cover
Contact Name
Alfrid Sentosa
Contact Email
jurnal@fisipolupgriplk.ac.id
Phone
+6285249068338
Journal Mail Official
jurnal@fisipolupgriplk.ac.id
Editorial Address
Jl. Hiu Putih, Tjilik Riwut Km. 7 Palangka Raya 73112
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Sociopolitico
ISSN : -     EISSN : 26561026     DOI : 10.54683
Core Subject : Social,
SOCIOPOLITICO Is a Journal of Scientific Studies in Social Sciences and Political Sciences published by FISIPOL PGRI Palangka Raya. This journal is published two times a year in February and August. It contains writings raised from the results of research and critical analysis. SOCIOPOLITICO publication aims to increase the lecturer creativity and competency especially and intellectual communities generally. It also aims at giving the contribution of thoughts, creative ideas, and things that can be used for community services, nationalism in carrying out Tri Darma College.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO" : 6 Documents clear
PERAN KEPALA DESA SEBAGAI OPINION LEADER DI DESA BUKIT HARAPAN Wijoko Lestariono; Hendro Hendro
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.021 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v2i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mendeskripsikan peranan Kepala Desa dalam membangun citra kerja yang baik terhadap warga pada masyarakat di Desa Harapan Kabupaten Kotawaringin Timur. (2) Untuk mendeskripsikan peranan Kepala Desa dalam meningkatkat hubungan komunikasi kepada masyarakat di Desa Bukit Harapan Kabupaten Kotawaringin Timur. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif metode yang hanya memaparkan, menuliskan, dan melaporkan keadaan suatu objek ataupun suatu peristiwa yang berupa penyingkapan sebuah fakta. Sedangkan metode studi kasus adalah metode penelitian tentang subjek penelitian berupa individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat, yang berkenaan dengan suatu fase atau tahap, sehingga dapat memberikan gambaran secara mendetail tentang latar belakang, sifat dan karakter yang khas dari suatu kasus. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : 1) Dalam peraturan desa Kepala Desa di Desa Bukit Harapan Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur telah menyelesaikan proker desa yang dibuat dan semua anggota ikut serta dalam menjalankan proker kerja, dan visi/misi yang ada didesa sangat berjalan dengan baik, serta sekertaris desa sangat membantu dalam peraturan desa yang dijalankan dalam pemerintahan. 2) Hambatan yang dialami di kantor pemerintahan desa masih sangat kurangnya keterlibatan masyarakat terhadap program yang telah disusun oleh pemerintah desa, untuk selanjutnya agar partisifasi warga bisa ditingkatkan lagi agar proses pembangunan desa dapat berjalan dengan lancar adanya komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan warganya.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPALA DESA SEBAGAI PENGERAK POLITIK DI DESA TEHANG Wiwik Suprapti; Kristina Kisni
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.498 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v2i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui persepsi masyarakat desa Tehang terhadap peran kepala desa sebagai penggerak politik. 2) Untuk mengetahui peranan kepala desa sebagai penggerak politik terhadap tingkat partisipasi politik masyarakat Tehang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar dan bukan merupakan data yang berbentuk angka-angka. Sehingga penelitian ini akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran dalam pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui observasi, wawancara, cacatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian: a) Kepala desa merupakan pimpinan elit lokal dan pimpinan masyarakat yang mempunyai pengaruh bagi masyarakat. Kedudukan kepala desa sulit terpisahkan dari politik, untuk mempertahankan kekuasaan dan kestabilan politik yang dijalankan diperlukan adanya dukungan dari masyarakat desa. Keterlibatan kepala desa sebagai penggerak politik masyarakat untuk memilih salah satu partai atau kandidat tertentu dengan memberikan berbagai janji pembangunan infrastruktur di Desa Tehang yang selama ini sangat didambakan masyarakat. Berbagai proyek pembangunan desa yang dijalankan kepala desa telah memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat, karena masyarakat dapat menikmati secara langsung pembangunan desa. b) Selain persepsi positif, ada juga persepsi negatif yang muncul di masayarakat Desa Tehang. Keterlibatan kepala desa sebagai penggerak politik masih dipandang sebagai hal yang negatif yang selalu mendapat sorotan dan perhatian di kalangan masyarakat, karena hal tersebut dinilai sesuatu hal yang tidak etis. keterlibatan kepala desa sebagai penggerak politik masyarakat dipandang tidak memberikan contoh yang baik bagi berlangsungnya demokrasi.
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA BANDAR AGUNG KECAMATAN PARENGGEAN Kurjunaidi Kurjunaidi; Sriwidarti Sriwidarti
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.319 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v2i1.22

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui fungsi Badan Permusyawaratan Desa di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam pelaksanaan pembangunan. Penelitian ini berlangsung kurang lebih 3 bulan dan berlokasi di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif yaitu untuk eksplorasi dan klarafikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, studi dokumen, studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Peran dan fungsi BPD dalam pembangunan di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur yakni membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan kinerja kepala desa, terkait dengan fungsi BPD mengenai pengawasan. Selain itu, faktor yang mempengaruhi fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam pelaksanaan pembangunan terdiri dari faktor pendukung yakni Tingkat pendidikan BPD dalam proses rekruitmen atau sistem pemilihan anggota BPD, masyarakat, pola hubungan kerjasama dengan pemerintah desa, serta Sosial budaya sedangkan Faktor penghambat yakni partisipasi anggota rapat yang masih kurang dan sarana atau Sekretariat BPD yang belum ada untukberkantor di Desa Bandar Agung.
PELAKSANAAN REKRUTMEN PERANGKAT DESA Fitri Widayanti
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.2 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v2i1.23

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan Tujuan Penelitian adalah 1) Untuk mendeskripsikan Pelaksanaan Rekrutmen Perangkat Desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya di Desa Karang Sari. 2) Untuk mengetahui Kendala yang dihadapi dalam Pelaksanaan Rekrutmen Perangkat Desa di Desa Karang Sari. Penelitian ini berlangsung kurang lebih 3 bulan dan berlokasi di Desa Karang Sari Kecamatan Parenggean. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian kualitatif deskriptif yaitu untuk eksplorasi dan klarafikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, studi dokumen, studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian: Pelaksanaan rekrutmen perangkat desa di Desa Karang Sari pada tahun 2018 dilakukan melalui proses seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Penjaringan Perangkat Desa, hasil dari seleksi calon perangkat desa yaitu dengan nilai kumulatif tertinggi kemudian dimintakan rekomendasi kepada Camat Parenggean, selanjutnya Camat Parenggean mengirimkan Surat Rekomendasi Perangkat Desa kepada Kepala Desa Karang Sari untuk memilih 6 (enam) orang peserta yang kemudian diangkat menjadi perangkat desa dengan Surat Keputusan Kepala Desa.
HUBUNGAN KENAKALAN REMAJA DENGAN FUNGSI SOSIAL KELURGA DI DESA MEKAR JAYA At Prayer
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.301 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v2i1.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kenakalan dilakukan remaja di Desa Mekar Jaya. (2) Untuk mendeskripsikan hubungan kenakalan remaja dengan fungsi sosial keluarga di Desa Mekar Jaya. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research), karena pengambilan sumber datanya di lapangan–dalam hal ini data kasus-kasus kenakalan remaja yang terjadi di Desa Mekar Jaya untuk kemudian dideskripsikan dan dianalisis sehingga dapat menjawab persoalan yang telah dirumuskan dalam pokok masalah. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : Bahwa bentuk-bentuk kenakalan remaja Mekar Jaya sebagaimana yang telah disebutkan dalam konsep teori, yaitu terdapat tiga bentuk kenakalan: a) Kenakalan biasa, seperti berbohong, begadang, pergi keluar rumah tanpa pamit, keluyuran, membolos sekolah, berkelahi dengan teman dan sebagainya; b) kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan, seperti mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM, kebut-kebutan/ mengebut, minum-minuman keras, mencuri, mencopet, berjudi dan menodong; dan c) kenakalan khusus, seperti menyalahgunakan narkotika, kumpul kebo, hubungan sex di luar nikah, menggugurkan kandungan, memperkosa, membunuh, melihat, membaca dan menonton gambar-gambar porno dan sebagainya. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa ada hubungan negatif antara keberfungsian sosial keluargannya dengan kenakalan remaja di Mekar Jaya Kecamatan Parenggean. Identitas remaja, baik sebagai pelajar ataupun pekerja sama-sama mempunyai kesempatan untuk melakukan kenakalan, baik itu kenakalan biasa, kenakalan khusus maupun kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan. Remaja yang memiliki waktu luang banyak seperti mereka yang tidak bekerja atau menganggur dan masih pelajar kemungkinannya lebih besar untuk melakukan kenakalan atau perilaku menyimpang. Demikian juga dengan keberfungsian sosial keluarga, bahwa keluarga yang nota bene-nya keluarga yang utuh pun tidak menjamin anak untuk tidak melakukan kenakalan, terlebih lagi keluarga yang tingkat keberfungsian sosialnya rendah, maka kemungkinan besar anaknya akan melakukan kenakalan pada tingkat yang lebih berat.
MODEL PENANGANAN ANAK JALANAN DI KOTA PALANGKA RAYA Fauzi Rahman
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 2 No 1 (2020): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.578 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v2i1.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk a) Ingin mengetahui peran Dinas Sosial Kota Palangka Raya dalam penanganan anak jalanan berbasis Keluarga diKota Palangka Raya. b) Ingin mendeskripsikan tentang: Profil (potret) anak jalanan dan keluarganya; Faktor-faktor penyebab munculnya anak jalanan; Peta permasalahan anak jalanan; Pandangan masyarakat tentang anak jalanan; dan Beberapa model alternatif yang mungkin dapat diterapkan dalam penanganan anak jalanan yang berbasis keluarga di Kota Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : 1) Peran Dinas Sosial Kota Palangka Raya dalam penanganan anak jalanan berdasarkan Peraturan Daerah kota Palangka Raya Nomor 16 Tahun 2007 belum dilaksanakan secara maksimal hal ini berhubungan dengan kesungguhan pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran yang kurang memadai. 2) Penanganan anak jalanan dalam teori dramaturgi memaparkan peran dari petugas sebagai pembina sekaligus pengasuh anak jalanan dapat menjadi jenis alternatif dalam merubah perilaku anak jalanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6