cover
Contact Name
Hendra Nelva Saputra
Contact Email
hendra.nelva@umkendari.ac.id
Phone
+6282193165892
Journal Mail Official
hendra.nelva@umkendari.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 10, Gedung E Lantai 2
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
ISSN : 27752984     EISSN : 27751813     DOI : https://doi.org/10.51454/decode
DECODE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi publishes articles in English and Indonesian which will be published 3 times a year, namely March, July and November. Articles that can be considered for publication in this journal are the results of research that is in accordance with the focus and scope of the journal including: (1) Software Engineering, (2) Data Mining, (3) Artificial Intelligence, (4) Computer Network, (5) Robotics System, (6) Information Security, (7) Mobile Learning, (8) Online Learning, (9) Multimedia, (10) Development Learning Media, (11) Integration of Technology in Learning.
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025" : 45 Documents clear
Effectiveness of Visual-Tactile Mobile Augmented Learning on Breast Self-Examination Knowledge among Women of Reproductive Age in Rokan Hulu, Indonesia
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1431

Abstract

Breast cancer remains the leading cause of cancer-related morbidity and mortality among women in Indonesia, with most cases detected at advanced stages due to limited awareness and practice of early detection methods. Breast self-examination (BSE) is a simple and cost-effective technique recommended for early detection, yet knowledge and practice among women of reproductive age remain low in rural communities. This study aimed to examine the effectiveness of Visual-Tactile Mobile Augmented Learning (MAL) in improving BSE knowledge among women of reproductive age in Rokan Hulu, Indonesia. A quasi-experimental pretest–post-test control group design was conducted with 60 purposively selected participants, divided into an intervention group receiving MAL-based education integrating interactive visual modules and tactile simulations, and a control group receiving conventional education through leaflets and counselling. Knowledge levels were measured using a validated questionnaire, and statistical analysis was performed using paired t-tests and independent t-tests with a significance level of p < 0.05. The results showed a significant improvement in BSE knowledge among participants in the intervention group compared with the control group (mean increase = 2.9 points; p < 0.001; Cohen’s d = 0.85, large effect size). In conclusion, Visual-Tactile MAL is an effective educational innovation for enhancing BSE knowledge, offering promising implications for digital health strategies and community-based breast cancer prevention programs in resource-limited settings.
Perancangan Struktur Fitur Aplikasi Warung Kopi Menggunakan LLM
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1442

Abstract

Warung kopi sekarang sudah lebih modern dan bisa berfungsi sebagai tempat sosial sekaligus produktif yang digemari anak-anak muda. Namun, kebanyakan warung kopi lokal masih menghadapi kendala dalam penggunaan otomasi teknologi untuk mempermudah servis, yang membuat pelayanan serta kepuasan pelanggan menjadi rendah. Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi dan menemukan fitur penting untuk aplikasi warung kopi berbasis user experience (UX) dengan menggunakan Prompt Engineering dan LLM. Tiga aplikasi kopi digital—Starbucks Indonesia, Fore Coffee, dan TOMORO Coffee—menjadi sumber data untuk analisis deskripsi dan ulasan mereka untuk fitur-fitur yang relevan. Hasil yang diperoleh ditambahkan ke dalam kuisioner untuk dievaluasi dari sudut IPCA. Pemetaan yang diperoleh menunjukkan bahwa fitur pre-order, sistem loyalitas, serta antrian waktu nyata sebagai yang penting namun tidak optimal dalam kinerja, khususnya pada aplikasi lokal. Penemuan ini mendorong pengembangan fitur yang lebih baik pada aplikasi lokal agar bisa bersaing dengan kompetitor besar dengan meningkatkan fitur yang lebih penting dan kebutuhan pengguna.
Pengembangan Sistem Desain Sablon Custom Berbasis Web dengan Pratinjau Real-time Menggunakan Model Prototype
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1448

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan besar dalam industri sablon custom, terutama dalam memenuhi kebutuhan personalisasi desain yang cepat, presisi, dan mudah digunakan. Namun, banyak UMKM masih mengandalkan proses manual dalam pengiriman desain dan konfirmasi pesanan, sehingga sering terjadi miskomunikasi, tingginya tingkat revisi, dan lambatnya proses produksi. Penelitian ini mengembangkan sistem desain sablon berbasis web dengan fitur pratinjau real-time, drag-and-drop, serta pengelolaan pesanan terintegrasi menggunakan HTML5 canvas, CSS3, JavaScript, dan PHP melalui metode Software Development Life Cycle (SDLC) model Prototype. Melalui pendekatan iteratif, pengguna terlibat langsung dalam evaluasi untuk memastikan sistem sesuai kebutuhan. Evaluasi sistem dilakukan menggunakan Black-Box Testing dan pengukuran performa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan dengan tingkat keberhasilan lebih dari 95%, pratinjau real-time memiliki akurasi 96,8%, dan waktu rendering rata-rata 0,8 detik. Selain itu, proses pemesanan mengalami peningkatan efisiensi sebesar 42%, sementara tingkat revisi desain menurun hingga 65%. Pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 86,5 yang termasuk kategori Excellent, menandakan kepuasan pengguna yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan keakuratan desain, mempercepat proses pemesanan, dan mendukung digitalisasi UMKM sablon secara efektif.
Design And Implementation Of A Web-Based Financial Information System With Internal Audit Feature To Enchance Transparency And Accountability At Getsemani Church Sorong
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1449

Abstract

The rapid development of information technology has transformed how organizations, including churches, manage financial data. This study presents a novel web-based church financial information system that integrates internal audit features to enhance transparency, accountability, and efficiency in fund management. Unlike traditional manual approaches using books and spreadsheets, the proposed system introduces a structured digital framework that facilitates accurate recording, timely reporting, and simplified audits. The system was developed using the Waterfall model and implemented with PHP, MySQL, and the Laravel framework in a web-based environment. It provides distinct user roles for treasurers, auditors, administrators, and congregants to ensure secure, role-based access and effective oversight. Validation through Black Box testing confirmed that all functional requirements were met. Usability testing using the System Usability Scale (SUS) with 20 respondents produced a SUS score of 84.6 (Excellent category), indicating high user satisfaction and ease of use. Performance testing conducted with Google Lighthouse under standard desktop conditions achieved an average score of 82.5, demonstrating good performance in terms of speed, accessibility, and technical optimization. Overall, the system has proven effective in improving the transparency, efficiency, and reliability of church financial management, thereby strengthening trust and governance within the digital transformation era.
Pengembangan Sistem Absensi Guru Berbasis Web, Geolokasi, dan Swafoto Menggunakan Metode Waterfall
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1453

Abstract

Kehadiran guru menjadi indikator utama dalam mencerminkan disiplin dan tanggung jawab seorang pendidik di lingkungan sekolah. Proses absensi yang masih dilakukan secara manual sering menghadirkan berbagai kendala, seperti potensi manipulasi data, kurangnya akurasi informasi, serta keterlambatan dalam pelaporan. Penelitian ini fokus pada pengembangan serta penerapan sistem absensi guru berbasis web yang mengintegrasikan teknologi geolokasi dan swafoto sebagai bentuk validasi kehadiran. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan Laravel sebagai framework, MySQL sebagai basis data, dan menerapkan pendekatan Waterfall dalam proses pengembangan. Fitur utama dalam sistem ini mencakup validasi lokasi saat guru melakukan absensi, pengambilan swafoto sebagai bukti kehadiran, pengajuan izin secara daring, pemantauan kehadiran guru oleh kepala sekolah secara waktu nyata, serta penyusunan rekapitulasi data kehadiran secara otomatis. Proses tahap uji sistem memanfaatkan pendekatan Black Box Testing sebagai cara untuk menilai kesesuaian fungsi terhadap rancangan guna memverifikasi kesesuaian fungsi-fungsi sistem dengan rancangan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pengujian, sistem menunjukkan kinerja yang stabil serta berfungsi tanpa adanya kesalahan yang berarti. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dan efisien dalam meningkatkan ketepatan serta transparansi pencatatan kehadiran guru, sekaligus menjadi solusi digital yang relevan bagi sekolah dengan keterbatasan sarana teknologi.
Reframing User Acceptance with User-Generated Content: Insights from Digital Banking in Indonesia
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1456

Abstract

This study examines user acceptance of BNI’s newly launched digital banking application, WONDR, by leveraging user-generated content (UGC) obtained from the Google Play Store. A total of 60,434 user reviews were collected and analyzed using a supervised machine learning approach, specifically the Random Forest algorithm, to classify sentiments into positive and negative categories. The dataset underwent a rigorous preprocessing pipeline, including text normalization, tokenization, stopword removal, and stemming, followed by feature extraction using the Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF–IDF) method. Model performance was evaluated through a 7-Fold Cross-Validation strategy and standard metrics such as accuracy, precision, recall, and F1-score, achieving strong and consistent results with an overall accuracy of 0.888. The findings indicate that UGC-based sentiment analysis provides a scalable and interpretable method for assessing user acceptance, offering actionable insights for strategic application development. Theoretically, this study extends traditional acceptance models (e.g., TAM and UTAUT) by operationalizing user perceptions through naturally occurring feedback. Practically, the proposed approach supports data-driven decision-making for enhancing digital service quality in the banking sector.
The Effectiveness of Augmented Reality-Based Learning Media on Elementary School Students' Visual-Spatial Abilities
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1457

Abstract

Science learning in elementary schools still faces obstacles, particularly because students struggle to understand the state of matter and its changes. This struggle arises since the concept is abstract and requires strong visual-spatial abilities. To address this, the present study aims to determine the effectiveness of augmented reality-based learning media in improving students' visual-spatial abilities, especially in science. The research method employed was a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. Seventy fourth-grade students participated, divided into two control groups and one experimental group. To measure outcomes, the research instrument consisted of a visual-spatial ability test developed based on five main indicators. For analysis, data were examined using a t-test to assess differences in learning outcomes between groups, and an N-Gain test was used to measure the improvement. Results revealed a significant difference between the two groups, as indicated by the t-test with a significance value of 0.002 is smaller than 0.05. Additionally, the N-Gain test demonstrated that the experimental group achieved an average N-Gain of 64.63%, categorizing it as fairly effective; in contrast, the control group obtained only 46.10%, placing it in the less effective category. Therefore, using augmented reality significantly enhances students' visual-spatial abilities in the context of states of matter and their transformations. These findings imply that augmented reality can serve as an alternative, relevant, and innovative learning medium to support science learning in elementary schools.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Web Terhadap Berpikir Kritis Dan Kemandirian Belajar Sejarah Siswa Sekolah Menengah
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi berbasis web terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Indonesia, khususnya pada materi Perkembangan Islam di Nusantara. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa, lemahnya kemampuan analitis, serta tingkat kemandirian belajar yang masih terbatas dalam pembelajaran sejarah. Model pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran berdasarkan minat, kesiapan, dan profil belajar siswa, sedangkan integrasi platform web memberikan dukungan berupa akses sumber belajar luas, interaksi digital, serta ruang belajar mandiri yang lebih fleksibel. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Sampel berjumlah 60 siswa kelas X SMAN 1 Arosbaya, terdiri dari 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis dan angket kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata posttest kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen mencapai 34,13, lebih tinggi 8 poin dibandingkan kelompok kontrol yang memperoleh 26,13. Pada variabel kemandirian belajar, kelompok eksperimen mencatat rata-rata skor posttest 39,03, unggul 6,53 poin dari kelompok kontrol yang hanya mencapai 32,50. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (kurang dari 0,05) pada kedua variabel, menegaskan adanya pengaruh positif model pembelajaran terhadap kedua aspek yang diukur. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbasis web efektif dalam meningkatkan kualitas belajar sejarah, terutama melalui penguatan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Integrasi diferensiasi dan teknologi digital terbukti relevan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 serta memperkaya pengalaman belajar sejarah secara lebih komprehensif dan bermakna.
Efektivitas ChatGPT sebagai Asisten Virtual untuk Mendukung Produktivitas Akademik Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1464

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI), telah menghadirkan ChatGPT sebagai asisten virtual yang semakin banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. ChatGPT menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas, serta dukungan interaktif yang dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi dan menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas penggunaan ChatGPT sebagai asisten virtual bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei daring yang melibatkan 78 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berbasis skala Likert disusun berdasarkan lima indikator efektivitas menurut Gibson, yaitu produktivitas, kualitas, efisiensi, fleksibilitas, dan kepuasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ChatGPT sangat efektif pada empat indikator, yakni produktivitas (80,13%), fleksibilitas (79,89%), kepuasan (77,32%), dan efisiensi (76,52%). Sementara itu, indikator kualitas berada pada kategori efektif namun belum maksimal (74,44%), mengindikasikan perlunya verifikasi tambahan terhadap informasi yang diberikan. Secara keseluruhan, ChatGPT dinilai efektif dalam mendukung penyelesaian tugas akademik dan meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa. Namun demikian, akurasi keluaran AI masih menjadi perhatian sehingga pengguna tetap perlu melakukan pengecekan terhadap informasi yang diterima. Temuan ini memberikan gambaran penting mengenai pemanfaatan AI sebagai asisten virtual dalam pendidikan tinggi.
Sistem Cerdas Pendeteksi Penyakit dengan Gejala Lower Back Pain Menggunakan Algoritma Forward Chaining
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1465

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (Lower Back Pain/LBP) kini telah menjelma menjadi tantangan kesehatan masyarakat dengan implikasi serius pada aspek sosial dan finansial. Laporan Global Burden of Disease mengungkapkan bahwa LBP merupakan faktor utama penyebab kecacatan dan penurunan efisiensi kerja di banyak negara, tidak terkecuali Indonesia. Dalam konteks penanganan LBP, pendekatan forward chaining menawarkan kemampuan analitik yang mendalam terhadap sekumpulan manifestasi klinis pasien. Proses ini bekerja melalui tahapan penerimaan berbagai data input mencakup sifat nyeri, pola penyebaran nyeri radikular, elemen pencetus, dan temuan neurologis. Seluruh data ini kemudian diintegrasikan dengan basis pengetahuan yang memuat diagnostik tersistem. Keluaran dari mekanisme ini berupa deteksi beragam kemungkinan penyebab patologi, mencakup kondisi seperti strain otot, HNP (herniasi nukleus pulposus), penyempitan tulang belakang, maupun gangguan degeneratif tulang belakang lainnya. Studi ini berfokus pada perancangan sebuah sistem diagnostik berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi penyakit dengan indikasi LBP melalui pendekatan bertahap dan eksperimental, dengan mengadopsi metode Research and Development (R&D). Hasil uji coba membuktikan bahwa sistem deteksi gejala nyeri punggung bawah yang mengimplementasikan forward chaining telah berjalan dengan baik. Teknik ini menunjukkan keberhasilan dalam penerapannya dengan capaian tingkat presisi yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.