cover
Contact Name
Muhamad Suhard
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah
ISSN : 27985741     EISSN : 27985733     DOI : https://doi.org/10.51878/action.v1i2.639
Core Subject : Science, Education,
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Classroom and School Action Research.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 15 Documents clear
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA ARAB NUR CHAYATIN
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i1.2001

Abstract

The research that has been carried out by this researcher is in the form of Classroom Action Research which focuses on students at MTsN 5 Jombang, namely the application of the demonstration method with media images to improve student learning outcomes in Arabic lessons. This research was conducted in 3 cycles, each cycle consisting of the stages of Planning, Action, Observation, Reflection. While the learning approach in this study used the demonstration method through media images that the researchers made in a structured way so that students could build their own knowledge using media images effectively in groups. For data collection through tests, observations, and interviews. The data in this study were obtained from test scores, observations and questionnaires. From the results of the research, an overview was obtained, students obtained ? 67.55 in cycle I of 16 students (40%), cycle II of 27 students (67.5%) and cycle III of 34 students (85%). From the observation results obtained an illustration of an increase in student learning outcomes in learning, namely in the first cycle of 17 students (42.5%), the second cycle of 26 students (65%) and the third cycle of 34 students (85%). As for the results of the questionnaire regarding student responses to learning, it was obtained an overview in cycle I I of 19 students (47.5%), cycle II of 27 students (72.5%) and cycle III of 35 students (87.5%). In learning Arabic with the demonstration method it can improve student learning outcomes as evidenced from cycle I to. cycle III the results always increase in other words children who experience learning difficulties are reduced, while from the observations obtained increased activity, students are actively involved in the learning process. As for the results from the questionnaire, it was found that learning with demonstration methods through media images increased student responses in learning. Thus, research on the application of demonstration methods with media images in Arabic subjects is considered successful. ABSTRAKPada penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti ini adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas yang berfokus pada siswa di MTsN 5 Jombang yaitu penerapan metode demostrasi dengan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran bahasa Arab. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Sedangkan pendekatan pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan metode demonstrasi melalui media gambar yang peneliti buat secara berstruktur sehingga siswa bisa membangun pengetahuannya sendiri dengan menggunakan media gambar dengan efektif secara berkelompok. Untuk pengumpulan data melalui tes, observasi, dan wawancara. Adapun data dalam penelitian ini diperoleh dengan nilai tes, observasi dan angket, Dari hasil peneleitian diperoleh gambaran, siswa memperoleh ? 67,55 pada silus I sebesar 16 siswa (40 %), siklus II sebesar 27 siswa (67,5 %) dan siklus III sebesar 34 siswa (85 %). Dari hasil observasi diperoleh gambaran adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran yaitu pada siklus I sebesar 17 siswa (42,5 %), siklus II sebesar 26 siswa (65 %) dan siklus III sebesar 34 siswa (85 %). Adapun hasil dari angket tentang respons siswa terhadap pembelajaran diperoleh gambaran pada siklus I I sebesar 19 siswa (47,5 %), siklus II sebesar 27 siswa (72,5 %) dan siklus III sebesar 35 siswa (87,5 %). Dalam pembelajaran bahasa Arab dengan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa terbukti dari siklus I s.d. siklus III hasilnya selalu meningkat dengan kata lain anak yang mengalami kesulitan belajar berkurang, sedangkan dari hasil observasi yang diperoleh peningkatan aktivitas, siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Adapun dari angket diperoleh hasil bahwa pembelajaran dengan metode demonstrasi melalui media gambar meningkatkan respons siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian bahwa penelitian mengenai penerapan metode demonstrasi dengan media gambar pada mata pelajaran bahasa Arab dianggap berhasil.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IA SD NEGERI 6 TIANYAR BARAT NI WAYAN RANTAU WATI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i1.2002

Abstract

This study aims to determine the application of the example non-example learning method to improve student learning outcomes in mathematics class IA SD Negeri 6 Tianyar Barat for the 2022/2023 academic year. The study used two cycles with each cycle held 2 meetings. Each cycle has 4 stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. In the learning process, the learning outcomes obtained by students still have not obtained a KKM score, namely a minimum completeness score of 60. Trying various models, strategies, and learning methods is one way to make learning active, effective, and achieve learning goals. One of these learning methods is the example non example learning method. The example non example learning method is a learning method that uses image media in the delivery of learning material. In this method students form small groups to discuss solving problems related to the subject matter being discussed. Students are directed to be able to think critically in solving problems, and dare to express opinions, ask questions, answer, and conclude material related to lessons or competencies. basis being discussed. By applying the example non-example learning method, it can improve student learning outcomes in mathematics class IA SD Negeri 6 Tianyar Barat for the 2022/2023 academic year. This increase can be seen from the data in cycle I and cycle II. In the first cycle, the students' learning completeness was 67% with an average score of 63. Meanwhile, in the second cycle, the students' learning mastery reached 93% with an average score of 73. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran example non example untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IA SD Negeri 6 Tianyar Barat tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan dua siklus dengan setiap siklusnya dilaksanakan 2 kali pertemuan. Setiap siklus memiliki 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dalam proses pembelajaran, hasil belajar yang diperoleh siswa masih ada yang belum memperoleh nilai KKM yaitu nilai ketuntasan minimal sebesar 60. Mencoba berbagai model, strategi,serta metode pembelajaran merupakan salah satu cara untuk membuat pembelajaran menjadi aktif, efektif, dan mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu dari metode pembelajaran ini adalah métode pembelajaran example non example. Metode pembelajaran example non example adalah metode pembelajaran yang menggunakan media gambar dalam penyampaian materi pembelajarannya. Pada metode ini siswa membentuk kelompok-kelompok kecil untuk berdiskusi memecahkan masalah yang berhubungan dengan materi pelajaran yang sedang dibahas.Siswa diarahkan untuk dapat berfikir kritis dalam memecahkan masalah, serta berani menyampaikan pendapat, bertanya, menjawab, dan menyimpulkan materi yang berhubungan dengan pelajaran atau kompetensi dasar yang sedang dibahas. Dengan penerapan metode pembelajaran example non example dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IA SD Negeri 6 Tianyar Barat tahun pelajaran 2022/2023. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari data pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I ketuntasan belajar yang dicapai siswa adalah 67% dengan nilai rata-rata 63. Sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar siswa mencapai 93% dengan nilai rata-rata 73.
PENINGKATAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR PELAJARAN MATEMATIKA KOMPETENSI DASAR SISTEM KOORDINAT KARTESIUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII A SMPN 2 AMPELGADING SUKARDI SUKARDI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i1.2003

Abstract

This study aims to increase the activity and learning outcomes of mathematics in the basic competencies of the Cartesian coordinate system using the group discussion method in class VIII A students of SMP Negeri 2 Ampelgading. This study used classroom action research with group discussion methods. The research subjects in this class action research were class VIII A students of SMP Negeri 2 Ampelgading Malang Regency with a total of 32 students consisting of 16 male students and 16 female students. Data analysis was carried out from the beginning of the class action research using descriptive qualitative techniques, during the class action research and after the class action research was completed. In this study, data collection tools were used, namely through observation or observation guidelines, interview guidelines, and end-of-cycle tests. The results of this study using the group discussion method can increase student activity, initially only 43.75% of students who were brave enough to be active in expressing opinions and in group discussions in cycle I while after using the group discussion method in cycle II obtained 93.75% of students who dare to be active in expressing opinions and in discussions, so that there is an increase of 50% of students. Using the learning method of group discussion can also improve student learning outcomes and processes. Previously, students in conventional learning on average received test results still below the minimum completeness criteria, namely 63.59 and those who had completed learning reached 37.50%. Meanwhile, after using the group discussion method, the average test results were above the minimum completeness criteria, namely 81.56 and students who had completed their studies reached 93.75% or an increase of 56.25%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar matematika pada kompetensi dasar sistem koordinan kartesius dengan menggunakan metode diskusi kelompok pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Ampelgading. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan metode diskusi kelompok. Subjek penelitian pada penelian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Ampelgading Kabupaten Malang dengan jumlah 32 siswa terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Analisis data dilakukan sejak awal penelitian tindakan kelas dengan teknik deskriptif kualitatif, selama penelitian tindakan kelas dan setelah penelitian tindakan kelas selesai. Dalam penelitian ini menggunakan alat pengumpulan data yaitu melalui pedoman pengamatan atau observasi, pedoman wawancara, dan tes akhir siklus. Hasil penelitian ini dengan menggunakan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan aktivitas siswa, semula hanya 43,75% siswa yang cukup berani aktif dalam menyampaikan pendapat maupun dalam berdiskusi kelompok pada siklus I sedangkan setelah menggunakan metode diskusi kelompok pada siklus II diperoleh 93,75% siswa yang berani aktif dalam menyampaikan pendapat maupun dalam berdiskusi, sehingga ada peningkatan sebesar 50% siswa. Dengan menggunakan pembelajaran metode diskusi kelompok juga dapat meningkatkan hasil dan proses belajar siswa, semula siswa dalam pembelajaran konvensional rata-rata mendapat hasil ulangan masih di bawah kriteria ketuntasan minimal yaitu 63,59 dan yang sudah tuntas belajar mencapai 37,50%. Sedangkan setelah menggunakan metode diskusi kelompok rata-rata hasil ulangan di atas kriteria ketuntasan minimal yaitu 81,56 dan siswa yang sudah tuntas belajar mencapai 93,75% atau ada peningkatan 56,25%.
PENERAPAN METODE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX-1 SMP NEGERI 18 BUTON RAFIUDIN RAFIUDIN
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i1.2004

Abstract

This research is motivated by the very low achievement of student learning at SMP Negeri 18 Buton because the selection of methods in conveying material about Looking to the Future with Optimism, Endeavor and Tawakal is still not quite right. The lecture method is still the mainstay method chosen by the teacher, so students just sit quietly and listen to the teacher's lecture. The purpose of this study was to improve student achievement in applying the concept of Islamic Religious Education to the subject of Looking to the Future with Optimism, Endeavor and Tawakal through the Make A Match Method. This study uses the Make a Match method in learning. The subjects in this study were class IX-1 students of SMP Negeri 18 Buton for the 2019/2020 academic year with a total of 13 students. The research data is in the form of primary data, namely the results of direct observation of student activities. The data analysis technique used to analyze the data in this study is a quantitative descriptive statistical technique. The results showed an increase in learning completeness in each cycle. In the early stages, only 31% or 4 of the 13 students in class IX-1 completed and got an average grade of 61, the first cycle that was completed was 69% or an increase of 38% and the class average score became 68 or an increase of 7 From the first cycle to the second cycle, students who have completed their studies become 100% or an increase of 31% with a class average score of 82 or an increase of 14. So using the make a match method can improve student achievement in class IX-1 SMP Negeri 18 Buton 2019/2020 academic year. ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh Perolehan prestasi belajar siswa sangat rendah di SMP Negeri 18 Buton karena pemilihan metode dalam menyampaikan materi tentang Menatap Masa Depan dengan Optimis, Iktiar dan Tawakal masih kurang tepat. Metode ceramah masih menjadi metode andalan yang dipilih oleh guru, sehingga siswa hanya duduk, diam dan mendengarkan ceramah guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam menerapkan konsep Pendidikan Agama Islam pada materi Menatap Masa Depan dengan Optimis, Iktiar dan Tawakal melalui Metode Make A Match. Penelitian ini menggunakan metode Make a Match dalam pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-1 SMP Negeri 18 Buton Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 13 siswa. Data penelitian ini berupa data primer yaitu berupa hasil observasi langsung terhadap aktivitas siswa. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah teknik statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar pada tiap-tiap siklus. Pada tahap awal yang tuntas hanya 31% atau 4 siswa saja dari 13 siswa kelas IX-1 dan mendapatkan nilai rata-rata kelas 61, siklus pertama yang tuntas menjadi 69% atau meningkat 38% dan nilai rata-rata kelas menjadi 68 atau meningkat 7. Dari siklus pertama ke siklus kedua siswa yang tuntas belajar menjadi 100% atau meningkat sebesar 31% dengan nilai rata-rata kelas 82 atau meningkat 14. Jadi dengan menggunakan metode make a match dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX-1 SMP Negeri 18 Buton tahun pelajaran 2019/2020.
PENGGUNAAN METODE LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA TEKS DESKRIPTIF DI KELAS VII SMP BAITURROSYID ERA ASTATI
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v3i1.2005

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) is motivated by the low ability of students to read descriptive texts in English subject. The formulation of the problem in this study is how is the application of the training method in improving students' ability to read descriptive texts in English in class VIII SMP Baiturrosyid Padang. In order for this classroom action research to work well without obstacles that interfere with the smooth running of the research, the researcher compiled the stages that were passed in the classroom action research, namely: 1) Action planning/preparation, 2) Action implementation, 3) Observation, and 4) Reflection. The successful application of the exercise method to English subjects was known from the increase in students' ability to read descriptive texts from before the action, cycle I, and cycle II. Before the action, students' ability to read descriptive texts was classified as "underprivileged", with an average percentage of 55.2%, because it was in the range of 0% -54%. In cycle I it increased to 70.2%, classified as "Quite Able", because 70.2% was in the range of 55% -69%. Tests in cycle II increased again with an average percentage of 83.5%, classified as "Able", because 83.5% was in the range of 80% -100%. This means that students' ability to read descriptive texts has reached 75%. Thus it can be concluded that the application of the training method can improve students' ability to read descriptive texts in English for Grade VIII students of SMP Baiturrosyid Padang. ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam membaca teks deskriptif pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah penerapan metode latihan dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca teks deskriptif dalam bahasa Inggris pada kelas VIII SMP Baiturrosyid Padang. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Berhasilnya penerapan metode latihan pada mata pelajaran Bahasa Inggris, diketahui dari adanya peningkatan kemampuan siswa dalam membaca teks deskriptif dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada sebelum tindakan kemampuan siswa dalam membaca teks deskriptif tergolong “’Kurang Mampu”, dengan rata-rata persentase 55,2%, karena berada pada rentang 0%-54%. Pada siklus I meningkat menjadi 70,2%, tergolong “Cukup Mampu”, karena 70,2% berada pada rentang 55%-69%. Tes pada siklus II meningkat lagi dengan rata-rata persentase 83,5%, tergolong “Mampu”, karena 83,5% berada pada rentang 80%-100%. Artinya kemampuan Siswa dalam membaca teks deskriptif telah mencapai 75%. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan dengan penerapan metode latihan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca teks deskriptif dalam Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII SMP Baiturrosyid Padang.

Page 2 of 2 | Total Record : 15