cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP KECEMASAN AKADEMIK DALAM MENGHADAPI UJIAN AKHIR SANTRI PONPES MQ AL-ISLAMI AFIFULLAH, AHMAD
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4455

Abstract

Belief in one's own abilities is one of the important components that students must have as capital to achieve academic success. Nowadays, students often feel anxiety in doing the assigned assignments. Academic anxiety anxiety that causes mental activity, misattention, physical distress, and inappropriate behavior. Students who have high self-efficacy have the power to complete the given academic tasks. His confidence will reduce the level of anxiety in the implementation of learning, so that he can complete various difficult tasks and exams. This study aims to find out the level of self-efficacy, find out the level of academic anxiety of students, and prove the influence between self-efficacy and academic anxiety in grade XII students. This study uses a quantitative approach with a regression method. The total population is 106 students. Sampling technique uses saturated samples. The data collection tool used in this study used observation, documentation and questionnaires from the self-efficacy scale, and the academic anxiety scale. The results of this study show that the level of self-efficacy and academic anxiety is in the moderate category. Based on the results of the simple linear regression test, a constant of 30.629, with a coefficient value of 0.741, and a significance value of 0.000. With this, it can be concluded that there is an effect between self-efficacy on academic anxiety with a significance value level of 0.000 < 0.05. ABSTRAKKeyakinan atas kemampuan diri sendiri merupakan salah satu komponen penting yang harus dimiliki siswa sebagai modal mencapai kesuksesan akademik. Saat ini seringkali siswa merasakan kecemasan dalam mengerjakan tugas yang diberikan. Kecemasan akademik kecemasan yang menimbulkan aktivitas mental, perhatian yang salah, distress secara fisik, dan perilaku yang tidak tepat. Siswa yang mempunyai self efficacy tinggi mempunyai kekuatan untuk menyelesaikan tugas akademik yang diberikan. Keyakinan yang dimiliki dirinya akan mengurangi tingkat kecemasan dalam pelaksanaan belajar, sehingga dapat menyelesaikan berbagai tugas dan ujian yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self efficacy, mengetahui tingkat kecemasan akademik siswa, dan membuktikan pengaruh antara self efficacy dan kecemasan akademik pada siswa kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan metode regresi. Jumlah populasi sebanyak 106 siswa. Teknik pengambilan Sampel menggunakan sampel jenuh. Alat pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan angket kuisoner dari skala self efficacy, dan skala kecemasan akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat self efficacy dan kecemasan akademik masuk pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana diperoleh konstan sebesar 30,629, dengan nilai koefesian 0,741, dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara self efficacy terhadap kecemasan akademik dengan tingkat nilai Signifikansi 0,000 < 0,05.                  
PENGARUH DESAIN KEMASAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK EAT SAMBEL Shoriah, Darvinna; Sunysca, Milcy; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4912

Abstract

ABSTRACT Packaging design plays an important role in product marketing strategies, especially in the food industry, because it not only functions to protect the product, but also as a communication medium that influences consumer perceptions and decisions. In the context of business ethics, business actors are required to pay attention to moral values ??in every decision, including in presenting informative packaging that suits customer needs. This study aims to analyze the effect of packaging design on consumer buying interest in the food sector with a focus on Eat Sambel products. In an era of intense competition, packaging design is one of the important factors that can influence consumer decisions to buy a product. This study uses Quantitative research methods with the distribution of questionnaires to respondents who are consumers of Eat Sambel products. The data obtained was analyzed to measure the effect of the packaging design variable on consumer buying interest. The results of this study indicate that there is a significant influence of packaging design such as color, shape, and information presented on the packaging on consumer buying interest. The results of this study indicate that a product needs to pay attention to the design aspects of the packaging to increase the attractiveness of purchasing decisions in consumers. This research is expected to provide insight for the food industry in designing more effective product packaging designs. ABSTRAK Desain kemasan memegang peran penting dalam strategi pemasaran produk, khususnya di industri makanan, karena tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga sebagai media komunikasi yang memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen. Dalam konteks etika bisnis, pelaku usaha dituntut untuk memperhatikan nilai moral dalam setiap keputusan, termasuk dalam penyajian kemasan yang informatif dan sesuai kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain kemasan terhadap minat beli konsumen di Sektor Makanan dengan fokus pada produk Eat Sambel. Di era persaingan yang ketat, desain kemasan menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi dalam keputusan konsumen untuk membeli suatu produk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan distribusi kuisioner kepada responden yang merupakan konsumen produk Eat Sambel. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengukur pengaruh dari variabel desain kemasan terhadap minat beli konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari desain kemasan yang signifikan seperti warna, bentuk, dan informasi yang disajikan pada kemasan terhadap minat beli konsumen. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa suatu produk perlu memperhatikan aspek desain pada kemasan untuk meningkatkan daya tarik keputusan pembelian pada konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi industri makanan dalam merancang desain kemasan ptoduk yang lebih efektif.
FRAMING ANALYSIS IN KOREAN DRAMA "BUSINESS PROPOSAL" ON VIEWERS' PERCEPTION OF SOCIAL DISPARITIES AMONG GEN Z Maretza, Trize; Putri, Valentina Rahmania; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4913

Abstract

ABSTRACT The popular Korean drama "Business Proposal" tells the story of romance and work, but also subtly highlights the social gaps that are seen in the characters, This study aims to analyze the framing used in this drama to understand how social gaps are portrayed and how they affect viewers' perceptions. The research method used is quantitative, through content analysis of dramas and surveys to viewers. Content analysis shows that the drama "Business Proposal" utilizes framing that tends to reinforce stereotypes of social inequality, such as social class differences, lifestyles, and educational access. This framing is reflected in the differences in characters, storylines, and dialogue. For example, the main character who comes from a wealthy family has a luxurious lifestyle and high education, while the character who comes from a poor background is able to face difficulties in achieving his goals. Surveys of viewers revealed that the framing used in dramas has an influence on their perceptions. Most respondents felt that the drama "Business Proposal" did not provide a concrete solution to the problem of social inequality and tended to reinforce stereotypical views. This research provides important implications for the Korean film industry to present stories about social inequality with a more balanced and realistic perspective. It is hoped that the media in the future can display a more objective and inclusive representation of social inequality, thereby encouraging constructive discussion and reflection in society.   ABSTRAK Drama Korea populer "Business Proposal" menceritakan kisah percintaan dan pekerjaan, tetapi juga secara halus menyoroti kesenjangan sosial yang terlihat pada para tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing yang digunakan dalam drama ini untuk memahami bagaimana kesenjangan sosial digambarkan dan bagaimana kesenjangan tersebut memengaruhi persepsi pemirsa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, melalui analisis konten drama dan survei kepada pemirsa. Analisis konten menunjukkan bahwa drama "Business Proposal" memanfaatkan framing yang cenderung memperkuat stereotip ketimpangan sosial, seperti perbedaan kelas sosial, gaya hidup, dan akses pendidikan. Framing ini tercermin dalam perbedaan karakter, alur cerita, dan dialog. Misalnya, tokoh utama yang berasal dari keluarga kaya memiliki gaya hidup mewah dan pendidikan tinggi, sedangkan tokoh yang berasal dari latar belakang miskin mampu menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuannya. Survei kepada pemirsa mengungkapkan bahwa framing yang digunakan dalam drama memiliki pengaruh terhadap persepsi mereka. Sebagian besar responden merasa bahwa drama "Business Proposal" tidak memberikan solusi konkret terhadap masalah ketimpangan sosial dan cenderung memperkuat pandangan stereotip. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi industri film Korea untuk menyajikan cerita tentang ketimpangan sosial dengan perspektif yang lebih berimbang dan realistis. Diharapkan media di masa mendatang dapat menampilkan representasi ketimpangan sosial yang lebih objektif dan inklusif, sehingga mendorong diskusi dan refleksi yang konstruktif di masyarakat.
SEJARAH SINGKAT PENDIDIKAN ISLAM (TINJAUAN KRITIS) Fahmiyudin, Muhamad; Dhohiri, Daud; Mutaqin, Mumu Zainal; Arifin, Muhammad
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4930

Abstract

ABSTRACT Islamic education has played a pivotal role in shaping the character, morality, and intellectual development of Muslim communities since the 7th century CE. This study examines the historical evolution of Islamic education, focusing on the role of madrasahs as formal educational institutions, and analyzes the challenges and opportunities presented by globalization and digital transformation. This study uses a qualitative approach based on a literature review to analyze various dimensions of Islamic education, from the history of its development to the challenges faced in the modern era. Employing a critical literature review methodology, the research encompasses a historical analysis of Islamic education's development and foundational principles, a critical evaluation of madrasahs' role in providing holistic education, and a contemporary analysis of the challenges and opportunities arising from globalization and digital innovation. Findings indicate the necessity for curriculum reform that integrates Islamic values with 21st-century competencies, enhancement of educators' digital proficiency, and optimal utilization of technology to ensure the continued relevance of Islamic education amidst dynamic social changes. In conclusion, Islamic education must preserve its core values while adapting to contemporary demands to cultivate generations endowed with moral integrity and modern competencies. ABSTRAK Pendidikan Islam telah memainkan peran sentral dalam membentuk karakter, moral, dan intelektual komunitas Muslim sejak abad ke-7 M. Penelitian ini mengkaji evolusi historis pendidikan Islam, dengan fokus pada peran madrasah sebagai lembaga pendidikan formal, serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era globalisasi dan transformasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan literatur untuk menganalisis berbagai dimensi pendidikan Islam, mulai dari sejarah perkembangannya hingga tantangan yang dihadapi di era modern. Melalui tinjauan literatur kritis, analisis dilakukan terhadap perkembangan pendidikan Islam dan prinsip-prinsip dasarnya, evaluasi peran madrasah dalam menyediakan pendidikan holistik, dan identifikasi tantangan serta peluang yang muncul akibat globalisasi dan inovasi digital. Hasil penelitian menunjukkan perlunya reformasi kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kompetensi abad ke-21, peningkatan kompetensi digital pendidik, dan pemanfaatan teknologi secara optimal untuk memastikan relevansi pendidikan Islam di tengah perubahan sosial yang dinamis. Kesimpulannya, pendidikan Islam harus mempertahankan nilai-nilai inti sambil beradaptasi dengan tuntutan kontemporer guna mencetak generasi yang memiliki integritas moral dan kompetensi modern.
ISU TENTANG KESETARAAN ALUMNI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) DAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) NUR AZIZAH, LENI; NOVITA LUKITASARI, WIDIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4549

Abstract

  The issue of the equivalence between graduates of the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education (PGMI) program and the Elementary School Teacher Education (PGSD) program is frequently discussed whenever the recruitment process for Civil Servant Candidates (CPNS) or State Civil Apparatus Candidates (CASN) takes place. This study focuses on the issue of equality between PGMI and PGSD graduates. According to Law Number 5 of 2014 concerning the State Civil Apparatus, Chapter II Article 2, letters j and l, it is stated that the policies and management of ASN must be implemented based on non-discriminatory principles, fairness, and equality. Regarding the CPNS or CASN recruitment process, the government issued Government Regulation (PP) Number 11 of 2017 concerning Civil Servant Management. In Section Four, Article 23, letter f, this regulation emphasizes that every Indonesian citizen has the right to an equal opportunity to apply as a civil servant, provided they meet the requirements and possess the appropriate educational qualifications for the position being applied for.This research employs a qualitative approach, utilizing case studies for data collection, while data analysis is conducted using a qualitative-descriptive method. The findings reveal that, institutionally, the PGMI program has established clear guidelines, policies, and strategies to equip prospective classroom teachers with strong competencies. This program is designed to produce academically professional educators with a deep understanding of pedagogical sciences, ensuring they meet the eligibility and competency standards required for teaching at the MI/SD level while adhering to the professional code of ethics. ABSTRAK Isu mengenai kesetaraan lulusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) selalu menjadi perbincangan setiap kali proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) berlangsung. Penelitian ini berfokus pada permasalahan kesetaraan antara lulusan PGMI dan PGSD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pada BAB II Pasal 2 huruf j dan l dijelaskan bahwa kebijakan dan manajemen ASN harus dijalankan dengan prinsip non-diskriminatif serta berlandaskan keadilan dan kesetaraan. Terkait dengan proses rekrutmen CPNS atau CASN, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pada Bagian Keempat Pasal 23 huruf f, peraturan tersebut menegaskan bahwa setiap Warga Negara Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk melamar sebagai PNS, asalkan memenuhi persyaratan serta memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui studi kasus serta teknik analisis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif-deskriptifHasil penelitian mengungkapkan bahwa secara institusional, Program PGMI telah menyediakan ruang gerak, pedoman, kebijakan, serta strategi yang jelas dalam upaya membekali calon guru kelas dengan kompetensi yang mumpuni. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga pendidik yang profesional secara akademik, memiliki pemahaman mendalam tentang ilmu keguruan, serta memenuhi standar kelayakan dan kompetensi sebagai pendidik di jenjang MI/SD, dengan tetap berpegang pada kode etik keguruan.      

Page 1 of 1 | Total Record : 5