cover
Contact Name
Dr. Dahlan Tampubolon
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsorot@gmail.com
Editorial Address
Redaksi Jurnal Sorot, Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau (lantai 2). Kampus Binawidya, Jl. HR. Soebrantas Km. 12,5 Panam. Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 1907364X     EISSN : 26231875     DOI : https://doi.org/10.31258/sorot
Core Subject : Economy, Social,
SOROT merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan secara berkala dua kali setahun (April dan Oktober) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau. SOROT merupakan terbitan berkala yang mempublikasi-kan artikel ilmiah hasil penelitian di bidang ilmu-ilmu sosial dan ekonomi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Analisis bauran komunikasi pemasaran di KSPPS Karisma Kantor Cabang Grabag dalam meningkatkan jumlah anggota Vina Al Azizah; Andhatu Achsa
SOROT Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sorot.16.1.1-12

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui lebih dalam dan mendeskripsikan kondisi bauran komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh KSPPS Karisma kantor cabang Grabag dalam menarik minat anggota sehingga jumlahnya meningkat. Kegagalan sebuah koperasi dalam memperoleh anggota salah satu faktornya adalah kurangnya media komunikasi pemasaran, sedangkan anggota adalah sumber keberlangsungan hidup bagi koperasi, maka dibutuhkan komunikasi pemasaran yang baik untuk menginformasikan adanya suatu produk sekaligus membujuk agar masyarakat melakukan pembelian.  Metode deskriptif kualitatif menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, penyajian data yang ditemukan, dan kesimpulan. Data diperoleh dari observasi dan wawancara dengan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampelnya, dokumentasi, internet, dan studi kepustakaan yang dilaksanakan pada February 2020 sampai Mei 2020. Bauran komunikasi pemasaran yang digunakan oleh KSPPS Karisma cabang Grabag untuk meraih anggota adalah periklanan,penjualan personal, pemasaran dari mulut ke mulut, pemasaran langsung dan interaktif, dan hubungan masyarakat dan publisitas. Dalam penelitian ini, bauran komunikasi pemasaran yang digunakan oleh KSPPS Karisma cabang Grabag berpengaruh terhadap peningkatan jumlah anggota.This study aims to know deeply and describe the conditions of marketing communication mix applied by KSPPS Karisma Grabag offices in attracting members’ interest so that the numbers increase. The failure of a cooperative in getting members one of the factors is the lack of the marketing communication media, while members are source of survival for cooperatives, so good marketing communication is needed to inform the existence of a product and persuading the public to make a purchase. The qualitative descriptive method is used in this research. Data analysis methods used are data collection, presentation of data, and conclusions. Data obtained from observations and interviews with purposive sampling as a sampling technique, documentation, internet, and literatur study conducted on February to May 2020. The marketing communication mix used by KSPPS Karisma Grabag office to reach members is advertising, personal selling, word of mouth marketing, direct and interactive marketing, and public relations and publicity. In this study, the marketing communication mix used by KSPPS Karisma Grabag office affect on increasing number of members.
Implementasi kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar Yohanes Kopong Blolo
SOROT Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sorot.16.1.13-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar. Penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar karena adanya Peraturan Walikota Denpasar No. 36/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pendekatan ini menganalisis kinerja kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik. Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling. Responden adalah petugas DLHK Kota Denpasar dan informan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada informan yang ditentukan berdasarkan kebutuhan penelitian ini. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, kemudian dilanjutkan dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa pelaksana mengingatkan dan membagikan tas ramah lingkungan. Telah terjadi komunikasi dan sosialisasi kebijakan regulasi. Komunikasi internal pelaksana sangat baik dalam mensosialisasikan kebijakan. Kelompok sasaran mendukung aturan tersebut, sehingga pelaksanaan kebijakan berjalan dengan lancar dan sesuai ekspektasi. Ruang politik dan ekonomi membantu melaksanakan kebijakan ini. Keamanan dan budaya Bali memfasilitasi implementasi kebijakan.This study aims to analyze government policies to reduce the use of plastic bags in Denpasar City. This research is in Denpasar City because of Denpasar Mayor Regulation No. 36/2018. The research method used is a qualitative descriptive method with an inductive approach.  This approach analyzes the performance of policies to reduce the use of plastic bags. Selection of informants using a purposive sampling method. The respondents were Denpasar City DLHK officials and community informants. The data collection technique was carried out by interviewing the informants determined based on the needs of this study. In this study, the data analysis technique used was data reduction, then continued with the presentation of the data and drawing conclusions. The results of the research found that implementers reminded and distributed environmentally friendly bags. There has been communication and socialization of regulation policies. The implementor's internal communication is very good in disseminating policies. The target group supports the rule, so that policy implementation runs smoothly and meets expectations. Political and economic space helps implement these policies. Balinese security and culture facilitate policy implementation.
Tendensi dan komparasi Produk Domestik Regional Bruto dan Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau Sarpina Sarpina; Aning Kesuma Putri; Hadi Suroso
SOROT Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sorot.16.1.25-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren dan perbandingan IPM dan PDRB di Provinsi Kepulauan Riau dan Bangka Belitung. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber dan publikasi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau and Bangka Belitung tahun 2014-2018. Analisis deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan fenomena indeks pembangunan manusia dan PDRB di kedua provinsi tersebut. Temuan studi menemukan bahwa indeks pembangunan manusia dan produk domestik regional bruto mengalami peningkatan. Kondisi IPM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau semakin membaik setiap tahunnya, dengan rata-rata IPM tertinggi selama periode 2014-2018. PDRB Kepualau Riau cenderung tumbuh lebih cepat dibanding Bangka Belitung. PDRB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau juga cenderung meningkat setiap tahun dengan rata-rata IPM selama periode 2014-2018. Kecenderungan pertumbuhan IPM Bangka Belitung lebih cepat dibandingkan di Kepulauan Riau.This study aims to determine the trend and comparison of HDI and GRDP in the Provinces of Riau Islands and Bangka Belitung. The data used in this study are secondary data obtained from various sources and publications from the Central Bureau of Statistics, Bangka Belitung and Riau Islands Province 2014-2018. A quantitative descriptive analysis to explain the phenomenon of the human development index and GRDP in the two provinces. The findings of the study found that the human development index and gross regional domestic product have increased. The HDI conditions in the Province of Bangka Belitung Islands and Riau Islands are getting better every year, with the highest HDI average during the 2014-2018 period. PDRB Kepualau Riau tends to grow faster than Bangka Belitung. The GRDP of the Bangka Belitung Islands and Riau Islands Provinces also tends to increase every year with an average HDI during the 2014-2018 period. The tendency of Bangka Belitung HDI growth is faster than in the Riau Islandscrisis is statistically significant to affect the gross regional domestic product growth.
Produk Domestik Bruto dan Kurs Sebagai Determinan Impor Pupuk Indonesia Mardiana Mardiana; Siti Nelva Anisa; Darma Yuda
SOROT Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sorot.16.1.35-45

Abstract

Impor pupuk dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDB dan nilai tukar sebagai determinan impor pupuk di Indonesia. Lokasinya berada di Indonesia, dengan periode penelitian 2004 hingga 2018. Data yang digunakan adalah data time series yang terdiri dari data nilai tukar, PDB, dan impor pupuk. Sumber data dalam penelitian ini adalah data yang dipublikasikan pada Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI). Laporan Statistik Kementerian Perdagangan dan laporan statistik perdagangan luar negeri untuk impor Indonesia dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan metode ordinary least square (OLS) dengan analisis regresi linier berganda sebagai persamaannya. Kondisi impor pupuk di Indonesia cenderung menunjukkan fluktuatif. Namun, dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan peningkatan. Secara bersamaan, PDB Indonesia dan nilai tukar mempengaruhi impor pupuk Indonesia. Namun secara parsial, impor pupuk Indonesia dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh PDB. Sedangkan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap impor pupuk Indonesia. Fertilizer imports are carried out to meet fertilizer needs. This study analyzes the effect of GDP and the exchange rate as determinants of fertilizer imports in Indonesia. The location is in Indonesia, with a research period from 2004 to 2018. The data used is time series data consisting of data on exchange rates, GDP, and fertilizer imports. The data source in this study is the data published in the Indonesian Financial Economic Statistics (SEKI). The Ministry of Trade's Statistical Report and foreign trade statistical reports for Indonesian imports from the publication of the Central Statistics Agency (BPS). This study uses the Ordinary Least Square (OLS) method with multiple linear regression analysis as the equation. Fertilizer import conditions in Indonesia tend to fluctuate. However, in recent years it has shown improvement. Simultaneously, Indonesia's GDP and the exchange rate affect Indonesia's fertilizer imports. However, partially, Indonesia's fertilizer imports are positively and significantly affected by GDP. Meanwhile, the exchange rate does not have a significant effect on Indonesia's fertilizer imports.
Strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan, Riau Anjar setiana; Almasdi Syahza; Suarman Suarman
SOROT Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/sorot.16.1.47-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung. Hasil penelitian diketahui bahwa kekuatan pengelolaan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung sudah baik, motivasi yang tinggi oleh anggota untuk berbisnis, SDM cukup banyak karena di pedesaan, sarana dan prasarana gratis yang digunakan BUMDes, lokasi strategis di tengah masyarakat. Sisi negatifnya adalah kurangnya tenaga ahli tentang BUMDes, kualitas sumber daya manusia yang kurang, sarana dan prasarana yang masih kurang memadai, serta keterbatasan infrastruktur. Peluangnya adalah perkembangan teknologi yang semakin maju, dukungan dari pemerintah daerah, memiliki potensi desa yang sangat bagus untuk dikembangkan, pasokan barang semakin lengkap dan persepsi BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung cukup baik. Hasil analisis matriks SWOT diperoleh rumusan strategi pengembangan BUMDes di Kecamatan Pangkalan Lesung yaitu: (1) Meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan pasokan barang yang lebih lengkap; (2) Menjalin kerjasama dengan mitra bisnis: dan (3) Meningkatkan pelayanan kepada anggota sesuai kebutuhannya.This research aims to formulate a BUMDes development strategy in Pangkalan Lesung sub-district. The results of the research, it is known that the strength is BUMDes management in Pangkalan Lesung subdistrict has been good, high motivation by members for business, human resources quite a lot because in the countryside, free facilities and Infrastructure used by BUMDes, strategic location in the middle of the community. The downside is the lack of experts about BUMDes, the lack of quality of human resources, facilities and infrastructure is still not adequate, and infrastructure limitations. Opportunity is the development of increasingly advanced technology, support from local governments, has excellent village potential to be developed, the supply of goods is more complete and the perception of BUMDes in Pangkalan Lesung Subdistrict is quite good.  The results of the SWOT matrix analysis show that the BUMDes development strategy is: 1) Increase sales by increasing the supply of more complete goods; 2) Establish cooperation with business partners: and 3) Improve services to members according to their needs.

Page 1 of 1 | Total Record : 5