cover
Contact Name
Khaidarulloh
Contact Email
khaidarulloh@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285645745080
Journal Mail Official
inej@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
InEJ: Indonesian Engagement Journal
ISSN : 2723018X     EISSN : 27230244     DOI : http://dx.doi.org/10.21154/inej
InEJ: Indonesian Engagement Journal is a biannual journal that published in June and December by the Institute for Research and Community Services of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Ponorogo. The journal is focus on the result of community services and activities by empowering the society through a participatory approach to reach the sustainable development.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 8 Documents clear
REVITALISASI FUNGSI MASJID SEBAGAI PUSAT PENGAJARAN ALQURAN MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN MADRASAH DINIYYAH DI DUSUN SELUNGGUH KABUPATEN MAGETAN Ahmad Natsir; Amalia Rahmawati; Estiqomah Ayum Nitasari
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.888 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2047

Abstract

ABSTRAK Masyarakat  dusun  Selungguh  yang  rata-rata  mempunyai  mata  pencaharian  berupa  pertanian menggantungkan  kehidupan  mereka  pada  siklus  alam.  Hal  inilah  yang  membuat  mereka secara  naluri  mendekatkan  diri  mereka  kepada  Tuhan  yme.  sebagai  pemilik  alam  raya  agar senantiasa  memberikan    tanaman  yang  subur  serta  hasil  yang  baik.  Rupa-rupanya  hal  ini tidak  didukung  dengan  estafet  keilmuan  baca  tulis  Alquran  kepada  generasi  selanjutnya. Menurunnya  intitusi pengajaran  yang  ada  di masjid  Al-Falah  membuat  para  warga  berinisiatif mejalankan  program  pengajaran  Alquran  secara  privat  di  masing-masing  rumah.  Hal  inilah yang  menjadikan  peneliti  bekerjasama  dengan  tokoh  agama  dan  masyarakat  dusun  Selungguh untuk  mengadakan  pelatihan  manajemen  madrasah  diniyyah  dalam  rangka  revitalisasi  fungsi masjid  sebagai  pusat  pengajaran  Alquran.  Dengan  sambutan  yang  hangat  dari  warga masyarakat  peneliti  mengundah  tokoh  yang  berkompeten  dalam  bidang  ini  untuk  memberikan pelatihan.  Dengan  materi  dan  kemapuan  yang  mumpuni  masyarakat  tergerak  untuk  kembali mengagendakan  program  pengajaran  Alquran  di  masjid  yang  mereka  sudah  punyai.  Dengan dampingan  yang  intens  selama  satu  bulan  penuh.  Akhirnya  pemusatan  pengajaran  Alquran  di masjid  al-Falah berjalan dengan baik  dan  disambut oleh  masyarakat dengan antisias.
REVITALISASI FUNGSI SANGGAR AGAMA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN MASYARAKAT DESA BUNGKAL YANG MAJU, BERBUDAYA, DAN RELIGIUS Ika Rusdiana
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.138 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2043

Abstract

Pendidikan  merupakan  investasi  terpenting  dalam  mengembangkan  dan  meningkatkan kualitas  sumber  daya  manusia.  Tanpa  pendidikan  yang  memadai,  tampaknya  sulit mewujudkan  kehidupan  masyarakat  yang  maju,  berbudaya  dan  religius,  yang  siap menghadapi  tantangan  global.  Secara  umum,  capaian  pendidikan  di  Desa  Bungkal,  baik yang  ada  di  Dusun  Sembung  maupun  di  Dusun  Goran,  belum  mencapai  target  ideal,  hal ini  dapat  dibuktikan  dengan  prosentase  masyarakat  yang  menamatkan  wajib  belajar  9 tahun,  yakni  sebesar  14,70%,  menamatkan  wajib  belajar  12  tahun  sebesar  28,  66%, selebihnya  hanya  menamatkan  jenjang  SD.  Di  satu  sisi,  untuk  mewujudkan  visi  desa, yakni  menjadi  desa  yang  maju,  berbudaya  dan  religius,  tentunya  harus  didukung  oleh kualitas  pendidikan  formal  yang  ideal,  di  mana  dalam  pelaksanaanya  menuntut  adanya sinergi  antara  pihak  sekolah,  keluarga,  dan masyarakat  secara  umum  untuk  bersama-sama mewujudkan  pendidikan  yang  lebih  baik.  Berangkat  dari  latar  belakang  inilah,  penulis tertarik  untuk  mengeksplorasi  peran  “sanggar  agama”  yang  ada  di  Desa  Bungkal  dalam mewujudkan masyarakat  yang  maju,  berbudaya dan religius.
RETRACTION: PELATIHAN PEMBUATAN “SI ENGKONG” KUE BROWNIES BERBAHAN SINGKONG DALAM UPAYA MENINGKATKAN TARAF EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN KRAJAN DESA BLIMBING KEC. DOLOPO KAB. MADIUN Hawwin Muzzaki
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.831 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2048

Abstract

Artikel ini ditarik atas permintaan penulis karena terjadi double publish di https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/amalee/article/view/303
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN KETERGANTUNGAN PETANI TERHADAP PUPUK KIMIA DI DUSUN SIDOWAYAH, DESA CANDIMULYO, KECAMATAN DOLOPO, KABUPATEN MADIUN Asna Istya Marwantika
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.934 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2044

Abstract

Pupuk  organik  menjadi  salah  satu  pilihan para petani  untuk  mengembalikan  produktivitas tanah  dan  meningkatkan  hasil  produksi  pertaniannya.  Setelah  selama  ini  petani  di  Dusun Sidowayah,  Desa  Candimulyo,  Kecamatan  Dolopo,  Kabupaten  Madiun  lebih  banyak menggunakan  pupuk  kimia  untuk  pertanian.  Faktor  kemudahan  memperoleh  barang  dan menggunakan  pupuk  kimia  memang  menjadi  faktor  utama  pemakaian  pupuk  kimia. Varian  Urea,  ZA  sudah  terbukti  dan  dirasakan  mujarab  dalam  meningkatkan  produksi pertanian,  baik  itu  untuk  tanaman  padi  maupun  jagung.  Tetapi  dibalik  itu  tentunya  ada beberapa  bahaya  pupuk  kimia  seperti  penggunaan  yang  berkepanjangan  justru  akan merusak  unsur  kesuburan  tanah,  dan  juga  hasil  pertaniannya  mengandung  zat  kimia, kemudian  bisa  mengendap  dan  menyebabkan  penyakit  di  tubuh  manusia  jika  dikonsumsi secara  terus  menerus.  Bahaya  akan  penggunaan  pupuk  kimia  ini  rupanya  mulai  direspon oleh  masyarakat  dusun  Sidowayah  setelah    melihat  aset  dengan  metode  Asset  Based Community  Development  ditemukan  aset  berupa  kotoran  sapi  dan  kotoran  kambing  yang diolah  menjadi  pupuk organik.
RETRACTION: SOSIALISASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN SISWA SDN 2 WATES PONOROGO Risma Dwi Arisona
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.918 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2049

Abstract

Artikel ini ditarik atas permintaan penulis karena terjadi double publish di https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/asanka/article/view/1939
MENYONGSONG PERADABAN 4.0 MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN WEBSITE BAGI WARGA DESA PERBATASAN Edi Irawan
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.8 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2045

Abstract

Lahirnya  revolusi  industri  4.0  berkelindan  dengan  revolusi  peradaban  5.0.  Hal  ini menjadi  tantangan  sekaligus  peluang  bagi  masyarakat.  Kegiatan  pengabdian  kepada masyarakat  ini  berupaya  mengenalkan  sejak  dini  akan  lahirnya  era  disrupsi teknologi  ini  kepada  masyarakat.Selanjutnya,  masyarakat  diberikan  pelatihan pembuatan  website.  Sasaran  kegiatan  pengabdian  ini  adalah  warga  masyarakat Desa  Wates,  Kecamatan  Slahung,  Kabupaten  Ponorogo.  Pengabdian  kepada masyarakat  ini  menggunakan  pendekatan  asset  based  community  development (ABCD)  dengan  model  appreciative  inquiry  (AI).  Kegiatan  ini  telah  terlaksana dengan  baik  dan  terbukti  efektif  dalam  memberikan  pencerahan  kepada  masyarakat terkait  society  5.0  dan  teknik  membuat  dan  mengelola  website.  Indikator  lain pelaksanaan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  adalah  hasil  umpan  balik  dari para  subjek  dampingan,  dimana  sebagian  besar  menyatakan  bahwa  kegiatan  ini sangat  bermanfaat,  sesuai  kebutuhan  dan  juga  memberikan  dampak  nyata  bagi masyarakat  dampingan.
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PELATIHAN KESENIAN RELIGI QASIDAH REBANA DI DUSUN PENANGGUNGAN KEC. BUNGKAL KAB. PONOROGO DENGAN PENDEKATAN ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT Lukman Santoso; Mutia Devi, et. al.
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.936 KB) | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2046

Abstract

Kajian  ini  bertujuan  untuk  mengeksplorasi  hasil  pengabdian  masyarakat  yang  telah dilaksanakan  dalam  1  bulan.  Pengabdian  ini  bertujuan  terciptanya  perubahan  dan kesadaran  dari  kepribadian  remaja  untuk  dapat  lebih  bisa  memanfaatkan  potensi  dan  aset yang  dimiliki.  Usaha-usaha  yang  dilakukan  sengaja  diarahkan  agar  bagaimana  remaja  ini bisa  berubah,  berinisiatif,  dan  berkreativitas  secara  mandiri  untuk  merubah  mindset  diri yang  sebelumnya  malas  dan  pasif.  Pengabdian  ini  menggunakan  pendekatan  pendampingan ABCD  (Asset  Based  Community  Development).  Dengan  melakukan  pemberdayaan remaja  di  Dusun  Penanggungan  diharapkan  mampu  meningkatkan  pengetahuan  dan kemampuan  komunitas  remaja  dalam  mengidentifikasi  masalah  yang  dihadapi,  potensi yang  dimiliki,  merencanakan  dan  melakukan  pemecahannya  dengan  memanfaatkan  potensi setempat.  Setelah  dilakukan  pengabdian  yang  dilakukan,  terlihat  perubahan  dari  hasil pengabdian  yang  telah  dilakukan.  Adapun  perubahan  yang  paling  utama  dari  remaja yakni  lebih  bisa  mengembangkan  kreatifitasnya  untuk  belajar  dan  mengikuti  pelatihan Qasidah Rebana  yang telah diadakan sekaligus memperkuat  komunitas remaja  tersebut.
“Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Limbah Kotoran Sapi Untuk Meningkatkan Produktifitas Pertanian Warga Di Dusun Genuk Desa Snepo Kec Slahung Kab. Ponorogo” Syaiful Arif
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v1i1.2050

Abstract

AbstrakModel peternakan sapi di Dusun Genuk Desa Senepo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo dikelola secara tradisional dan dalam skala kecil atau rumah tangga sehingga orientasi peternakan hanya mengedepankan produktivitas ternaknya dan belum memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai nilai tambah bagi peternak. Tujuan pengabdian yang kami lakukan adalah mengelola kotoran sapi agar bisamenjadi pupuk organik yang bisa digunakan oleh peternak untuk mengelola lahan pertanian dan menekan biaya produksi pertanian selama ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melakukan pelatihan dan praktik pembuatan pupuk organik bersama warga pemilik ternak dengan bekerjasama dengan dinaspertanian Kabupaten Ponorogo. Hasil dari pengabdian masyarakat ini msyarakat genuk bisa memproduksi pupuk organik secara mandiri atau berkelompok. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8