cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2018)" : 6 Documents clear
GAMBARAN PERTUMBUHAN Escherichia coli PADA MEDIA ALTERNATIF UBI JALAR PUTIH (Ipomoea batatas) DENGAN PENAMBAHAN KALDU DAGING Nur Rezky Amaliah; Mujahidah Basarang; Prawansa Amran; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.258 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.143

Abstract

Media pertumbuhan bakteri dapat berasal dari bahan alam yang tersedia melimpah di Indonesia yang dikenal sebagai media alternatif. Salah satu bahan alam yang dimaksud adalah ubi jalar putih. Media ubi jalar putih telah digunakan sebagai media pertumbuhan Escherichia coli namun pertumbuhannya kurang optimal dibanding pada media nutrient agara (NA) karena kurangnya kandungan protein pada media alternative tersebut. Kebutuhan protein pada media ubi jalar untuk pertumbuhan bakteri dapat tercukup melalui penambahan kaldu daging. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Escherichia coli pada media ubi jalar putih dengan penambahan kaldu daging. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium menggunakan bakteri uji Escherichia coli yang diinokulasi dengan metode spread plate dan dihitung dengan metode Total Plate Count (TPC). Dari hasil penelitian menunjukkan Escherichia coli pada media ubi jalar putih 6,0x106 CFU sedangkan pada media NA sebanyak 3,1x106 CFU. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji T nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 yang menandakan tidak ada perbedaan yang signifikan antara jumlah rata-rata bakteri yang tumbuh pada media NA dan media ubi jalar putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ubi jalar putih dengan penambahan kaldu daging dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan Escherichia coli.
PENETAPAN KADAR TIMBAL (Pb) DALAM DARAH PEKERJA BENGKEL RESMI DI KOTA MAKASSAR Nilawati Nilawati; Rahmawati Rahmawati; Arwin Arwin
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.667 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.144

Abstract

Pekerja bengkel merupakan salah satu pekerja yang memiliki resiko besar untuk terpapar bahan kimia logam berat timbal. Semakin lama seseorang dalam bekerja maka semakin banyak dia telah terpapar bahaya logam berat timbal yang ditimbulkan oleh lingkungan kerjanya. Timbal logam berat dapat menyebabkan keracunan dan terakumulasi dalam tubuh manusia. Proses masuknya timbal ke dalam tubuh dapat melalui udara, dan penetrasi pada kulit. Penyerapan lewat kulit ini dapat terjadi disebabkan karena senyawa ini dapat larut dalam minyak dan lemak. Timbal melalui udara masuk ke saluran pernafasan akan terserap dan berikatan dengan darah paru-paru kemudian diedarkan ke seluruh jaringan dan organ tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar timbal dalam darah pekerja bengkel resmi di Kota Makassar. Penelitian ini bersifat observasi laboratorik yang dilakukan secara analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Penelitian yang telah dilaksanakan di Laboratorium Riset Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar diperoleh hasilbahwa untuk keseluruhan 5 sampel yaitu sampel A sebesar 57 µg/dL, sampel B sebesar 44 µg/dL, sampel C sebesar 452 µg/dL, sampel D sebesar 63 µg/dL dan sampel E sebesar 51 µg/dL. Hasil menunjukan bahwa pekerja bengkel resmi positif telah tercemar timbal (Pb) karena melebihi ambang batas kadar timbal darah yang telah ditentukan oleh WHO yaitu 40 µg/dL.
ANALISIS KANDUNGAN IODIUM PADA IKAN LAUT YANG BEREDAR DI PASARAN PAOTERE KOTA MAKASSAR Muawanah Muawanah; Mukti Hasanal
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.005 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.145

Abstract

Iodium adalah salah satu senyawa untuk memproses hormon tiroid oleh kelenjar gondok. Kekurangan iodium dapat menyebabkan penyakit gondok yang terjadi akibat adanya pembesaran kelenjar tiroid dengan produksi hormon yang rendah. Selain dari garam dan air, iodium dapat diperoleh dari berbagai jenis bahan makanan baik yang berasal dari nabati maupun hewani. Salah satu sumber iodium yang terbaik adalah sumber bahan makanan yang berasal dari laut yaitu ikan laut karena mengandung iodium hamper 30 kali lipat dibandingkan dengan ikan air tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar iodium pada ikan laut. Penelitian ini bersifat observasi laboratorik dengan metode spektrofotometer UV-Vis dan jumlah sampel ikan laut sebanyak 5 (lima) sampel. Dari hasil penelitian diperoleh hasil kadar iodium masing-masing sampel yaitu sampel ikan Kakap 1,82 µg/g, sampel ikan Baronang 1,74 µg/g, sampel ikan Gambung 1,74 µg/g, sampel ikan Cakalang 1,38 µg/g, dan sampel ikan Layang 1,43 µg/g. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari 5 (lima) sampel jenis ikan laut yang telah diteliti, kandungan iodium pada ikan laut tersebut berkisar antara 1,38 – 1,82 µg/g. Kadar iodium yang tertinggi adalah pada sampel ikan kakap 1,82 µg/g, sedangkan kadar iodium terendah pada sampel ikan cakalang yaitu 1,38 µg/g.
ANALISIS KADAR ALUMINIUM CHLOROHYDRATE PADA DEODORAN BERMEREK YANG BEREDAR DI KOTA MAKASSAR Dewi Arisanti; Nur Qadri Rasyid; Nurulia Pratiwi Kaempe
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.866 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.146

Abstract

Deodoran adalah suatu produk yang digunakan untuk menyerap atau mengurangi bau menyengat. Salah satu bahan yang biasa digunakan dalam deodoran roll-on adalah Aluminum Chlorohydrate yang akan bereaksi dengan ion-ion keringat dan menutupi pori-pori sehingga pengeluaran keringat berkurang. Alumunium Chlorohydrate merupakan senyawa kimia yang menjadikan DNA rusak sehingga dapat menyebabkan munculnya kanker payudara dan penyakit Alzheimer. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif yang bersifat deskriptif, dengan tujuan untuk mengetahui kadar Aluminium chlorohydrate pada deodoran bermerek yang beredar di Kota Makassar. Metode yang digunakan yaitu Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), yang pengukurannya berdasarkan penyerapan cahaya dengan panjang gelombang 309.27 nm oleh atom logam dalam keadaan bebas. Pada penelitian ini didapatkan hasil kadar Aluminium chlorohydrate pada sampel A 0,37%, B 0,41%, C 0,32%, D 0,34%, E 0,29%, F 0,14%, G 0,42%, H 0,36%, I 0,41%, dan J 0,35%. Dapat disimpulkan bahwa dari 10 sampel yang telah diteliti diperoleh hasil kadar Aluminium Chlorohydrate yang tidak melebihi dari batas kadar yang telah ditentukan oleh BPOM yaitu 20%.
PEMERIKSAAN KADAR ALKOHOL PADA TAPAI KETAN HITAM YANG DIFERMENTASIKAN DENGAN KONSENTRASI RAGI YANG BERBEDA Muhammad Yusuf; Rahmawati Rahmawati; Musfirah Anshar
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.659 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.147

Abstract

Tapai merupakan satu satu makanan yang mengandung alkohol melalui proses pengolahan secara fermentasi. Proses fermentasi dengan bantuan suatu mikroorganisme yang disebut ragi akan menghasilkan alkohol dan CO2. Hasil kesepakatan MUI, makanan dan minuman yang mengandung alkohol tidak boleh melebihi 1%. Makanan/minuman yang mengandung kadar alkohol melebihi 1% termasuk dalam kategori haram untuk dikonsumsi. Alkohol sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh karena mempunyai efek berbahaya bagi jantung, tekanan darah, otak dan juga dapat memabukkan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kadar alcohol pada tapai ketan hitam yang difermentasikan dengan konsentrasi ragi yang berbeda. Jenis penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan menggunakan metode piknometer. Uji kadar alkohol yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa pada konsentrasi ragi 1 gram didapatkan kadar alkohol sebesar 3,32%, pada konsentrasi ragi 1,5 gram sebesar 3,07%, pada konsentrasi ragi 2 gram sebesar 2,66%, pada konsentrasi ragi 2,5 gram sebesar 3,25% dan pada konsentrasi ragi 3 gram sebesar 2,48%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar alcohol pada hasil fermentasi dengan konsentrasi ragi yang berbeda.
IDENTIFIKASI Staphylococcus aureus PADA PANGSIT GORENG YANG DIJUAL DI DAERAH SUDIANG KOTA MAKASSAR Syamsuryani Alam; Mujahidah Basarang; Muhammad Nasir
Jurnal Medika Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.055 KB) | DOI: 10.53861/jmed.v3i1.148

Abstract

Pencemaran pada pangsit goreng dapat berasal dari awal proses pembuatan sampai pada penyajiannya. Tangan yang mengandung Staphylococus akan mengkontaminasi makanan dan alat yang tersentuh pada saat pengolahan dan penyajian. Staphylococcus aureus pada Pangsit goreng dapat menyebabkan infeksi didalam organ tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Staphylococcus aureus pada pangsit goreng yang dijual di daerah Sudiang kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan ialah analisa kualitatif, sampel Pangsit goring diambil menggunakan teknik accidental sampling. Tahapan penelitian dimulai dari pengambilan sampel yang dari 5 pedangang pangsit goreng yang dijual di daerah sudiang kota Makassar, kemudian dilanjutkan dengan tahap identifikasi. Hasil penelitian dari 5 sampel sebanyak 2 sampel yang positif mengandung Staphylococcus aureus. Dapat dilihat pada media MSA memiliki koloni yang kecil-sedang bewarna kuning yang dikelilingi oleh zona warna kuning, Bakteri gram (+) warna ungu, pada media TSIA dasar dan lerengnya bewarna kuning yang menunjukkan bahwa TSIA dapat menfermentasikan karbohidrat, pada Uji katalase (+), berdasarkan dari penelitian ini adalah sebanyak 2 sampel pangsit goreng yang (+).

Page 1 of 1 | Total Record : 6