cover
Contact Name
Acitya Bhakti
Contact Email
acityabhakti@unpam.ac.id
Phone
+6281284242547
Journal Mail Official
acityabhakti@unpam.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Pamulang Jl. Raya Puspiptek No.46, Buaran Kec. Serpong, Tangerang Selatan, Banten-15310. e-mail: acityabhakti@unpam.ac.id
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Acitya Bhakti
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 27974979     EISSN : 27754383     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/acb.v1i2
Core Subject : Education,
Merupakan jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diterbitkan dua edisi dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus oleh Program Studi Sastra Inggris, Universitas Pamulang. Fokus kajian jurnal ini adalah hasil kegiatan PkM pada bidang Bahasa dan Sastra Inggris, Indonesia, Arab, Cina, dan Jepang dalam ruang lingkup pembahasan peningkatan literasi, digitalisasi bahasa, pengajaran bahasa dan sastra, dan penerjemahan.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026): ACITYA BHAKTI" : 3 Documents clear
Pengembangan Seri Buku Cerita Anak sebagai Media Pengenalan Wisata Jatigede Dewi, Retasari; Susanne Dida; Agus Rahmat; Kokom Komariah; Yanti Setianti; Fajar Syuderajat
ACITYA BHAKTI Vol. 6 No. 1 (2026): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v6i1.58431

Abstract

Buku cerita bergambar kerap digunakan sebagai media stimulasi kecerdasan berbahasa dan berbicara pada anak-anak. Beberapa buku cerita diproduksi dengan tujuan memberikan informasi kesehatan, pemahaman emosi, cerita keteladanan, hingga pengenalan tempat wisata. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan seri buku cerita berdasarkan potensi wisata dari Kecamatan Jatigede. Buku ini terdiri dari tiga seri yang akan membahas mengenai potensi-potensi wisata yang dimiliki Jatigede diantaranya yaitu potensi alam, sosial budaya dan potensi buatan manusia. Buku ini menjadi media untuk  mengenalkan potensi wisata yang ada di Jatigede kepada publik, khususnya siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Proses pengembangan buku cerita itu sendiri melalui beberapa tahap, antara lain: 1) tahap survei materi buku cerita, 2) Diskusi Kelompok Terpimpin (DKT), 3) tahap Perencanaan dan Penyusunan naskah & design, 4) tahap uji coba, 5) tahap validasi dan revisi, dan 6) Diseminasi buku cerita. Tahap validasi dilakukan oleh dosen ahli komunikasi visual dan dosen ahli penulisan kreatif. Tahap uji coba dilakukan di Sekolah Dasar di Kecamatan Jatigede pada saat kegiatan pembelajaran dilaksanakan bersama guru, murid kelas bawah (kelas 1–3) dan murid kelas atas (4-6). Pada saat uji coba lapangan menggunakan kuisioner (5 pertanyaan) yang ditujukan kepada anak-anak.
Penerapan Total Physical Response (TPR) dalam Pembelajaran Tata Bahasa Inggris Kelas 3 SDN 1 Pamulang Timur I Aeni Muharromah; Lida Holida Mahmud
ACITYA BHAKTI Vol. 6 No. 1 (2026): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v6i1.58472

Abstract

Penguasaan tata bahasa (grammar) merupakan pondasi penting dalam komunikasi bahasa Inggris, namun sering kali menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar. Observasi di SDN 01 Pamulang Timur menunjukkan bahwa siswa kelas 3 mengalami kesulitan dalam menguasai struktur dasar, terutama dalam memahami instruksi verbal, memahami konteks tenses sederhana (present progressive tense), atau mengekspresikan hobi. Hal ini disebabkan metode pembelajaran yang masih cenderung konvensional, berpusat pada buku teks, dan kurang melibatkan aktivitas fisik yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman grammar dan kepercayaan diri siswa melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR) yang dipadukan dengan nyanyian dan gerakan motorik. Pelaksanaan PKM meliputi observasi, perancangan materi berbasis kehidupan sehari-hari, dan implementasi pembelajaran interaktif berbasis gerakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode TPR mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menurunkan tingkat kecemasan (affective filter) siswa, dan mempermudah pemahaman struktur kalimat verbal dan nominal secara konkret. Melalui aktivitas fisik dan nyanyian, siswa lebih mudah mengingat pola tata bahasa tanpa merasa terbebani oleh aturan linguistik yang abstrak. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran melalui gerakan dan permainan sebesar 86,96% serta memberikan referensi metode pengajaran kreatif bagi guru di sekolah tersebut.
Efektivitas Penulisan Ekspresif dalam Menyediakan Ruang Aman Emosional bagi Pengungsi di Indonesia Mike Wijaya Saragih; Olivia Elena; Teguh Prasetyo; Musral Rikki; Marisya Befte Gulo
ACITYA BHAKTI Vol. 6 No. 1 (2026): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v6i1.58447

Abstract

Pengungsi di Indonesia menghadapi kerentanan psikologis akibat trauma masa lalu dan ketidakpastian status hukum. Namun, akses terhadap intervensi kesehatan mental masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menyediakan ruang aman secara emosional bagi para pengungsi melalui pelatihan Penulisan Ekspresif. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Mei 2025 di Refugee Talent Program (RTP) Learning Center, Bogor, dan melibatkan 17 pengungsi yang berasal dari Myanmar, Afganistan, Pakistan, Somalia, Irak, dan Thailand. Metode pelatihan menggunakan stimulasi roda emosi (Wheel of Emotions) untuk membantu peserta mengeksplorasi perasaan dalam tiga lapis kedalaman, kemudian dilanjutkan dengan sesi menulis bebas selama 20 menit menggunakan lima pemantik naratif. Data dianalisis secara tematik terhadap 17 tulisan ekspresif dan lembar kerja emosi yang diisi peserta. Hasil menunjukkan bahwa 58,8% peserta (10 dari 17 orang) mengidentifikasi emosi positif, seperti bahagia, bangga, diterima, dan dihargai, sedangkan 23,5% peserta (4 orang) mengungkapkan emosi negatif, seperti marah dan takut. Analisis tematik terhadap tulisan peserta mengungkap tiga tema utama, yaitu (1) kerinduan akan kedamaian dan keamanan, (2) aspirasi masa depan dan pembentukan harapan, serta (3) pengakuan terhadap gejolak emosi yang masih dirasakan. Seluruh peserta berhasil menghasilkan tulisan ekspresif yang kemudian dipublikasikan dalam antologi Barefoot Dreams: Voices of Refugees in Indonesia. Intervensi ini terbukti efektif dalam memfasilitasi katarsis emosional dan membantu pembentukan narasi yang koheren, sekaligus memberikan validasi eksternal melalui publikasi karya. Pelatihan Penulisan Ekspresif direkomendasikan sebagai intervensi psikososial berbiaya rendah dan sesuai dengan konteks budaya yang dapat diintegrasikan ke dalam layanan pendampingan pengungsi di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 3