cover
Contact Name
Heru Sukoco
Contact Email
heru.sukoco@uny.ac.id
Phone
+6285228289094
Journal Mail Official
ethnomath@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences UNY (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Jl. Colombo No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ethnomathematics Journal
ISSN : 27989755     EISSN : 27763676     DOI : https://doi.org/10.21831/
Ethnomathematics Journal is an open access - international journal that provides a forum for publishing research reports, theoretical review, ideas, or innovation of mathematics education including ethnomathematics referring to the works of DAmbroisio and the colleagues. This journal is designed and devoted to lectures, researchers, school teachers, teacher educators, as well as university students who want to publish their original works or thoughts. Besides regular writers, the journals will also invite contributors who are experts in mathematics education either from Indonesia or abroad.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021): March" : 5 Documents clear
Eksplorasi etnomatematika Museum Kereta Kraton Yogyakarta dan pengintegrasiannya ke dalam pembelajaran matematika Dafid Slamet Setiana; Annis Deshinta Ayuningtyas; Zainnur Wijayanto; Betty Kusumaningrum
Ethnomathematics Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.703 KB) | DOI: 10.21831/ej.v2i1.36210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur etnomatematika Museum Kereta Kraton Yogyakarta dan mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksploratif. Data yang diperoleh berupa data kualitatif, sumber data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang berkaitan dengan Museum Kereta Kraton Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif-verifikatif, yaitu suatu metode induktif dalam penarikan kesimpulan dimana data dijadikan sebagai dasar untuk menyimpulkan gambaran umum keadaan objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur etnomatematika Museum Kereta Kraton Yogyakarta dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika, diantaranya konsep luas bangun datar, volume bangun ruang, kesimetrisan, dan teselasi/pengubinan. Konsep-konsep tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika sebagai masalah kontesktual sekaligus sebagai salah satu cara mengenalkan unsur budaya kepada siswa sebagai upaya mengembangkan pendidikan karakter siswa.Ethnomathematics exploration at Museum of Kereta Kraton Yogyakarta and its integration in mathematics instructionAbstractThis study aims to identify the potential for integrating ethnomathematics at Yogyakarta, particularly the Museum of Kereta Kraton (Kraton Railway Museum) into mathematics learning. This type of research was a qualitative descriptive study. The data obtained in the form of qualitative data, the source of research data obtained through observation, interviews, documentation, and study of literature related to Yogyakarta Kraton Railway Museum. The data collection technique was done by observing, interviewing, and documenting. The data analysis in this study used a qualitative-verification method, which is an inductive method of drawing conclusions where the data is used as a basis for concluding a general description of the state of the object of study. The results showed that the ethnomathematics of Yogyakarta Kraton Railway Museum has the potential to be integrated into mathematics learning. Ethnomathematics that can be integrated includes the concept of flat area, volume of space, symmetry, and tessellation /tiling. These concepts can be applied in mathematics learning as a contextual geometry problem as well as a way of introducing cultural elements to students.
Eksplorasi etnomatematika pada Masjid Jami' Al-Baitul Amien Jember Erfan Yudianto; Rizka Amalia Febriyanti; Sunardi Sunardi; Titik Sugiarti; Mutrofin Mutrofin
Ethnomathematics Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.918 KB) | DOI: 10.21831/ej.v2i1.36329

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk menggali etnomatematika pada bangunan Masjid Jami’ Al-Baitul Amien Jember yang kemudian digunakan sebagai bahan untuk membuat paket tes matematika bagi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian yaitu tiga observer dan dua narasumber yakni pengurus Yayasan Masjid Jami’ Al-Baitul Amien Jember.  Satu orang merupakan ketua pengurus yang paham tentang sejarah Masjid Jami’ Al-Baitul Amien dan satu orang merupakan satu-satunya pengurus yang mengikuti masa pembangunan sehingga mengerti terhadap struktur bangunan masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bagian-bagian  bangunan Masjid Jami’ Al-Baitul Amien Jember terdapat konsep-konsep matematika. Bagian-bagian bangunan yang dimaksud yaitu kubah masjid, tiang penyangga masjid, lantai dua, dinding pancuran Ruang Wudlu, dan menara masjid. Konsep-konsep matematika yang muncul adalah bangun datar, bangun ruang, kekongruenan, dan refleksi.Ethnomathematics exploration at the Jami 'Al-Baitul Amien Jember MosqueAbstractThe purpose of this research is to explore ethnomathematics at the Jami 'Al-Baitul Amien Jember Mosque building which is then used as material to design mathematics test packages for students. This research was a qualitative study with an ethnographic approach. The data collection methods used were observations and interviews. The research subjects were three observers and two resource persons, namely the management of the Jami 'Al-Baitul Amien Jember Mosque Foundation. One person is the chairman of the committee who understands the history of the Jami 'Al-Baitul Amien Mosque and one person is the only administrator who followed the construction period so that he understands the structure of the mosque building. The results show that the parts of the Jami 'Al-Baitul Amien Jember Mosque have mathematical concepts. The building parts meant are the dome of the mosque, the pillars of the mosque, the second floor, the shower wall of the Wudlu Room, and the mosque tower. Mathematical concepts that emerge are 2D shapes, 3D shapes, congruence, and reflection.
Etnomatematika pada bangunan Umbul Binangun Taman Sari dalam aktivitas pembelajaran matematika Ryopanintama Yuniar Putra; Davet Nur Alviyan; Tri Astuti Arigiyati; Krida Singgih Kuncoro
Ethnomathematics Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.471 KB) | DOI: 10.21831/ej.v2i1.36081

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan unsur-unsur matematika (etnomatematika) pada bangunan Umbul Binangun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data-data yang dipakai adalah data yang didapat dari studi literatur, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengidentifikasi etnomatematika pada bangunan Umbul Binangun. Sedangkan literatur dan wawancara digunakan untuk mengetahui lebih dalam nilai-nilai budaya yang ada pada bangunan Umbul Binangun. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat unsur-unsur matematika (etnomatematika) pada bangunan Umbul Binangun, yaitu konsep persegi panjang, lingkaran, belah ketupat, dan garis sejajar.  Melalui kegiatan mengamati bangunan Umbul Binangun dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan etnomatematika menjelaskan bahwa unsur budaya dapat digunakan dalam pembelajaran matematika.Ethnomathematics at Umbul Binangun Building for geometry learningAbstractThis research was conducted to find mathematical elements (ethnomathematics) in the Umbul Binangun building. The research method used in this research is a qualitative method with an ethnographic approach. The data used are data obtained from literature studies, observation, documentation, and interviews. Observation and documentation are used to identify ethnomathematics in the Umbul Binangun building. Meanwhile, literature and interviews are used to read more deeply about the cultural values that exist in the Umbul Binangun building. This study's results show elements of mathematics (ethnomathematics) in the Umbul Binangun building, namely the concept of rectangles, circles, rhombuses, and parallel lines. Observing the Umbul Binangun building in mathematics learning with ethnomathematics explains that cultural elements can be used in learning mathematics
Kemampuan komunikasi matematis tulis siswa Samin dalam memecahkan masalah geometri Setyo Riyadi; Kurnia Noviartati; Zainal Abidin
Ethnomathematics Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.786 KB) | DOI: 10.21831/ej.v2i1.36192

Abstract

Keterampilan komunikasi matematis merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa Samin dalam menyelesaikan masalah geometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah anggota masyarakat adat Samin yang duduk di kelas VII SMPN 1 Margomulyo. Tahapan penelitian meliputi persiapan, pengumpulan data, analisis data, dan pembuatan laporan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kemampuan Matematika (TKM), Tes Kemampuan Komunikasi Matematika (TKKM), dan Pedoman Wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi matematika tertulis siswa dalam menulis ide matematika (penggunaan model matematika, rumus atau simbol) dengan jelas dan tepat untuk menyelesaikan suatu masalah tergolong rendah, Keterampilan komunikasi matematis tertulis siswa dalam menulis alasan jawaban yang diberikan adalah relatif rendah, keterampilan komunikasi matematika tertulis siswa dalam menulis ulang gagasan orang lain dengan menggunakan bahasanya sendiri tergolong sedang, dan keterampilan komunikasi matematika tertulis siswa dalam mengungkapkan kembali ide orang lain diklasifikasikan rendah.Written mathematical communication skills of Samin students in solving geometric problemsAbstractMathematical communication skills are one of the goals of mathematics learning. The purpose of this study is to describe the mathematical communication ability of Samin students in solving geometric problems. The type of this research was a descriptive study with a qualitative approach. The research subjects were members of the Samin indigenous people who were in Class VII at SMPN 1 Margomulyo. The stages of the research included preparation, data collection, data analysis, and report making. The research instruments used were the Mathematics Ability Test (TKM), the Mathematical Communication Ability Test (TKKM), and Interview Guidelines. The results show that the students 'written mathematical communication skills in writing mathematical ideas (the use of mathematical models, formulas, or symbols) clearly and precisely to solve a problem were classified as low. The students' written mathematical communication skills in writing the reasons for the answers given were relatively low, students' written mathematical communication skills in re-writing others' ideas using their own language were moderate, and students' written mathematical communication skills in re-expressing other people's ideas were classified as low.
Aspek matematis dalam tradisi nugal masyarakat Suku Dayak Sebaruk Daerah Jentawang, Ketungau Hilir, Kalimantan Barat Mariani Dian
Ethnomathematics Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.832 KB) | DOI: 10.21831/ej.v2i1.35870

Abstract

Nugal adalah tradisi yang dilakukan secara turun temurun oleh suku Dayak Sebaruk, yang tinggal di Kampung Jentawang, Ketungau Hilir, Kalimantan Barat. Nugal dilakukan pada saat pemilik lahan sudah membuka lahannya untuk berladang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali aspek-aspek matematis yang tampak pada ritual adat yang dilakukan ketika hendak nugal sampai pada saat proses nugal di masyarakat suku Dayak tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang akan menjelaskan tradisi nugal, mulai dari ritual persiapan hingga pelaksanaannya. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terstruktur, terkait dengan pelaksanaan tradisi ini. Analisis dilakukan melalui reduksi data sehingga diperoleh rangkaian kegiatan yang dilakukan pada tradisi nugal serta aspek-aspek matematis yang tampak di dalamnya. Hasil penelitian ini berupa beberapa aspek matematis seperti beberapa contoh pernyataan logika serta pola-pola yang mengarah pada konsep barisan dan deret. Selain itu terdapat pula unsur geometri seperti translasi, refleksi dan menghitung jarak antar titik.Mathematical aspects in the nugal tradition of the Dayak Sebaruk Tribe, Jentawang Region, Ketungau Hilir, West KalimantanAbstractNugal is a tradition carried out by Dayak Tribe from generation to generation. Generally, Nugal was done together with the community where the landlord is staying, after the landlord cleared the land for farming. This study aims to explore the mathematical aspects seen in the Nugal process, as well as the rituals before the process of Nugal. The rituals performed in each region may be different. Therefore, the study limited to the Nugal tradition carried out by the Dayak Sebaruk Tribe, who live in Jentawang Village, Ketungau Hilir, West Kalimantan. The research is descriptive qualitative research, where the tradition will be explained, from the ritual to the method used in the process of Nugal itself. The data collected using the systematic interview, related to the implementation of this tradition in the community. Analysis of the data that has been collected carried out using data reduction, so that it is obtained a series of activities which is conducted in Nugal and the mathematics aspects that appears in it. The results of this study were either in the ritual and the process of Nugal, the mathematics aspects like logic statements and patterns that could be used for bringing the students to the sequences and series concept, was found. The patterns also could be used to bring the students for understanding the geometric concepts like translation, reflection and also for determining the distance of two points

Page 1 of 1 | Total Record : 5