cover
Contact Name
Erasiah
Contact Email
prodi_spi@uinib.ac.id
Phone
+6283157602457
Journal Mail Official
prodi_spi@uinib.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Mahmud Yunus Nomor 1 Padang. Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Imam Bonjol Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam
ISSN : 2339207X     EISSN : 26143798     DOI : -
Core Subject : Religion,
Khazanah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam is a scientific journal published periodically twice a year in June and December by the Islamic History and Civilization Department, Faculty of Adab dan Humaniora, Imam Bonjol State Islamic University Padang. This journal focuses on any research related to the history of Islamic culture and the history of Islamic civilization. Scope of Khazanah: Journal of Islamic History and Culture includes classical religious manuscripts, Contemporary religious manuscripts, socio-religious history, religious archeology, archipelago religious arts
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018" : 7 Documents clear
FREEDOM OF RELIGION: Historical Review of Islam M. Salaman
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.217 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.70

Abstract

This paper wants to describe and analyze religious freedom in the view of Islam and in the trajectory of Islamic history. Whereas the approach used is a historical and descriptive analytical approach. The Islamic view of freedom of religion is to give freedom to a person to choose, carry out and exchange thoughts in religious matters, whether done with religionists or followers of other religions, whether in public or separate places, whether done alone or with other people. And when someone has declared himself to enter Islam he is obliged to carry out the teachings of Islam as a whole. In Islamic history, from the time of the Prophet Muhammad, al-Khulafa 'al-Rashidin, the Umayyads and the Abbasids, they gave religious freedom to anyone and any party and coexisted together to build civilization at that time.
SEJARAH PERJUANGAN SHEIKH MUJIBURRAHMAN DAN LAHIRNYA NEGARA PAKISTAN Arki Auliahadi
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.085 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.71

Abstract

Semenjak Pakistan resmi merdeka, negara tersebut dilanda krisis, antara lain peperangan dan pertiakaian. Pakistan yang muncul dalam keadaan terbagi dua yaitu Pakistan Barat dan Pakistan Timur dengan pusat kekuasaan berada di Pakistan Barat. Hal inilah yang menjadi pemicu terjadinya krisis di antara kedua wilayah tersebut. Melalui usaha yang keras dan gigih, Pakistan Timur mendapatkan kemerdekaannya dari Pakistan Barat, yaitu dengan resmi berdirinya negara Bangladesh. Kemerdekaan dan pendirian Negara Bangladesh tersebut tidak terlepas dari perjuangan para tokoh Bangladesh, di antaranya adalah Sheikh Mujiburrahman, yang kemudian hari menjadi tokoh penting dalam sejarah tokoh kemerdekaan Bangladesh. Dalam tulisan ini, penulis akan membahas tentang Sheikh Mujiburrahman dan perjuangannya, serta membahas mengenai kondisi umat Islam Bangladesh hari ini. Oleh karena itu, penulis akan memfokuskan dan mengkaji keterkaitan antara dua pembahasan tersebut.
SEJARAH PERS KOLONIAL DI INDONESIA Danil Mahmud Chaniago; Umi Rusmiani Umairah
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.155 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.72

Abstract

Sejarah pers di Indonesia diawali dengan munculnya berbagai media pers yang dipelopori oleh Bangsa Eropa khususnya Belanda. Selain itu, ada juga media pers yang diterbitkan oleh kaum Indo Belanda. Dalam sejarah Indonesia media pers ini dikenal sebagai Pers kolonial. Selain menggunakan Bahasa Belanda pers kolonial juga menggunakan Bahasa Melayu dan bahkan ada yang menggunakan bahasa daerah. Selain membawa kepentingan pemerintah kolonial Pers Kolonial juga ada yang membawa kepentingan agama Kristen (misionaris).
WACANA RELIGIO-INTELEKTUAL ABAD 20: DINAMIKA GERAKAN KAUM TUO DAN KAUM MUDO DI MINANGKABAU Mami Nofrianti; Jamal Mirdad
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.493 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.73

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika gerakan kaum tuo dan kaum mudo di Minangkabau pada abad 20. Tulisan ini bercorak penilitian kepustakaan (library research), dengan mengumpulkan, membaca, dan menelaah buku-buku yang ada kaitannya dengan pembahasan ini. Minangkabau menghadapi pembaharuan yang memunculkan kegelisahan dan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat Minang. Kondisi sikap keberagamaan dan tradisi yang sudah turun temurun yang tidak dapat dirubah kembali mendapat tantangan dari kelompok pembaharu. Reaksi terhadap penyebaran pembaharuan di Minangkabau datang dari kalangan adat dan dari kalangan agama yang bersifat tradisi (kaum tuo). Pertentangan antara kaum tuo dan kaum mudo berkembang menjadi polemik-polemik dan perdebatan-perdebatan terbuka. Hal ini berakibat pada terjadinya polarisasi kehidupan beragama dalam masyarakat Minangkabau, termasuk kalangan-kalangan ulama itu sendiri.
SYEKH SULAIMAN ARRASULI: Ulama Multi Talenta Asril Asril
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.291 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.74

Abstract

Syekh Sulaiman Arrasuli adalah seorang ulama tradisional Minangkabau yang memiliki banyak keahlian dan prestasi. Terinspirasi dari keahlian-keahlian buya tersebut, maka Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli yang terdiri dari unsur keluarga besar Inyiak Canduang, Alumni MTI Candung, Niniak Mamak, dan Cendikiawan di Sumatera Barat mengusulkanya kepada pemerintah agar, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Sulaiman terkenal sebagai seorang ulama yang produktif, dari tangannya lahir 19 buku dalam berbagai kajian. Ia juga seorang pendidik handal yang telah meninggalkan sarana pendidikan yang dikenal dengan Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI),kemudian lahir (PERTI). Ahli adat yang telah berhasil memahamkan masyarakat terhadap adat dan syarak. Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mangato adat mamakai. Sulaiman dikenal juga seorang yang ahli dalam bidang organisasi dan politik. Banyak posisi dalam bidang ini telah ia duduki. Seperti, ketua Sarikat Islam cabang Bukittinggi, ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM), ketua Majlis Islam Tinggi Minangkabau (MITM), Ketua Mahkamah Syari’ah Sumatera Tengah. Melalui prestasi-prestasi yang dimiliki Syekh Sulaiman Arrasuli, sudah sepantasnya pemerintah menganugerahi ia sebagai Pahlawan Nasional.
HISTORIOGRAFI MODERN INDONESIA: Dari Sejarah Lama Menuju Sejarah Baru Lukmanul Hakim
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.773 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.75

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan arah baru atau perkembangan historiografi modern Indonesia seiring dengan perkembangan teori dan metode sejarah. Metode yang dipakai dalam tulisan ini adalah metode sejarah dengan pendekatan historiografi. Historiografi modern Indonesia mendorong keinginan para sejarawan untuk menggunakan metodologi dan pola-pola baru dalam bidang ilmu sejarah. Kecenderungan ini didorong oleh pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu sosial yang secara metodologis telah menyumbangkan pada pengembangan ilmu sejarah. Berdasarkan kecenderungan ini timbullah sejarah baru yang dianalisis berdasarkan pendekatan multidimensional.
BUDAYA INDIA DI MINANGKABAU STUDI ANALISIS TERHADAP ARTEFAK DI TANAH DATAR DAN WILAYAH SEKITARNYA Bambang Budi Utomo; Sudarman Sudarman
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 8, No. 16, Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.2 KB) | DOI: 10.15548/khazanah.v0i0.76

Abstract

In general, the influence of Indian culture embodied in the form of Hinduism and Buddhism developed in the western region of Nus?ntara. Archaeological evidence in the form of buildings ca??i / st?pa and statues, while historical data is written in inscriptions and manuscripts. The presence of Indian cultural influences was also found in the West Sumatra region in the form of sacred buildings from brick materials, and stone and metal statues. From historical sources, information was obtained that in the region had developed a royal institution which also had the influence of Indian culture. This study used a cultural history approach, not political history which is commonly used by most archaeologists and historians. The aim of this approach is to see the unity and unity among the Nus?ntara residents, especially the Minangkabau and other regions

Page 1 of 1 | Total Record : 7