Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh inflasi dan laju pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan di Sumatera Bagian Selatan tahun 2011-2018 Kevin, Kevin; Putri, Aning Kesuma; Nasrun, Aja
SOROT Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.426 KB) | DOI: 10.31258/sorot.15.1.33-42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan laju pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) tahun 2011-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data panel ibu kota provinsi di Sumbagsel yang terdiri dari Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Bengkulu, dan Jambi tahun 2011-2018. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model Random Effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel inflasi dan laju pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan sedangkan variabel laju pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan.This research aimed to find out the effect of inflation and population growth rate on the poverty in Southern Sumatera in 2011-2018. This research used the quantitative approach. The data used is panel data of the capital of province in Southern Sumatera which consists of Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Bengkulu, dan Jambi in 2011-2018. The data analysis technique was the panel data regression analysis using random effect model. The result of the research showed that simultaneously the variable of inflation and population growth rate have a significant effect on the poverty. Partially the variable of inflation have no significant effect on the poverty while the variable of population growth rate has a significant effect on the poverty.
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP DPMPTSP DAN NAKER KOTA PANGKALPINANG Putri, Aning Kesuma; Valeriani, Devi; Wibawa, Dian Prihardini; Wahyudin, Nanang
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.23337

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pelayanan harus dilaksanakan secara terpadu, terprogram, terarah dan konsisten. Kemudian pelayanan kepada masyarakat diberikan dengan tepat, cepat, murah, terbuka, sederhana dan mudah dilaksanakan. Semua ini dilakukan untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat.  Maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan NAKER) Kota Pangkalpinang. Indeks kepuasan ini akan digunakan sebagai dasar dalam membuat dan menetapkan kebijakan peningkatan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, pengukuran dengan indeks kepuasan masyarakat dan spider web. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil survei IKM dengan sembilan unsur, diperoleh nilai unsur pelayanan yang memiliki nilai tertinggi adalah unsur kepastian biaya (U8), kemudian unsur biaya/tarif (U4), dan unsur penanganan pengaduan layanan (U9). Sedangkan unsur terendah adalah unsur kecepatan waktu (U3). Hasil analisa kepuasan masyarakat di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang dikonversi dalam Indeks Kepuasan Masyarakat unit pelayanan termasuk ke dalam kategori B (baik).
Factors Influencing The Income Of Fishermen Aning Kesuma Putri; Ayu Wulandari
Integrated Journal of Business and Economics (IJBE) Vol 4, No 2 (2020): Integrated Journal of Business and Economics
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.354 KB) | DOI: 10.33019/ijbe.v4i2.298

Abstract

The purpose of this research was to determine the variability of fishermen's incomes by looking at the effect of fishermen's experience, fishermen's education, and fisherman's working hours on income. The population of this research is fishermen in East Belitung Regency with a sample of 181 people and Central Bangka Regency as many as 57 people. The method is carried out through quantitative analysis using path analysis, with primary data in the form of interviews and questionnaires to fishermen. The results showed that the variables of fishermen's experience and working hours had a significant effect on the variability of fishermen's income, as evidenced by the probability of significance at 0,000 (below 0.05) and F-count, t-count is greater than F-table, t-table. While education is not a factor of variability in fishermen's income because the results of the F-count, t-count is smaller than the F-table, t-table. Future research should measure the variability of fishermen's incomes using variables of the level of fish production, the amount of credit or debit, side income, and poverty of fishermen, using Micmac and Mactor method.
Determinants Identification of Poverty and Human Capital of Fisherman Household Aning Kesuma Putri
Integrated Journal of Business and Economics (IJBE) Vol 1, No 2 (2017): Integrated Journal of Business and Economics
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.454 KB)

Abstract

This research was conducted to see the determinants of poverty and human capital in fishermen households in Bangka and Pangkalpinang (Bangka Belitung Province, Indonesia). The research was conducted in Fisherman I and Temberan Village, Air Itam and Sinarbulan. The samples were 118 fishermen, 59 households in Fisherman I and Temberan Village, Air Itam and Sinarbulan by distributing questionnaires. The research method used qualitative and quantitative with SPSS tool. The results show that poverty and human capital are defined as 15% in Fisherman Environment I and 1.4%, meaning that other variables such as human resources, fishermen lending, fishermen institutions and other variables have an enormous effect on poverty and human capital. Further research should be done to look at the pattern of households of young fishermen and households of elderly fishermen. 
INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP DPMPTSP DAN NAKER KOTA PANGKALPINANG Aning Kesuma Putri; Devi Valeriani; Dian Prihardini Wibawa; Nanang Wahyudin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.23337

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pelayanan harus dilaksanakan secara terpadu, terprogram, terarah dan konsisten. Kemudian pelayanan kepada masyarakat diberikan dengan tepat, cepat, murah, terbuka, sederhana dan mudah dilaksanakan. Semua ini dilakukan untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat.  Maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan NAKER) Kota Pangkalpinang. Indeks kepuasan ini akan digunakan sebagai dasar dalam membuat dan menetapkan kebijakan peningkatan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, pengukuran dengan indeks kepuasan masyarakat dan spider web. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil survei IKM dengan sembilan unsur, diperoleh nilai unsur pelayanan yang memiliki nilai tertinggi adalah unsur kepastian biaya (U8), kemudian unsur biaya/tarif (U4), dan unsur penanganan pengaduan layanan (U9). Sedangkan unsur terendah adalah unsur kecepatan waktu (U3). Hasil analisa kepuasan masyarakat di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang dikonversi dalam Indeks Kepuasan Masyarakat unit pelayanan termasuk ke dalam kategori B (baik).
Empowerment Ekonomi Pesantren Aning Kesuma Putri; Eka Fitriyanti; Ayu Wulandari
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 1 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i1.6184

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga yang memiliki fungsi sebagai lembaga pendidikan agama dan sosial. Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama memiliki fungsi sebagai; (1) sumber nilai dan moralitas, (2) pendalaman nilai-nilai dan ajaran agama, (3) filter-controller untuk pengembangan moralitas dan kehidupan spiritual, (4) perantara untuk berbagai kepentingan yang muncul dan berkembang dalam masyarakat, dan (5)) praksis dalam kehidupan. Pesantren sebagai lembaga sosial sebagai perantara masyarakat diharapkan menjadi dinamis dan katalisator untuk memberdayakan sumber daya manusia, mendorong pembangunan di semua bidang, termasuk di bidang ekonomi, dalam bentuk wirausaha. Berdasarkan peran pesantren tersebut, maka permasalahan yang ada pada pesantren yang menjadi mitra pengabdian ini yaitu Pesantrean At Toybah dan Al Islam, adalah kurang dikelolahnya dan dikembangkannya kegiatan ekonomi ekonomi Islam berbasis sekolah ekonomi, padahal pesantren sudah memiliki mini market dan toko yang belum dikelolah maksimal. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk mendorong perekonomian masyarakat sekitar. Metode yang digunakan antara lain workshop kewirausahaan, workshop koperasi pesantren, termasuk melatih siswa untuk menyusun rak-rak minimarket, lokakarya koperasi syariah, dan memberikan motivasi kewirausahaan. Hasil pengabdian yang diperoleh membuat guru merancang mata kuliah khusus wirausaha, berkomitmen membenah dan mengaktifkan koperasi pesantren serta membuat dan menata usaha yang ada di pesantren dengan melibatkan santri, orang tua/wali dan masyarakat sekitar.
ANALISIS PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEMISKINAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2010-2017 Yovita Sari; Aja Nasrun; Aning Kesuma Putri
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 8 No 1 (2020): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.879 KB) | DOI: 10.33019/equity.v8i1.9

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang paling penting dan sering digunakan dalam menentukan keberhasilan suatu pembangunan daerah ataupun negara. Faktor pendukung lainnya dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia yang merata serta jumlah penduduk miskin yang rendah sehingga suatu daerah dapat dikategorikan daerah yang sejahtera. Penelitian ini di beri judul Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten /Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2010-2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Peovinsi Kepulauan Bangka Belitung rentang tahun 2010 sampai dengan 2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel dengan metode Fixed Effect Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel yaitu Indeks Pembangunan Manusia dan Kemiskinan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2010-2017.
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KECAMATAN TOBOALI DENGAN METODE SHIFT SHARE DAN LOCATION QUOTIENT Andi Kurniawan Karta Negara; Aning Kesuma Putri
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 8 No 1 (2020): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.624 KB) | DOI: 10.33019/equity.v8i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan perekonomian daerah Kecamatan Toboali. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa runtun waktu (time series) dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan Toboali dan Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2012-2016. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1). Analisis Location Quotient (LQ) digunakan untuk menentukan sektor basis dan non basis dalam perekonomian Kecamatan Toboali. 2). Analisis Shift Share digunakan untuk mengetahui perubahan dan pergeseran struktur perekonomian Kecamatan Toboali. Sehingga hasil analisis didapat kesimpulan, sektor basis Kecamatan Toboaali terdapat sebelas sektor dan sektor non basis terdepat tiga sektor. Proporsional Shift memiliki satu sektor yang negatife yaitu sektor pertambangan.Shift Differential memiliki tujuh sektor yang negative.
ESTIMASI NILAI EKONOMI TAMBANG TIMAH DI PT TIMAH Tbk INDONESIA TAHUN 2014-2018 Anggi Aprillia; Aning Kesuma Putri
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 7 No 1 (2019): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/equity.v7i1.49

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi nilai ekonomi tambang timah di PT Timah Tbk Tahun 2014-2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan data sekunder yaitu data harga timah,, jumlah produksi timah dan modal kerja bersih di PT Timah Tbk Indonesia yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan organisasi PT Timah Tbk Indonesia yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. menggunakan teknik analisis data kuantitatif yaitu estimasi nilai ekonomi tambang timah diestimasi dengan mengalihkan jumlah produksi timah dengan harga pasar kemudian dikurangi dengan total biaya (input cost). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keuntungan yang diperoleh PT. Timah dalam kurun waktu 5 tahun mengalami fluktuasi yang cenderung meningkat. Keuntungan terbesar pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 6.912.041 ribu rupiah. Kentungan trendah pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp. 3.679.709 ribu rupiah. Diestimasi total keuntungan selama lima tahun yaitu sebesar Rp. 23.461.106 ribu rupiah dan keuntungan rata-rata sebesar Rp. 4.692.221 /tahun.
ANALYSIS OF PUBLIC SATISFACTION IN DPMPTSP NAKER OF PANGKALPINANG CITY Devi Valeriani; Dian Prihardini Wibawa; Aning Kesuma Putri; Nanang Wahyudin
AFEBI Management and Business Review Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.724 KB) | DOI: 10.47312/ambr.v3i2.200

Abstract

The quality of public service performance has a broad impact in various parts live, especially to achieve public welfare. Therefore the efforts to improve public services must be conducted continuously by  Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP NAKER) of Pangkalpinang. The Efforts to improve the quality of services must be conducted jointly, integrated, programmed, directed, and consistent by paying attention to the needs and expectations of the public, so that the services provided to the community can be given appropriately, quickly, cheaply, openly, simply and easily implemented. The purpose of the Community Satisfaction Index Survey preparation is to find out the performance of DinasPenanaman  Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja of Pangkalpinang which will be used as a basis for making and establishing policies in order to improve the quality of public services.The Survey of Community Satisfaction Index (IKM) is made refers to the provisions of  Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Number 14 Year2017 concerning Guidelines for Preparing the Community Satisfaction Survey of Public Service  Providers Units of at least 9 SKM Elements. The respondents of the survey were the people who were applying for licensing at DPMPTSP NAKER of Pangkalpinang amounted to 224 people. The Community Satisfaction Index Survey is collaborating with University of Bangka Belitung through the Institute for Research and Community Service (LPPM), which is formulated through a cooperation agreement with the service provider of Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja of Pangkalpinang.Based on the results of the IKM survey with 9 elements, obtained the value of the service element which has the lowest value is the element of Requirement (U1) with a value of 3.193 and the element that has the highest value is the Cost / Tariff (U4) of 3.767. The community satisfaction survey in the DinasPenanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja of Pangkalpinang with a weighted NRR of 3.374 was converted into the public satisfaction index at a service unit of 84.36, which was categorized into B or good.Keywords: Community Satisfaction Index, Public Satisfaction, Public Service