cover
Contact Name
smail Ahmad Sirega
Contact Email
ikabkifitkuinsu@gmail.com
Phone
+6285260786628
Journal Mail Official
ikabkifitkuinsu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar, Pasar V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI)
ISSN : 26562782     EISSN : 27209806     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Mursyid Journal published by IKA BKI FITK, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia Al-Mursyid Journal is published since 2019 for Vol.1, No.1 and have gotten ISSN Print on March 14, 2019 and ISSN Online on 25 February, 2020. This journal focuses on scholarly writing and articles of Guidance and Counseling, Psychology, Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography. Al-Mursyid Journal published four edition a year in March, June, September and December. Under Licensed LIPI PDDI : p-ISSN 2656-2782 and e-ISSN 2720-9806
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
PELAKSANAAN TEORI JOHN HOLLAND UNTUK KEMATANGAN KARIR SISWA DI SMK DWI TUNGGAL TANJUNG MORAWA Mia Agustin
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 4, No 2 (2022): JURNAL AL-MURSYID EDISI JULI-DESEMBER
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/mrs.v4i2.1417

Abstract

AbstrakKematangan karir adalah keberhasilan individu untuk menyelesaikan tugas perkembangan karir yang khusus bagi tahap perkembangan  tertentu. Rumusan masalah dari penelitian  ini adalah 1. Bagaimana tingkat kematangan karir siswa di SMK Dwi Tunggal Tanjung  Morawa? 2. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan karir siswa di SMK  Dwi Tunggal Tanjung Morawa? 3. Bagaimana  pelaksanaan teori John Holland untuk kematangan karir siswa di SMK Dwi Tunggal Tanjung Morawa?Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam  penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun  metode yang peneliti gunakan adalah  metode deskriptif. Adapun subjek penelitian ini adalah  informan yang dapat dijadikan sumber untuk mendapatkan informasi terkait dengan  judul penelitian ini adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru BK, dan Siswa.Hasil  penelitian  ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kematangan karir siswa ialah faktor dukungan orang tua siswa, faktor layanan yang di terapkan dan keseriusan siswa dalam  menekuni minat atau karir yang di inginkan. Pelaksanaan teori John Holland  menunjukkan adanya perkembangan tingkat kematangan karir siswa ketika selesai melakukan bimbingan karir dengan  menggunakan teori John Holland. Siswa lebih paham dan mengetahui bakat dan minat mereka sesuai dengan kepribadian yang mereka miliki.Kata Kunci : Kematangan Karir, Teori John Holland
EFEKTIVITAS TEKNIK MODELING UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR ONLINE SISWADI MTs. NURUL HIKMAH AEK GERGER SIMALUNGUN Hajijah Hajijah
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 4, No 2 (2022): JURNAL AL-MURSYID EDISI JULI-DESEMBER
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/mrs.v4i2.2165

Abstract

Kejenuhan belajar adalah suatu kondisi mental seseorang saat mengalami rasa bosandan lelah yang amat sangat sehingga mengakibatkan timbulnya rasa lesu tidak bersemangat atau hidup tidak bergairah untuk melakukan aktivitas belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Tingkat kejenuhan belajra online siswa di MTs Nurul Hikmah Aek Gerger Simalungun. 2) keefektifan teknik modeling di MTs Nurul Hikmah Aek Gerger Simalungun. 3) Faktor Pendukung dan Penghambat belajar online siswa di MTs Nurul Hikmah Aek Gerger Simalungun. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode naturalistik inquiryuntuk mengurangi kejenuhan belajar online siswa di MTs. Nurul Hikmah Aek Gerger Simalungun. Subyek penelitiannya yaitu guru BK, guru mata pelajaran dan siswa. Sumber data pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan datamenggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan komposisi data. Untuk pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah :1) kejenuhan belajar online terjadi karena fasilitas yang tidak memadai dan jaringan yang tidak mendukung. 2) ke efektifan teknik modeling dapat dilihat dari usaha guru BK dalam memberikan layanan bimbingan konseling dan perubahan yang ditunjukan oleh siswa. 3). Faktor pendukung belum memadai sehingga menjadi faktor  penghambat belajar online. Kata Kunci: Teknik Modeling, Kejenuhan Belajar Online 
Efektivitas Layanan Konseling Individu dalam Menghadapi Anak Broken Home di SMA N 1 Tebing Tinggi Nur Aini Aini
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 4, No 2 (2022): JURNAL AL-MURSYID EDISI JULI-DESEMBER
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/mrs.v4i2.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendeskripsikan efektivitas layanan konseling individu dalam menghadapi anak broken home di SMA Negeri 1Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan subjek yang disebut informan yaitu guru BK, dan tiga orang siswa yang mengalami broken home. Penentuan tiga orang siswa diambil berdasarkan hasil wawancara dengan guru BK yang benar-benar mengalami kondisi broken home dan berdampak pada kehidupan sehari-hari. Adapun hasil penelitian ini ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas layanan konseling individu dalam menghadapi kasus anak broken home, hal ini dilihat dari perilaku anak antara sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan konseling. Sebelum mengikuti konseling terdapat berbagai permasalahan yang dialami anak sebagai dampak dari broken home, seperti kesulitan mengontrol emosi, insecure dan kehilangan self confident,kehilangan minat belajar sampai kesulitan bersosialisasi dengan lingkungannya. Adapun perubahan perilaku setelah mengikuti layanan konseling individu,terdapat perubahan perilaku yang cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan wawancara yang dilakukan kepada siswa, serta pihak terdekat siswa seperti wali kelas yang mengakui bahwa adanya perubahan perilaku siswa setelah mengikuti konseling individu secara berkala dan konsisten.
ETIKA GURU SEBAGAI LANDASAN PADA PENINGKATAN PROFESIONALISME DAN MUTU SATUAN PENDIDIKAN: STUDI KASUS DI MTS LABORATORIUM UIN SUMATERA UTARA MEDAN) Mahidin Mahidin
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 4, No 2 (2022): JURNAL AL-MURSYID EDISI JULI-DESEMBER
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/mrs.v4i2.2359

Abstract

Salah satu yang menjadi indikator mutu satuan pendidikan adalah profesionalisme guru. Guru yang memiliki profesionalisme yang tinggi ditandai dengan etika profesional yang dijunjung tinggi oleh guru. Sehgingga dapat menerapkan proses pembelajaran yang baik dan mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika profesional yang dimiliki guru di MTs MAL UIN Sumatera Utara Medan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian dilakukan secara kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru di madrasah yang diambil secara snowball. Teknik pengumpulan data dilakukan denngan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: guru memahami dengan baik etika profesional di madrasah. Kemudian guru juga selalu berupaya seoptimal mungkin menerapkan etika profesional dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Hal-hal yang menjadi penghambat guru dalam menerapkan etika profesional adalah kondisi insiden yang terjadi di kelas baik dalam situasi belajar atau di luar situasi belajar. Dimana insiden tersebut terkadang memancing emosi guru yang mengakibatkan tidak dapat menerapkan etika profesional secara optimal.Kata Kunci: mutu pendidikan, etika profesional, satuan pendidikan