cover
Contact Name
Mirsa Umiyati
Contact Email
internationaljournalfl@gmail.com
Phone
+6281237083338
Journal Mail Official
internationaljournalfl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
International Journal of Forensic Linguistic
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 27231542     EISSN : 27235254     DOI : https://doi.org/10.22225/ijfl.2.1
Core Subject : Education,
The scope of this journal is dealing with forensic psychology, forensic analysis of the court and legal system, Analysis of guilty plea and lie detection and Criminal investigation techniques.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2020)" : 5 Documents clear
Perspektif Historis dalam Linguistik Forensik Frans Asisi Datang
IJFL (International Journal of Forensic Linguistic) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1132.985 KB) | DOI: 10.22225/ijfl.1.1.1326.10-16

Abstract

Kajian linguistik forensik yang banyak berdengung selama ini sebagian besar berkaitan dengan bidang kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, dan wacana serta berkaitan dengan aspek kepengarangan (authorship), plagiarisme, bahasa dalam proses persidangan, bahasa dalam proses penyidikan, dan bahasa undang-undang. Dari beberapa kasus yang pernah saya hadapi sebagai ahli bahasa, aspek kesejarahan bahasa juga diperlukan dalam sebuah kasus, terutama dalam kasus pemalsuan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah beberapa kasus yang berkaitan dengan aspek kesejarahan linguistik forensik. Pengetahuan tentang sejarah bahasa diperlukan untuk memperjelas sebuah kasus pemalsuan dokumen. Hasil analisis mengungkapkan bahwa dari aspek kesejarahan bahasa, bahasa selalu dalam proses perubahan. Perubahan bahasa merupakan hal yang wajar dan tak dapat ditolak. Untuk membuktikan palsu atau tidaknya suatu dokumen, sebagai ahli bahasa penulis menganalisis dokumen yang menjadi alat bukti dari segi sejarah dan perkembangan bahasa Indonesia. Ada empat aspek yang diteliti dalam hal ini: ejaan, morfologi, diksi, dan kalimat. Kesimpulannya bahwa salah satu tugas utama linguistik forensik adalah membuktikan keotentikan atau palsu-tidaknya sebuah dokumen.
Dimensi Analisis Bahasa dalam Linguistik Forensik Susanto Susanto; Deri Sis Nanda
IJFL (International Journal of Forensic Linguistic) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1388.015 KB) | DOI: 10.22225/ijfl.1.1.1327.17-22

Abstract

Linguistik forensik dapat dilihat sebagai ilmu linguistik terapan dikarenakan linguistik forensik menggunakan penerapan analisis bahasa yang bisa meliputi fonetik, fonologi, leksikogramatika, semantik wacana dan unsur linguistik lainnya untuk kepentingan proses hukum. Dalam perkembangannya yang semakin dinamis, analisis bahasa dalam linguistik forensik memiliki dimensi yang unik yang memerlukan kajian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk membahas aspek-aspek dalam dimensi analisis bahasa yang digunakan untuk linguistik forensik dengan dua ragam utama yaitu ragam lisan dan ragam tulis. Pembahasan kedua ragam tersebut dikaitkan dengan bahasa dalam proses, produk dan alat bukti hukum. Pembahasan juga diperkaya dengan rujukan beberapa penelitian untuk menampilkan potensi yang bisa digali lebih mendalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif karena penelitian ini berfokus pada dimensi analisis bahasa dalam linguistik forensik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek dimensi analisis bahasa yang khas dalam linguistik forensik yaitu dimensi pembanding, pembeda dan pengukur. Diharapkan artikel ini dapat memberi kontribusi wawasan untuk pengembangan penelitian-penelitian linguistik forensik dan juga untuk pengayaan materi kesaksian ahli bahasa dalam kasus hukum.
Uji Keaslian Surat Tanah Dalam Persfektif Linguisik Forensik Hasnawati Nasution
IJFL (International Journal of Forensic Linguistic) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1614.762 KB) | DOI: 10.22225/ijfl.1.1.1507.30-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keaslian surat perjanjian kepemilikan tanah. Ada dua pihak menatakan memiliki surat tanah tersebut. Salah satu pihak mengakui bahwa surat mereka yang sah karena surat tersebut dibuat pada tahun 1938. Namun, pihak lainnya menyatakan bahwa surat yang bertanggal 21 Maret 1938 itu palsu sehingga melaporkan penipuan dengan barang bukti surat tersebut. Oleh karena itu, salah satu pembuktian keaslian surat tersebut adalah telaah kebahasaan. Bahasa yang digunakan pada saat itu adalah bahasa Melayu dengan menggunakan ejaan Van Op Huisjen, karena sejak tahun tahun 1901 pemerintahan saat itu, pemerintah Belanda yang menjajah Indonesia menggunakan ejaan Van Ophuisjen sebagai ejaan resmi. Ejaan ini digunakan pada bahasa pemerintahan, sekolah, undang-undang, dan surat penting. Seharusnya surat yang diakui dibuat tahun 1938 menggunakan ejaan Van Ophuisjen karena ejaan tersebut satu-satunya ejaan yang digunakan untuk menuliskan bahasa Melayu masa itu. Dengan menggunakan data hasil studi, penelitian ini dianalisis dengan perspektif linguistik forensik. Setiap kata yang ada pada surat tersebut dianalisis dengan metode pandan intralingual untuk menemukan fakta kebahasaan tentang keaslian surat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak kata dan penulisan pada surat tersebut tidak sesuai dengan ejaan Van Op Huisjen, antara lain kesalahan penulisan huruf /u/ yang seharusnya /oe/, /d/ seharusnya /dj/ dan /y/ yang seharungnya /j/. Selain itu, ditemukan juga kesalahan penulisan yang tidak ada aturannya pada ejaan van Ophuisjen yakni pada penulisan huruf /a/ yang ditulis dengan /ae/. Kesalahan penulisan juga ditemukan yakni beberapa kata yang muncul lebih dari satu kali, tetapi tidak penulisannya tidak dibuat secara konsisten.
A Literature Review of Forensic Linguistics Mirsa Umiyati
IJFL (International Journal of Forensic Linguistic) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.327 KB) | DOI: 10.22225/ijfl.1.1.1625.23-29

Abstract

Speech is an activity to express the ideas or thoughts. Speech is an oral communication delivered by someone which had a certain purposes. It is whether to persuade, to entertain, or to give information. To express the ideas or thoughts, the language is needed. Speech and language are two fields that play role in human communication. Speech and language cannot be separated to each other. In delivering the speech, the language must be considered. The law issues that occurred by language in speech is possible to use forensic linguistics to investigate the language used in speech. The objective of this research is to review a literature of forensic linguistics. This research used descriptive qualitative method. The data of this research are some books related to forensic linguistics. As a result of analysis, it is showed that forensic linguistics as the interdisciplinary field which examines, defines, and investigates language in court as evidence to polices, judges and lawyers. Some text types of forensic linguistics are emergency call, ransom demands and other threat communications, suicide letters, final death row statements, confessions and denials by public figures. Moreover, several areas of forensic linguistics that can be investigated in law issues are auditory phonetics, acoustic phonetics, interpretation of expressed meaning (semantics), interpretation of inferred meaning (discourse and pragmatics), stylistics and questioned authorship, language of the law, language of the courtroom, interpretation and translation.
Processes in Kurt Cobain’s Suicide Note Eva Tuckyta Sari Sujatna; Meita Lukitawati Sujatna
IJFL (International Journal of Forensic Linguistic) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1538.894 KB) | DOI: 10.22225/ijfl.1.1.1658.1-9

Abstract

Many researchers do their research related to Kurt Cobain’s suicide note from Psychology, Public Health or media point of views, but it is limited research related to Forensic Linguistics (FL) and Systemic Functional Linguistics (SFL). The aims of this research are to identify and describe both of processes and verbs expressed in each process in Kurt Cobain’s suicide note. This research is a descriptive study by using qualitative method. It was reported that the four processes involved in the seventy eight clauses as the data that involving various verbs. The four processes found in the data are mental, relational, material, and verbal processes. Firstly, it was found that the mental processes in thirty two clauses with four subtypes process (sixteen clauses of cognitive, nine clauses of emotive, five clauses of perceptive, and two clauses of desiderative). Secondly, it was reported that the relational processes in twenty nine clauses with three subtypes process (twenty one clauses in intensive, seven clauses in possessive, and one clause in circumstantial). Thirdly, it was informed that the material processes in sixteen clauses with two subtypes process (twelve clauses of doing and four clauses of happening). The last, it was discovered that there was only one verbal process in one clause of report.

Page 1 of 1 | Total Record : 5