cover
Contact Name
Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Nisa
Contact Email
syadzadhiya.tl@upnjatim.ac.id
Phone
+6285262444345
Journal Mail Official
envirous@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Rungkut Madya No.1, Kel. Gunung Anyar, Kec. Gunung Anyar, Kota Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Envirous
ISSN : 27771040     EISSN : 27771032     DOI : https://doi.org/10.33005/envirous.v2i1
EnviroUS gives particular to manuscript submissions that employ integrated methods resulting to analyses that provide new insights in environmental engineering, science and management, particularly in the areas of: environmental planning and management; protected areas development, planning, and management; community-based resources management; environmental chemistry and toxicology; environmental restoration; social theory and environment; and environmental security and management. Other relevant fields EnviroUS Journal published research results or application technology from an academic, consultant, or professional field.
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 39 Documents clear
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH DURIAN DAN SERBUK GERGAJI MENJADI BRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Nugraha, Rizal Adi; Mirwan, Muhammad
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.31

Abstract

Kebutuhan energi saat ini semakin meningkat pada penggunaan bahan bakar minyakdan gas disertai dengan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah membuatmasyarakat untuk mencari pengganti bahan bakar alternatif. Pemanfaatan limbahbiomassa dapat dijadikan sebagai bahan baku sumber energi alternatif yaitu briket.Briket dengan bahan baku limbah kulit durian dan serbuk gergaji denganmenggunakan perekat tetes tebu (Molase) dapat menjadi bahan bakar alternatif.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengurangi beban lingkungan oleh limbah dengancara dimanfaatkan kembali dan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif sertamemberikan informasi tentang pembuatan briket dan mengetahui nilai kalor, kuattekan, kadar air, kadar abu, dan uji nyala api untuk menghasilkan briket terbaik. Padapenelitian ini di lakukan perlakuan perbandingan limbah kulit durian dengancampuran serbuk gergaji 0:1, 1:0, 1:1, 1:2, 1:3, 2:1, 2:3, 3:1, 3:2 dengan menggunakanperekat molase 40%. Dari penelitian ini dihasilkan nilai kalor tertinggi dengan nilai5674,50 Kal/gr dari perbandingan 1:0 pada ukuran ayakan 30 mesh dengan lama nyalaapi selama 55 menit.
PENGARUH WAKTU PENGOMPOSAN DAN PERBANDINGAN DEBU SABUT KELAPA DENGAN KOTORAN KAMBING TERHADAP KUALITAS PUPUK ORGANIK Maylita D.J, Dea; Hidayah, Euis Nurul
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.101

Abstract

Pengomposan adalah proses dekomposisi bahan organic dengan memanfaatkanaktivitas mikroorganisme. Pengomposan ini menggunakan bahan debu sabutkelapa dan kottoran kambing dengan tabahan bioaktivator orgadec. Pupuk kandangyang sudah masuk proses pengomposan kemudian di analisa kadar Nitrogen (N),Karbon (C), pH, suhu, kadar air dan rasio C/N. Hasil analisa kemudian dibandingkan dengan standart baku mutu SNI 19-7030-2004. Analisa pupuk kandangdilakukan pada hari ke 7, 14, 21, 28, dan 35 hari. Hasil analisa pupuk kandangdengan variasi bahan 1:1:1 lebih efektif dan memerlukan waktu pengomposan yangrelative cepat yakni <30 hari, dibandingkan dengan variasi 1:1:0 dan 1:2:1 yangmemerlukan waktu dekomposisi yang realtif lama yakni >35 hari.
EFEKTIFITAS MEDIA BIOFILTRASI ANAEROB UNTUK MENDEGRADASI BAHAN ORGANIK PADA LIMBAH CAIR PENCUCIAN IKAN Salamah, Umi Hafilda; Rachmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.105

Abstract

Penelitian ini menggunakan biofiltrasi anaerob dengan variasi jenis media dan waktu tinggal secara sistem batch. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas reaktor biofilter anaerob dalam mendegradasi beban pencemar serta mencari variasi jenis media dan waktu tinggal terbaik untuk dilanjutkan ke sistem kontinyu. Dari penelitian ini hasil optimal yang didapatkan pada sistem batch adalah BOD 87,4%, COD 89,2%, TSS 87,5% dengan waktu tinggal 16 hari pada jenis media bioball. Namun, NH3-N tidak dapat dihilangkan dalam kondisi anaerob, sehingga NH3-N efektif di waktu tinggal 0 hari yaitu dengan efisiensi 34%. Persentasepenyisihan pada sistem kontinyu bekerja stabil yaitu didapatkan efisiensi removal rata-rata BOD85,8% COD 87,1%, dan TSS 75,8%
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DIPO LOKOMOTIF SIDOTOPO SURABAYA BERDASARKAN ISO 45001:2018 MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) Rafsanjani, Lintang Putri; Rachmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.106

Abstract

Dipo Lokomotif Sidotopo Surabaya merupakan sarana untuk melakukanpemeliharaan serta pemeriksaan lokomotif untuk menarik rangkaian kereta api.Dalam rangka melindungi pekerjanya, perusahaan ini berusaha menjadikan SMK3fokus utama perusahan untuk menciptakan suasana kerja yang aman sertamencegah penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenerapan SMK3 dan faktor-faktor kegagalan yang terjadi pada proses perbaikanlokomotif menggunakan metode FMEA. Faktor-faktor kegagalan tersebutdiberikan penilaian severity, occurrence, dan detection. Tiga penilaian tersebutselanjutnya dilakukan perhitungan nilai RPN untuk mengurangi risiko mana yangmemiliki tingkat potensi paling tinggi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukanidentifikasi bahaya yang memiliki risiko paling tinggi adalah tersengat listrik,berinteraksi dengan pipa bersuhu tinggi, terkena cipratan minyak, keluarnya gasberbahaya serta berinteraksi dengan bahan yang mudah terbakar.
POTENSI PEMANFAATAN EMISI CH4 DARI SEKTOR LIMBAH CAIR DOMESTIK SEBAGAI ENERGI LISTRIK DI KOTA CIMAHI Christina, Bella; Dwi N, Nandra; Syifa R, Nasharah
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.108

Abstract

Pemanasan global menjadi perhatian Negara Indonesia yang rawan terhadapperubahan iklim. Hal ini disebabkan oleh Gas Rumah Kaca (GRK), salah satunyadari sektor limbah cair domestik yang pengkajiannya masih jarang dilakukan diJawa Barat. Gas metana (CH4) adalah parameter GRK yang memiliki potensipemanasan global 25 kali lebih besar dibandingkan CO2. Kota Cimahi terklasifikasi sebagai kota besar dengan kepadatan penduduk sedang, pelayanan pengelolaan air limbah domestik sistem off site hanya 0,24%. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung beban emisi GRK di Kota Cimahi menggunakan metodeIntergovemmental Panel on Climate Change (IPCC) 2006, serta menjadi salah satuupaya untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG’s) dalammenurunkan emisi GRK dengan memanfaatkannya menjadi ekonomi makro dalam bentuk energi listrik. Beban emisi CH4 pada tahun 2020 sebesar 0,078 GgCH4/tahun. Emisi CH4 yang dapat dimanfaatkan sebesar 42.860,0833 m3/tahun dengan energi listrik yang dihasilkan sebesar 478.747,13 kWh, maka nilai ekonomis yang dapat diperoleh sebesar Rp. 647.266.199.
PENGOLAHAN LIMBAH STIROFOAM MENJADI MODEL MOLEKUL 3D SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT Hanifah, Fitriana Nur; Widianingtyas, Hanifah Nur; Kartini, Indriana; Kartika, Tamara
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.109

Abstract

Indonesia merupakan kontributor pencemaran limbah plastik terbesar kedua duniabagi samudra yang didominasi oleh plastik stirofoam sehingga perlu dilakukanpengolahan terhadap limbah stirofoam. Sementara itu, terdapat kebutuhan terhadapkit model molekul 3D berbahan plastik dengan harga terjangkau. Penelitian inibertujuan mengetahui cara pengolahan limbah stirofoam menjadi kit modelmolekul 3D dan pengaruhnya terhadap penurunan pencemaran lingkungan sertaimplementasinya pada industri rumahan masyarakat. Berdasarkan kajian pustakadan eksperimen, stirofoam dapat didaur ulang menggunakan aseton menjadi plastiksebagai bahan pembentuk kit ini. Berdasarkan survei pasar, produk ini memilikipotensi pasar yang tinggi. Proses produksinya melibatkan masyarakat tunakarya dan pemulung. Sebanyak 37,5 kg stirofoam dapat diolah menjadi 75 kit dengan estimasi pekerja lima orang untuk sekali produksi dengan BEP sebesar 71 kit(jangka waktu 1 bulan). Laba bersih yang diperoleh sebesar Rp2.437.250,00 perbulan. Setiap tahun penjualan produk ini ditingkatkan sebesar 10%. Usaha inidinyatakan layak dengan NPV Rp956.299,30 dan IRR 13,03%.
PERENCANAAN PERLUASAN PELAYANAN TPST KARTOHARJO KAB. NGANJUK Romanda, Yoga; Rachmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.110

Abstract

Jumlah volume sampah berbanding lurus dengan kenaikan penduduk. Sehingga,tingkat konsumsi masyarakat yang digunakan pada kehidupan sehari-hari terhadap material juga meningkat. Semakin banyaknya timbulan sampah yang dihasilkan maka perlu adanya perluasan lahan. Pada saat ini, TPA Kedungdowo menerimaresidu sampah dari TPST Kartoharjo pada tahun 2020 sebesar 497.655 Kg/tahun.Penelitian ini bertujuan untuk membuat perencanaan perluasan pelayanan TPSTKartoharjo Kab. Nganjuk.Timbulan sampah yang dihasilkan TPST Kartoharjoadalah 32.683 kg/hari. Dengan jumlah Kecamatan Sukomoro sebanyak 6.941kg/hari, Kecamatan Nganjuk sebanyak 17.648 kg/hari, Kecamatan Bagor sebanyak8.094 kg/hari. Dengan luas lahan yang digunakan untuk perluasan TPST adalah1.048,76 m2.
PENERAPAN KONSEP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN METODE 5R (REDUCE, REUSE, RECYCLE, REPLACE, AND REPLANT) BERBASIS MASYARAKAT DI WILAYAH KEBRAON KOTA SURABAYA Kristianto P, Alfredo; Rosariawari, Firra
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.112

Abstract

Pengelolaan sampah dengan konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, and Replant) merupakan salah satu metode yang dianggap kompleks dalam menangani masalah persampahan yang ada di wilayah perencanaan. Metode 5R dengan melibatkan peran serta masyarakat akan dapat menekan laju timbulan sampah yang terjadi di wilayah penelitian. Analisa data dengan metode analisa korelasi untuk menunjukkan korelasi yang cukup baik antara peran serta masyarkat dalam mengelola sampah dengan reduksi sampah yang dihasilkan. Data penelitian menunjukkan bahwa dengan metode 5Rmasyarakat dapat mereduksi sampah sebanyak 40.83% sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dengan kata lain peran serta masyarakat dalam melaksanakan konsep 5R dapat menjawab permasalahan dari banyaknnya timbulan sampah rumah tangga yang menjadi sumber timbulan sampah utama di wilayah Kebraon, Kota Surabaya.
PENGARUH WORK FROM HOME PADA MASA PANDEMI TERHADAP OPERASIONAL BANK SAMPAH DI RT 01/RW 03 KELURAHAN WATES KECAMATAN MAGERSARI KOTA MOJOKERTO (Studi Kasus : BANK SAMPAH B-TRI) Putri, Ayu Septyaning; Juliardi , Naniek Ratni
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.114

Abstract

Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto menjelaskan jumlah timbulan sampahperhari di Kota Mojokerto mencapai 66,404 m3/hari. Di RT 01/RW 03, KelurahanWates terdapat bank sampah B-TRI di saat work from home mengalami penurunansignifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui timbulan sebelum dan saatWFH, mengetahui pemahaman masyarakat tentang aspek daur ulang sampahanorganik, dan mengetahui solusi untuk bank sampah tetap berjalan dengan baik.Di tahun 2020 timbulan sampah anorganik sebanyak 0,17 kg/org/hari. Di saat workfrom home timbulan sampah anorganik mempunyai hasil sebanyak 0,07 kg/org/haridan mendapati penurunan sebanyak 0,1 kg/org/hari dibandingkan sebelum masaWFH. Hal-hal yang mempengaruhi penurunan itu juga terjadi dikarenakan faktor, perilaku dan sikap masyarakatnya yang mulai berkurang peduli dengan lingkungan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEKERJA, TINGKAT PENGETAHUAN K3, SIKAP K3, UNSAFE ACTION, DAN UNSAFE CONDITION DENGAN KECELAKAAN KERJA DI INDUSTRI PAKAN TERNAK SURABAYA Arkan Syah, Ahmad Naufal; Mirwan, Mohamad
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.115

Abstract

Keselamatan, Kesehatan Kerja (K-3) merupakan perlindungan tenaga kerja, serta hak dasar tenaga kerja. Berdasarkan hal tersebut diperlukan identifikasi unsafe action, unsafe condition dan analisis hubungan karakteristik pekerja, tingkat pengetahuan K-3, sikap K-3 terhadap kecelakaan kerja di Industri Pakan Ternak Surabaya sehingga hasil penelitianini sebagai bahan perbaikan sistem K-3. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungankarakteristik pekerja, tingkat pengetahuan K-3, sikap K-3. Kesimpulan penelitian initerdapat hubungan antara masa kerja, unsafe action, unsafe condition terhadap kecelakaan kerja dengan nilai berturut-turut 0,000; 0,001; 0,035, correlation coefficient berturut-turut -0,627; 0,574; 0,387. Hubungan masa kerja dengan kecelakaan kerja yaitu, semakin tinggi masa kerja seseorang tingkat kecelakaan yang terjadi semakin rendah dengan kekuatan hubungan kuat, hubungan unsafe action dengan kecelakaan kerja yaitu, emakin tinggi unsafe action maka tingkat kecelakaan yang terjadi semakin tinggi dengan kekuatan hubungan kuat, hubungan unsafe condition dengan kecelakaan kerja yaitu semakin tinggi unsafe condition maka tingkat kecelakaan yang terjadi semakin tinggi dengan kekuatan hubungan lemah.

Page 3 of 4 | Total Record : 39