cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020)" : 5 Documents clear
STUDI LITERATUR POTENSI ANTIFUNGI DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L) TERHADAP JAMUR PATOGEN PADA MANUSIA Rezki Amaliah; Mujahidah Basarang; Nurhidayat Nurhidayat
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.178

Abstract

Jamur patogen ialah jamur penyebab infeksi penyakit pada manusia atau organisme lain. Jamur patogen ini biasanya menyebabkan penyakit yang disebut mikosis. Jamur penyebab mikosis diantaranya Malassezia furfur, Trichophyton sp, Candida albicans, Epidemaphyton dan Microsporum. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai pengobatan untuk infeksi jamur yaitu ketepeng cina (Cassia alata L) yang memiliki senyawa aktif flavonoid, saponin, tannin, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi antifungi daun ketepeng cina (Cassia alata L) terhadap jamur patogen pada manusia dengan jenis penelitian studi literatur. Referensi acuan penelitian studi literatur ini adalah 7 jurnal (jurnal sains dan kesehatan, Agromeducine, Internasional conference ministry of health polytechnic of kendari, El-Qudwah, Jurnal Photon, Pharmasipha, Jurnal penelitian farmasi Indonesia). Berdasarkan hasil penelitian studi literatur yang diperoleh dari penelitian sebelumnya didapatkan hasil daun ketepeng cina (Cassia alata L) mampu mampu menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur, Trichophyton sp, Microsporum, Epidermaphyton dan Candida albicans karena memiliki senyawa aktif flavonoid, saponin, tannin, dan alkaloid berpotensi sebagai antifungi baik menggunakan teknik ekstraksi maupun perasan. Sehingga dapat disimpulkan daun ketepeng cina (Cassia alata L.) berpotensi sebagai antifungi terhadap beberapa jamur patogen pada manusia.
PENETAPAN KADAR HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) PADA TAHU DENGAN METODE PERMANGANOMETRI Muawanah Muawanah; Nurul Afiah; Edy Mashudi
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.179

Abstract

Hidrogen peroksida (H2O2) merupakan bahan kimia yang bersifat oksidator kuat yang biasa digunakan sebagai bahan pemutih dan desinfektan. Bahan kimia ini merupakan salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang secara resmi menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 33 tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan kadar Hidrogen peroksida (H2O2) pada tahu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Pemeriksaan sampel tahu dilakukan di Laboratorium Kimia Kesehatan, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dengan menggunakan metode titrasi permanganometri. Hasil penelitian dari 5 (lima) sampel tahu yang diteliti diperoleh 3 (tiga) sampel yang positif mengandung Hidrogen peroksida (H2O2) dengan masing-masing kadarnya yaitu sampel kode A sebesar 22,1514 %, sampel kode B sebesar 48,0849 %, dan sampel kode C sebesar 50,6366 %. Hal ini dapat disimpulkan bahwa 3 (tiga) sampel tahu positif mengandung Hidrogen Peroksida (H2O2) sehingga sampel tahu tersebut tidak aman untuk dikonsumsi.
IDENTIFIKASI TELUR CACING NEMATODA USUS PADA ANAK-ANAK YANG TINGGAL DI DAERAH KANAL KELAPA TIGA MAKASSAR Ulkia Multiani Asri; Mujahidah Basarang; Muh Rifo Rianto
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.180

Abstract

Nematoda usus merupakan cacing parasit yang hidup dalam usus manusia yang dapat menyebabkan helminthiasis/kecacingan. Penyakit helminthiasis ditularkan melalui tanah, baik melalui kontak langsung maupun dengan perantara seperti makanan. Tanah maupun makanan yang terkontaminasi telur cacing dapat menyebar ke anak-anak saat mereka bermain dan tidak mencuci tangan sebelum makan. . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Identifikasi telur cacing nematoda usus pada anak-anak yang tinggal di daerah Kanal Kelapa Tiga Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling dengan besaran sampel sebanyak 10 sampel feses yang kemudian diperiksa dengan menggunakan metode sedimentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dari 10 sampel feses yang diperiksa 5 diantaranya positif terdapat nematoda usus dengan jenis cacing yang ditemukan adalah telur Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, larva rabditiform necator americanus dan telur infertil dan 5 sampel lainnya negatif. Sehingga dapat di simpulkan bahwa terdapat infeksi kecacingan pada beberapa anak-anak yang tinggal di daerah Kanal Kelapa Tiga Kota Makassar.
UJI PERBEDAAN KADAR LAKTOSA PADA SUSU FORMULA DAN SUSU FERMENTASI YANG DIPERJUALBELIKAN DI SUPERMARKET KOTA MAKASSAR Rahmawati Rahmawati; Nurlia Naim; Nurhidayat Nurhidayat; Musfirah Hadisul Irham
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.181

Abstract

Susu merupakan sumber nutrisi yang penting untuk pertumbuhan bayi mammalia, termasuk manusia, yang mengandung karbohidrat (laktosa), protein, lemak, mineral dan vitamin. Susu termasuk sumber gizi utama yang dibutuhkan oleh manusia dengan penyusun utama dari susu sapi secara umum adalah air (87,10%), laktosa (4,8%), lemak (3,9%) yang didominasi oleh lemak jenuh, protein susu (3,4%), dan kadar abu (0,72%). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan antara kadar laktosa pada susu formula dengan susu fermentasi menggunakan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Pemeriksaan kadar laktosa dilakukan dengan analisis kuantitatif menggunakan metode iodometri. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan uji Independent t-test untuk mengetahui perbedaan kadar laktosa pada susu formula dan susu fermentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar laktosa pada susu formula sebesar 22,063% dan susu fermentasi sebesar 9,964%. Hasil uji independent t-test menunjukkan bahwa nilai t-hitung > t-table (11.623 > 2.101). Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kadar laktosa susu formula dengan susu fermentasi.
STUDI LITERATUR Candida albicans PADA AIR BAK TOILET Hasmiati Hasmiati; Mujahidah Basarang; Nurhidayat Nurhidayat
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.182

Abstract

Toilet adalah sarana sanitasi yang paling vital. Kebersihan toilet dapat dijadikan ukuran terhadap kualitas manajemen sanitasi di suatu tempat. Parameter kebersihan toilet yang paling utama dapat dilihat dari frekuensi menguras atau pembersihan air baknya, sanitasi yang kurang baik dapat menyebabkan air bak toilet dapat ditumbuhi oleh jamur. Candida albicans adalah jamur komensal dan flora normal yang berperan dalam keseimbangan mikroorganisme dalam tubuh kita, beberapa faktor predisposisi dapat mengubah sifat saprofit Candida albicans menjadi patogen, antara lain: Diabetes Mellitus, penyalahgunaan antibiotik, penggunaan obat kartiokostreoid dan sitostatik, kehamilan, penggunaan pil anti hamil dan kelembapan yang tinggi. Kontaminasi jamur Candida albicans pada air bak toilet dapat disebabkan dari berbagai sumber, diantaranya adalah kontaminasi dari sumber air, kontaminasi dari pengunjung, dan lingkungan sekitar toilet. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang dirtemukan. Berdasarkan hasil studi literatur 7 jurnal/KTI/skripsi dari 101 sampel, 31 sampel diantaranya positif Candida albicans sehingga dapat diambil kesimpulan terdapat 29.99% toilet dengan air bak yang mengandung Candida albicans.

Page 1 of 1 | Total Record : 5