cover
Contact Name
Intan Gumilang
Contact Email
intangumil@gmail.com
Phone
+6285230803791
Journal Mail Official
intangumil@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prabu Rangkasari, Dasan Cermen , Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo
ISSN : -     EISSN : 27150496     DOI : https://doi.org/10.32807/jpms.v2i1
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo is a national periodical that contains articles on the results of the dissemination of community service activities, which are published twice a year in March and September. This journal was published by the Poltekkes of the Ministry of Health of Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo adopts a peer-double-blind review policy, and concerns in various fields of health for example: Health care Health of both mother and child Midwifery Epidemiology Nursing Nutrition Health analyst.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023): November" : 12 Documents clear
EDUKASI DAN PELATIHAN SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) MELALUI PEMBERDAYAAN KADER DAN TENAGA KESEHATAN DI POSYANDU PRIMA Diarti, Maruni Wiwin; Wiadnya, Ida Bagus Rai; Zaetun, Siti; Jiwintarum, Yunan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1444

Abstract

Analisis situasi didapatkan data dari Profil Puskesmas Keruak tahun 2021 bahwa pengendalian PTM tahun 2021 tingkat pencapaian/cakupannnya sub variable 63,58% (masih kurang) dari target yang di programkan. Data menunjukkan bahwa pelayanan/skrining kesehatan pada usia produktif, deteksi dini faktor risiko PTM yang ditargetkan 100% capaiannya 40,20%, Penemuan dan pelayanan penderita hipertensi sesuai standart yang ditargetkan 100% capainnya 66,0% serta Penemuan dan pelayanan penderita DM sesuai Standart yang ditargetkan 100% capainnya 63,8 %. Permasalahan yang dihadapi terkait masih kurangnya target capaian tentang pengendalian PTM di wilayah kerja Puskesmas Keruak karena masih kurangnya pelayanan skrining terkait PTM menggunakan pelayanan laboratorium sederhana (Rapid test) terutama ditingkat desa, masih kurangnya pengetahuan kader kesehatan tentang penyebab, pencegahan dan pengendalian PTM, terutama di daerah Desa Mendana Raya Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur.  Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan tentang Skrining pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (Hipertensi, Hipercholesterol, Hiperisemia dan Diabetes mellitus) melalui Posyandu Prima. Solusi permasalahan yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan Edukasi,penyuluhan dan Pelatihan tentang Skrining pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (Hipertensi, Hipercholesterol, Hiperurisemia dan Diabetes mellitus) melalui Posyandu Prima. Metode yang digunakan adalah dengan edukasi, pelatihan dan pendampingan menggunakan bookleat, leafleat dan skrining lab sederhana untuk PTM. Hasil dari pengabdian masyarakatTerbentuknya Kelompok Kader Peduli Screening PTM yang telah terampilan dalam penggukuran Tensi dan Pemeriksaan PTM (Kadar Glukosa darah, Asam Urat dan Cholesterol) menggunakan alat POCT.Tercapaianya Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan, Petugas kesehatan dan sasaran mitra melalui layanan posyandu prima di desa Mendana Raya tentang skrining kesehatan PTM pada usia produktif dan deteksi dini faktor risiko PTM sampai dengan 100%. Tercapainya peningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dan petugas kesehatan tentang pola hidup sehat terkait pencegahan dan pengendalian PTM menjadi sampai dengan 100%. Membantu meningkatkan capaian pelayanan/skrining kesehatan pada usia produktif, deteksi dini faktor risiko PTM yang dari 40,20% menjadi 50,20% tercapai. Membantu meningkatkan capaian Penemuan dan pelayanan penderita hipertensi sesuai standart  dari  66,0% menjadi 77,0% tercapai. Membantu meningkatkan capaian Penemuan dan pelayanan penderita DM sesuai Standart dari 63,8 % menjadi 73,8% tercapai. Tindak lanjut hasil pengabdian masyarakat dalam menjaga keberlanjutan merupakan peran perangkatan desa dan IDUKA dalam posyandu prima terkait skrining kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan PTM pada usia produktif yang di buktikan adanya  MOU dan Berita acara penyerahan bantuan Alat tensimeter dan POCT.
PEMBERDAYAAN PERAN KADER UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PERNIKAHAN USIA DINI MELALUI PELATIHAN POSYANDU REMAJA Hamidiyanti, Baiq Yuni Fitri; Sulianty, Ati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1451

Abstract

SDGs merupakan agenda global yang dicanangkan oleh PBB, prinsip SDGs memastikan tidak ada seorangpun yang terlewatkan atau “no-one left behind” dalam pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan tercantum dalam tujuan SDGs 5.3 yang berbunyi, “Menghapuskan semua praktik berbahaya, seperti perkawinan usia anak, perkawinan dini dan paksa, serta sunat perempuan”. Permasalahan perkawinan dini di Indonesia meningkat selama masa pandemi Covid-19, tercatat hingga Juni 2020 pada angka 24.000. Pernikahan dini menjadi salah satu penyebab permasalahan stunting pada anak di tanah air. WHO menyebut salah satu masalah stunting karena tingginya pernikahan dini dan rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Selain kualitas pengetahuan kesehatan reproduksi, tiga faktor lain yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi remaja adalah dengan menerapkan demokratik parenting yang optimal, dukungan teman sebaya dan disediakannya konseling kesehatan reproduksi remaja. Tujuan dari pelaksanaan pengabmas ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu remaja dalam memberikan KIE kesehatan reproduksi dan pernikahan usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Suranadi Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Sasaran pengabmas adalah kader posyandu remaja jumlahnya 30 orang. Kegiatan intervensi pelatihan dilaksanan selama 2 hari dan narasumber dari Puskesmas Suranadi, pemberian materi melalui diskusi menggunakan metode Buzz Group dan pelatihan KIE Kespro dan pernikahan usia dini melalui praktek langsung ke remaja yang bertujuan agar kader remaja mampu menjadi seorang konselor sebaya . Evaluasi dilakukan selama 2 kali intervensi dengan melihat langsung penerapan praktek KIE ke remja selama 2 bulan. Ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader remaja dengan nilai rata – rata pre test pengetahuan 45,37 meningkat menjadi 87,4 pada saat post test dengan katagori tertinggi pada tidak terampil sejumlah 26 orang. Nilai rata – rata post test keterampilan 66,40 meningkat menjadi 89,40 pada saat post test dengan katagori tertinggi pada terampil sejumlah 30 orang atau 100 % terampil.

Page 2 of 2 | Total Record : 12