cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
STUDI KEANDALAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL (PLTD) SUKAHARJA KABUPATEN KETAPANG Cekum, Adrianus; -, Junaidi; -, Purwoharjono
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui indeks keandalan pembangkit milik  PLN yaitu unit  PLTD Sukaharja dan PLTU Sukabangun di area Ketapang. Unit pembangkit terdiri dari 6 unit pembangkit diesel dengan daya mampu sebesar 10,15 MW dan 2 unit pembangkit uap dengan daya mampu 20 MW. Masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar tingkat keandalan pembangkit sistem kelistrikan di area Ketapang khususnya PLTD Sukaharja dan PLTU Sukabangun. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan nilai indeks LOLP ( Loss Of Load Probability ) untuk masing – masing unit pembangkit bekerja terpisah dan paralel dan nilai indeks LOEE ( Loss Of Energy Expectation ) untuk unit pembangkit PLTD Sukaharja. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini adalah pengolahan data sekunder yang diperoleh dari PT. PLN ( Persero) Area Ketapang. Berdasarkan analisa tentang indeks keandalan kehilangan beban yang terdapat di unit pembangkit PLTD Sukaharja pada kondisi beban puncak sebesar 9,758 MW adalah 8,428446  hari per tahun, PLTU Sukabangun pada kondisi beban puncak sebesar  16,740 MW adalah 14,754702 hari per tahun, kerja paralel unit PLTD Sukaharja dan unit Pembangkit PLTU Sukabangun pada kondisi beban puncak sebesar 26,498 MW adalah 9,444635 hari pertahun dan indeks keandalan kehilangan energi unit pembangkit PLTD Sukaharja sebesar 3,601786039 MWh dan nilai indeks harapan kehilangan energi sebesar 0,977211. Menggunakan aturan baku SPLN : 68-1A : 1986 yaitu sebesar 5 hari untuk indeks kehilangan energi dan standart penentuan keandalan EIR pada penulisan ini yaitu 0,85 ≤ EIR ≤ 1 maka untuk kondisi indeks kehilangan beban di PLTD Sukaharja, PLTU sukabangun dan kerja paralel unit PLTD Sukaharja dan unit PLTU Sukabangun dapat dikatakan tidak andal serta kondisi indeks kehilangan energi unit PLTD Sukaharja dapat dikatakan andal.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN INTERNET PT. JAWA POS NATIONAL NETWORK MEDIALINK PONTIANAK ., Nur Azizah
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Mahsiswa Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT- One of internet network services that often are accessed by people is streaming and downloading video. PT. Jawa Pos National Network Medialink is a company engages in services of technology based on internet network to public in Pontianak generally. The company that has running in providing the internet network, it gives the best quality network is an obligation. The investigation was conducted in PT. JPNN Medialink Pontianak by 6 clients that the test was held twice to each client in order to obtain some comparative research data. Data result  of  QoS  parameter  testing  for  6  clients  was 68,554% for throughput value with index value was 3 in good category, packet loss value was 0% with index value was 4 in very good category, delay value was 13,666  ms  with  index  value  was  4  in  very  good category, jitter value was 13,664 ms with index value is 3   in   good  category,  internet  access  speed  value consisted of download speed was 68,027% with index value was 3 in good category and upload speed was 48,943% with index value was 2 in medium category. And then, the average index to TIPHON for all QoS parameter was 3,4763 with satisfied category. Some factors that cause the  QoS value declined were the using resources, number of users that accessed on 1 client location, condition of network device, weather, distance and some obstacles.   Keywords : Quality   of   Service   (QoS),   Throughput, Packet Loss, Delay, Jitter, Internet Access Speed.
ANALISA KENAIKAN TCH (TRAFFIC CHANNEL) BLOCKING 2G MENGGUNAKAN NETACT NOKIA PADA AREA RTPO (RADIO TRANSPORT POWER OPERATION) DESA SEDAYU KABUPATEN SAMBAS ., Nur Kharisma Jati
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract TCH Blocking occurs when TCH channel allocation is inefficient to the density of traffic in a network, unavailability of TCH channels are available. Which causes inconvenience customers in making a call. Other factors that also could cause an increase TCH Blocking for problematic Hardware, Coverage inefficient and, Great inequality traffic devices contained in a cell in the network (Unbalanced traffic). Value TCH Blocking a good standard, namely between 0 ≤ 0,5 % standard PT Telkomsel.  If  the  value  exceeds  the  standards  TCH  Blocking  Good,  it  is  necessary  to  optimal handling. One of them with the analysis parameters via DUMP Nokia (parameter place container). Then analyzed the change of parameters via Nokia NetAct. Nokia NetAct is an automatic tool to improve the quality and performance of the radio network. NetAct allows monitoring, management, and consolidated operating GSM and 3G networks of Telkomsel. As of June 27, 2016 s / d July 2, 2016 there is an increase TCH Blocking in BTS SBS015MG1_SEDAYUMG2 amounted to 0.987%; 10.099%; 1.163%; 1.352% and 0.985%. The increase led to calls experiencing block, because it was the unavailability of the channel TCH provided. After a change in the Channel Type parameter from 3 to 2. TCH rise Blocking problems can be overcome. So the value of TCH Blocking becomes 0,00%, it can be concluded from these values are no longer calls that have failed (Block), because of the unavailability of the available channel TCH.   Keywords - TCH Blocking, Blocking, Nokia NetAct, Coverage.
ANALISA KUALITAS LAYANAN THROUGHPUT HANDPHONE DAN MODEM HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCES (HSDPA) ., Syamsul Arifin
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the quality of the download throughput using PS R99 ( Mobile ) and HSDPA Modem, with a concomitant growth in the number of users of telecommunications services so that each operator vying to provide the best quality and service, both data and other services. Therefore, the operator themselves must always maintain the quality of data throughput that user remain comfortable with the quality provider. It is necessary for observation of the quality of the throughput on the 3G network uses HSDPA modem of the mobile and the software used is Tems Investigation 8.04 to measure the quality of throughput during the break hour and busy hour. The results of measurements at rest is better than measurement at busy times, measurements using PS R99 (mobile) at recess throughput reached 342.885 Kbps during rush hour reached 313.389 Kbps. While measurement using HSDPA Modem at break hour reached 1459.651 Kbps and at busy hour only reached 866.911 Kbps. And calculation of the break hour throughput reached 1530 Kbps while in busy hour throughput reached 960 Kbps. Keywords-- Throughput PS R99 (Handphone), Modem High Speed Downlink Packet Acces (HSDPA)
PERANCANGAN JARINGAN AKSES FIBER TO THE HOME (FTTH) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GIGABIT PASSIVE OPTICAL NETWORK (GPON) ., Rian Jepri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Barat atau Polda Kalbar adalah pelaksana tugas Kepolisian RI di wilayah Provinsi Kalimantan Barat dalam operasionalnya membutuhkan sarana telekomunikasi untuk mengakses data, suara dan video dengan kecepatan akses yang tinggi, aman dan handal. PT.Telkom sebagai pemberi layanan telekomunikasi merekomendasikan jaringan akses Fiber To The Home dengan menggunakan teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) untuk memenuhi kebutuhan layanan di kantor Polda. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konsep dasar perancangan jaringan akses Fiber To The Home dengan menggunakan teknologi GPON, menganalisis jaringan akses Fiber To The Home dengan menggunakan parameter link power budget yang sesuai persyaratan teknis agar memenuhi standar kinerja SKSO link STO Sungai Raya Dalam – Kantor Polda Kalbar. Metode yang digunakan adalah bimbingan dosen atau ahli, observasi lapangan, pengumpulan data, kepustakaan, menganalisis jaringan di PT Telkom, dan merancang jaringan akses Fiber To The Home disuatu lokasi yang ditunjuk oleh PT Telkom. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi jaringan akses Fiber To The Home membutuhkan: 1 buah perangkat OLT, 1 buah perangkat ODC, 1 buah perangkat ODCP, 1 buah perangkat ODP, 2 buah perangkat PS 1:8 dan 8 buah ONT yang diterminasikan dengan kabel serat optik jenis single mode step index. Dengan rute dari STO Sungai Raya Dalam – ODC di jalan Sungai Raya Dalam dengan jarak 2,076 Km, dari ODC menuju ODCP yang berada di kantor Polda Kalbar dengan jarak 0,461 Km, dari ODCP – ODP 0,210 Km dan sampai ke ONT 0,020 Km yang masuk di kawasan Kantor Polda dapat  disimpulkan bahwa link Power Budget kantor Polda Kalbar yang menggunakan teknologi  GPON sesuai standar yakni rata-rata sebesar -24.6025 dB berdasarkan hasil pengukuran dan -24,5284 dB Kata Kunci : Jaringan FTTH, Fiber To The Home, GPON, Link power Budget.
ANALISIS DAYA TERIMA ANTENA DAN RADIO ROCKET M5 CLIENT PT JAWA POS NATIONAL NETWORK MEDIALINK PONTIANAK ., Muhamad Imron
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. JPNN Medialink adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang layanan jasa jaringan internet  dengan  sistem  wireless.  Dalam  menjaga  kualitas  layanan,  salah  satu    tolak  ukur  untuk mengetahui baik tidaknya jaringan adalah dengan melihat daya terima sinyal di lokasi pemasangan pada client. Namun pada kondisi lapangan, data daya terima antena yang di peroleh tidak selalu sesuai dengan parameter seharusnya. Tujuan yang ingin dicapai adalah menjaga kualitas daya terima, mengidentifikasi dan menganasilis faktor faktor yang mempengaruhi  kualitas daya terima antena dan Radio Rocket M5. Pada penelitian ini digunakan sebuah laptop yang sudah terpasang aplikasi Browser yang akan di gunakan untuk membuka interface AirOs sebagai media untuk melihat nilai daya terima antena pada 10 client. Hasil rata rata daya terima antena Rocket M5 pada 10 Client adalah -66,7 dBm dan masuk dalam kategori baik, karena berada pada rentang antara -73 dBm s/d -66 dBm, berdasarkan Standard daya terima yang ditetapkan ubiquiti network. Dari pengujian yang telah dilakukan pada 10 client terdapat 2 client yang  memiliki nilai daya terima antena yang  masuk dalam kategori cukup mendekati buruk dengan signal strength -80 dBm, yakni client 4 dan client 7, pada client 4 selain dikarenakan  jarak yang jauh yakni 42,5 Km, juga karena keadaan geografis bumi yang bergelombang dan pada jalur transmisi antara antena pengirim dan penerima terdapat ketinggian tanah yang menjadi penghalang (obstacle), sehingga  perolehan  sinyal  tidak  maksimal.  Sedangkan  pada  client 7  dikarenakan  penggunaan  gain antena  yang  tidak  dimaksimalkan  yakni  hanya  30  dBi,  yang  seharusnya  dengan  jarak  45  Km penggunaan gain yang 34 dBi. Selain faktor keadaan geografis bumi dan penggunaan gain diatas, perolehan Daya terima antena Rocket M5 Client juga dipengaruhi oleh jarak, interferensi dan ketepatan pointing antena.   Kata Kunci : Daya terima antena, Rocket M5, Medialink, Air OS.
KAJIAN DAYA KELUARAN DARI KETIDAKHARMONISAN MODUL FOTOVOLTAIK TERHADAP TEMPERATUR RUANG DAN INTENSITAS CAHAYA MATAHARI ., Uray Redo Pebryan Pratama
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Energi matahari merupakan energi alternatif pembangkit listrik untuk menggantikan energi fosil yang ketersediaannya sudah sangat terbatas. Skripsi ini membahas tentang meng-kombinasikan modul fotovoltaik Solar World dengan modul fotovoltaik Sun Earth yang nilai arus dan tegangan berbeda (tidak harmonis) pada kondisi pengujian standar. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengukuran langsung temperatur ruang menggunakan alat ukur Weather Center PCE-FWS 20 dan intensitas cahaya matahari menggunakan alat ukur Solar Power Meter TM-206 pada tanggal 10 April 2014 sampai dengan 09 Mei 2014 di Gedung Pusat Studi Energi Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak. Besar daya keluaran selama satu bulan dari ketidakharmonisan modul fotovoltaik Solar World dengan modul fotovoltaik Sun Earth adalah 54.530,65 Watt, dari nilai daya keluaran diketahui nilai penurunan daya nonimal rata-rata selama satu bulan yaitu sebesar 63,60 %. Besar energi selama satu bulan dari ketidak-harmonisan modul fotovoltaik Solar World dengan modul fotovoltaik Sun Earth adalah 41.744,49 Watt Hour, dari nilai energi diketahui juga nilai dari efisiensi daya rata-rata selama satu bulan yaitu sebesar 7,03 %. Kata kunci: modul fotovoltaik, intensitas cahaya matahari, temperatur ruang.
ANALISIS POTENSI FIBER DAN CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) DI PT. PUNDI LAHAN KHATULISTIWA ., Gunawan Wibisono
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis energi listrik yang terjadi dikarenakan semakin menipisnya sumber energi konvensional dan banyak pembangkit tenaga listrik di Indonesia menggunakan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar utamanya. Sebagai solusinya dapat memanfaatkan sumber-sumber energi alternatif yang dapat menjadi bahan bakar substitusi yang ramah lingkungan, efektif, efisien, dan dapat diakses oleh masyarakat luas idealnya berasal dari sumber energi yang bisa diperbarui.PT Pundi Lahan Khatulistiwa merupakan perusahaan kelapa sawit yang bergerak dalam bidang agroindustri memiliki kapasitas pengolahan 45 ton/jam. Pada tahun 2016 dengan pasokan buah dengan massa 218.456 ton dalam waktu produksi 339 hari dapat menghasilkan limbah biomassa berupa fiber sebesar 4,654 ton/jam dan cangkang sebesar 3,222 ton/jam, pada tahun 2017 dengan pasokan buah dengan massa 263.535 ton dalam waktu produksi 339 hari dapat menghasilkan limbah biomassa berupa fiber sebesar 5,6147 ton/jam dan cangkang sebesar 3,8871 ton/jam, pada tahun 2018 dengan pasokan buah dengan massa sebesar 276.455 ton dalam waktu produksi 339 hari dapat menghasilkan limbah biomassa berupa fiber sebesar 5,8903 ton/jam dan cangkang sebesar 4,0779 ton/jam.Potensi limbah biomassa kelapa sawit pada PT. Pundi Lahan Khatulistiwa jika digunakan sebagai bahan bakar Pembangkit Listik Tenaga Uap (PLTU) memperoleh energi yang dapat dibangkitkan oleh limbah biomassa kelapa sawit berupa fiber dan cangkang cukup besar yaitu 5,14 Mwh ditahun 2016, 6,21 Mwh ditahun 2017, dan 6,51 Mwh ditahun 2018. Total energi yang dihasilkan oleh fiber dan cangkang di PT. Pundi Lahan Khatulistiwa pada tiga tahun terakhir terhitung dari tahun 2016 – 2018 sebesar 17,86 Mwh.
ANALISIS KINERJA JARINGAN BTS DALAM AKSES DATA INTERNET PADA TEKNOLOGI WIMAX ., Toto Basuki
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Perkembangan dunia terhadap teknologi telekomunikasi pada saat ini terus mengalami peningkatan khususnya dalam bidang telekomunikasi internet, hal ini terlihat dengan semakin banyaknya aktifitas dalam kehidupan sehari-hari yang tidak bisa lepas dari internet, dan  salah satu dari perkembangan teknologi telekomunikasi yang sedang berkembang pada saat ini yaitu teknologi wimax 4G dengan kecepatan yang lebih baik dari generasi sebelumnya dan memiliki kapasitas bandwidth yang cukup besar sehingga dapat digunakan untuk mengakses data dengan kapasitas yang besar,  teknologi wimax ini dipancarkan dari pemancar Base Transceiver Station yang kemudian diterima oleh perangkat Customer Premise Equipment yang berada disisi pelanggan, Customer Premise Equipment tidak bersifat permanen dengan kata lain bisa dibawa kemana pun asalkan masih berada dalam cakupan area Base Transceiver Station. Dan dengan berkembanhnya teknologi telekomunikasi tersebut masalah yang mungkin terjadi yaitu apakah alokasi bandwidth yang diterima oleh pelanggan sesuai dengan yang diberikan oleh perusahaan, sehingga pada penelitian ini tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui kualitas daya terima sinyal wimax dan nilai bandwidth keseluruhan yang digunakan, besarnya CIR, kapasitas data dan truoghput dengan metode yang akan digunakan yaitu setudi literature, pengumpulan data analisis dan kesimpulan, sehingga nantinya dapat diketahui apakah alokasi bandwidth nya susuai apa tidak. Dan setelah dilakukan analisis dan perhitungan pada teknologi wimax ini dapat diperoleh nilai bandwidth rata-rata untuk maximal in sebesar 7903,797 kbps dan untuk maximal out sebesar 6201,067 kbps dan untuk besarnya alokasi bandwith masing-masing user berdasarkan perhitungan CIR (commited informasi rate) sebesar 98,797 kbps, kapasitas data sebesar 12,34 KB dan troughput sebesar 7903,79658 kbps. Sehingga dengan bandwdith yang telah ada user bisa melakukan aktifitas internet dan tidak perlu dilakukan penambahan bandwidth. Kata kunci : teknologi wimax, bandwidth dan daya terima
Analisis Unjuk Kerja Edimax AirBox AI-1001W V2 dalam Monitoring Kualitas Udara Berbasis Aplikasi Sistem Android ., Nani Rustyawati
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2018): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lingkungan hidup pada umumnya disebabkan oleh pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unjuk kerja Edimax AirBox AI-1001W V2 dalam monitoring kualitas udara berdasarkan standarisasi perangkat dan mengetahui kualitas udara pada tempat lokasi tertentu secara real time. Penelitian ini menggunakan Edimax AirBox AI-1001W  V2  sebagai  detektor  Particulate  Matter  (PM2.5).  Berdasarkan  standarisasi  dari  perangkat  Edimax  AirBox,  levelParticulate Matter(PM2.5) yang terukur di Alun-alun Kapuas Pontianak berada pada level low (level 1) dengan kandungan PM2.58-11µg/m3, PLTD Sungai Raya berada pada level moderate hingga very high (level 5-10) dengan kandungan PM2.5 42-80µg/m3, Simpang Empat Jl. Jend. A. Yani Pontianak berada pada level low hingga moderate (level 2-4) dengan kandungan PM2.5 19-40µg/m3, Bandara Supadio Pontianak berada pada level low (level 1-3) dengan kandungan PM2.5 9-25µg/m3, Laboratorium Telekomunikasi Teknik Elektro UNTAN berada pada level low (level 2-3) dengan kandungan PM2.5 13-29µg/m3, dan Komplek Perumahan Bhayangkara Permai berada pada level low (level 1-2) dengan kandungan PM2.5  9-17µg/m3. Perangkat Edimax AirBox AI-1001W V2 dapat memonitoring level Particulate Matter(PM2.5) di udara secara real time dan dapat dimonitoring secara langsung melalui perangkat smartphone android dengan waktu tunda 15 sampai 20 menit untuk memberikan informasi yang akurat. Pengambilan data sebaiknya dilakukan dengan interval 1 jam untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, karena pada dasarnya perangkat tersebut menyimpan histori pengukuran level Particulate Matter (PM2.5) dengan interval per jam. Kata kunci: pencemaran udara, PM2.5, Edimax AirBox AI-1001W V2