cover
Contact Name
Setia Abikusna
Contact Email
setia.abikusna@polman.astra.ac.id
Phone
+6287881080722
Journal Mail Official
editor.technologic@polman.astra.ac.id
Editorial Address
Jalan Gaya Motor Raya No 8 Sunter II
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Technologic
ISSN : 20858507     EISSN : 27223280     DOI : http://dx.doi.org/10.52453/t.v12i1.306
TECHNOLOGIC adalah jurnal dengan p-ISSN 2085-8507 dan e-ISSN 2722-3280 yang diterbitkan oleh LPPM Politeknik Manufaktur Astra. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan juni dan Desember. Publikasi berisi artikel yang berasal dari hasil penelitian terapan dan studi analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya meliputi teknologi mekanik, litrik, elektronika, industri, informatika, sipil. Artikel yang masuk ke redaksi diseleksi dengan sistem blind peer-review untuk menjaga obyektivitas. Adapun fokus dan ruang lingkup dari Jurnal Technologic adalah sebagai berikut: Teknik Mesin Teknologi manufaktur, Disain mekanis, Otomotif, Robotika dan Otomasi, Mekatronika, Teknologi lingkungan, Konversi energi, Teknik Listrik, Elektronika, dan Informatika Sistem tenaga, system instrumentasi dan control, telekomunikasi dan teknologi informatika, Aplikasi Elektronika, Aplikasi sensor dan actuator, Kecerdasan artifisial, Sistem Informatika, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Jaringan Komputer, Sistem Komunikasi Multimedia, Teknik Komputer, Sistem Telekomunikasi, Sistem Komunikasi Nirkabel, Jaringan Sensor Nirkabel Teknik industry Sistem produksi, optimisasi system industry, Planning and Production Control, manajemen kualtas, ergonomic, Disain produk Teknik Sipil Teknik Konstruksi dan bangunan Gedung
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2011): Technologic" : 13 Documents clear
MENURUNKAN PERSENTASE NUT PECAH STASIUN PRESS 18% DI PT. TUNGGAL PERKASA PLANTATION Vuko A T Manurung; Ahmad Sofyan
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.100

Abstract

Tingginya persentase nut pecah yang menjadi hasil keluaran dari mesin press telah menjadi masalah yang cukup lama di PT. Tunggal Perkasa Plantation. Persentase nut pecah per hari dapat mencapai 30% lebih, sedangkan standar hanya 18%. Nut pecah akan meningkatkan potensi terjadinya kehilangan kernel di fiber cyclone terutama unknown losses. Dengan dilakukannya perbaikan-perbaikan berupa modifikasi drain digester outlet box, penggantian dan relokasi temperature gauge digester, pengujian pengaturan ampere motor screw press yang optimal, dan pembuatan papan feedback yang mencakup kontrol terhadap persentase nut pecah, serta pemberian materi mengenai bahaya tingginya persentase nut pecah dan prosedur operasional stasiun press yang baik maka didapati persentase nut pecah hasil proses pengempaan bulan juni telah membaik menjadi 14,02% dengan persentase kehilangan minyak pada fiber 6,91%.
IMPLEMENTASI BUILT IN QUALITY DENGAN MENGHILANGKAN MUDA PROSES DI LINE ASSY SET 1.2 PACKING VANNING DIVISION PT. TMMIN Edwar Rosyidi; Sartiko Dwi Utomo
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.95

Abstract

Dengan tingginya kesalahan pengiriman ke proses selanjutnya yang berada pada Line Assy Set 1.2 membuat line tersebut kurang dalam penerapan Built In Quality. Tujuan dari penulisan ini adalah menurunkan kesalahan pengiriman ke proses selanjutnya dengan menerapkan Built In Quality. Built In Quality dapat diterapkan bila muda proses berupa proses quality gate dihilangkan dan elemen kerja proses quality gate digabungkan ke dalam proses sebelumnya yaitu proses picking. Hal tersebut dilakukan agar manpower picking bertanggung jawab penuh atas keseluruhan proses. Penganalisaan dilakukan dengan langkah pertama analisa kondisi yang ada dengan bantuan fishbone diagram untuk menemukan akar permasalahan. Akar permasalahan ditemukan adalah tingginya kesalahan pengiriman ke proses selanjutnya karena kurang penerapan dalam Built In Quality. Untuk meningkatkan Built In Quality harus mengimplementasikan ijiwaru test pada line. Ijiwaru test bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab manpower dalam segi kualitas dan kuantitas sehingga manpower dapat meningkatkan Built In Quality dan dapat menurunkan kesalahan pengiriman ke proses selanjutnya. Dengan penerapan Built In Quality pada line menghasilkan penurunan dengan kesalahan pengiriman per unit tertinggi bulan desember 2010 sebesar 10 kesalahan dengan presentase 1,90% menjadi 3 kesalahan dengan presentase 0,56% pada bulan februari 2011.
ANALISA KORELASI LEVEL OIL CCT (CONTINOUS CLARIFIER TANK) DAN LEVEL OIL WOT (WET OIL TANK) TERHADAP MOISTURE OUTLET PURIFIER DI PT. SARI ADITYA LOKA 2 Vuko A T Manurung; Siti Mahdiyah
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.101

Abstract

PT. Astra Agro Lestari adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang agrobisnis, salah satunya sebagai perusahaan penghasil minyak sawit. Sebagai anak perusahaan PT. Astra Agro Lestari, PT. Sari Aditya Loka 2 yang berlokasi di Provinsi Jambi mempunyai produk ekstraksi minyak kelapa sawit berupa CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit (kernel). Di PT. Sari Aditya Loka 2 terdapat satu stasiun yang berperan penting untuk mengolah minyak kelapa sawit yaitu stasiun pemurnian minyak (stasiun klarifikasi). Selain kotoran (dirt), kadar air (moisture) merupakan parameter aspek kualitas dari minyak kelapa sawit. Selama periode Januari 2011 - April 2011, moisture CPO produksi di PT. Sari Aditya Loka 2 mengalami 38 kali defect, defect tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah dari segi metode (operasional). Kadar air (moisture) seharusnya dapat ditangani lebih awal di unit CCT. Melihat potensi optimalisasi penghilangan kadar air di CCT tersebut, maka penulis melakukan analisa terhadap metode operasional antara level oil CCT (Continous Clarifier Tank) dan level oil WOT (Wet Oil Tank) untuk mendapatkan moisture outlet purifier yang lebih kecil dengan metode-metode sebagai berikut : 1. Kondisi level oil CCT 20 cm, level oil WOT ¾ 2. Kondisi level oil CCT 40 cm, level oil WOT ¾ 3. Kondisi level oil CCT 60 cm, level oil WOT ¾ 4. Kondisi level oil WOT ¼, level oil CCT 60 cm 5. Kondisi level oil WOT ½, level oil CCT 60 cm 6. Kondisi level oil WOT ¾, level oil CCT 60 cm
MENGURANGI NON VALUABLE WORK TIME POS 6 MAIN LINE TR DENGAN PEMBUATAN JIG BOLT INDUSTRI MANUFAKTUR Nensi Yuselin; Adri Dirman Saputra
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.96

Abstract

Tingginya waktu nonvaluable work pada area pos 6 main line TR, mengakibatkan diperlukannya suatu improvement untuk mengurangi waktu non valuablework tersebut. Dengan data berupa TSKK, TSK, elemen kerja pada area pos 6 main line TR, kita bisa melakukan pengamatan serta observasi untuk menentukan improvement apa yang bisa dilakukan. Pada penelitian ini improvement dilakukan berdasarkan gerakan yang termasuk muda pada elemen kerja. Berdasarkan pengamatan dan observasi yang telah dilakukan pada area pos 6 main line TR didapatkan bahwa elemen kerja yang perlu dilakukan lankah perbaikan yaitu pada elemen kerja setting temporary bolt. Improvement yang dilakukan yaitu berupa pembuatan alat bantu berupa jig peletakan bolt untuk mempermudah setting temporary bolt. Hasil yang didapat yaitu dapat mengurangi waktu cycle time sebesar 4 detik untuk type engine manual, pada elemen kerja setting temporary bolt. Dan sekaligus improvement ini juga mengurangi waktu non valuablework di area pos 6 main line TR sebesar 4 detik.
ANALYSIS PATTERN UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA BERBASIS ALGORITMA CPAR Indah Dwi Lestantri
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.102

Abstract

This paper describes the steps to find the connection between subject on academic achievement. The purpose of this paper for it to see the condition of students. Steps undertaken include domain understanding, collect data, preprocessing, selection of data mining, data processing, evaluation and presentation patterns. Prepocessing includes data cleaning, data integration, data selection and data transformation. In one of the data cleaning is done the equation GPA for students who drop out. Integration done by combining all the data. The selection is done by determining the data attributes that will dianalis. And data transformation is done by doing some math operations. This paper also describes how the student graduation prediction using CPAR algorithm. The data is divided into the positive data and negative data. The next step is to calculate the TWT, forming Gain, and calculate the Laplace accurate and establish rules based on the variation of the gain similarity ratio
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PROTOTIP SCARA (SELECTIVE COMPLIANCE ASSEMBLY ROBOT ARM) MENGGUNAKAN KARTU PENGENDALI GERAKAN ADLINK PCI-8164 Mada Jimmy Fonda Arifianto; Agung Kaswadi; Heru Suprapto; Ali Fahmi; Sri Devi; Rizky Irawan
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.97

Abstract

Modul pembelajaran lengan robot diperlukan untuk membantu mempelajari bagaimana bekerjanya sebuah robot industri dan bagaimana membuat perancangan sistemnya untuk mendukung gerakan yang diinginkan. Ada banyak perangkat kendali robot yang ada di pasaran, salah satunya adalah kartu kendali gerakan dengan antarmuka (interface) PCI dengan sebuah komputer. Tulisan ini membahas penelitian tentang perancangan dan pembuatan lengan robot berjenis SCARA (Selective Compliance Assembly Robot Arm) yang dikendalikan oleh sebuah komputer dengan bantuan kartu kendali gerakan (motion control card) Adlink PCI-8164. Pemilihan piranti keras ini dilandasi oleh penelitian sebelumnya yang menggunakan kartu yang sama namun untuk perangkat mekanik yang berbeda. Setelah selesai perancangan dan pembuatan, selanjutnya sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu proses belajar di bidang robot baik bidang mekanik, elektronik maupun pemrograman robot.
MENURUNKAN TINGKAT KETERLAMBATAN MOLD REPAIR DENGAN SISTEM PENGENDALIAN PRODUKSI DI AREA DIES SHOP PT. INDOKARLO PERKASA Ari Surya Jacobalis; Ignasius Fabian Ariyudhiasa
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.91

Abstract

Area dies shop salah satu fungsinya bertugas memperbaiki mold-mold yang rusak akibat proses produksinya di mesin press atau mesin injeksi. Dalam proses perbaikan mold tersebut, dijumpai kendala yang menyebabkan keterlambatan penyerahan mold ke Process Engineer atau bagian Produksi. Kendala-kendala utama yang dihadapi ialah persediaan bahan baku/tools yang habis, seringnya mesin mengalami line stop/breakdown akibat rusak sehingga menunggu waktu proses perbaikan, dan masalah kontrol terhadap rework hingga lamanya proses pengerjaan. Keterlambatan penyerahan mold tersebut berdampak pada mundurnya scheduling produksi rubber molded maupun metal bonded yang harus terpenuhi target waktu dan tepat jumlah produksi dari pelanggan. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu sistem perbaikan pengendalian produksi di internal dies shop dalam upaya menurunkan tingkat keterlambatan penyelesaian perbaikan mold. Kendala-kendala tersebut dapat diminimalisir dengan perencanaan persediaan yang efektif, pengoptimalan metode preventif maintenance dan kontrol proses pekerjaan yang terpadu. Masalah persediaan dapat diatasi dengan kontrol jumlah pada tingkat persediaan barang minimum. Permasalahan rework serta lamanya proses pengerjaan ditanggulangi dengan mendorong terkoordinasi pelaksanaan kerja sesuai rencana dengan menerapkan control sheet machining process dan pengefektifan control visual board process. Permasalahan line stop kerusakan mesin diatasi dengan perawatan harian secara rutin oleh operator mesin dies shop dan pencatatan inventaris riwayat kerusakan mesin.
PENERAPAN QUALITY ASSURANCE PADA PIRANTI LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRAPH SCENARIO Indah Dwi Lestantri
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.103

Abstract

This paper discusses implementation quality assurance based on the methodology of software testing. This method includes scenario testing, graph, test case, path and strategic. The method use in this paper is graph scenario method.
DESIGN OF ROTARY GRIPPER STATION FOR MODULAR MECHATRONICS SYSTEMS AT POLMAN ASTRA Syahril Ardi; M Hidayat; Irfandaresa Sangun
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.98

Abstract

Developing to modular mechatronics system has been a need for complementary mechatronics learning system at Politeknik Manufaktur Astra. The system is a whole and integration in the conveyor belt system. We design a rotary gripper station that can be used for lifting work-object by gripping it with the vacuum. After work-object has been gripped, then shift it to the next station. In this paper, we design a rotary actuator as an actuator tool that can move by rotary until 1800. Based on the design results, calculation analysis, and testing this equipment, has been getting that the equipment specification as the same with the needs.
PERHITUNGAN PEMAKAIAN KACA FRESNEL SEBAGAI SOLAR THERMAL CONCENTRATION TECHNOLOGY UNTUK SISTEM PENDINGIN / PEMANAS PADA INJECTION MOLD Agung Kaswadi; Ahmad Hasnan
Technologic Vol 2, No 2 (2011): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v2i2.93

Abstract

Di Indonesia, konsumsi energi terbesar adalah industri yang mencapai 40%, secara langsung industri telah menyumbang konsumsi karbon terbesar dari sektor energi, salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia adalah industry plastik, karena tidak dapat dipungkiri berbagai jenis komponen mobil dan elektronik terbuat dari plastik, pada proses pembuatan plastik menggunakan injection mold proses cooling merupakan proses yang memakan 60 % persen dari total proses, suhu air yang digunakan berkisar antara 25-80 C, tergantung dari jenis material, untuk mengurangi konsumsi energi pemanasan air pada proses cooling, pemanfaatan energi terbarukan perlu di integrasikan di industri, salah satunya dengan cara memanfaatkan panas matahari lebih jauh paper ini memberikan perhitungan detail, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dibutuhkan panjang kaca Fresnel 22m, dengan jumlah 30 lembar, untuk mendapatkan suhu air lebih dari 80 0C secara perhitungan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13