Jurnal Ners Indonesia
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan.
Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2011)"
:
10 Documents
clear
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER DALAM MENURUNKAN RASA MUAL DAN MUNTAH PADA PASIEN HIPEREMESIS GRAVIDARUM
Ratih Pratiwi;
Misrawati Misrawati;
Reni Zulfitri
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.175 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.60-69
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauhmana efektivitas pemberian aroma terapi dalam menurunkan mual dan muntah pada pasien dengan hiperemesis gravidarum. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest - posttest with control group. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Eria Bunda Pekanbaru terhadap 20 orang pasien yang didiagnosa dengan hiperemesis gravidarum, yaitu 10 orang pasien kelompok kontrol dan 10 orang lagi sebagai kelompok intervensi. Analisis yang digunakan adalah dependent dan independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan secara bermakna terhadap penurunan mual muntah pada kelompok intervensi setelah pemberian aroma terapi (p value< 0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan pemberian aroma terapi untuk dijadikan salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan maul dan muntah pada pasien yang dirawat dengan hiperemesis gravidarum.
PERBEDAAN NILAI UJI FUNGSI PARU ANTARA KARYAWAN DI RUANG PRODUKSI DAN KARYAWAN DI RUANG ADMINISTRASI DI PABRIK TEXTILE X
Wahyu Rizky;
Erna Rochmawati
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (485.987 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.21-29
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan nilai uji fungsi paru antara karyawan diruang produksi dan administrasi di sebuah pabrik tekstil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-analitik. Sampel penelitian sebanyak 68, 32 di bagian produksi dan 36 di bagian administrasi. Data uji statis dan dinamis diambil dengan menggukan alat spirometer dan ashma-T. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney Test. Hasil penelitian memperlihatkan nilai uji fungsi paru statis (KV) karyawan dibagian produksi mengalami gangguan restruksi sedang (49%), sedangkan dibagian administrasi mengalami gangguan restruksi ringan (42%). Uji fungsi paru dinamis (% FEV1) karyawan dibagian produksi banyak mengalami gangguan obstruksi berat (34%), sedangkan dibagian administrasi banyak yang normal (70%). Untuk nilai signifikannya (p=0.000) atau (p<0.005) yang berarti ada perbedaan nilai uji fungsi paru yang signifikan antara karyawan produksi dan administrasi. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai uji fungsi paru antara karyawan bagian produksi dan administrasi. Saran: Peningkatan intensitas pemeriksaan kesehatan dan kedisplinan karyawan dalam penggunaan alat pelindung diri perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya perubahaan faal paru.
HUBUNGAN KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT KLIEN PASCA STROKE DENGAN KEKAMBUHAN KLIEN PASCA STROKE
Wice Purwani Suci;
Bayhakki Bayhakki
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (740.342 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.70-78
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kemampuan keluarga merawat klien pasca stroke dengan kekambuhan pada klien pasca stroke di kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 35 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kemampuan keluarga merawat klien dengan kekambuhan klien pasca stroke p value = 0,225 (p value > 0,05). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor kemampuan keluarga merawat tidak menjadi faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada klien pasca stroke. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terkait faktor lain yang dapat mempengaruhi kekambuhan klien pasca stroke, seperti: dukungan sosial, pengalaman hidup, pola koping, serta peran serta petugas kesehatan.
HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA
Iluas Syafarilla;
Reni Zulfitri;
Sri Wahyuni
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.399 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.31-38
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian ISPA pada balita. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Labuhbaru Barat Pekanbaru terhadap 90 keluarga yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan 13 pertanyaan yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian ISPA pada balita dengan derajat kemaknaan 0,05 diperoleh p > 0,05 yaitu 0,123. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai sosial ekonomi tinggi dan mempunyai balita yang sering mengalami ISPA sebesar 30,6%, sedangkan keluarga yang mempunyai sosial ekonomi rendah dan mempunyai balita yang sering mengalami ISPA sebesar 48,8%. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas dan keluarga tetap meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan tingkat pertama (mencegah penyakit), tingkat kedua (pengobatan) dan tingkat ketiga (mencegah terjadinya keparahan) khususnya yang berhubungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
EFEK REBUSAN DAUN SIRIH UNTUK MENGURANGI KEPUTIHAN PADA WANITA
Nora Hesvita Sari;
Misrawati Misrawati;
Risamadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.355 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.79-89
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rebusan daun sirih untuk mengurangi keputihan pada wanita. Penelitian ini menggunakan desain ‘Quasy eksperiment” dengan “Non-equivalent control group” Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Umban Sari dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang yang diambil menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling , yaitu 15 orang kelompok eksperimen 15 orang kelompok kontrol. Teknik uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon, uji t dependent dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan secara bermakna terhadap perubahan nilai keputihan pada kelompok eksperimen setelah diberikan rebusan daun sirih dan kelompok kontrol yang tidak diberikan rebusan daun sirih dengan nilai p (0,000)<α(0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan rebusan daun sirih untuk dijadikan salah satu bentuk terapi alternatif dalam mengurangi keputihan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI LANSIA
Novia Sartika;
Reni Zulfitri;
Riri Novayelinda
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.371 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.39-49
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi lansia (faktor sosial ekonomi, faktor penurunan fisiologis/fungsi tubuh dan faktor kesejahteraan psikologis/ Psychological well-being). Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru terhadap 84 lansia dengan menggunakan teknik cluster sampling dan proportional sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan 29 pertanyaan yang dikembangkan oleh peneliti serta pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor sosial ekonomi terhadap status gizi lansia dengan derajat kemaknaan 0,05 diperoleh p<0,05 yaitu 0,033. Akan tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor penurunan fisiologis/ fungsi tubuh (p>0,05) dan faktor kesejahteraan psikologis (Psychological well-being) terhadap status gizi lansia (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas dan keluarga tetap meningkatkan upaya-upaya peningkatan status gizi lansia sehingga dapat mendukung tercapainya derajat kesehatan yang optimal pada lansia
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG EFEKTIFITAS KONSUMSI JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DENGAN MOTIVASI KONSUMSI JUS MENTIMUN PASIEN HIPERTENSI
Vika Yuliani;
Siti Rahmalia;
Rismadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (646.074 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.90-98
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang efektifitas konsumsi jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah dengan motivasi konsumsi jus mentimun pasien hipertensi. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian “Correlational studies”. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pekanbaru Kota. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 96 responen yang diambil menggunakan teknik pengambilan sampel secara cluster sampling dan dengan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari multiple choice untuk pertanyaan tingkat pengetahuan tentang efektifitas jus mentimun terhadap penurunkan tekanan darah dan likert scale untuk pertanyaan tingkat motivasi dalam mengkonsumsi jus mentimun untuk menurunkan tekanan darah. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang cukup signifikan antara tingkat pengetahuan tentang efektifitas konsumsi jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah dengan motivasi konsumsi jus mentimun pasien hipertensi (p value (0,013) > α (0,05)). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada Puskesmas Pekanbaru Kota untuk meningkatkan kegiatan promosi kesehatan tentang efektifitas jus mentimun dalam menurunkan tekanan darah agar pasien hipertensi termotivasi untuk mengkonsumsi jus mentimun, sehingga mereka dapat mengontrol tekanan darah mereka serta dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
HUBUNGAN TINGKAT STRESSOR DENGAN STRATEGI KOPING MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU DALAM MENGATASI STRES MELAKSANAKAN TAHAP PROFESI
Putri Rezkia;
Veny Elita
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.401 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.1-10
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stressor dengan strategi koping mahasiswa keperawatan Universitas Riau dalam mengatasi stres melaksanakan tahap profesi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelation study dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 30 mahasiswa keperawatan Universitas Riau yang menjalani tahap profesi dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang dan berat dengan stressor utama yaitu ujian tindakan dan perbedaan antara teori dan praktik. Emotional- focussed coping cenderung lebih sering digunakan oleh mahasiswa. Dari uji statistik diketahui bahwa tidak adanya hubungan antara tingkat stressor dengan strategi koping mahasiswa keperawatan dalam mengatasi stres melaksanakan tahap profesi ( p-value > 0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan pembimbing klinik untuk dapat mengurangi perbedaan teori-praktik yang menjadi stressor utama mahasiswa dan mengembangkan intervensi yang tepat dalam mengurangi stres mahasiswa
EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Sera Kurniawati;
Misrawati Misrawati;
Juniar Ernawaty
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.68 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.50-59
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana efektifitas kompres hangat terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode penelitian adalah “Quasi Experiment” dengan rancangan penelitian Non-Equivalen Control Group. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru terhadap 30 ibu bersalin, yaitu 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Analisa yang digunakan adalah Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan secara bermakna terhadap perubahan intensitas nyeri pada kelompok intervensi setelah diberikan kompres hangat dan kelompok kontrol yang tidak diberikan kompres hangat dengan nilai p (0,000)<α(0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan pemberian kompres hangat pada ibu yang akan bersalin sebagai bentuk terapi alternative yang efektif dalam mengurangi nyeri persalinan
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN NEONATUS
Meisa Daniati;
Riri Novayelinda
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.504 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.11-20
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan neonatus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen. Responden berjumlah tiga puluh orang, dengan 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Bayi diobservasi terhadap berat badannya sebelum dan sesudah perlakuan yang diberikan oleh orang tua selama 15 menit per hari dalam waktu 10 hari dengan menggunakan timbangan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan Uji t Independen. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat peningkatan berat badan yang signifikan pada kelompok eksperimen, dengan p=0,003, atau dengan kata lain Ho ditolak. Jadi, penelitian ini memperlihatkan bahwa pijat bayi mempengaruhi berat badan neonatus. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan tenaga kesehatan, khususnya perawat dapat mengaplikasikan terapi ini kepada bayi dengan mengajarkan orang tua bayi untuk melakukannya di rumah