3) Penetapan Kriteria Minimal Implementasi untuk Perusahaan Jasa; 5) Optimalisasi Fungsi Audit; 6) Pengawasan; 7) Inovasi untuk Safety Award; 8) Pemberian Sanksi Tegas; 9) Peningkatan Kesadaran dan Pengakuan.Kata kunci: Evaluasi kebijakan publik, keselamatan dan kesehatan kerja, pertambangan, soft system methodology, system thinking
IM Effectiveness and Reliability to Employee's Performance in Universities in Pekanbaru Hartati, Seri; Arisandi, Diki; Rahmalina, Widdya
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4466.786 KB) | DOI: 10.12695/jmt.2019.18.1.5

Abstract

Abstract. In educational institutions such as universities, use of the smartphones, especially the Instant Messaging (IM) application, allowing employees, including lecturers are able to communicate and share the information anytime and anywhere. This research discussed how IM effectiveness and reliability in increasing employee's performance. The used outcome regression analysis indicated that based on IM effectiveness and reliability, employee's performance increased by using IM assistance in their working activities. The outcome is expected to provide an overview and understanding of the importance in using technology such as IM in increasing employee performance in universities in Pekanbaru.Keywords: Instant messaging, effectiveness, universities, employee, performance.Abstrak. Pada lembaga pendidikan seperti Universitas, penggunaan smartphone terutama aplikasi Instant Messanging (IM) memungkinkan antar karyawan, termasuk dosen untuk dapat berkomunikasi dan berbagi informasi kapan saja dan di mana saja. Dalam penelitian ini dibahas bagaimana efektivitas dan kehandalan IM dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hasil analisis regresi yang digunakan menunjukkan bahwa berdasarkan efektifitas dan kehandalan IM, kinerja karyawan mengalami peningkatan dengan menggunakan bantuan IM dalam bekerja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan pemahaman akan pentingnya penggunaan teknologi seperti IM dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Universitas di Pekanbaru.Kata kunci: Pesan instan, keefektifan, universitas, karyawan, kinerja.
Scenario Planning of Electricity Needs In Indonesia for The Next Ten Years Wijayanto, Hari Dwi; Sunitiyoso, Yos
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28341.254 KB) | DOI: 10.12695/jmt.2019.18.1.4

Abstract

Abstract. Indonesia as the largest archipelago in the world, has its own challenges in energy supply infrastructure compared with continental countries. According to data from Directorate General of Electricity (2018), the electrification ratio Indonesia until the end of 2017 just around 95,37%. Even more, there are two provinces that have electrification ratio below 70% (NTT 59,85% and Papua 61,94%). Compared with other ASEAN countries, Indonesia's national electrification ratio is still low. The electrification ratio of Thailand and Singapore already 100%. Malaysia and Brunei Darussalam have 99% electrification ratio and Vietnam with electrification ratio reaching 98%. Therefore, at this time the Government seeks to achieve electrification ratio 99,90% in 2019. For that reason, the government is trying to increase electrification ratio by 35.000 MW program. But to realize this, the government must face high uncertainty of the future. So it needed scenario planning approach to prevent unwanted conditions. The purpose of this study is not only to provide an overview of the future situation in the electricity industry and all aspects that may impact on changes in the electricity sector, but also being able to transform from one scenario to another scenario with a better future. There are two main uncertainty factors with the greatest impact that is the level of economic growth and security of primary energy supply to power plant. Then these two factors of uncertainty are used as axis to create four quadrants containing four scenarios that will occur. The four scenarios are Alert Industry, Full of Light Industry, Climbdown Industry, and Blackout Industry.Keywords: Scenario Planning, Electrification Ratio, 35.000 MW Program, Economic Growth, Security of Primary Energy Supply.Abstrak. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki tantangan tersendiri dalam infrastruktur pasokan energi dibandingkan dengan negara kontinental. Menurut data dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (2018), rasio elektrifikasi Indonesia hingga akhir 2017 hanya sekitar 95,37%. Terlebih lagi, masih ada dua provinsi dengan rasio elektrifikasi di bawah 70% (NTT 59,85% dan Papua 61,94%). Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, rasio elektrifikasi nasional Indonesia masih rendah. Rasio elektrifikasi Thailand dan Singapura sudah 100%. Malaysia dan Brunei Darussalam memiliki rasio elektrifikasi 99% dan Vietnam dengan rasio elektrifikasi mencapai 98%. Sehingga saat ini Pemerintah berupaya mencapai rasio elektrifikasi 99,90% pada 2019. Oleh karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi melalui program 35.000 MW. Tapi untuk merealisasikan hal ini, pemerintah harus menghadapi ketidakpastian yang tinggi di masa depan. Sehingga dibutuhkan metode perencanaan skenario untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah tidak hanya untuk memberikan gambaran umum situasi masa depan di industri ketenagalistrikan dan semua aspek yang berdampak pada perubahan sektor ketenagalistrikan, namun juga dapat mengubah dari satu skenario ke skenario lain dengan masa depan yang lebih baik. Ada dua faktor ketidakpastian utama dengan dampak terbesar yaitu tingkat pertumbuhan ekonomi dan keamanan pasokan energi primer terhadap pembangkit listrik. Kemudian kedua faktor ketidakpastian ini digunakan sebagai sumbu untuk membuat empat kuadran yang berisi empat skenario yang akan terjadi. Keempat skenario tersebut adalah Alert Industry, Full of Light Industry, Climbdown Industry, dan Blackout Industry.Kata kunci: Perencanaan Skenario, Rasio Elektrifikasi, Program 35.000 MW, Pertumbuhan Ekonomi, Keamanan Pasokan Energi Primer.
Opportunistic Manager and Capital Structure Decision of Property Companies in Indonesian Capital Market Anastasia, Njo; Lorenza, Delyn
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2019.18.1.1

Abstract

Abstract. An opportunist manager in property companies tend to take opportunity for himself while aggrieving the owner over the decision. This study focuses on determining the effect of managerial opportunism on capital structure decisions within property companies. Control from blockholders and capital market conditions plays a role in controlling opportunistic managers towards funding decisions. The data collected covers 25 property companies from 2000-2016 listed on Indonesia Stock Exchange. The analysis of data uses logistic regression that is able to measure capital structure decision on dummy variable. The conclusion shows that managerial opportunism and capital market condition influence the decision of capital structure, while outside blockholders on the other hand gives no effect. The contribution of the study indicates that the role of managers in company is deeply influential, that every manager who acts opportunistically would degrade the company's performance and harms the shareholders as well as investors.Keywords: agency conflict; capital structure decision; managerial opportunism; outside blockholders; stock market conditionAbstrak. Peran manajer pada perusahaan properti yang opportunis cenderung mengambil kesempatan untuk dirinya, sehingga pemilik perusahaan dirugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh managerial opportunism di perusahaan sektor properti terhadap keputusan struktur modal. Kontrol dari outside blockholders dan stock market condition akan berperan dalam mengendalikan manajer yang oportunis dalam pengambilan keputusan pendanaan. Pengambilan data dimulai dari tahun 2000-2016 dan diperoleh 25 perusahaan sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisa data menggunakan regresi logistic yang mampu mengukur keputusan struktur modal dengan dummy variabel. Hasil penelitian menunjukkan managerial opportunism dan stock market condition berpengaruh terhadap keputusan struktur modal, sedangkan outside blockholders tidak berpengaruh terhadap keputusan pendanaan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran manajer dalam perusahaan adalah penting, sehingga setiap manajer yang bertindak oportunis akan menurunkan kinerja perusahaan dan merugikan pemegang saham serta investor.Kata kunci: konflik keagenan; keputusan struktur modal; managerial opportunism; outside blockholders; stock market condition
Front-Matter JMT Vol 18 No 1 2019 Haryanto, Supri
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front-Matter JMT Vol 18 No 1 2019

Page 1 of 1 | Total Record : 7