cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.jris@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JURNAL REKAYASA INFORMASI SWADHARMA (JRIS)
ISSN : 27745759     EISSN : 27745732     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM ITB Swadharma. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dengan topik Big Data, Sistem Informasi Berbasis Komputer, Data Mining, Data Scientists, Enterprise Architecture, Enterprise Resource Planning (ERP), Tata Kelola Teknologi, Information Retrieval System, Audit Sistem Informasi, Manajemen Pengetahuan Berbasis Sistem Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Proyek, Proses Bisnis, Smart City, Sosial Media, Sistem Penunjang Keputusan, Kecerdasan Bisnis.
Articles 149 Documents
REKOMENDASI PERBAIKAN UI/UX PADA APLIKASI SHOPEEFOOD DENGAN ANALISIS USABILITY DAN METODE DESIGN THINKING Yuliyanto Yuliyanto; Sulistianto Sutrisno Wanda
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JURNAL JRIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no1.1243

Abstract

The application of information and communication technology in managing digital-based services has become a primary need. One of the rapidly growing sectors of technology use is mobile app-based food ordering services. ShopeeFood, one of the popular food ordering platforms in Indonesia, makes it easy for users to choose and order food from various restaurants on their smartphones. The problems currently faced are less intuitive interfaces, a less-than-optimal user experience, and unclear information, which have the potential to affect user satisfaction. This study aims to establish a relationship between the Usability (Learnability, Efficiency, Memorability, Errors, Satisfaction) construct X1 and the Design Thinking Method (Emphatize, Define, Ideate, Prototype, Test) construct X2 as independent variables and UI/UX (Strategy, Scope, Structure, Framework, Surface) construct Y as dependent variables. Using a quantitative approach, online questionnaires with 15 statements were distributed; 100 responses were obtained and analyzed using SmartPLS, including the Patch Coefficient Test, Validity Test, Reliability Test, and Inner Model. The results indicate that the independent variables, Usability (X1) and Design Thinking (X2), simultaneously have a strong influence on the dependent variable, the UI/UX construct (Y). The Usability and Design Thinking variables are highly recommended for creating UI/UX designs for the Shopeefood application.Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengelolaan layanan berbasis digital telah menjadi kebutuhan utama. Salah satu sektor yang berkembang pesat dalam pemanfaatan teknologi adalah layanan pemesanan makanan berbasis aplikasi mobile. ShopeeFood, sebagai salah satu platform pemesanan makanan yang populer di Indonesia, memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memilih dan memesan makanan dari berbagai restoran hanya melalui smartphone mereka. Permasalahan yang saat ini dihadapi yaitu antarmuka yang kurang intuitif, pengalaman pengguna yang kurang optimal, dan ketidak jelasan informasi, yang berpotensi mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna, Penelitian ini bertujuan untuk membangun keterhubungan antara Usability (Learnability, Efficiency, Memorability, Errors, Satisfaction) konstruk X1 dan  Metode Design Thinking (Emphatize, Define, Ideate, Prototype, Test) konstruk X2 sebagai variable independen serta UI/UX (Strategi, Cakupan, Struktur, Kerangka, Permukaan) konstruk Y sebagai variabel dependen. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penyebaran kuesioner secara online dengan 15 pernyataan diperoleh 100 data  dan dianalisis menggunakan SmartPLS meliputi  Uji Patch Coefisient, Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan Inner Model. Hasilnya menyatakan bahwa variable independen konstruk Usability (X1) dan Design Thinking (X2) secara bersama sama berpengaruh yang kuat terhadap vaeriabel dependen konstruk UI/UX (Y), artinya faktor variabel Usability dan faktor Design Thinking sangat direkomendasikan dalam membuat rancangan design interface pada aplikasi shopeefood dengan menggunakan UI/UX
IMPLEMENTASI INDOROBERTA UNTUK KLASIFIKASI SENTIMEN PADA MEDIA SOSIAL X TERHADAP PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Salma Nur Fithriyah; Alam Rahmatulloh
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JURNAL JRIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no1.1066

Abstract

The MBG (Free Nutritious Meals) program remains a hot topic on social media, sparking a variety of comments, both positive and negative, regarding the policy. The diverse responses and comments on social media serve as a relevant data source and can be used as research objects. This study aims to classify sentiment in netizen posts and comments regarding the MBG program implemented in Indonesia. The classification model uses the IndoRoBERTa method, implemented within a sentiment analysis scheme, to classify sentiment in text. The process includes collecting social media comment text data, preprocessing, training the IndoRoBERTa model, and evaluating its performance. The results show that the developed sentiment classification model achieved an accuracy of 85.3% and an F1-score of 82.6%. Sentiment classification tends to produce negative sentiments from the overall text data.Program MBG (Makan Bergizi Gratis) masih menjadi salah satu topik yang masif di media sosial dan memicu berbagai komentar pro dan kontra terhadap kebijakan tersebut. Beragam respon dan komentar yang muncul di media sosial menjadi sebuah sumber data yang relevan dan bisa dijadikan sebagai sebuah objek penelitian. Penelitian ini, bertujuan untuk melakukan klasifikasi terhadap sentimen pada postingan dan komentar warganet terhadap program MBG yang diterapkan di Indonesia. Model Klasifikasi menggunakan metode IndoRoBERTa yang diimplementasikan dalam skema analisis sentimen untuk mengklasifikasi sentimen pada teks. Proses yang dilakukan mencakup pengumpulan data teks komentar di media sosial, tahap preprocessing, lalu implementasi model IndoRoBERTa dan mengukur hasil dari evaluasi kinerja model yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan nilai evaluasi model klasifikasi sentimen yang dikembangkan mencapai tingkat akurasi sebesar 85,3% dan nilai F1-score sebesar 82,6%. Klasifiksi sentimen cenderung menghasilkan sentimen berlabel negatif dari keseluruhan data teks.
ANALISIS TINGKAT KETERGANTUNGAN MAHASISWA INFORMATIKA TERHADAP PENGGUNAAN AI M. Azka Failandri; Muhammad Fatkhunihadh; Lukman Shodik; M. Rafi Rizqiyanto; Dicky Anggriawan Nugroho
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JURNAL JRIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no1.1089

Abstract

This study analyzes the level of dependency among Informatics students on the use of Artificial Intelligence (AI) in academic activities, as well as the factors influencing this dependency. The study used a quantitative descriptive approach with a cross-sectional design, involving 44 active Informatics students from UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan as respondents who used AI in their learning. Data collection was conducted via an online questionnaire containing both closed-ended questions on a three-point Likert scale and open-ended questions. The data collection results were analyzed using descriptive statistics, while qualitative responses were analyzed thematically. The results indicate that AI utilization is high; the majority of students feel that AI helps complete assignments, accelerates understanding of the material, and improves the quality of learning outcomes. However, the level of dependency is generally moderate. Some students feel less productive without AI, but most can still study and complete assignments without relying on it. Social influence acts as a trigger for use, while perceived benefits, ease of access, and digital literacy are key supporting factors. Furthermore, awareness of the risk of declining critical thinking skills and efforts to control the frequency of use are controlling factors that prevent the formation of destructive dependency.Penelitian ini menganalisis tingkat ketergantungan mahasiswa Informatika terhadap penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam aktivitas akademik serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang yang melibatkan 44 mahasiswa Informatika aktif UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai responden pengguna AI dalam pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang memuat pertanyaan tertutup dengan Skala Likert tiga poin dan pertanyaan terbuka. Hasil pengumpulan data dianalisis secara statistik deskriptif, sedangkan jawaban kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan AI berada pada kategori tinggi; mayoritas mahasiswa merasakan AI membantu penyelesaian tugas, mempercepat pemahaman materi, dan meningkatkan kualitas hasil belajar. Namun, tingkat ketergantungan secara umum berada pada kategori sedang. Sebagian mahasiswa mulai merasa kurang produktif tanpa AI, tetapi mayoritas masih mampu belajar dan mengerjakan tugas tanpa sepenuhnya bergantung padanya. Pengaruh sosial berperan sebagai pemicu penggunaan, sementara persepsi manfaat, kemudahan akses, dan literasi digital menjadi faktor pendukung utama. Di sisi lain, kesadaran akan risiko penurunan kemampuan berpikir kritis dan upaya mengontrol frekuensi penggunaan menjadi faktor pengendali yang mencegah terbentuknya ketergantungan yang bersifat destruktif.
PENERAPAN METODE JUST IN TIME DALAM PENGELOLAAN INTEGRATED SUPPLY CHAIN : STUDI KASUS TOKO “RESEP NENEK” Ghafira Yumna Azahra; Zalfa Intan Pritami; Riska Nurul Oktafianti; Alka Alamanda; Auriza Ziane Nugraha
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JURNAL JRIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no1.1126

Abstract

This study aims to analyze supply chain management in a bakery that exhibits integrated supply chain characteristics through the interconnectedness of procurement, production, storage, distribution, and information systems. The study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The results indicate that the bakery has implemented lean inventory and Just-in-Time (JIT) principles in raw material procurement, and has adopted minimal stock-based production planning coordinated by the team leader. Quality control procedures are implemented in accordance with the Total Quality Management (TQM) concept and supported by a waste minimization strategy through the sale of imperfect products and the recall of unfit products. The distribution process is carried out responsively, with a high delivery frequency to main outlets, to maintain product freshness. However, this condition creates trade-offs, including increased logistics costs and potential labor inefficiencies. The internal information system has supported the evaluation and continuous improvement process, although it has not been fully digitized. The main challenges faced include dependence on certain suppliers, limited human resources, and reputational risk. Overall, the bakery has integrated the basic principles of Supply Chain Management, but further improvements are needed in forecasting capabilities, developing alternative suppliers, and digitizing reporting systems to achieve a more efficient and sustainable supply chain.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan rantai pasok pada sebuah toko roti yang menunjukkan karakteristik integrated supply chain melalui keterkaitan antara proses pengadaan, produksi, penyimpanan, distribusi, dan sistem informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko roti telah menerapkan prinsip lean inventory dan Just In Time (JIT) dalam pengadaan bahan baku serta perencanaan produksi berbasis stok minimal yang dikoordinasikan oleh team leader. Prosedur pengendalian kualitas diterapkan sesuai konsep Total Quality Management (TQM) dan didukung oleh strategi minimalisasi waste melalui penjualan produk tidak sempurna serta penarikan produk yang tidak layak konsumsi. Proses distribusi dilakukan secara responsif dengan frekuensi pengiriman yang tinggi ke outlet utama guna menjaga kesegaran produk, namun kondisi ini menimbulkan trade-off berupa peningkatan biaya logistik dan potensi inefisiensi tenaga kerja. Sistem informasi internal telah mendukung proses evaluasi dan continuous improvement, meskipun belum sepenuhnya terdigitalisasi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi ketergantungan pada pemasok tertentu, keterbatasan sumber daya manusia, serta risiko reputasi. Secara keseluruhan, toko roti telah mengintegrasikan prinsip-prinsip dasar Supply Chain Management, namun masih diperlukan penguatan pada kemampuan peramalan (forecasting), pengembangan alternatif pemasok, dan digitalisasi sistem pelaporan guna mencapai rantai pasok yang lebih efisien dan berkelanjutan
ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA DIGITAL SIGNATURE PADA SISTEM SAKTI DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Muhamad Geby Ramadan Roring; Pratiwi Rachmadi; Agnes Novita Ida Safitri; Lucia Sri Istiyowati; Deden Prayitno
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1257

Abstract

This study aims to analyze the influence of Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness on attitudes toward using and Actual Usage of Digital Signatures (DS) in the implementation of the SAKTI system. The research method is a quantitative approach, using the Technology Acceptance Model (TAM) as the basis for analysis. The research variables are limited to the use of DS issued by the National Cyber and Crypto Agency (BSSN) in state budget disbursement transactions through the SAKTI system. The results indicate that Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness significantly influence attitudes toward using and Actual Usage of DS in the SAKTI system. Furthermore, the results indicate that attitudes toward using a function as a partial mediator of the influence of Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness on Actual Usage of Digital Signatures in the SAKTI system. DS implementation has been proven to increase efficiency, security, transparency, and reduce the risk of misuse of physical documents in state financial transactions. This research provides a practical contribution to supporting a more modern, adaptive, and responsive digital transformation of state finances.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness terhadap Attitude Toward Using serta Actual Usage Digital Signature (DS) dalam implementasi Sistem SAKTI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) sebagai dasar analisis. Variabel penelitian dibatasi pada penggunaan DS yang diterbitkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam transaksi pencairan dana APBN melalui Sistem SAKTI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap Attitude Toward Using dan Actual Usage DS dalam Sistem SAKTI. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Attitude Toward Using berfungsi sebagai mediator parsial (partial mediation) pengaruh Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness terhadap Actual Usage Digital Signature dalam Sistem SAKTI. Implementasi DS terbukti mampu meningkatkan efisiensi, keamanan, transparansi, serta mengurangi risiko penyalahgunaan dokumen fisik dalam transaksi keuangan negara. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam mendukung transformasi digital keuangan negara yang lebih modern, adaptif, dan responsif
IMPLEMENTASI REST API GOLANG PADA SISTEM PRESENSI WAJAH BERBASIS FACE EMBEDDING ARCFACE Septian Dwiky Hermawan; Landung Sudarmana; Gustina Sapriani
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1208

Abstract

Conventional attendance systems carry a high risk of data manipulation, necessitating more secure biometric technology. This study aims to implement a facial biometric attendance system using a REST API architecture with the Golang programming language. The research method used is applied research, while system development follows the Waterfall model. The facial recognition process is carried out by extracting image features into a numerical representation, a face embedding (a 512-dimensional vector), using the ArcFace Convolutional Neural Network (CNN) model. The embedding data is stored in a PostgreSQL database using the pgvector extension to support cosine similarity search. Test results show that the system is capable of accurate identity verification. With a threshold of 0.43, the system achieved an accuracy of 78.04%, a False Acceptance Rate (FAR) of 0.00%, and a False Rejection Rate (FRR) of 23.15%. This demonstrates the effectiveness of using face embedding in a Golang REST API service for providing a secure, real-time attendance solution.Sistem presensi konvensional memiliki risiko manipulasi data yang tinggi, sehingga diperlukan teknologi biometrik yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem presensi biometrik wajah menggunakan arsitektur REST API dengan bahasa pemrograman Golang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research), sedangkan pengembangan sistem dalam penelitian ini mengikuti model Waterfall. Proses pengenalan wajah dilakukan dengan mengekstraksi fitur citra menjadi representasi numerik berupa face embedding (vektor 512-dimensi) melalui model Convolutional Neural Network (CNN) ArcFace. Data embedding disimpan dalam basis data PostgreSQL menggunakan ekstensi pgvector untuk mendukung pencarian kemiripan berbasis cosine similarity. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan verifikasi identitas secara akurat. Dengan nilai ambang batas (threshold) 0,43, sistem memperoleh nilai akurasi 78,04% dengan False Acceptance Rate (FAR) 0,00% dan False Rejection Rate (FRR) 23,15%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan face embedding pada layanan REST API Golang efektif dalam memberikan solusi presensi yang aman dan real-time
SISTEM INFORMASI DESA JEMBARWANGI: INOVASI BERBASIS WEB UNTUK MENGANGKAT POTENSI LOKAL Peti Savitri; Dhema Yunautama; Fitri Sya'bandyah; Diky Ramadhani
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1280

Abstract

This research aims to develop a web-based village information system that focuses on local potential, both human resources (HR) and natural resources (NR). This system is designed to empower village governments to manage local potential in a structured, accurate, and efficient manner to improve community welfare through local potential promotion, investment attraction, and economic development. This research uses an evolutionary prototype-based software development methodology due to its flexibility to user needs and feedback. The development stages include needs analysis, system design, implementation, testing, and performance evaluation. The result is a web-based village information system that supports the management and transparency of local potential information. This system is equipped with development documentation and user guides, allowing it to be replicated by other villages. With this system, it is hoped that village governments will be able to improve their management capacity and transparency, optimally supporting village economic sustainability.Penelitian ini bertujuan membangun media informasi desa berbasis web yang berfokus pada potensi lokal, baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA). Media ini dirancang untuk memberdayakan Pemerintah Desa dalam pengelolaan potensi lokal secara terstruktur, akurat, dan efisien guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui promosi potensi lokal, penarikan investasi, dan pengembangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metodologi pengembangan perangkat lunak berbasis prototipe evolusioner karena fleksibilitasnya terhadap kebutuhan dan umpan balik pengguna. Tahapan pengembangan meliputi analisi kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi desa berbasis web yang mendukung manajemen dan transparansi informasi potensi lokal. Sistem ini dilengkapi dokumentasi pengembangan dan panduan penggunaan, sehingga dapat direplikasi oleh desa lain. Dengan sistem ini, Pemerintah Desa diharapkan mampu meningkatkan kapasitas manajemen serta transparansi, mendukung keberlanjutan ekonomi desa secara optimal
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN UNTUK PENANGANAN KELUHAN DENGAN METODE WATERFALL BERBASIS WEB PADA PT. LEXXA SHOES Harun Ar-Rasyid; Adi Sopian; Dartono Dartono; Jamah Sari; Leli Putriani Gulo
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1021

Abstract

Ease of information exchange influences consumer behaviour toward a product or service. Customer Relationship Management (CRM) is a vital part of a customer satisfaction-oriented business strategy; a quick and accurate response to complaints can determine customer loyalty. The objective of this research was to develop a web-based Customer Relationship Management system. The research and development method used was the Waterfall system development methodology. The research resulted in a web-based application for handling and following up on consumer complaints. The testing results showed the system performed well as planned. Management was able to monitor all incoming complaints and their responses accurately. Further system development could include additional functionality to track trends in customer issues.Kemudahan dalam pertukaran informasi mempengaruhi perilaku konsumen terhadap sebuah produk atau layanan. Customer Relationship Management (CRM) menjadi bagian vital dalam strategi bisnis berorientasi pada kepuasan pelanggan, respon cepat dan tepat terhadap keluhan dapat menentukan loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian untuk mengembangkan sistem Customer Relationship Management berbasis web. Metode yang digunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan metode pengembangan sistem Waterfall. Hasil penelitian berupa aplikasi berbasis web untuk penanganan keluhan konsumen dan tindak lanjutnya. Hasil pengujian menunjukan sistem berjalan dengan baik sesuai dengan rencana. Pimpinan dapat memonitor dengan baik semua keluhan yang masuk secara akurat dan respon penangannya. Pengembangan sistem selanjutnya bisa ditambahkan fungsi agar dapat ditelusuri tren dari permasalahan yang terjadi pada konsumen
PERANCANGAN WEBSITE GRIYA COFFEE 100 DENGAN PENDEKATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF Kenneth Ray Vici Lengkong; Rakha Sangkara Aryaputra; Jefri Rahmadian
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1224

Abstract

The development of digital technology encourages businesses in the Food and Beverage (F&B) sector to adopt information media that are not only informative but also interactive for customers. Griya Coffee 100, as a local coffee shop, requires a digital platform that can effectively represent its brand identity, present menu information, document activities, and increase visitor engagement. This research aims to design a website for Griya Coffee 100 using an interactive multimedia approach that functions as an information center and customer engagement platform. The methods used included needs analysis, UI/UX design using Figma, and website implementation and publication using Framer. The research results in an interactive, responsive website that is easy to access and capable of enhancing brand awareness and user experience. This website is expected to become a long-term digital asset for Griya Coffee 100, supporting promotional activities and business communications.Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha di bidang Food and Beverage (F&B) untuk memiliki media informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman interaktif kepada pelanggan. Griya Coffee 100 sebagai salah satu coffee shop lokal memerlukan sarana digital yang dapat merepresentasikan identitas brand, menyajikan informasi menu, dokumentasi kegiatan, serta meningkatkan keterlibatan pengunjung secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah website Griya Coffee 100 dengan pendekatan multimedia interaktif yang berfungsi sebagai pusat informasi dan media engagement pelanggan. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan UI/UX menggunakan Figma, serta implementasi dan publikasi website menggunakan Framer. Hasil penelitian berupa website interaktif yang responsif, mudah diakses, dan mampu meningkatkan brand awareness serta pengalaman pengguna. Website ini diharapkan menjadi aset digital jangka panjang bagi Griya Coffee 100 dalam mendukung aktivitas promosi dan komunikasi bisnis
INTEGRASI BUSINESS INTELLIGENCE DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIS BERBASIS PRISMA Heni Lestari; Wargijono Utomo
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1285

Abstract

Indonesia faces a waste management crisis, with only 39% of waste managed properly. This study aims to identify gaps in the integration of Business Intelligence (BI) and Artificial Intelligence (AI) in waste management in Indonesia. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA protocol for 20 scientific articles that met the inclusion criteria for the 2020–2025 period. The results indicate the absence of an integrated BI-AI model, persistent data fragmentation, and a lack of studies on the socio-economic impact of waste management. A future research agenda is proposed for adaptive systems tailored to the Indonesian context.Indonesia menghadapi krisis pengelolaan sampah dengan hanya 39% sampah dikelola secara layak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesenjangan integrasi Business Intelligence (BI) dan Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) menggunakan protokol PRISMA terhadap 20 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan belum adanya model terintegrasi antara BI dan AI, masih adanya fragmentasi data, serta minimnya studi dampak sosial-ekonomi pengelolaan sampah. Agenda riset masa depan diusulkan untuk sistem adaptif yang sesuai konteks Indonesia.