cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
AUDIT ENERGI LISTRIK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KHATULISTIWA Alsey, Fernanda Khaira; -, Junaidi; Arsyad, M. Iqbal
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.592 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengaudit energi listrik yang terjadi pada PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak. PDAM Tirta Khatulistiwa adalah perusahan daerah pemasok air bersih utama di Pontianak yang berdiri sejak tahun 1975. Penggunaan energi listrik terbesar PDAM Tirta Khatulistiwa terletak pada Unit Instalasi Pengolahan Air Imam Bonjol dengan rata-rata penggunaan energi sebesar 1.051 MWh/bulan. Rata-rata penggunaan energi listrik perhari pada IPA Imam Bonjol sebesar 35.033 kWh/ hari dengan persentase penggunaan beban yaitu 85,6% untuk sistem pompa, 9,3% untuk pendingin ruangan (AC), 1,6% untuk lampu penerangan, dan 3,5% untuk beban komputer dan beban-beban peralatan listrik lainnya. Hasil dari perhitungan Intensitas Konsumsi Energi dilihat dari standar ASEAN-USAID tahun 1992, IPA Imam Bonjol untuk tahun 2018 masih dibawah standar untuk kategori perkantoran yaitu sebesar 223,20 kWh/m2. Untuk Intensitas Konsumsi Energi perbulannya menurut Standar IKE Departemen Pendidikan RI tahun 2004 masuk dalam kategori agak boros dan boros (14,58 s/d 23,75 kWh/m2). Dalam penelitian ini didapatkan Peluang penghematan pada stasiun pompa adalah sebesar 193,79 kWh/hari dengan menentukan pompa mana yang lebih efisien untuk dioperasikan, kemudian pada sistem penerangan didapatkan penghematan energi listrik sebesar 28,22 kWh/hari dengan mengganti 98 buah lampu TL 36 Watt menjadi lampu LED 22 Watt, dan penghematan pada sistem pendingin ruangan (AC) yaitu dengan mengganti AC konvensional dengan AC Inverter (30% lebih hemat dari AC konvensional) yang akan mengguntungkan senilai Rp.4.796.388,-  per 1 buah AC setelah pengoperasian selama 4 tahun.
PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK CATU DAYA TAMBAHAN PADA HOTEL KINI KOTA PONTIANAK ., Tomi Engelbertus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Prodi Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2936.892 KB)

Abstract

Pada skripsi ini dikaji mengenai sistem dan kapasitas PLTS sebagai suplai cadangan di Hotel Kini Kota Pontianak. Untuk menekan biaya investasi awal, maka sistem yang diterapkan adalah sistem PLTS grid connected tanpa baterai. Menggunakan panel surya 300 Wp, dengan intensitas harian rata-rata paling minimum Kota Pontianak /hari, suhu rata-rata paling maksimum Kota Pontianak 28,22 °C, Hotel Kini memerlukan panel surya sebanyak 99 buah, inverter single phase grid connected 10.000 watt sebanyak 3 buah. Berdasarkan letak geografis Kota Pontianak, panel surya dipasang dengan sudut kemiringan 0° (mendatar). Daya keluaran panel surya sebesar 90,003 kWh/hari atau sebesar 32.851,095  kWh/tahun. Dengan investasi awal untuk PLTS tersebut sebesar Rp 688.201.200,00, dan berdasarkan analisis ekonomi Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), dan Discounted Payback Period (DPP), dari ketiganya  menyatakan bahwa layak untuk diterapkan. Kata kunci: PLTS, catu daya tambahan, hotel kini, analisis kelayakan
ANALISIS PENGGUNAAN FITUR AIR MAX PADA PERANGKAT UBIQUITY UNTUK PENINGKATAN THROUGHPUT ., Tuah Kurniawan
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.056 KB)

Abstract

ABSTRACT- Right now Internet use has become one of the needs of people from various backgrounds, ranging from companies, offices, universities, schools, households and others. PT. Jawa Pos National Network Medialink is a company engaged in technology-based services to the public Internet network in Pontianak City in general. The aim of this thesis was to analyze the quality of the Internet network service client PT. JPNN Medialink Pontianak using Throughput parameters and to determine any factors that can affect the quality of the Internet network services, so PT. JPNN Medialink Pontianak can improve the performance of their service that meets the standards of Quality of Service (QoS). In this study, prepared 1 computer as a media testers to see how the quality of service from the network to be researched in the client. Where in the computer is connected directly to the internet and is at an ISP and already terisntal Google earth application. The research was done in 5 client in PT. JPNN Medialink Pontianak in which the test was performed twice on each client, before and after using the Air Max features with the aim to obtain some comparative research data. The average yield Throughput testing parameters for 5 client amounted to 50.01% with the index 2 medium category, the average index for the standard TIPHON all QoS parameter is 2.7 with category less than satisfactory and average internet access speed is 64050, 0496 bps medium category. Keywords: Throughput, Air Max, Ubiquity, AirOS,   QoS, Internet Access Speed.
EVALUASI SISTEM PROTEKSI PETIR AYANI MEGAMAL KOTA PONTIANAK ., Iman Budiman
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2105.689 KB)

Abstract

Ayani Megamal sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Kota Pontianak diresmikan pada tahun 2005 dengan tinggi  bangunan empat lantai tentu memiliki potensi terkena sambaran petir yang tinggi mengingat petir akan menyambar struktur bangunan di atas tanah. Berdasarkan fakta tersebut tentu penting bagi pihak manajemen perusahaan tersebut untuk melindungi para pengunjung dan penghuni kawasan Ayani MegaMal dari bahaya sambaran petir. Berdasarkan Peraturan Umum Instalasi Penangkal Petir (PUIPP) diperoleh R=17, nilai tersebut menunjukkan bahwa gedung Ayani MegaMal Pontianak memiliki perkiraan bahaya sambaran petir  besar  dan sangat perlu untuk memiliki sistem proteksi petir yang baik. Berdasarkan National Fire Protection Association (NFPA) 780 diperoleh R=30, nilai tersebut menunjukkan bahwa gedung Ayani MegaMal Pontianak sangat perlu untuk memiliki sistem proteksi petir yang baik. Berdasarkan hasil perhitungan tinggi finial, radius perlindungan gedung Ayani Megamal pada arus puncak petir probabilitas sebesar 50%, sebesar 34,79kA menggunakan metode Elektrogeometri diperoleh hasil radius perlindungan SPP1 sebesar 75,35 meter, sedangkan radius perlindungan SPP2 sebesar 72,85 meter. Dengan radius tersebut dapat dilihat bahwa seluruh bagian bangunan terlindungi oleh sambaran petir. Ini berarti penyalur petir tersebut dapat menangkap petir dengan arus minimal 34,79kA. Berdasarkan hasil perhitungan tinggi finial, radius perlindungan gedung Ayani Megamal pada arus puncak probabilitas sebesar 5%, sebesar 7kA menggunakan metode Elektrogeometri diperoleh hasil radius perlindungan SPP1 sebesar 34,99 meter, sedangkan radius perlindungan SPP2 sebesar 34,82 meter. Dengan radius tersebut dapat dilihat bahwa seluruh bagian bangunan belum terlindungi oleh sambaran petir. Ini berarti penyalur petir tersebut tidak dapat menangkap petir dengan arus puncak 7 kA. Petir dengan arus dibawah nilai tersebut dapat diatasi oleh penyalur petir internal. Sehingga pada  gedung Ayani Megamal perlu dipasang penyalur petir internal. Pada gedung Ayani MegaMal Pontianak terdapat sistem proteksi eksternal bangunan, maka pada LVMDP harus terpasang surge protection device (SPD) Tipe 1 atau kombinasi SPD Tipe 1 + 2  dengan arus discharge maksimum 25 kA. Untuk SDP yang jaraknya lebih dari 10 meter dipasang SPD Tipe 2 atau  SPD Tipe 2 + 3 dengan arus discharge maksimum 12,5 kA.
STUDI ANALISIS KUALITAS TRANSFORMATOR DAYA GARDU INDUK 150 KV SIANTAN ., Priyo Utomo
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.833 KB)

Abstract

Susut umur pada transformator dipengaruhi oleh suhu isolasibelitantransformator, suhuminyaktransformator dan suhu sekitar. Dengan menghitung persentase pembebanan dan menentukan kenaikan temperatur untuk pembebanan transformator daya stabil dan tidak stabil menggunakan metode diagram thermal (IEC 354) dan memperhitungkan penuaan isolasi belitan transformator daya menggunakan hukum deterioration oleh Arhenius serta menghitung laju thermal relatif, susut umur dan prakiraan sisa umur menggunakan formula Montsinger diperoleh hasil penelitian sebagai berikut.         Pada pembebananstabil, semakin tinggi persentase pembebanan maka sisa umur akan semakin menurun yaitu untuk pembebanan 17,32 % sisa umur 291000 tahun ; untuk pembebanan 80 % sisa umur  321,9 tahun ; untuk pembebanan 90 % sisa umur 218 tahun ; untuk pembebanan 100 % sisa umur 144,63 tahun dan persentase pembebanan 110 % sisa umur 34,17 tahun.          Padapembebanantidak stabil, semakin tinggi persentase pembebanan maka sisa umur akan semakin menurun yaitu untuk pembebanan 17,32 % sisa umur 286,98 tahun ; untuk pembebanan 80 % sisa umur  20,08 tahun ; untuk pembebanan 90 % sisa umur 10,95 tahun ; untuk pembebanan 100 % sisa umur 5,43 tahun dan persentase pembebanan 110 % sisa umur 2,63 tahun.                Menurut Standart IEEE tahun 1999, rata- rata umurtransformatordaya normal adalah 20,55 tahun, jadi jika Trafo Daya 150 KV Siantan dioperasikan dengan persentase pembebanan 80 % ( sisa umur 20,08 tahun ). Trafo Daya 150 KV dioperasikan tahun 2013 ( sudah beroperasi 6 tahun ), maka umur Trafo Daya 150 KV Siantan diperkirakan 26,08 tahun ( di atas rata-rata umur trafo daya normal ) sehingga disimpulkan Trafo Daya 150 KV Siantan kualitasnya baik.
RANCANG BANGUN ALAT IDENTIFIKASI NOMINAL UANG KERTAS UNTUK TUNANETRA BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 DENGAN OUPUT SUARA ., Rudi Arpianto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2018): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.471 KB)

Abstract

For people with visual impairment, the only way identify banknotes of Indonesia is to rub it by the hands first. Nevertheless, in the some cases like rumpled banknotes and the newest emission of banknotes,   the   of   identification   became   even harder. From the problem stated, the writer intended to help people with visual impairment to make an easier way for them in identifying banknotes by creating a device that could identify the nominal of any Rupiah’s bill. The device used TCS3200 color sensor as the input, and Arduino Mega 2560 for data processing. For the output, the IC TBA820M sound module was used. The color sensor read the base color of red, green and blue on the surface of the bottom left corner of rupiah’s bill. The base color of the bill was saved in the program and  be  used  as  a  parameter  to  determine  the nominal of the bill. Each parameter was equipped with sound program through the processing stage Arduino Mega 2560 and IC TBA820M sound module. The  bills  identified were  those  issued in2009 regardless of their condition, and new 2016 emission’s bills. The nominal identified the range of IDR  1,000  to  IDR  100,000.  The  bills  that  had become the parameter was identified by the color sensor which then activated the sound module hear. The  banknotes  identification  device  that  writer made were portable (can be brought in a bag) with only 5-volt DC of power.Keywords  :  TCS3200  Color  Sensor,  IC  TBA820Msound module, Arduino Mega 2560
SISTEM PENGENDALIAN KELEMBABAN PADA BUDIDAYA TANAMAN SAWI Elang Derdian Marindani., Rian Noviandy, Redi Ratiandi Yacoub,
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1363.453 KB)

Abstract

Penanaman sawi hijau terus dikembangkan karena adanya permintaan pasar yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengendalian suhu dan kelembaban pada tanah berbasis mikrokontroler Arduino Nano dan melakukan uji coba sistem penyiraman tanaman otomatis pada pengendalian tersebut. Komponen  untuk  pendeteksi  suhu  dan kelembaban  yang  digunakan  yaitu  sensor DHT22 dengan  keluaran  berupa sinyal digital serta memiliki 4 pin yang terdiri dari power supply, data signal, null,  dan ground. Sistem pengendali suhu dan kelembaban dapat mengendalikan nilai suhu dan kelembaban udara dalam media yaitu suhu pada kisaran 22 - 33oC. Kemudian untuk sensor tanah yang digunakan adalah sensor Soil Moisture yang dimana kelembaban tanah pada sensor yaitu 0-100%.Pada pengujian tanaman sawi ini menggunakan metode penanaman dengan menggunakan media tanah, pengujian dilakukan secara langsung dengan polibag. Penjadwalan penyiraman tanaman dilakukan sebanyak dua kali sehari yaitu pada pagi hari pada pukul 06.00 pagi dan sore hari pada pukul 16.30.Pada pengujian set point nilai kelembaban tanah pada media penanaman sawi data yang digunakan adalah data sampling logger dari mikro SD untuk melihat kenaikkan nilai kelembaban pada saat kondisi mulai kering dan dimonitor melalui data SD Card untuk melihat hasil logger data. Data yang masuk ke dalam logger terdiri dari data hari, data waktu dan data tanggal yang diperoleh dari modul RTC. Berdasarkan hasil logger data didapat sampling data terhadap pegukuran nilai kelembaban tanah dengan kecepatan samplimg sekitar 1 detik, agar terlihat status dari nilai sensor dan status nyala pompa penyiraman. Dengan setting point nilai kelembaban tanah sekitar 60%. Terjadi pada pukul 06:00:00 AM sampai dengan 06:00:15 AM artinya penyiraman dilakukan dengan durasi sekitar 15 detik. Penyiraman sebaiknya memperhatikan sumber air yang digunakan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menambahkan pengendalian alat dengan jarak jauh, sehingga alat dapat dimonitor secara jarak jauh.
PERHITUNGAN JATUH TEGANGAN DAN SUSUT DAYA SERTA UPAYA PERBAIKAN PENYALURAN DAYA LISTRIK PADA PT. PLN (PERSERO) RAYON SAMBAS ., Ardhi Surya Nopianto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Prodi Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.029 KB)

Abstract

Abstrak - Profil tegangan dan susut daya diakibatkan oleh rugi-rugi daya di jaringan karena tingginya impedansi jaringan, karakteristik induktif jaringan listrik serta beban induktif yang tersambung pada jaringan. Dalam kenyataannya, adanya susut daya listrik pada penyediaan energi listrik adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Meski demikian susut energi yang terjadi dalam proses penyaluran dan distribusi energi listrik merupakan suatu pemborosan energi apabila tidak dikendalikan secara optimal. Berdasarkan analisis perhitungan persentase jatuh tegangan pada penyulang Galing dan penyulang Kawakan PT. PLN (Persero) Rayon Sambas, pada penyulang Galing persentase jatuh tegangan maksimum terdapat pada bus 43 (GD 229) yaitu sebesar 5,470%, dengan besar tegangan 18,042 KV. Sedangkan pada penyulang Kawakan persentase jatuh tegangan maksimum terdapat pada bus 14 (GD 170) yaitu sebesar 2,107%, dengan besar tegangan 19,5786 KV. Hasil perhitungan setelah divalidasi dengan metode injeksi arus terdapat perbedaan, disebabkan pada penelitian ini merupakan pendekatan perhitungan jatuh tegangan antar saluran dimana rugi-rugi daya pada saluran diabaikan. Total rugi-rugi daya aktif yang terjadi pada penyulang Kawakan sebesar 9,222 KW, dan pada penyulang Galing sebesar 54,880 KW. Salah satu upaya perbaikan penyaluran daya yaitu dengan mengganti luas penampang penghantar pada seksi saluran yang mengalami persentase jatuh tegangan yang melebihi standar yang diijinkan. Dengan mengganti penghantar AAAC 35 mm2 menjadi AAAC 150 mm2 pada beberapa cabang penyulang Galing yang menghasilkan persentase jatuh tegangan yang besar, mengakibatkan tegangan bus atau gardu-gardu penyulang Galing meningkat, serta menurunkan rugi-rugi daya aktif total yang sebelumnya sebesar 54,880 KW menjadi 49,842 KW. Kata kunci : profil tegangan, persentase jatuh tegangan, rugi-rugi daya aktif, upaya perbaikan
RANCANG BANGUN PROTOTYPE ALAT PENJEMUR PAKAIAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Fahri Ramadhani, Ichtiar Dwi; Pontia W, F. Trias; Sanjaya, Bomo Wibowo
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.128 KB)

Abstract

Mencuci pakaian adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya. Pada beberapa masyarakat yang banyak beraktifitas di luar rumah, seringkali meninggalkan jemurannya sepanjang hari. Untuk menjaga agar pakaian yang dijemur terhindar dari guyuran hujan dan udara lembab pada malam hari, maka sangat diperlukan alat yang dapat mengendalikan jemuran secara otomatis berdasarkan kondisi cuaca sekitar. Kondisi cuaca yang mempengarui kekeringan jemuran adalah guyuran hujan dan kelembaban udara pada malam hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan metode dan alat untuk mengendalikan jemuran. Tugas akhir ini dibuat dengan sistem pengkondisian secara otomatis yang akan dibuat dalam bentuk prototipe serta pengendalian jemuran berbasis Internet of Things (IoT). Lingkup kerja prototipe ini terbatas pada dua kondisi, kondisi pertama jemuran keluar jika tombol keluar pada android ditekan artinya tombol_web = 0. Kondisi kedua jika sensor memberikan data hujan atau r = 0 maka jemuran akan masuk secara otomatis dan web_tombol = 1. Penggerak dari alat ini berupa 1 buah motor DC dengan gear pendukung.  Kondisi cuaca yang dijadikan sebagai output ada 3 yaitu Hujan, Gelap dan Cerah. Ketiga kondisi cuaca tersebut akan ditampilkan sebagai informasi ke smartphone berupa background gambar sesuai dengan kondisi cuaca yang diproses oleh NodeMCU dan dikirim melalui modul wifi ESP8266. Untuk nilai output dari setiap background adalah hujan BG=1, gelap BG=2 dan cerah BG=3. Nilai tersebut diperoleh dari perhitungan dari nilai input yang terdiri dari sensor hujan, suhu dan kelembaban dan intensitas cahaya dengan menggunakan logika Look Up Table Fuzzy sehingga didapatkan aturan sebanyak 16 rule. Hasil pengujian Alat penjemur pakaian dengan kondisi jemuran bergerak keluar dan masuk ruangan memiliki waktu rata-rata 2,46 detik sedangkan respon aksi jemuran bergerak terhadap kendali smartphone untuk IN dan OUT memiliki waktu rata-rata 1,5 detik.
ANALISIS UJI KUAT SINYAL TERHADAP JARAK JANGKAU MAKSIMAL SISTEM PENERIMAAN SINYAL INTERNET BERBASIS EDIMAX HP-5101ACK ., Nindya Naraswari
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.883 KB)

Abstract

Data transfer speed via telephone lines by analogue signals was considered not able to comply with internet users who need the rapid data transfers. This could be covered by Edimax HP-5101 ACK instrument. This research aims to observe signal strenght for maximum distance of internet signal reception system based on Edimax HP-5101 ACK. Determination of QoS parameters were done by measuring access internet speed by speedtest and measuring delay, packet loss and throughput by Axence NetTools Pro 4.0 software. The outcome average of QoS parameters determination of internet access speed on researcher’s home area was 12,11 Mbps for downloading and 1,23 Mbps for uploading. Those values were very good category. The outcome of delay measuring was 51,33 ms (TIPHON: Very Good and ITU-T: Good), jitter was 57,23 ms (TIPHON: Very Good), packet loss was 4,5% (TIPHON: Good and ITU-T: Good) and throughput was 22,932 Kbps (TIPHON: Bad). Besides, the outcome average of QoS parameters  determination of internet access speed on Telecommunications Laboratory of Engineering Faculty at Tanjungpura University area was 1,61 Mbps for downloading and 1,94 Mbps for uploading. Those values were good category. The outcome of delay measuring was 106,70 ms (TIPHON: Very Good and ITU-T: Good), jitter was 113,15 ms (TIPHON: Moderate), packet loss was 3,85% (TIPHON: Good and ITU-T: Good) and throughput was 9,257 Kbps (TIPHON: Bad). The decreasing of QoS parameters caused by many internet user there so internet access could not be stable when measuring. Other factors were kind of devices, transmission media and obstacles.   Key words: Signal Strength, Parameters of QoS, Access Speed