cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 28072316     EISSN : 28071670     DOI : https://doi.org/10.51878/language.v1i2.659
Core Subject : Education, Social,
LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Innovation contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Language and Literature Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
PEMEROLEHAN BAHASA PENDERITA TUNA RUNGU DAN TUNA WICARA (KAJIAN PRAGMATIK PADA KOSAKATA DAN FONETIS ) NOVALINA NOVALINA
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.243 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i1.455

Abstract

Penelitian tentang Pemerolehan Bahasa Penderita Tuna Rungu dan Tuna Wicara menarik untuk dikaji, terutama kajian pragmatik pada kosakata dan fonetis bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemerolehan bahasa dan bentuk pragmatik pada kosakata serta fonetis bahasa penderita tuna rungu dan tuna wicara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berlatar natural. Data penelitian ini berupa catatatan lapangan hasil observasi, hasil wawancara, dan rekaman responden. Hasil temuan dalam penelitian ini pemerolehan bahasa penderita tuna rungu dan tuna wicara dipengaruhi oleh lingkungannya yang menggunakan bahasa ibu (bahasa Sunda). Responden hanya mengalami 1 tahun bersekolah di SD untuk mengenal bahasa keduanya (bahasa Indonesia). Responden mampu menguasai kosakata dan mampu mengucapkan hurup-hurup vokal dengan bunyi ujaran yang jelas, seperti vokal /a/i/u/o, tetapi tidak mengucapkan vokal /e/. Responden juga mengalami kesulitan dalam menyebutkan kosakata dan bunyi ujaran hurup-hurup konsonan . Selain itu, responden dapat mengucapkan dua kosakata dengan jelas jika dituturkan dengan dieja. Untuk berkomunikasi dengan lawan bicara sering menggunakan bahasa isyarat agar lawan bicara memahami apa yang disampaikainya, begitu juga sebaliknya. Penguasaan kosakata bahasa Indonesia didapatkan dari menonton televisi dan responden dapat memahami bahasa yang disampaikan lewat ekspresi yang diperlihatkannya. Secara pragmatik, responden memahami makna kata dengan aspeknya yang lain, memahami kosa kata dan fonetis bahasanya walaupun tidak mampu diucapkan secara jelas. Kesulitan dalam pemerolehen bahasa pada penderita tuna rungu dan tuna wicara dapat diatasi jika dapat dikenali sejak dini dan kepedulian orang tua untuk memperkaya pemerolehan bahasa dan kosakata yang diterima responden .
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA BERBICARA BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN VIDEO YOUTUBE DI SMKN 1 TANJUNG PALAS DWI HARTATIK HANDAYANI MUKTI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.978 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i1.456

Abstract

Mata Pelajaran Bahasa Inggris telah menjadi salah satu bagian dari kurikulum yang telah ditetapkan. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat, Bahasa Inggris juga merupakan salah satu soft skill yang dibutuhkan di era global saat ini. Namun permasalahannya tidak semua pelajar dapat menggunakan Bahasa Inggris dengan baik dan lancar. Youtube adalah salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan dalam melatih kemampuan siswa untuk berbicara Bahasa Inggris yang sering dianggap sulit oleh siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana Youtube mampu meningkatkan kemampuan siswa untuk berbicara Bahasa Inggris dengan baik dan lancar.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL OTENTIK UNTUK SISWA KELAS VII/ 1 SMP N 4 MATARAM Hj. ANDI MASANI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.778 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i1.462

Abstract

Menulis bagi sebagian dari para siswa adalah merupakan sesuatu yang unik,dan kebiasaan yang bisa dilakukan berulang ulang ,Oleh karena itu siswa memiliki kesempatan untuk merevisi tulisannya ketika terjadi kesalahan. Meskipun demikian, menulis teks deskriptif berbahasa Inggris tidak hanya sekedar merangkai kata, frase, atau kalimat. Makalah ini menyajikan hasil penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan kompetensi siswauntuk menulis teks deskriptif berb ahasa Inggris melalui media visual otentik. Subyek penelitian adalah 32 siswa kelas VII/1 SMP N 4 Mataram semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika minimal terdapat 20 dari 32 siswa (62,5%) bisa menulis teks deskriptif berbahasa Inggris dengan lebih bervariasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus selama 4 pertemuan. Pada tindakan pertama, siswa mendeskripsikan orang tertentu. Pada tindakan ke dua, siswa mendeskripsikan benda dan tempat tertentu. Penelitian kualitatif dengan metode analisa data berupa triangulasi sumber data menunjukkan hasil bahwa ada peningkatan jumlah siswa yang telah mencapai KKM. Dari keadaan semula hanya 5 dari 32 siswa (15,63%), setelah diadakan tindakan siklus pertama dan ke dua, ada peningkatan jumlah siswamasing-masing 15 (46,88%) dan 26 siswa (81%) mencapai KKM. Simpulannya, pembelajaran melalui media visual otentik dapat meningkatkan kompetensi siswa kelas VII/1 SMP Negeri 4 Mataram semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 untuk menulis teks deskriptif berbahasa Inggris dengan lebih bervariasi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI METODE DEMONSTRASI KELAS IX A SMP NEGERI 1 POGALAN LILIK SURYANI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.885 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i1.483

Abstract

Menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang perlu mendapat perhatian yang serius dalam pembelajaran di sekolah. Dengan kemampuan menulis, siswa dapat mengembangkan dan menuangkan gagasan serta pengalamannya dalam berbagai macam bentuk teks. Salah satu teks tersebut adalah teks prosedur. Dalam menulis teks prosedur, diperlukan adanya suatu bentuk ekspresi gagasan yang berkesinambungan dan mempunyai urutan kronologis. Berdasarkan hasil tugas dan tes menulis teks prosedur diketahui bahwa kemampuan siswa masih rendah sehingga diperlukan suatu metode yaitu menggunakan metode demonstrasi dengan media asli di sekitar kelas dan benda model yang memudahkan siswa dalam mendemostrasikannya. Metode ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis teks prosedur secara lisan dan tertulis, pendek dan sederhana berbentuk resep dan manual dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar sesuai dengan kontek. Adapun subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX A semester 1 tahun pelajaran 2018-2019 SMP Negeri 1 Pogalan yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan prestasi belajar yang meningkat dari setiap siklus. Diketahui bahwa nilai rata-rata siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Pogalan sebelum siklus 55, siklus I 79,16 dan siklus II 85,28. Sedangkan ketuntasan belajar sebelum siklus 47,06% , siklus I 78,12% dan siklus II ada kenaikan yang sangat signifikan yaitu 96,88%. Hal ini menandakan keberhasilan dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IX A Semester 1 tahun pelajaran 2018-2019 SMP Negeri 1 Pogalan.
IMPLEMENTASI JAZZ CHANTS VIDEO DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGIRIS DI ABA DIAN CIPTA CENDIKA NILA SARI DEWI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.201 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i1.552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran kosa kata Bahasa Inggris menggunakan media Jazz Chants video , dan. peningkatan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan mahasiswa Akademi Bahasa Asing Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung pada kelas D3-BI-IA dan D3-BI-IB tahun pembelajaran 2020-2021. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus I, tindakan dilakukan berupa menyimak Jazz Chants dalam bentuk audio, membaca teks lagu, pemahaman arti kata, dan mencari fungsi kata dalam kalimat. Pada siklus II, aktivitas pembelajaran dikembangkan dengan menyimak dan mengisi rumpang yang kosong (cloze procedure), membaca teks Jazz Chants dalam bentuk audio visual, pemahaman makna kalimat dalam teks lagu, mengucapkan kalimat dan menceritakan kembali isi lagu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1).adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang aktif dalam pembelajaran, yaitu; kelas D3-BI-IB, dalam siklus I, pada pertemuan 1 berjumlah 12 orang atau sebesar 60% dan pertemuan 2 berjumlah 14 orang atau 70% dan siklus II, pada pertemuan I berjumlah 15 orang atau sebesar 75% dan pertemuan 2 berjumlah 18 orang atau 90%. Sedangkan kelas D3-BI-IB , dalam siklus I pada pertemuan I berjumlah 10 orang atau sebesar 50%, dan pertemuan 2 berjumlah 13 orang atau 65% dan siklus II, pertemuan I berjumlah 16 orang atau sebesar 80% dan pertemuan 2 berjumlah 17 orang atau sebesar 85%, dan (2) hasil prestasi belajar pada tes penguasaan I menunjukkan bahwa kelas D3-BI-IA jumlah mahasiswa yang tuntas 11 orang atau sebesar 55% dan kelas D3-BI-IB juga berjumlah 11 orang atau 55%. Data yang diperoleh dari hasil prestasi belajar pada Tes Penguasaan II, mahasiswa yang tuntas pada kelas D3-BI-IA berjumlah 18 orang atau sebesar 90% dan kelas D3-BI-IB berjumlah 16 orang atau 80%.
PENINGKATAN HASIL PENILAIAN PENGETAHUAN MUATAN LOKAL BAHASA JAWA TENTANG MEMAHAMI PASANGAN HURUF JAWA MELALUI MODELING THE WAY DENGAN FLASHCARD PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 2 KALANGLUNDO SULASIH SULASIH
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.253 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i2.658

Abstract

Good education is education that not only prepares students for a profession or position, but to solve the problems they face in everyday life. In general, the purpose of this classroom action research is to improve the Results of Assessment of Javanese Language Knowledge for Class V students at SD Negeri 2 Kalanglundo, Ngaringan District, Grobogan Regency in Semester 2 of the 2019/2020 Academic Year on Understanding Javanese letter pairs. This research was carried out for 4 months from January 2, 2020 to May 16, 2020 at SD Negeri 2 Kalanglundo, Ngaringan District, Grobogan Regency. Sources of data came from researchers and students of Class V, totaling 42. Data validation was carried out using data triangulation techniques sourced from the results of the Knowledge Assessment of students in the pre-cycle, cycle I, and cycle II. This research consists of two cycles, each of which consists of planning, implementing, observing and reflecting. The results showed that by applying The Way Modeling Learning Model with Flashcards, it could improve the Results of Assessment of Javanese Language Knowledge for Class V students at SD Negeri 2 Kalanglundo, Ngaringan District, Grobogan Regency in Semester 2 of the 2019/2020 Academic Year on Understanding Javanese letter pairs. This is indicated from the achievement of the target of increasing the results of the Javanese Language Knowledge Assessment of Learners in the Pre-Cycle, the average Knowledge Assessment Results of students being 68.78, increasing in the first cycle after Applying The Way Modeling Learning Model with Flashcards to 78.78 and finally being able to increase again in the second cycle to 82.72. With the results that have been achieved in Cycle II, it shows that the indicators of success set out in this study have been achieved. The suggestions that can be submitted include: (1) Researchers should use media or teaching aids in delivering subject matter, so that students are easier to accept the subject matter presented; (2) Researchers must be active and creative in order to develop the quality of their profession. ABSTRAKPendidikan yang baik adalah pendidikan yang tidak hanya mempersiapkan para peserta didik untuk suatu profesi atau jabatan saja, tetapi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan Hasil Penilaian Pengetahuan Bahasa Jawa peserta didik Kelas V di SD Negeri 2 Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 pada tentang Memahami Pasangan huruf Jawa. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan sejak tanggal, 2 Januari 2020 sampai 16 Mei 2020 bertempat di SD Negeri 2 Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. Sumber data berasal dari peneliti dan peserta didik Kelas V yang berjumlah 42. Validasi data dilakukan menggunakan teknik triangulasi data yang bersumber dari Hasil Penilaian Pengetahuan peserta didik pada pra siklus, siklus I, dan Siklus II. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Modeling The Way dengan Flashcard dapat meningkatkan Hasil Penilaian Pengetahuan Bahasa Jawa peserta didik Kelas V di SD Negeri 2 Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 pada tentang Memahami Pasangan huruf Jawa. Hal ini diindikasikan dari pencapaian target peningkatan Hasil Penilaian Pengetahuan Bahasa Jawa Peserta didik pada Pra Siklus rata-rata Hasil Penilaian Pengetahuan peserta didik sebesar 68,78 meningkat pada siklus I setelah Menerapkan Model Pembelajaran Modeling The Way dengan Flashcard menjadi 78,78 dan akhirnya bisa di tingkatkan lagi pada siklus II menjadi 82,72. Dengan hasil yang telah dicapai pada Siklus II menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini sudah tercapai. Adapun saran yang dapat diajukan antara lain : (1) Peneliti sebaiknya menggunakan media atau alat peraga dalam menyampaikan materi pelajaran, agar peserta didik lebih mudah dalam menerima materi pelajaran yang disampaikan; (2) Peneliti harus aktif dan kreatif agar dapat mengembangkan kualitas profesinya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MODEL RANCANG BANGUN PADA PESERTA DIDIK KELAS IX A SMPN I TANJUNG SUHENDRO SUHENDRO
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.309 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i2.659

Abstract

The purpose of this study was to find out about increasing students' learning motivation in the application of the design model and to find out the improvement in learning outcomes of Indonesian language subjects, especially in short story writing material. In this study, two data collection techniques were used, namely the performance test technique and the observation technique. To analyze the data, the results of performance tests and observations were analyzed by comparative description, namely comparing the initial conditions, cycle I, cycle II. The procedure of classroom action research (CAR) which consists of 2 (two) cycles. In the first cycle, discussions with independent work consisting of 4-5 students are presented and responded to by other groups. In cycle II, the results of group work discussions were presented in front of the class and other groups responded. The results showed that there was an increase in the ability to write short stories from an average initial condition of 69.30, after the first cycle of actions was carried out an average of 74.30, to 88.4 at the end of cycle II. By applying the design model, the teacher in the learning process is more creative and applicable. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam penerapan model rancang bangun dan serta mengetahui peningkatkan hasil belajar mapel bahasa Indonesia terutama pada materi menulis cerpen. Dalam penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik tes unjuk kerja dan teknik observasi. Untuk menganalisis data, hasil tes unjuk kerja dan observasi dianalisis dengan deskripsi komperatif, yaitu membandingkan kondisi awal, siklus I, siklus II. Prosedur penelitian penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 (dua ) siklus.Pada siklus I diskusi dengan kerja mandiri yang terdiri dari 4-5peserta didik dipresentasikan dan ditanggapi oleh kelompok yang lain. Pada siklus II hasil diskusi kerja kelompok dipresentasikan di depan kelas dan ditanggapi oleh kelompok yang lain.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan kemampuan menulis cerpen dari kondisi awal rata-rata 69,30, setelah dilaksanakan tindakan siklus I rata-rata 74,30 ,menjadi 88,4 pada akhir siklus II.Penerapan model rancang bangun, guru dalam proses pembelajaran lebih kreatif dan aplikatif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH PIDATO PERSUASIF MENGGUNAKAN PUEBI SISWA KELAS IX SMPN 1 SANGA DESA KABUPATEN MUSI BANYUASIN ELPHILIA ELPHILIA
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.736 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i2.674

Abstract

This study aims to improve the ability to write persuasive speeches using general Indonesian spelling guidelines (PUEBI) which include (punctuation, capital letters, and conjunctions) grade IX students of SMP Negeri 1 Sanga Desa. This research is a classroom action research which consists of two cycles, each cycle consists of four stages. The first and second cycles were held in two meetings each. The results and discussion of writing persuasive speeches using general Indonesian spelling guidelines which include (punctuation, capital letters, and conjunctions) can improve the learning outcomes of class IX students of SMP Negeri 1 Sanga Desa. Based on the results of the study of the number of 27 students, 15 students who managed to reach the KKM, 12 students have not reached the KKM so that the percentage of completeness obtained is 55.55%. The average value obtained is 63.26. In the second cycle of the number of 27 students, 22 students who managed to reach the KKM, 5 students have not reached the KKM so that the percentage of completeness obtained is 81.48%. The average value obtained by students is 72.55. So, based on the research results, writing persuasive speeches using general Indonesian spelling guidelines which include (punctuation, capital letters, and conjunctions) has increased. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis naskah pidato persuasif menggunakan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI) yang meliputi (tanda baca, huruf kapital, dan kata penghubung) siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sanga Desa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yang setiap siklus terdiri dari empat tahapan. Siklus pertama dan siklus kedua masing-masing dilaksanakan dua kali pertemuan. Hasil dan pembahasan menulis naskah pidato persuasif menggunakan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang meliputi (tanda baca, huruf kapital, dan kata penghubung) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sanga Desa. Berdasarkan hasil penelitian dari jumlah 27 siswa, 15 siswa yang berhasil mencapai KKM, 12 siswa belum mencapai KKM sehingga persentase ketuntasan yang diperoleh sebesar 55,55%. Nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 63,26. Pada siklus kedua dari jumlah 27 siswa, 22 siswa yang berhasil mencapai KKM, 5 siswa belum mencapai KKM sehingga persentase ketuntasan yang diperoleh sebesar 81,48%. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 72,55. Jadi, berdasarkan hasil penelitian menulis naskah pidato persuasif menggunakan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang meliputi (tanda baca, huruf kapital, dan kata penghubung) mengalami peningkatan.
PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERPEN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KREATIF PRODUKTIF SRI INDRIYATI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.171 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i2.686

Abstract

This study aims to describe the results of the ability to write short stories by utilizing serial image media through product creative learning models for class IX students at MTs Negeri 2 Banyumas. From the results of the initial conditions of learning to write short stories before using the media, it was found that the average ability of students in writing short stories was still far from the specified Minimum Completeness Criteria (KKM), which was a score of 72 and above. There are still many students who have not scored 72, which is 41.20%, while those who scored 72 and above are 58.22%. The inability of students to achieve this KKM requires an innovation, namely the use of serial image media through productive creative learning methods in learning to write short stories. So that there is an increase in the value of the results of writing short stories made by students using serial images, namely; the average ability to write short stories of students has increased from before when viewed from the percentage of previous learning outcomes, after using serial image media through productive creative learning methods, the results of learning to write short stories increased to 82.35%. From these results, it can be seen that there are still 17.65% of students who still get a score below 72, while others get a score of 72 and above. This proves that the use of serial image media through product creative learning methods can improve students' abilities in writing short stories. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kemampuan menulis teks cerpen dengan memanfaatkan media gambar berseri melalui model pembelajaran kreatif produk pada peserta didik kelas IX MTs Negeri 2 Banyumas. Dari hasil kondisi awal pembelajaran menulis teks cerpen sebelum menggunakan media ditemukan bahwa kemampuan rata-rata peserta didik dalam menulis cerpen masih jauh dari Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang ditetapkan, yaitu nilai 72 ke atas. Masih banyak peserta didik yang belum mendapat nilai 72 yaitu 41,20% sedangkan yang mendapat nilai 72 ke atas sebanyak 58,22%. Ketidakmampuan peserta didik dalam mencapai KKM ini membutuhkan sebuah inovasi, yaitu penggunaan media gambar berseri melalui metode pembelajaran kreatif produktif dalam pembelajaran menulis teks cerpen. Sehingga ada peningkatan nilai dari hasil menulis teks cerpen yang dibuat peserta didik dengan menggunakan media gambar berseri yaitu; rata-rata kemampuan menulis teks cerpen peserta didik sudah meningkat dari sebelumnya apabila dilihat dari prosentase hasil belajar sebelumnya, setelah menggunakan media gambar berseri melalui metode pembelajaran kreatif produktif hasil pembelajaran menulis teks cerpen meningkat menjadi 82,35%. Dari hasil tersebut dapat diketahui masih ada 17,65% peserta didik yang masih mendapatkan nilai di bawah 72, sedangkan lainnya mendapat nilai 72 ke atas. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media gambar berseri melalui metode pembelajaran kreatif produk dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menulis teks cerpen.
PENGGUNAAN KKBMM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSEMPLUM PADA PESERTA DIDIK KELAS IX B SMP NEGERI 1 GABUS KABUPATEN GROBOGAN SUHARTI SUHARTI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.701 KB) | DOI: 10.51878/language.v1i2.687

Abstract

The aims of this study are 1) to describe the learning process of writing exemplum texts with KKBMM in class IX B students of SMP Negeri 1 Gabus, Grobogan Regency in the first semester of the 2015/2016 academic year; 2) describe the improvement of writing skills in exemplum text with KKBMM in class IX B students of SMP Negeri 1 Gabus, Grobogan Regency in the first semester of the 2015/2016 academic year; and 3) describe the change in attitude of students in class IX B of SMP Negeri 1 Gabus, Grobogan Regency in the first semester of the 2015/2016 academic year in learning to write exemplum texts with KKBMM. The research site is at SMP Negeri 1 Gabus. The time of the study was from August to November 2015. The research subjects were students of class IX B SMP Negeri 1 Gabus in the 2015/2016 academic year. Collecting data by recording techniques, self-assessment, practice tests, and observations. CAR is carried out in 2 cycles. The learning process with KKBMM in writing exemplum texts has developed. Interest in learning, activeness, enthusiasm, seriousness, and student responses develop for the better. The percentage of questionnaire results in the first cycle was 67% and in the second cycle increased to 80%. Learning outcomes in the form of students' skills in learning to write exemplum texts have increased. In the pre-cycle students who finished studying were 21 (58%), the first cycle was 27 (75%), and the second cycle was 32 (89%). The attitude of students has changed for the better. The average value of attitudes towards religious teachings adopted in the pre-cycle was 2.38 (enough), in the first cycle it was 2.62 (good), and in the second cycle it was 3.10 (good). The average value of honesty in the pre-cycle is 2.26 (enough), in the first cycle it becomes 2.49 (enough), and in the second cycle it becomes 3.14 (good). The average value of self-confidence in the pre-cycle was 2.19 (enough), in the first cycle it was 2.48 (enough), and in the second cycle it was 3.03 (good). In cycle II, the percentage of success in respecting religious teachings is 94%, honesty is 89%, and self-confidence is 83%. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan proses pembelajaran menulis teks eksemplum dengan KKBMM pada peserta didik kelas IX B SMP Negeri 1 Gabus, Kabupaten Grobogan semester I tahun pelajaran 2015/2016; 2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks eksemplum dengan KKBMM pada peserta didik kelas IX B SMP Negeri 1 Gabus, Kabupaten Grobogan semester I tahun pelajaran 2015/2016; dan 3) mendeskripsikan perubahan sikap peserta didik kelas IX B SMP Negeri 1 Gabus, Kabupaten Grobogan semester I tahun pelajaran 2015/2016 dalam pembelajaran menulis teks eksemplum dengan KKBMM. Tempat penelitian di SMP Negeri 1 Gabus. Waktu penelitian yaitu bulan Agustus sampai dengan November 2015. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Gabus tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data dengan teknik perekaman, penilaian diri, tes praktik, dan observasi. PTK dilaksanakan dalam 2 siklus. Proses pembelajaran dengan KKBMM dalam menulis teks eksemplum mengalami perkembangan. Minat belajar, keaktifan, semangat, keseriusan, dan respon peserta didik berkembang menjadi lebih baik. Persentase hasil angket pada siklus I sebesar 67% dan pada siklus II meningkat menjadi 80%. Hasil belajar berupa keterampilan peserta didik dalam pembelajaran menulis teks eksemplum mengalami peningkatan. Pada prasiklus peserta didik yang tuntas belajar sebanyak 21 (58%), siklus I sebanyak 27 (75%), dan siklus II sebanyak 32 (89%). Sikap peserta didik mengalami perubahan menjadi baik. Rata-rata nilai sikap menghayati ajaran agama yang dianut pada prasiklus sebesar 2,38 (cukup), pada siklus I menjadi 2,62 (baik), dan pada siklus II menjadi 3,10 (baik). Rata-rata nilai sikap jujur pada prasiklus 2,26 (cukup), pada siklus I menjadi 2,49 (cukup), dan pada siklus II menjadi 3,14 (baik). Rata-rata nilai sikap percaya diri pada prasiklus sebesar 2,19 (cukup), pada siklus I menjadi 2,48 (cukup), dan pada siklus II menjadi 3,03 (baik). Pada siklus II persentase keberhasilan sikap menghargai ajaran agama yang dianut sebesar 94%, sikap jujur sebesar 89%, dan sikap percaya diri sebesar 83%.

Page 2 of 13 | Total Record : 126