cover
Contact Name
Tantri Puspita Yazid
Contact Email
tantri.yazid@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281363205292
Journal Mail Official
jkms@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Kampus Bina Widya, Jl. H.R. Subrantas KM. 12,5 Simp. Baru Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Riau
ISSN : 2252665x     EISSN : 27161889     DOI : https://dx.doi.org/10.35967/jkms
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS) accepts all research and scientific papers from researcher, academics, practitioners who work in the field of media and communication applied studies which may include to these fields: Journalism Public relations Phenomenology Studies Marketing Communication Communication Strategy in Libraries Educational Communication Communication development Health Communication Environmental Communication Media Law Media and Cultural Studies Media and Community Networks Media Technology Media Influence Visual Communication Media Literacy Communications and Policy Other applied Media and Communication fields
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 6 Documents clear
METODE KOMUNIKASI PENYULUHAN PERTANIAN MELALUI RADIO KOMUNITAS Andi Warnaen; Nurlail Nurlail; Andi Vita Sukmarini
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4231

Abstract

Radio komunitas merupakan lembaga siaran yang diselenggarakan dari,oleh dan untuk komunitas itu sendiri, sehingga radio komunitas dapat berperan maksimal sebagai metode penyuluhan untuk membangun dan memberdayakan masyarakat petani oleh dan untuk petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Radio Komunitas sebagai metode penyuluhan pertanian yang partisipatif. Penelitian dilaksanakan di Radio Komunitas Pass FM Kota Batu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, adapun informan pada penelitian ini adalah para pendiri dan pengurus Pass FM. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik Triangulasi diantaranya observasi partisipatif moderat, focus group discussion (FGD), wawancara semiterstruktur dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif Miled dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Metode komunikasi penyuluhan pertanianmelalui radio komunitas memudahkan penyuluh untuk menyampaikan informasi tentang inovasi-inovasi pertanian dan sesuai dengan prinsip-prinsip medote penyuluhan pertanian. Kondisi sarana dan prasarana penyuluhan seperti Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan serta kelembagaan petani yang dibentuk dengan berkelompok yaitu membentuk kelompok tani dan gapoktan, dapat menjadi potensi yang sangat baik untuk difasilitasi radio komunitas sebagai salah satu metode penyuluhan pertanian ditingkat kecamatan, kelompok tani dan gapoktan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode komunikasi penyuluhan pertanian melalui radio komunitas dapat dilaksanakan baik di BPP, Kelompok tani maupun di Gapoktan.
SOSIALISASI INFORMASI PROGRAM TULANG BAWANG BARAT CERDAS OLEH ORGANISASI TULANG BAWANG BARAT CERDAS Syalina Syalina; Susie Perbawasari; Heru Ryanto Budiana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4236

Abstract

Tulang Bawang Barat Cerdas (Tubaba Cerdas) merupakan sebuah Program yang dicanangkan oleh Bupati Tulang Bawang Barat setelah melihat dampak langsung dari keberadaan Gerakan Indonesia Mengajar (IM) yang secara lima tahun konsisten mengirimkan Pengajar Muda (PM) ke daerah Tulang Bawang Barat. Program Tubaba Cerdas dan Program IM memiliki kesamaan yaitu mengirimkan sarjana-sarjana terbaik di Indonesia untuk mengabdi dan mengajar menjadi guru selama satu tahun di daerah penempatan.Sosialisasi informasi program Tulang Bawang Barat Cerdas dilaksanakan oleh Organisasi Tulang Bawang Barat Cerdas melalui roadshow kepada masyarakat dan kampus-kampus di daerah Lampung. Sosialisasi informasi dipersiapkan secara matang baik waktu, materi maupun komunikator yang terlibat, akan tetapi masyarakat yang mengikuti roadshow kurang tertarik mengikuti program Tubaba Cerdas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sosialisasi informasi program melalui Tubaba Cerdas melalui kegiatan roadshow mulai dari bagaimana penyampaiann pesan dari komunikator ke komunikan, dan feedback dari komunikan kepada komunikator sesuai dengan konsep sosialisasi milik Anderson, Riddle, dan Martin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi deskripif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam sosialisasi informasi program Tubaba Cerdas penyampaian materi pesan dari komunikator ke komunikan dilakukan melalui presentasi materi secara tatap muka, objek orientasi dalam sosialisasi dilatar belakangi oleh masalah pendidikan di daerah Tulang Bawang Barat, Pesan yan disampiakan dalam sosialisasi mengenai organisasi dan program Tubaba Cerdas, Komunikator dalam sosialisati Tubaba Cerdas terdiri dari pengelola Tubaba Cerdas dan PM IM angkatan IX, komunikan dalam sosialisasi ini adalah mahasiswa di Universitas Lampung, feedback yang diberikan komunikan terbagi menjadi dua yakni feedback langsung berupa pertanyaan dan feedback tidak langsung berupa pendaftaran komunikan menjadi peserta program.
TAHAPAN STRATEGI DAN TAKTIK MEDIA SOSIAL RASE FM BANDUNG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EKSISTENSI DALAM PERSAINGAN MEDIA Fajar Hermawan; Trie Damayanti; Hanny Hafiar
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan strategi dan taktik media sosial Rase FM Bandung sebagai upaya meningkatkan eksistensi dalam persaingan media. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahapan strategi dan taktik media sosial Rase FM terdapat proses situation statement, objectives, define the audience, strategy, tactic, timeline, dan bugdgeting. Simpulan dari penelitian ini pada tahap situation statement Rase FM memahami tentang perkembangan zaman saat ini yang membuat pendengar Rase FM menurun dan Rase FM juga sadar bahwa dengan menggunakan media sosial Rase FM bisa bersaing dengan media yang lain. Tujuan dari penggunaan media sosial Rase FM adalah mendapatkan 200.000 pendengar. Target audiens Rase FM adalah sama seperti segmentasi pendengarnya yaitu dewasa muda menengah ke atas yang berdomisili di sekitar Bandung. Strategi Rase FM adalah menggunakan media sosial sebagai upaya meningkatkan eksistensi dalam persaingan media. Selanjutnya ada banyak taktik yang digunakan oleh Rase FM yang telah peneliti klasifikasi menjadi Share, Optimize, Manage, Engage, dan Evaluasi. Kemudian, Rase FM tidak memiliki timeline dalam pengelolaan media sosialnya. Terakhir, untuk budget yang dikeluarkan oleh Rase FM adalah 150 ribu untuk uang dan sisanya bersifat fasilitas yang dimiliki oleh Rase FM.
MAKNA DIRI RESCUER PADA BADAN SEARCH AND RESCUE NASIONAL KANTOR SAR PEKANBARU Genny Gustina Sari; Yose Fratama
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4237

Abstract

Rescuer's work in every search and rescue operation is a high-risk job. Working as a Rescuer can endanger their own lives and require them in continuous preparedness. The high humanity and strong mental of Rescuer play a role in saving the lives of those whose bodies are incomplete. In their work, Rescuer always interacts well with fellow Rescuer as well as with the community in every search and rescue operation. This study aims to determine the meaning of Rescuer’s self and the meaning of humanity for Rescuer at National SAR Agency of Pekanbaru SAR Office.This research uses descriptive qualitative research type with phenomenology approach. Research subjects consist of four Rescuer at National SAR Agency of Pekanbaru SAR Office selected by using purposive technique. This study uses data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. To achieve the validity of the data in this study, researchers used extension of participation, triangulation, and reference adequacy.The results show that the first, the meaning given by the Rescuer at the National SAR Agency of Pekanbaru SAR Office to himself as a Rescuer that is as a humanity worker, helper in any case, and servant of the state. Second, the meaning of humanity for a Rescuer at the National Rescue Agency of Pekanbaru SAR Office in his work as Rescuer is helping others, as the basis of work, and the task of every human being.
FACEBOOK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI POLTIK: ANALISIS MEDIA SIBER FACEBOOK DR. FAIDA, MMR Kun Wazis
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4233

Abstract

Facebook masih menjadi salah satu media sosial (media baru) yang dipilih para penguasa lokal (bupati) untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya kepada khalayak di dunia maya. Pilihan terhadap media siber ini karena masih dinilai efektif dalam menyalurkan pesan kepada khalayak dengan segmentasi pecinta pengguna media maya Facebook. Jangkauannya yang luas menjadi alasan agar publik tidak lagi menemui kendala dalam menyampaikan pesan interaktif kepada penguasa.Alasan efektivitas tersebut dipilih Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR untuk membangun komunikasi politik kepada masyarakat melalui jejaring Facebook. Tampilan Facebook yang disajikan adalah kegiatan resmi pemerintah Kabupaten Jember. Bupati wanita pertama yang memimpin di “Kota Santri” tersebut menjadikan suara pengguna Facebook sebagai salah satu masukan untuk membangun pemerintahan Kabupaten Jember.Melalui analisis media siber, kajian ini menemukan bahwa komunikasi politik melalui saluran media sosial mendapatkan respons dari masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari dinamika komentar para tokoh maupun elemen masyarakat yang mendukung maupun yang tidak mendukung terhadap kebijakan Bupati Faida tersebut. Kasus yang diteliti ini menunjukkan dukungan masyarakat Facebook terhadap program bupati Jember, meskipun tidak bisa dikatakan merepresentasikan aspirasi seluruh warga Jember.
KONSTRUKSI MAKNA IDEOLOGI HIZBUT TAHRIR (Studi Fenomenologi Tentang Makna Ideologi Khilafah dan Politik Aktivis Hizbut Tahrir di Pekanbaru) Muhammad Firdaus
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/jkms.v6i1.4234

Abstract

Hizbut Tahrir sebagai kelompok gerakan perubahan memiliki konsep ideologi yang senantiasa diperjuangkan dalam kehidupan masyarakat. Agenda perjuangan politik aktivis Hizbut Tahrir adalah tegaknya daulah khilafah Islamiyah. Hizbut Tahrir mengidentifikasi dirinya sebagai gerakan partai politik Islam non Parlemen yang memiliki jaringan luas dengan keberadaannya di berbagai negara. Pemikiran Hizbut Tahrir anti demokrasi yang bergerak di luar sistem politik yang berlaku secara umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi makna ideologi khilfah dan ideologi politik aktivis Hizbut Tahrir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan berperan serta dan data penunjang penelitian diperoleh melalui studi literatur dan penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna ideologi khilafah dikonstrusikan oleh aktivis terdiri dari enam makna dan makna politik juga dikonstruksikan oleh aktivis terdiri dari enam makna.

Page 1 of 1 | Total Record : 6