cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpenyuluhan@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jupe
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan
ISSN : 18582664     EISSN : 24424110     DOI : 10.25015
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Penyuluhan diterbitkan dalam rangka mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian tentang pengembangan kapasitas manusia di berbagai bidang, di aras mikro, messo, dan makro. Peneliti, pelaku bisnis, pemegang kebijakan, akademisi, penyuluh, dan peminat pengembangan ilmu dan aspek praktis dalam transformasi perilaku manusia dapat mengirimkan naskah kepada redaksi, untuk selanjutnya direview oleh mitra bestari. Hanya naskah yang memenuhi syarat yang akan diterbitkan.
Arjuna Subject : -
Articles 465 Documents
Pandangan Bertani bagi Generasi Muda di Banyuwangi Budi Sawitri; Pravasta Wahyu Satriawan
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202669133

Abstract

Kehadiran sektor pertanian merupakan salah satu jawaban dari paradoks Indonesia negara kaya namun faktanya rakyat menghadapi kehidupan yang sulit. Keterlibatan generasi muda menjadi kunci untuk menciptakan kesempatan dan lapangan kerja di tengah badai kesulitan ekonomi. Lantas, bagaimana generasi muda memandang kesempatan tersebut? Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kondisi demografi, keterbatasan lahan, dan ketersediaan permodalan terhadap persepsi generasi muda untuk menjadi petani di Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Lokasi penelitian berada di Banyuwangi di mana terdapat program YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Services) yang menyasar generasi muda untuk menjadi petani. Populasi penelitian berjumlah 8.501 orang dengan sampel 383 berusia 18-39 tahun berdasarkan perhitungan rumus Slovin (e:5%). Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari wawancara menggunakan kuesioner dan observasi pada responden serta diperkuat dengan adanya data sekunder. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel penelitian berpengaruh signifikan terhadap persepsi generasi muda secara simultan dengan sig. 0,000. Sedangkan secara parsial, terdapat variabel kondisi demografi dan ketersediaan permodalan yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi generasi muda. Kehadiran penelitian ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaku kebijakan sebelum melakukan intervensi agar mengenali pandangan dan nilai yang dipercaya generasi muda untuk menjadi petani.
The Role of Stakeholders in the Development of Organic Rice Agribusinessin Gentungan, Karanganyar Suminah Suminah; Akbarudin Arif; Sapja Anantanyu; Agus Kristiyanto; Haryani Saptaningtyas
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202669223

Abstract

Organic farming in Indonesia is promoted more intensively as it benefits economically and environmental conservation. Gentungan Village, Mojogedang Sub District, Karanganyar Regency has embarked on organic rice farming practice since 2009, with many stakeholders’ support. This research aims to study the role of stakeholders in developing organic farming in the village, using MACTOR analysis to map each of actors’ influence and role and their objective. The result of research shows that the Mentor of Farmer Group has the largest influence, followed with the head of Farmer Group and UNS (University), with the mentor of Farmer Group contributing to coordinating and motivating other actors, while UNS provides training. Central Office of Agricultural Affairs functions as a dominant actor, while the Mentor of Farmer Group and UNS serve as relay actors. Cooperation between the head of Farmer Group, UNS, and the Mentor of Farmer Group indicates strong potency with very low possibility of conflict due to the same objectives.
Persepsi Wanita Tani dan Strategi Optimalisasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Banyumas Lily Setyo Prasanthi; Dindy Darmawati Putri; Akhmad Rizqul Karim; Mochamad Sugiarto; Budi Dharmawan
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202669240

Abstract

Kabupaten Banyumas melaksanakan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sejak tahun 2020 hingga 2024 dengan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai pelaksana program. Kondisi di lapangan menunjukan pengembangan program belum optimal dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian bertujuan mengidentifikasi persepsi wanita tani terhadap tujuan dan pelaksanaan Program P2L, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan menganalisis strategi optimalisasi Program P2L. Penelitian dilaksanakan di 5 KWT pelaksana program P2L di Kabupaten Banyumas. Data primer diperoleh dari responden wanita tani pelaksana program dan informan yang berkompeten dalam Program P2L. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method). Persepsi wanita tani terhadap tujuan program berada pada kategori rendah, persepsi terhadap pelaksanaan program berada pada kategori tinggi. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi wanita tani adalah lingkungan dan peran kelompok. Faktor internal menghasilkan kekuatan utama adalah adanya Program P2L dan Penyuluh Pendamping, kelemahan utama adalah pascapanen belum maksimal serta pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok terbatas. Dalam faktor eksternal, peluang utama adalah akses informasi dan kebijakan pemerintah yang mendukung usaha tani, sedangkan ancaman utama adalah perubahan iklim dan fluktuasi harga. Hasil Analisis QSPM menghasilkan strategi prioritas yaitu menyediakan pelatihan bagi anggota KWT dengan teknologi pertanian pekarangan yang mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Evaluasi Pengembangan Kapasitas melalui Pelatihan Agro-Kreatif pada Anggota Kelompok Wanita Ekonomi Rentan di Kota Padang Ahmad Fachri; Sultani; Ramadhi
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202670054

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis hasil pelatihan agro-kreatif yang diselenggarakan oleh Human Initiative Sumatera Barat dalam memberdayakan anggota kelompok wanita ekonomi rentan di Kota Padang. Dalam penelitian ini juga mengkaji hubungan antara proses dan hasil pelatihan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode multiple case study pada tiga kelompok binaan di Kecamatan Pauh dan Bungus Teluk Kabung, melibatkan 31 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan agro-kreatif menunjang kapasitas kelompok wanita ekonomi rentan, dengan capaian rata-rata hasil pelatihan sebesar 60,24%. Aspek dorongan semangat menjadi indikator dengan hasil tertinggi, sedangkan dampak ekonomi masih relatif terbatas. Seluruh variabel proses pelatihan memiliki hubungan signifikan dengan hasil pelatihan, dimana kekuatan hubungan sangat tinggi. Variabel yang paling berhubungan adalah kejelasan tujuan pelatihan dan penerapan prinsip pembelajaran dengan nilai koefisien sebesar 0,94. Dari hasil penelitian ini, diperlukan pendampingan lanjutan, dukungan akses modal, dan penguatan pemasaran berbasis digital untuk meningkatkan kemandirian anggota kelompok wanita ekonomi rentan di masa yang akan datang.
Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Wanita Tani dalam Difusi Inovasi PGPR NK Grow dan Keberhasilan Program Pekarangan Pangan Lestari Anggitha Ratri Dewi; Edi Dwi Cahyono; Asihing Kustanti
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202670456

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kepemimpinan perempuan dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Semi Lestari di Desa Sananrejo, Kabupaten Malang, dalam difusi inovasi PGPR Nk Grow dan mendukung ketahanan pangan keluarga melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang diawali dengan analisis kualitatif untuk mendeskripsikan peran Ketua KWT dan keberhasilan program P2L, diikuti analisis kuantitatif untuk mengevaluasi difusi inovasi. Konsep difusi inovasi Rogers digunakan sebagai kerangka utama untuk memahami proses penyebaran inovasi. Konsep ini menjelaskan bahwa inovator dan pemimpin opini (opinion leader) sebagai bagian sistem sosial memegang peranan penting dalam mempercepat penyebaran inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketua KWT memainkan peran krusial sebagai inovator awal, motivator anggota, fasilitator informasi, dan dinamisator organisasi. Peran-peran ini secara signifikan memengaruhi kecenderungan adopsi inovasi di kalangan anggota. Keberhasilan program P2L juga sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan Ketua KWT, terbukti dari capaian Juara III lomba P2L tingkat Kabupaten. Dengan demikian, kepemimpinan perempuan yang efektif dalam KWT merupakan faktor kunci dalam mendorong adopsi inovasi dan keberlanjutan program pertanian.

Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 02 (2025): Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 01 (2025): Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 02 (2024): Jurnal Penyuluhan Vol. 20 No. 01 (2024): Jurnal Penyuluhan Vol. 19 No. 02 (2023): Jurnal Penyuluhan Vol. 19 No. 01 (2023): Jurnal Penyuluhan Vol. 18 No. 02 (2022): Jurnal Penyuluhan Vol. 18 No. 01 (2022): Jurnal Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Penyuluhan Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Penyuluhan Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Penyuluhan Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Penyuluhan Vol. 15 No. 2 (2019): Jurnal Penyuluhan Vol. 15 No. 1 (2019): Jurnal Penyuluhan Vol. 14 No. 2 (2018): Jurnal Penyuluhan Vol. 14 No. 1 (2018): Jurnal Penyuluhan Vol. 13 No. 2 (2017): Jurnal Penyuluhan Vol. 13 No. 1 (2017): Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Penyuluhan Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Penyuluhan Vol. 11 No. 1 (2015): Jurnal Penyuluhan Vol. 10 No. 2 (2014): Jurnal Penyuluhan Vol. 10 No. 1 (2014): Jurnal Penyuluhan Vol. 9 No. 2 (2013): Jurnal Penyuluhan Vol. 9 No. 1 (2013): Jurnal Penyuluhan Vol. 8 No. 2 (2012): Jurnal Penyuluhan Vol. 8 No. 1 (2012): Jurnal Penyuluhan Vol. 7 No. 2 (2011): Jurnal Penyuluhan Vol. 7 No. 1 (2011): Jurnal Penyuluhan Vol. 6 No. 2 (2010): Jurnal Penyuluhan Vol. 6 No. 1 (2010): Jurnal Penyuluhan Vol. 5 No. 2 (2009): Jurnal Penyuluhan Vol. 5 No. 1 (2009): Jurnal Penyuluhan Vol. 4 No. 2 (2008): Jurnal Penyuluhan Vol. 4 No. 1 (2008): Jurnal Penyuluhan Vol. 3 No. 2 (2007): Jurnal Penyuluhan Vol. 3 No. 1 (2007): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 4 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 3 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 2 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 1 (2006): Jurnal Penyuluhan Vol. 1 No. 1 (2005): Jurnal Penyuluhan More Issue