Jurnal Ners Indonesia
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan.
Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles
187 Documents
Gambaran Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai
Reni Zulfitri;
Agrina ';
Herlina '
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (73.444 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.2.109-115
The purpose of this research is to describe the family health care functions in the working area of Rumbai Public Health Center.The design used in this study was a descriptive exploratory. The number of samples in this study were 541 families who met theinclusion criteria by using multistage random sampling technique. The instrument applied was a questionnaire that has beendeclared valid and reliable. The results showed the number of families that could perform the family health care functions wasalmost the same compared to the number of families that could not. 51% families were carrying out the functions of familyhealth care. Thus, it is important for public health center nurses to educate families about health so that families can implementfamily health care functions at home, in order to reach an optimal degree of family health.Key word: family, functions, health care, health
PENGALAMAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA
Rini Intan Pratiwi;
Lita Lita;
Yecy Anggreny
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jni.9.2.136-142
Globalisasi yang terjadi di era ini membuat proses berkomunikasi menjadi semakin cepat dan mudah. Kemudahan dalam proses komunikasi terjadi karena adanya jaringan internet, dan salah satu layanan komunikasi langsungnya adalah sosial media. Pengguna sosial media saat ini tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman anak usia sekolah dalam menggunakan sosial media. Penelitian ini adalah kualitatif dengan studi fenomenologi. Partisipan kunci pada penelitian ini berjumlah 8 orang siswa berusia 10-12 tahun dan menggunakan sosial media. Teknik sampling yang digunakan adalah metode snowball sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah in-depth interview. Data dianalisa dengan menggunakan teknik Moustakas. Hasil penelitian ini didapatkan 4 tema, pertama adalah manfaat menggunakan sosial media (mendapatkan informasi, komunikasi, teman baru dan menyelesaikan tugas sekolah) kedua adalah kerugian (belajar terganggu dan mendapatkan jenis informasi negatif). Ketiga, yaitu pengembangan diri (mengembangkan hobi melalui menonton video). Terakhir, yaitu alasan menggunakan sosial media (menghilangkan rasa bosan, mendapat informasi terbaru dan berkomunikasi). Hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan terhadap anak usia sekolah terkait hal yang di dapatkan dari sosial media, serta pengaruhnya terhadap pendidikan, perkembangan, dan hubungan sosial anak usia sekolah tersebut
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI VAKSIN DT PADA BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH
Yuliani Putri Pratiwi;
Mitra Mitra;
Erna Marni
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1041.371 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.9.1.72-79
Difteri dapat menyebabkan kematian karena menyerang saluran pernapasan dengan menimbulkan sesak napas. Difteri dapat dicegah melalui pemberian imunisasi vaksin DT. Cakupan imunisasi DT di Kota Pekanbaru masih rendah yaitu 73,89%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemberian imunisasi vaksin difteri tetanus (DT) di Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh Kota Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan teknik sampling systematic random sampling dengan menyebarkan kueioner sebanyak 193 kueisioner kepada ibu yang memiliki anak kelas 1 SD, analisis data menggunakan uji chi-square. Proporsi imunisasi vaksin DT yaitu 79,8%, sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 63,2% dan sikap positif sebanyak 75,1%. Hasil bivariat didapatkan adanya hubungan pengetahuan dengan pemberian imunisasi vaksin DT (p value: 0,008) dan tidak terdapat hubungan sikap dengan pemberian imunisasi vaksin DT (Pvalue: 0,455). Untuk itu, kepada tenaga kesehatan disarankan memberikan penyuluhan kesehatan tentang manfaat imunisasi vaksin DT, kandungan, waktu, dan durasi pemberian vaksin DT kepada ibu yang memiliki anak usia sekolah untuk meningkatkan status kelengkapan imunisasi.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN KELUARGA DENGAN ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA SKIZOFRENIA PASCA RAWAT INAP
Alfian Konadi;
Fathra Annis Nauli;
Erwin Erwin
Jurnal Ners Indonesia Vol 8 No 1 (2017): September 2017
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.17 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.8.1.42-55
Gangguan jiwa merupakan suatu sindrom yang dapat menimbulkan permasalahan pada satu atau lebih fungsi kehidupan. Skizofrenia merupakan bagian dari gangguan jiwa yang ditandai dengan penyimpangan perilaku, kondisi ini terjadi karena perubahan pada struktur fisik otak, dan struktur kimia otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman keluarga dengan anggota keluarga yang menderita skizofrenia pasca rawat inap. Desain penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan empat orang yang merupakan keluarga dengan anggota keluarga yang menderita skizofrenia pasca rawat inap dan dipilih menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini mendapatkan delapan tema, yaitu: 1) Pemanfaatan fasilitas kesehatan, 2) Spiritualitas pasien skizofrenia, 3) Ketidakpatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat, 4) Dukungan keluarga, 5) Interaksi sosial pasien dengan lingkungan, 6) Aktivitas keseharian pasien di rumah, 7) Kurangnya dukungan masyarakat, dan Harapan terhadap pasien dan keluarga. Pemanfaatan fasilitas kesehatan merupakan salah satu wujud dari tingkat pengetahuan keluarga. Aktivitas pasien skizofrenia dinilai positif, karena pasien memiliki tingkat spiritual yang tinggi, jiwa sosial baik, dan mampu beradaptasi dilingkungannya. Dilain sisi masih ada stigma yang didapatkan oleh pasien skizofrenia. Keluarga dalam hal ini juga memberikan pengharapan kepada keluarga dan pasien skizofrenia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan acuan atau data penunjang bagi peneliti berikutnya yang ingin meneliti tentang hubungan tingkat spiritualitas pasien skizofrenia terhadap aktivitas sehari-hari pasca rawat inap.
REBUSAN RAMBUT JAGUNG (ZEA MAYS L) EFEKTIF MENURUNKAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU
Rizka Febtrina;
Nurvaida Br. Simamora
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.478 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.8.2.159-166
Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada masyarakat di dunia. Penyakit ini disebut juga silent killer. Prevalensi hipertensi telah mencapai angka 31,7% dari semua penduduk. Salah satu penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan secara non farmakologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas rebusan rambut jagung terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan selama satu minggu dengan pemberian air rebusan rambut jagung dua kali dalam sehari yaitu pagi dan malam. Rancangan penelitian menggunakan penelitian Quasi-Eksperimen menggunakan desain pretest-posttest with control group terhadap 38 responden (19 intervensi dan 19 kontrol) yang dipilih secara purposive sampling. Hasil uji paired sample t-test pada kelompok intervensi didapatkan p value 0.000 (sistolik) dan 0,000 (diastolik) (p value < 0,05) yang artinya H0 ditolak artinya rebusan rambut jagung efektif menurunkan tekanan darah dan hasil uji paired sample t-test pada kelompok kontrol dengan nilai p value 0,002 (sistolik) dan 0,001 (diastolik) (p value < 0,05) sehingga H0 ditolak artinya pada kelompok kontrol juga terjadi penurunan tekanan darah. Sedangkan uji independent sample t-test menunjukan p value 0,001 (sistolik) dan 0,000 (diastolik) (p value < 0,05) sehingga H0 ditolak. Artinya ada perbedaan tekanan darah yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sehingga disimpulkan bahwa rebusan rambut jagung lebih efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya dapat mengapilkasikan rebusan rambut jagung terhadap penurunan gula darah.
EFEK REBUSAN DAUN SIRIH UNTUK MENGURANGI KEPUTIHAN PADA WANITA
Nora Hesvita Sari;
Misrawati Misrawati;
Risamadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.355 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.2.1.79-89
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rebusan daun sirih untuk mengurangi keputihan pada wanita. Penelitian ini menggunakan desain ‘Quasy eksperiment” dengan “Non-equivalent control group” Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Umban Sari dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang yang diambil menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling , yaitu 15 orang kelompok eksperimen 15 orang kelompok kontrol. Teknik uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon, uji t dependent dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan secara bermakna terhadap perubahan nilai keputihan pada kelompok eksperimen setelah diberikan rebusan daun sirih dan kelompok kontrol yang tidak diberikan rebusan daun sirih dengan nilai p (0,000)<α(0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan rebusan daun sirih untuk dijadikan salah satu bentuk terapi alternatif dalam mengurangi keputihan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN TB PARU
Deska Jasmiati;
Darwin Karim;
Nurul Huda
Jurnal Ners Indonesia Vol 7, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.605 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.7.2.20-29
Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Penderita TB paru juga memerlukan dukungan keluarga, dimana dukungan keluarga tersebut erat kaitannya untuk menunjang kualitas hidup dari penderita tuberculosis paru. Kualitas hidup merupakan persepsi yang hadir dalam kemampuan hidup baik dalam konteks lingkungan budaya, nilai, dalam menjalani peran dan fungsi sebagai mestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 41 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan cara purposive dan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah di ujivaliditas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien TB paru dengan pvalue=0,018 (< 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan pasien dan keluarga mampu mengikuti arahan dan metode dalam perawatan dan mematuhi pengobatan selama 6 bulan atau sesuai anjuran yang telah ditetapkan petugas kesehatan sehingga menurunkan prevalensi angka kejadian TB paru.
KONSEP DIRI DAN GAYA HIDUP LANSIA YANG MENGALAMI PENYAKIT KRONIS DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU
Reni Zulfitri
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (677.663 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.1.2.21-30
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan gaya hidup lansia yang mengalami penyakitkronis di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru. Desain yang digunakan deskriptif korelasi denganpendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh lansia dengan penyakit kronis yang memenuhi kriteriainklusi (total sampling), yaitu sebanyak 30 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitiandidapatkan p value = 0,02 (p value > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan gayahidup lansia yang mengalami penyakit kronis di panti sosial tresna wredha Khusnul Khotimah Pekanbaru. Kesimpulan hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa status konsep diri lansia mempengaruhi pembentukan gaya hidup sehat lansia khususnyapada lansia dengan penyakit kronis. Oleh karena itu diharapkan kepada petugas panti dan petugas kesehatan yang ada dilingkungan panti dapat memfasilitasi dan mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan status konsep diri lansiakearah positif.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP TUMBUH KEMBANG BAYI
Amir, Yufitriana;
Hasneli, Yesi;
Erika, Erika
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (719.941 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.1.1.90-98
Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang ideal untuk bayi terutama pada enam bulan pertama kehidupannya. ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kebaikan dan mutu ASI akan menjadi berkurang apabila jumlah ASI yang dihasilkan ibu tidak sesuai dengan kebutuhan bayi. Berdasarkan hal diatas peneliti berminat untuk meneliti hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan ASI non eksklusif terhadap tumbuh kembang bayi. Penelitian ini menggunakan desain studi korelatif dan sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Bayi yang disusui dengan ASI eksklusif (n=50 orang) dibandingkan dengan kelompok bayi yang tidak disusui dengan ASI eksklusif atau dibantu dengan susu formula (n=50 orang). Indikator pertumbuhan bayi menggunakan grafik pertumbuhan bayi pada KMS (Kartu Menuju Sehat) dan indikator perkembangan bayi menggunakan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Tidak ada perbedaan yang bermakna antara pilihan pola menyusui (eksklusif dan non eksklusif) dengan pertumbuhan bayi (p=0,509). Terdapat perbedaan yang bermakna antara pola menyusui (eksklusif dan non eksklusif) dengan perkembangan anak (p=0,008).
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK INSTRUMENT TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA
Laily, Eka Isranil;
Juanita, Juanita;
Siregar, Cholina Trisa
Jurnal Ners Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.805 KB)
|
DOI: 10.31258/jni.6.1.27-32
Penyakit gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang berkembang pesat. Pasien denganhemodialisis memiliki masalah gangguan tidur yang berefek terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis.Gangguan tidur memiliki dampak negatif pada respon imun dan dapat menyebabkan perkembangankardiovaskuler yang merupakan penyebab kematian pada pasien gagal ginjal. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengidentifikasi efektifitas pemberian terapi musik instrument terhadap kualitas tidur pasien gagalginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan preand post test with control dengan sampel 73 orang dengan menggunakan tabel power analysis 38 responden.Hasil penelitian menunjukkan adanya efek pemberian terapi musik instrument terhadap kualitas tidur pasiengagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dengan hasil uji independent t test yaitu p=0,001 (p<0,005).Perbandingan kualitas tidur sebelum dan sesudah pemberian terapi musik instrument menggunakan analisadata paired t-test dengan p=0,000. Kualitas tidur responden setelah dilakukan pemberian terapi musikinstrument menunjukkan peningkatan.