cover
Contact Name
Ani Hairani
Contact Email
bce@umy.ac.id
Phone
+62274387656
Journal Mail Official
bce@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, G5 Building 1st floor, Brawijaya Street, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Bulletin of Civil Engineering
ISSN : 27971104     EISSN : 27756351     DOI : https://doi.org/10.18196/bce
Core Subject : Engineering,
Bulletin of Civil Engineering (BCE) is an international journal of civil engineering. This journal publishes original papers on interdisciplinary theoretical and practical research related to the broad spectrum of civil engineering, encompassing all related sub-topics. The journal provides a forum for the international civil engineering community to present and discuss matters of major interest, including new developments in civil regulations. Coverage includes Structures; Geotechnics; Transportation; Environment; Earthquakes; Water Resources; Hydraulic and Hydraulic Structures; Construction Management and Materials.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2023): Februari" : 3 Documents clear
Analisis Ketersediaan Air pada Daerah Tangkapan Waduk Sempor dengan Model Mock Surya Budi Lesmana; Andi Nadya Milenia
Bulletin of Civil Engineering Vol 3, No 1 (2023): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v2i3.17117

Abstract

Sub-DAS Sempor, sub-DAS Seliling, dan sub-DAS Kedung Jati adalah bagian dari daerah tangkapan Waduk Sempor. Daerah tangkapan ini merupakan bagian hulu dari DAS Telomoyo dan menjadi salah satu sumber pemasok air pada Waduk Sempor, karena itu sangat penting untuk mengetahui debit ketersediaan air dan debit andalan pada daerah tangkapan tersebut sebagai strategi pengembangan sumber daya air secara menyeluruh. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui debit ketersediaan air dan debit andalan dengan menggunakan metode pendekatan model Mock. Pada penelitian ini, data yang digunakan merupakan data curah hujan bulanan dan data klimatologi tahun 2011-2020. Berdasarkan analisis    ketersediaan air model Mock, diperoleh rata-rata debit pada sub-DAS Sempor sebesar 0,308 m³/s; sub-DAS Seliling sebesar 0,337 m³/s; dan sub-DAS Kedung Jati sebesar 0,529 m³/s. Dari besaran debit Mock tersebut, diperoleh debit andalan Q80 pada sub-DAS Sempor sebesar 0,13 m³/s; sub-DAS Seliling sebesar 0,13 m³/s; dan sub-DAS Kedung Jati sebesar 0,23 m³/s, serta diperoleh debit andalan Q90 pada sub-DAS Sempor sebesar 0,10 m³/s; sub-DAS Seliling sebesar  0,11 m³/s; dan sub-DAS Kedung Jati sebesar 0,18 m³/s. Hasil analisis menunjukkan bahwa  sub-DAS Kedung Jati memiliki debit ketersediaan air yang paling besar dan  sub-DAS Sempor memiliki debit ketersediaan air yang paling kecil. Analisis juga dilakukan dengan melakukan simulasi perubahan tataguna lahan, dan diperoleh rata-rata debit daerah tangkapan mengalami penurunan pada sub- DAS Sempor dari 0,308 m³/s menjadi 0,297 m³/s; pada sub-DAS Seliling dari 0,337 m³/s menjadi 0,325 m³/s; dan pada sub-DAS Kedung Jati dari 0,529 m³/s menjadi 0,484 m³/s. Sempor sub-watershed, Seliling sub-watershed, and Kedung Jati sub-watershed are part of the catchment area of the Sempor Reservoir. This catchment area is the upstream part of the Telomoyo watershed, and it became one of the sources of water supply for the Sempor Reservoir, so it is very important to know the water availability and mainstay discharge in the catchment area as a strategy for developing water resources as a whole. The purpose of this research is to determine the flow of water availability and mainstay discharge using the F. J. Mock model approach. In this study, the datasets used are monthly rainfall data and climatological data from 2011 to 2020. Based on the analysis of water availability by the F. J. Mock model, the average discharge in the Sempor sub-watershed is 0.308 m³/s; Seliling sub-watershed is 0.348 m³/s; and the Kedung Jati sub-watershed is 0.529 m³/s. From the magnitude of the Mock discharge, it is obtained that the Q80% mainstay discharge in the Sempor sub-watershed is 0.13 m³/s; Seliling sub-watershed by 0.13 m³/s; and the Kedung Jati sub-watershed of 0.23 m/s, and a reliable Q90% discharge in the Sempor sub-watershed of 0.10 m³/s; Seliling sub-watershed by 0.11 m³/s; and the Kedung Jati sub-watershed at 0.18 m³/s. The analysis of the three sub-watersheds shows that the Kedung Jati sub-watershed has the largest available water discharge and the Sempor sub- watershed has the smallest available water discharge.  Analysis was also carried out by simulating changes in land use, and it was obtained that the average catchment area discharge had decreased in the Sempor sub-watershed from 0.308 m³/s to 0.297 m³/s; in the Seliling sub-watershed from 0.337 m³/s to 0.325 m³/s; and in the Kedung Jati sub-watershed from 0.529 m³/s to 0.484 m³/s.
Pengaruh Penggunaan Filler Serbuk Limbah Gerabah dan Sika-Viscocrete 1003 pada Campuran Beton Mutu Tinggi Retnowati Setioningsih
Bulletin of Civil Engineering Vol 3, No 1 (2023): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v3i1.18008

Abstract

AbstrakUntuk membuat gedung dan infrastruktur bertingkat tinggi salah satunya beton berkekuatan tinggi. Salah satu cara membuat beton mutu tinggi adalah dengan membuat beton menjadi  Self Compacting Concrete . Tujuan utama yang dilakukan adalah membuat beton mutu tinggi dengan menambahkan aditif alami serbuk limbah gerabah dan aditif kimiawi  sika-viscocrete 1003 yang bervariasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium dengan membuat benda uji silinder lebar 150 mm dan tinggi 300 mm. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah semakin banyak  sika-viscocrete 1003 yang ditambahkan, pada adukan beton dengan mutu rencana 50 MPa maka adukan beton semakin mengalir dan kuat tekan betonnya semakin meningkat. Hal tersebut dapat dilihat bahwa dengan penambahan  sika-viscocrete 1003 sebesar 2% dari berat semen kiat tekan beton mampu meningkat sebesar 1,73%.Kata-kata kunci:  Self Compacting Concrete, serbuk limbah gerabah, dan sika-viscocrete 1003.AbstractHigh-strength concrete is one of the materials used to construct high-rise structures and infrastructure. Self Compacting Concrete is one method for producing concrete of a high comresive. The main goal is to create high-quality concrete by mixing natural additives with gerabah waste powder and other chemical additives with Sika-viscocrete 1003. The procedure involves creating cylindrical specimens that are 150 mm broad and 300 mm. As more Sika-viscocrete 1003 is added to a concrete mix with a design quality of 50 MPa, the concrete mix flows more and the concrete's compressive strength rises, according to the study's findings. As can be observed, the concrete pressure can rise by 1.73% with the addition of 2% Sika-viscocrete 1003 by weight of cement..Keywords:   self-compacting concrete,  earthenware waste powder, and sika-viscocrete 1003.
Konsolidasi Tanah Lempung Ekspansif di Ngawi Jawa Timur Yang Distabilisasi Dengan Serbuk Gypsum Renaningsih, Renaningsih; Adhistia, Danny; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Bulletin of Civil Engineering Vol 3, No 1 (2023): Februari
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v3i1.17490

Abstract

Tanah di desa Soko, Ngawi, Jawa Timur  termasuk  dalam kategori tanah lempung dengan plastisitas tinggi dan memiliki potensi kembang susut yang tinggi, berdasarkan penelitian sebelumnya dengan hasil uji mineral tanah ekspansif yaitu mineral montmorillonite. Penelitian ini berupaya memperbaiki sifat fisis dan sifat mekanis tanah dengan stabilisasi menggunakan serbuk gypsum dengan persentase campuran gypsum 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat sampel, supaya dapat bermanfaat untuk merencanakan struktur konstruksi terbaik diatasnya. Pengujian penelitian meliputi uji  sifat fisis dan uji sifat mekanis pada tanah asli dan tanah campuran. Hasil uji fisis pada tanah asli dan tanah campuran menunjukkan bahwa semakin bertambahnya kandungan gypsum nilai specific gravity, nilai batas plastis, dan nilai batas susut  mengalami kenaikkan sedangkan nilai kadar air, batas cair, indeks plastisitas, dan lolos saringan No.200 mengalami penurunan. Klasifikasi menurut AASTHO menunjukkan bahwa tanah asli dan tanah campuran 2,5% termasuk dalam kelompok A-7-6, sedangkan campuran 5%, 7,5%, dan 10% termasuk kelompok A-7-5. Klasifikasi menurut USCS tanah persentase campuran 0%, 2,5%, 5%, 7,5% termasuk dalam kelompok CH, sedangkan persentase 10% termasuk MH. Hasil uji sifat mekanis pemadatan dengan Standard Proctor didapatkan semakin bertambahnya kandungan gypsum nilai berat volume kering maksimal semakin naik sedangkan nilai kadar air optimum semakin turun. Hasil uji konsolidasi didapatkan seiring bertambahnya kandungan gypsum nilai Coefficient of Consolidation semakin naik dan nilai Compression Index dan Settlement of Consolidation semakin turun. Nilai Cv tertinggi 0,0531 cm2/detik, nilai Cc terendah 0,1578, dan nilai Sc terendah 0,0027 cm yang terdapat pada persentase campuran 10%.

Page 1 of 1 | Total Record : 3