cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Education Achievement: Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742784     DOI : https://doi.org/10.51178/jsr.v2i1
Core Subject : Education,
Education Achievement: Journal of Science and Research terbit 3 kali dalam setahun, yaitu bulan Oktober, Februari dan Juni, Education Achievement: Journal of Science and Research merupakan jurnal pada bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
Search results for , issue "volume 7 issue 1 march 2026" : 33 Documents clear
Mind Mapping as a Pedagogical Scaffold: Enhancing Writing Skills in ESL and EFL Learners Pramugara Robiana; Nour Ardiansyah Hernadi; Danang Prasetyo
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3221

Abstract

Menulis diakui secara luas sebagai salah satu keterampilan yang paling menantang bagi pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua (ESL) dan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Berbeda dengan berbicara, menulis memerlukan organisasi ide yang terencana, koherensi, ketepatan tata bahasa, dan kesadaran akan ekspektasi audiens. Persyaratan ini seringkali membebani pembelajar, menyebabkan ketidakmauan, prestasi yang kurang optimal, dan kemajuan yang terbatas dalam kinerja akademik mereka. Salah satu strategi yang mendapat perhatian dalam beberapa dekade terakhir adalah penggunaan mind maps, alat visual yang dikembangkan oleh Tony Buzan, yang mengorganisir ide-ide secara non-linear dan asosiatif. Artikel ini menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan untuk mengeksplorasi potensi mind mapping sebagai alat pedagogis dalam pengajaran menulis di konteks ESL dan EFL. Melalui tinjauan literatur yang mendalam, makalah ini membahas kelebihan dan kelemahan peta pikiran, penerapan peta pikiran dalam praktik pembelajaran di kelas, serta implikasinya terhadap hasil belajar siswa. Temuan menunjukkan bahwa peta pikiran meningkatkan kemampuan siswa dalam berkreasi, mengorganisir, dan mengembangkan ide, sekaligus mendorong kreativitas dan daya ingat. Namun, teknik ini juga menghadirkan tantangan, terutama bagi pembelajar yang memiliki preferensi yang sangat linear atau logis. Dengan mensintesis studi-studi yang ada dan menempatkannya dalam diskursus yang lebih luas tentang pedagogi menulis, penelitian ini berkontribusi pada perkembangan literatur tentang strategi pra-menulis. Artikel ini berargumen bahwa mind mapping tidak hanya menawarkan alat pengajaran yang praktis tetapi juga kerangka kognitif yang mendukung pembelajar dalam mengatasi salah satu keterampilan belajar bahasa yang paling kompleks.
Reimagining Human Presence in AI Mediated Learning Environments Aliah Bagus Purwakania Hasan
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3293

Abstract

The integration of artificial intelligence (AI) in the world of education is growing rapidly and bringing significant changes to the learning process. While AI technology offers personalized learning, automation, and adaptive feedback, its existence also raises questions about the role and meaning of human presence in AI-mediated learning environments. This study aims to reconstruct the concept of human presence in an AI-based learning environment and analyze its reinforcement strategies to support learning effectiveness. This study uses a descriptive qualitative approach through literature studies and reflective analysis of AI-based learning practices in higher education. Data were obtained from scientific articles, education policy documents, and practices of implementing AI in the context of learning. The analysis focused on the three dimensions of human presence, namely cognitive presence, social presence, and instructional presence. The results show that AI-mediated learning environments do not eliminate human presence, but rather transform them. Human presence continues to play an important role in guiding critical thinking processes, building social interactions, and ensuring that learning takes place in a contextual and ethical manner. However, without a planned pedagogical design, the use of AI has the potential to reduce the relational and affective dimensions of learning. Therefore, AI integration needs to be based on a human-centered approach that places educators as reflective facilitators and guardians of human values in the educational process. This study concludes that the reimagination of human presence in an AI-based learning environment demands a balanced synergy between technological innovation and pedagogical intentionality, so that AI functions as a supporting tool, not a substitute for the role of educators.
Algorithmic Citizenship Awareness Formation in AI Shaped Democratic Learning Ecosystems Hafidh Maksum; Anwar Anwar; Badratun Nafis; Maulidar Maulidar; Putry Julia
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3317

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has affected the way people obtain information, interact, and participate in the life of digital democracy. Algorithms that regulate the distribution of information across various digital platforms indirectly shape people's perceptions, attitudes, and civic participation. This condition requires civic education to be able to respond to changes in the learning ecosystem that are increasingly influenced by digital technology and algorithmic systems. This study aims to analyze the formation of algorithmic citizenship awareness in the democratic learning ecosystem influenced by artificial intelligence. The research uses a qualitative approach with literature study methods on various scientific sources related to civic education, digital literacy, and the development of AI technology in the digital public space. The results of the study show that digital algorithms have an important role in shaping patterns of political participation, access to information, and democratic awareness of citizens. Therefore, civic education needs to integrate digital literacy, algorithmic literacy, and critical thinking skills so that students are able to understand the impact of technology on the democratic process. Such integration is important to form adaptive, critical, and responsible citizens in the digital democracy ecosystem.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Gayo Sebagai Pelajaran Muatan Lokal di SD IT Az Zahra Takengon Agus Safi’i; Fauzan Isma
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3311

Abstract

Kegiatan Pembelajaran Bahasa Gayo Sebagai Muatan Lokal tidak bisa dilakukan secara spontanitas, hal tersebut harus dilakukan dengan cara tersetruktur dan sistematis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan manajemen pembelajaran Bahasa gayo di SD IT Az Zahra Takengon yang meliputi Proses Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan dan Evaluasi Pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif diskriptif, data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran Bahasa gayo sebagai Pelajaran muatan lokal merupakan usaha untuk merumuskan materi yang akan diajarkan kepada siswa dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah Dan Qanun Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh Nomor 02 Tahun 2019 Tentang Muatan Lokal. Kemudian Pengorganisasian Pembelajaran merupakan kegiatan penyusunan alat dan bahan belajar dan materi ajar sehingga materi ajar Bahasa Gayo tersusun secara sistematis mulai dari Tingkat rendah ke Tingkat yang lebih tinggi sesuai kemampuan siswa. Sedangkan pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Gayo di SD IT Az Zahra Takengon dilakukan dengan penjadwalan rutin waktu belajar yaitu 2 jam Pelajaran perminggu per rombel dengan memanfaatkan alat dan media belajar serta di lingkungan sekolah diwajibkan berbahasa gayo seminggu sekali hal ini dimaksudkan pembiasaan terhadap siswa-siswi di kelas dan dilingkungan sekolah. Sedangkan evaluasi pembelajaran Bahasa gayo dimaksudkan untuk mengukur capaian dan Tingkat keberhasilan siswa hal ini dilakukan di SD IT Az Zahra Takengon dengan cara tes sumatif yaitu tes tulis dan tes lisan, tes lisan dilakukan dengan menghadirkan siswa didepan kelas kemudian siswa tersebut bercerita tentang legenda atau kuliner-kuliner yang ada di gayo dengan memperhatikan prinsif validitas, objektivitas, praktabilitas dan prinsip ekonomis dengan memperhatikan prinsip tersebut maka aspek afektif, kognitif dan psikomotorik dapat dipantau secara berkesinambungan.
Pengembangan E-Modul Praktikum Pembuatan Logo Sesuai Dengan Prinsip Desain Grafis pada Mata Pelajaran Digital Branding SMKN 1 Jombang Jurusan Bisnis Digital Kelas XI BD 3 Muhammad Denis Nur Isa; Finisica Dwijayati Patrikha
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3376

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat e-modul praktikum desain logo yang mematuhi prinsip-prinsip desain grafis, khususnya untuk mata kuliah Digital Branding pada program Bisnis Digital di SMKN 1 Jombang, kelas XI. Penelitian ini dimotivasi oleh analisis kebutuhan, siswa, dan kurikulum, yang mengungkapkan adanya permintaan akan modul pembelajaran yang lebih interaktif yang selaras dengan kemajuan teknologi dan persyaratan industri kreatif. Partisipan penelitian adalah siswa kelas XI BD3 di SMKN 1 Jombang. Untuk menilai modul, penelitian ini menggunakan kuesioner validasi dari ahli materi dan media, kuesioner umpan balik siswa, dan penilaian hasil belajar. E-modul ini mengintegrasikan konsep teoritis dan kegiatan praktis pembuatan logo, dan dilengkapi dengan elemen multimedia seperti latihan praktik, fitur penilaian diri, dan tutorial video. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul ini sesuai untuk penggunaan instruksional dan meningkatkan kreativitas, kemandirian, dan keterampilan siswa dalam mendesain logo sesuai dengan standar desain grafis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu model inovasi pembelajaran digital yang dapat diterapkan di seluruh disiplin ilmu sekolah menengah kejuruan (SMK) lainnya.
Konsep Pembinaan Spiritual Anak Sebagai Upaya Pengembangan Motivasi Keberagaman Siswa di MTS Arafah Kota Binjai Sumatera Utara Muhammad Aslam Fikri Lubis; Wiene Surya Putra
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam dan komprehensif mengenai konsep pembinaan spiritual anak serta implikasinya terhadap pengembangan motivasi keberagamaan siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Arafah, Kota Binjai, Sumatera Utara. Di tengah arus globalisasi dan disrupsi teknologi era Society 5.0 yang membawa tantangan moralitas serta krisis eksistensial bagi remaja, institusi pendidikan Islam dituntut untuk merevitalisasi peranannya tidak hanya sebagai wahana transfer pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan sebagai pusat penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan yang intensif, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi kurikulum dan profil madrasah. Kerangka teoretis yang digunakan meliputi teori perkembangan jiwa agama Zakiah Daradjat yang menekankan peran kesehatan mental dan keteladanan guru, serta teori dimensi keberagamaan Glock dan Stark yang dielaborasi dengan perspektif psikologi Islami Ancok dan Suroso untuk membedah struktur motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konsep pembinaan spiritual di MTs Arafah Binjai diimplementasikan melalui pendekatan holistik-integratif yang mencakup strategi pembiasaan ibadah (spiritual habituation), keteladanan guru sebagai kurikulum hidup (living curriculum), dan penciptaan lingkungan religius (religious milieu); (2) Profil motivasi keberagamaan siswa menunjukkan transformasi dinamis dari motivasi ekstrinsik menuju intrinsik, di mana siswa tidak hanya kuat pada dimensi ritualistik dan ideologis, tetapi juga mulai menginternalisasi dimensi eksperiensial dan konsekuensial yang tercermin dalam perilaku sosial dan kontrol diri terhadap penyimpangan; (3) Sinergi tri-pusat pendidikan sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi variabel determinan dalam keberhasilan pembinaan spiritual, dengan tantangan utama berupa inkonsistensi pola asuh di rumah dan paparan media digital yang masif.
Kontribusi Guru Akidah Akhlak Terhadap Pembentukan Sikap Toleransi dan Pluralisme Siswa di MAS Cahaya Ummi Langkat Ananda Indri Anisya; Wiene Surya Putra
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3381

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi guru Akidah Akhlak dalam membentuk sikap toleransi dan pluralisme pada siswa di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Cahaya Ummi, Langkat. Heterogenitas masyarakat Sumatera Utara menuntut internalisasi nilai moderasi sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian (akan di temukan setelah penelitian di laksanakan).
Strategi Adaptasi Gaya Hidup Mahasiswa Perantau Asal Jakarta di Kota Serang: Studi Kasus Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 FKIP UNTIRTA Siti Nur Alia; Nurul Hayat
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi adaptasi gaya hidup mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) asal Jakarta yang merantau ke Kota Serang. Fenomena merantau menuntut mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang memiliki perbedaan sosial, budaya, dan ekonomi dibandingkan kota asal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan lima informan sebagai mahasiswa perantau dari Jakarta yang telah tinggal di Serang minimal enam bulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Developmental Model of Intercultural Sensitivity (DMIS) yang dikemukakan Bennett (1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami proses adaptasi melalui tahapan etnosentris (Denial, Defense, Minimization) menuju etnorelatif (Acceptance, Adaptation, Integration). Strategi adaptasi yang dilakukan mencakup penyesuaian pola konsumsi, interaksi sosial, penggunaan transportasi, pengelolaan waktu dan keuangan, serta penghormatan terhadap norma sosial dan budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa adaptasi gaya hidup mahasiswa perantau merupakan proses dinamis yang dipengaruhi oleh kesadaran budaya, fleksibilitas individu, dan interaksi sosial di lingkungan baru.
Pengembangan Buku Pengayaan Etnofisika Gondang Hasapi Berbasis Heyzine Flipbook Muhammad Halomoan
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3421

Abstract

Musik batak adalah kesenian tradisional suku Batak di Sumatra Utara yang terdiri dari musik vokal (ende) dan instrumental (gondang), berakar pada adat istiadat, ritual sakral, serta kehidupan sehari-hari yang dapat di temukan di Provinsi Sumatera Utara. Musik ini unik dengan nada pentatonik dan sering mengiringi tari Tor-tor menggunakan ansambel Gondang Sabangunan atau Gondang Hasapi. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan di SMA N 1 Pangururan Samosir Sumatera Utara, didapatkan data bahwa pendekatan pembelajaran di sekolah belum berkonteks etnofisika. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan buku pengayaan berkonteks etnofisika pada alat musik tradidional batak menggunakan heyzine flipbook yang efektif, valid dan juga praktis. Model penelitian yang digunakan yakni model 4-D. terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan) dan tahap dessiminate (penyebaran). Namun, penelitian ini hanya dibatasi pada tahap dessiminate (pemyebaran). Subjek penelitian peserta didik kelas XI IPA di SMA N 1 Pangururan Samosir Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 30 orang peserta didik. instrument pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar validasi bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku pengayaan yang telah dikembangkan. Angket respon peserta didik digunakan untuk mengetahui tingkat kepraktisan buku pengayaan yang telah dikembangkan. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa buku pengayaan berkonteks etnofisika pada alat musik tradisional batak layak digunakan dengan persentase 96,8% pada komponen materi, adapun pada komponen media sebesar 95,6% dengan kategori sangat baik. Nilai kepraktisan sebesar 78,1% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa buku pengayaan yang telah dikembangkan layak digunakan oleh peserta didik.
Penguatan Bahasa Indonesia di Pondok Pesantren Darul Iman Aceh Tenggara dalam Upaya Pembentukan Karakter Santri Nurfitri Sembiring
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3466

Abstract

Bahasa sebagai alat komunikasi utama, menjadi kunci dalam menggali ilmu mengembangkan wawasan, dan memperluas cakrawala berpikir. Dalam penggunaannya bahasa memiliki tingkatan yang dipengaruhi oleh status sosial, lingkungan ataupun golongan. Di sinilah pentingnya penggunaan bahasa Indonesia sebagai pembentukan karakter santri. Untuk memproleh data terhadap penelitian yang dilakukan di Pesantren Darul Iman Aceh Tenggara maka digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fonomenologi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa, pertama pesantren merupakan tempat yang baik untuk menerapkan pendidikan karakter karena lebih kondusif dalam pembelajaran. Kegiatan sehari-hari siswa dalam segala ucapan, sikap, dan perilakunya mencerminkan karakter yang baik dengan tujuan menjadikan pesantren salah satu sumber daya yang penting untuk mengembangkan kurikulum yang memuat secara eksplisit tentang pendidikan karakter. Oleh karena itu, santri yang tinggal di pesantren memiliki kesempatan yang lebih luas dan leluasa untuk menempa diri dengan berbagai kegiatan literasi sastra. Pesantren Darul Iman Aceh Tenggara berupaya untuk membentuk tradisi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dengan melibatkan guru bahasa Indonesia. Penerepan penggunaan Bahasa Indoesia berlaku pada kegiatan kurikulum sekolah, kurikulum pesantren dan kegiatan ekstrakurikuler. Kedua, Kegiatan-kegiatan dalam kurikulum pesantren Darul Iman Aceh Tenggara menekankan penggunaan bahasa Indonesia yang baik, pada pendidikan kecakapan hidup hal-hal yang menjadi ciri pokoknya adalah kecakapan mengenai potensi diri, kecakapan berpikir, kecakapan sosial, kecakapan akademik, dan kecakapan keterampilan. Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana yang diterapkan tersebutdengan mengaplikasikan pembelajaran padat jam dapat berguna bagipeserta didik untuk mampu bertahandalam kondisi sulit, tumbuh, dan berkembang sertamemiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan berhubungan, baik secarindividu,kelompok dalam suatu sistem dengan kondisi dan situasi tertentu. Para santri diharapkan akan menyadari arti penting dan sedemikian urgensinya maknadan posisi iman dan takwa dalam kehidupan ini. Karena itu, mereka harus mempunyai sebuah pemahaman yang holistic pada keseluruhan dimensi kehidupan. Jadi, strategi utama dalam penguatan bahasa Indoneisa terhadap pembenetukan karakter santri dengan menekankan pada kegiatan pembelajaran, beribadah, kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan guru-guru yang didasarkan pada nilai-nilai pendidikan akhlak.

Page 1 of 4 | Total Record : 33