cover
Contact Name
Ns,Yulia Irvani Dewi, M.Kep,Sp.Mat
Contact Email
jni@ejournal.unri.ac.id
Phone
+62761-31162
Journal Mail Official
jni@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Jl. Pattimura No. 09 Gedung G Pekanbaru-Riau, Kode Pos 28131, Telp : 0761-31162, Fax : 0761-855928
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 20872763     EISSN : 26853116     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan. Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019" : 11 Documents clear
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA PAGI HARI TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU Mohd. Ripa’i; Safri Safri; Yulia Irvani Dewi
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.747 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.117-128

Abstract

Smartphone merupakan sebuah perangkat yang pada awalnya hanya digunakan untuk melakukan komunikasi, kini berkembang menjadi perangkat yang hampir dapat melakukan segala hal yang menunjang aktivitas manusia. Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan mental, hal ini karena pancaran radiasi dari smartphone maupun penggunaan yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi pengunaan smartphone pada pagi hari terhadap tingkat stres mahasiswa keperawatan di Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 199 mahasiswa yang diambil dengan teknik stratified random sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji korelasi Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan smartphone pada pagi hari terhadap tingkat stres mahasiswa dengan p value (0.000) < α (0,05). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara durasi penggunaan smartphone pada pagi hari terhadap tingkat stres mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi kepada mahasiswa mengenai penggunaan smartphone untuk dapat mencegah atau meminimalkan munculnya stres
HUBUNGAN KUNJUNGAN KELUARGA TERHADAP KESEMBUHAN PASIEN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PEKANBARU Juliana Putri; Erna Marni; Dian Roza Adila
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.851 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.163-170

Abstract

Gangguan jiwa merupakan keadaan seseorang yang memiliki gangguan pada fungsi mental, yang meliputi emosi, fikiran, kemauan, motivasi, keinginan, perasaan, dan persepsi sehingga mengganggu individu tersebut dalam proses kehidupan dilingkungan masyarakat. Keluarga merupakan bagian terpenting dalam kesembuhan pasien jiwa, sehingga pasien jiwa merasa diperhatikan oleh keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kunjungan keluarga terhadap kesembuhan pasien risiko perilaku kekerasan, dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah responden 30 orang. Teknik yang digunakan yaitu total sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa bivariat dengan menggunakan uji chi square. Instrumen penelitian ini menggunakan koesioner. Dari hasil uji  chi square dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kunjungan keluarga terhadap kesembuhan pasien risiko perilaku kekerasan dengan p value 0,002 < 0,05. Kepada pihak Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru untuk menetapkan ideal kunjungan keluarga dan membuat buku kunjungan keluarga pada setiap ruangan rawat inap dan juga memaksimalkan fungsi dari buku kunjungan di Rumah Sakit Jiwa Tampan, serta memotivasi keluarga supaya keluarga ingin mengunjungi anggota keluarganya yang berada di Rumah Sakit Jiwa.
PENURUNAN TEKANAN DARAH MELALUI SARI KUNYIT PADA SESEORANG YANG MENGALAMI PREHIPERTENSI Rizkya Nur Anisha; Yuyun Priwahyuni; Susi Erianti
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.34 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.129-135

Abstract

Prehipertensi adalah suatu kondisi menuju hipertensi. Prehipertensi di usia muda ditemukan sekitar 48,4%. Penderita hipertensi  usia ≥ 18 tahun ditemukan sekitar 25,8% tahun 2013. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk hipertensi adalah sari kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah pada usia 20-30 tahun yang mengalami prehipertensi. Metode penelitian ini adalah pra ekperimental (one group pre-post design). Teknik sampling adalah Purposive sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan mengunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui tekanan darah pretest dan postest. Instrumen penelitian menggunakan lembar obeservasi. Hasil penelitian menunjukkan  adanya pengaruh sari kunyit terhadap penurunan tekanan darah pada usia 20-30 yang mengalami prehipertensi dengan hasil p-value tekanan darah sistol yaitu 0.001 (<0.05) dan untuk  p-value tekanan darah diastol yaitu 0.002 (<0.05). Sari kunyit efektif terhadap penurunan tekanan darah sistol dan diastol pada usia 20-30 tahun yang mengalami prehipertensi. Pihak Puskesemas Payung Sekaki dapat menjadikan  kunyit sebagai refensi tanaman herbal yang berkhasiat.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERAMPILAN CUCI TANGAN PADA ANAK KELAS IV DAN V DI SDN 179 KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Oldhi Hanafi; Siska Mayang Sari; Abdurrahman Hamid
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.968 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.171-181

Abstract

Mencuci tangan dengan menggunakan sabun adalah salah satu cara untuk membiasakan anak-anak untuk memiliki gaya hidup bersih yang sehat. Akan tetapi masih banyak orang tua yang masih belum mengajarkan anak-anaknya bagaimana pentingnya mencuci tangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan cuci tangan pada anak kelas IV dan V SDN 179 Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/siswi kelas IV dan V SDN 179 Kota Pekanbaru. Sampel pada penelitian ini berjumlah 40 yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Penelitian Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 24 pertanyaan. Analisis data menggunakan uji bivariat chi-square dan fisher exact. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus tahun 2018. Hasil penelitian peran guru berhubungan dengan keterampilan cuci tangan  dengan Pvalue = 0,029 sementara itu dukungan teman sebaya, peran orang tua, dan peran petugas kesehatan tidak berhubungan keterampilan cuci tangan pada anak (Pvalue > 0,05). Diharapkan kepada pihak guru untuk meningkatkan kukungan kepada anak dalam meningkatkan keterampilan cuci tangan pada anak di sekolah.
PENGALAMAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA Rini Intan Pratiwi; Lita Lita; Yecy Anggreny
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.9.2.136-142

Abstract

Globalisasi yang terjadi di era ini membuat proses berkomunikasi menjadi semakin cepat dan mudah. Kemudahan  dalam proses komunikasi terjadi karena adanya jaringan internet, dan salah satu layanan komunikasi langsungnya adalah sosial media. Pengguna sosial media saat ini tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman anak usia sekolah dalam menggunakan sosial media. Penelitian ini adalah kualitatif dengan studi fenomenologi. Partisipan kunci pada penelitian ini berjumlah 8 orang siswa berusia 10-12 tahun dan menggunakan sosial media. Teknik sampling yang digunakan adalah metode snowball sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah in-depth interview. Data dianalisa dengan menggunakan teknik Moustakas. Hasil penelitian ini didapatkan 4 tema, pertama adalah manfaat menggunakan sosial media (mendapatkan informasi, komunikasi, teman baru dan menyelesaikan tugas sekolah) kedua adalah kerugian (belajar terganggu dan mendapatkan jenis informasi negatif). Ketiga, yaitu pengembangan diri (mengembangkan hobi melalui menonton video). Terakhir, yaitu alasan menggunakan sosial media (menghilangkan rasa bosan, mendapat informasi terbaru dan berkomunikasi). Hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan terhadap anak usia sekolah terkait hal yang di dapatkan dari sosial media, serta pengaruhnya terhadap pendidikan, perkembangan, dan hubungan sosial anak usia sekolah tersebut
PEMBERDAYAAN KELUARGA SADAR HIPERTENSI (GADARSI) DALAM PENINGKATAN GAYA HIDUP SEHAT PENDERITA HIPERTENSI Reni Zulfitri; Ganis Indriati; Yufitriana Amir; Fathra Annis Nauli
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.32 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.182-188

Abstract

Hipertensi adalah salah satu jenis penyakit tidak menular yang bersifat kronis, berlangsung sepanjang hayat dan bersifat silent killer, dengan angka prevalensi yang sangat tinggi khususnya pada usia dewasa dan lansia. Oleh karena itu, penting sekali peran keluarga dalam mencegah terjadinya komplikasi akibat kondisi hipertensi yang tidak terkontrol melalui gaya hidup sehat sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap gaya hidup sehat penderita hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir, dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperiman. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan gaya hidup sehat sebesar: 91,08% (Pre test: 31,4% dan post test: 60%) dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap gaya hidup sehat penderita hipertensi dengan p value: 0,025. Dengan demikian penting sekali upaya pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan gaya hidup sehat penderita hipertensi di rumah.
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA (1-5 TAHUN) Wahyudi Diagama; Yufitriana Amir; Yesi Hasneli
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.385 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.97-108

Abstract

Penimbangan berat badan anak setiap bulan untuk mengetahui status gizi anak merupakan salah satu kegiatan rutin di Posyandu. Salah satu upaya untuk mengurangi masalah gizi buruk pada anak adalah meningkatkan partisipasi ibu dalam mengunjungi dan menimbang balitanya ke Posyandu setiap bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah kunjungan Posyandu dengan status gizi balita (1-5 tahun). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan retrospektif. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki dengan jumlah sampel 382 ibu dan anak balita dengan menggunakan teknik proporsional random sampling berdasarkan jumlah Posyandu. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner untuk data demografi dan buku registrasi penimbangan berat badan anak. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan responden yang rutin mengunjungi Posyandu sebanyak 145 orang (38%) dan tidak rutin mengunjungi Posyandu sebanyak 237 orang (62%). Anak yang memiliki status gizi baik sebanyak 203 orang (53,1%), gizi kurang sebanyak 109 orang (28,5%), dan gizi buruk sebanyak 70 orang (18,3%). Hasil analisa bivariat didapatkan p value (0,00) < ɑ (0,05), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan jumlah kunjungan Posyandu dengan status gizi balita (1-5 tahun). Saran untuk petugas puskesmas agar bisa melakukan pelatihan dan penyuluhan kesehatan kepada kader dan meningkatkan fasilitas kesehatan di Posyandu
PENGALAMAN SUAMI BERSUKU MELAYU DALAM MENDAMPINGI ISTRI BERSALIN Elisia Elfina; Ari Pristiana Dewi; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.8 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.143-155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman suami bersuku Melayu dalam mendampingi istri bersalin. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dilakukan di Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar Kecamatan Kuok, yang melibatkan 4 partisipan. Partisipan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur dengan pedoman wawancara. Hasil penelitian menemukan ada 4 tema yaitu: (1) perasaan suami saat mendampingi istri bersalin yaitu perasaan positif  (senang, terharu dan bahagia) dan perasaan negatif (cemas, takut, deg-degan dan sedih), (2) cara suami mengatasi perubahan psikologi saat mendampingi istri bersalin yaitu denganmelakukan teknik relaksasi nafas dalam dan kegiatan spiritual seperti berserah diri, berdoa dan berzikir dengan yang Maha Kuasa,(3) dukungan suami saat mendampingi istri bersalin terdiri dari dukungan fisik yaitu memegang tangan, mengelus rambut, kepala, perut dan memijit punggung istrinya dan dukungan informatif yaitu motivasi berupa kata-kata semangat, berzikir dan istighfar menyebut nama Allah, (4) alasan suami mendampingi istri selama proses persalinan karena adanya keinginan dan kesadaran dari diri pasrtisipan itu sendiri seperti memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mendampingi saat persalinan. Hasil penelitian ini diharapkan agar para suami selalu mendampingi istri selama proses persalinan karena dukungan yang diberikan oleh suami dapat memberikan kenyamanan pada istri saat bersalin
HUBUNGAN PERILAKU KEKERASAN AYAH TERHADAP TEMPERAMEN REMAJA Sri Yuliani Putri; Jumaini Jumaini; Erna Marni
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.604 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.189-198

Abstract

Perilaku kekerasan ayah seperti membentak dan memberi hukuman fisik termasuk kedalam salah satu pola pengasuhan yang disebut otoriter. Pola asuh ialah salah satu faktor yang mempengaruhi temperamen. Temperamen merupakan perbedaan individu dalam respon perilaku atau karakteristik yang telah ada sejak lahir namun dapat berubah dan berkembang bersamaan dengan pengalaman yang dialami individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku kekerasan ayah terhadap temperamen remaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 596 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 145 orang responden yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling dan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa yang digunakan adalah analisa bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kekerasan ayah dengan temperamen remaja dengan p-value surgency = 1000, p-value effortful control = 0,083, p-value negative affectivity = 0,370 dan p-value affiliativeness = 0,550 > (α 0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku kekerasan ayah tidak berpengaruh terhadap temperamen remaja disebabkan adanya faktor lain yang lebih kuat dalam mempengaruhi temperamen remaja seperti lingkungan dan teman sebaya. Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh perilaku yang baik pada remaja dengan tidak memperlihatkan kemarahan dan emosi yang berlebihan karena bagaimanapun lingkungan akan mempengaruhi sikap dan perilaku seorang remaja.
HUBUNGAN PENDAPATAN ORANG TUA DAN STATUS GIZI TERHADAP USIA MENARCHE Syarifah Rahmi Asfahani; Raja Fitrina Lestari; Dian Roza Adila
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.112 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.2.109-116

Abstract

Usia menarche adalah usia pertama kali menstruasi. Di Indonesia terjadi penurunan usia menarche sekitar 5,2 %. Percepatan dan perlambatan usia menarche  mempunyai beberapa konsekuensi yang berkaitan dengan aspek biologis dan lingkungan. Usia menarche dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah faktor gizi dan pendapatan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan orang tua dan status gizi terhadap usia menarche. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 193 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji pearson chi-square. Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan antara pendapatan orang tua dengan usia menarche dengan p-value = 0,549 dan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan usia menarche dengan p-value = 0,376. Disarankan kepada siswi untuk lebih aktif dalam menggali informasi mengenai kesehatan reproduksi terutama tentang menarche.

Page 1 of 2 | Total Record : 11