cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
Rancang Bangun Pointing Antena Outdoor Untuk Mengoptimalkan Sinyal Daya Terima pada Modem Wigo 4G Pontianak ., eko
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2015): Jurnal S1 Teknik Elektro
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi  telekomunikasi merupakah salah satu bukti bahwa manusia dari tahun ke tahun mengalami kemajuan dibidang ilmu telekomunikasi, hal ini dibuktikan dengan perkembangan sistem telekomunikasi yang berasal dari CDMA, GSM, 2G, 3G dan sekarang telah muncul 4G. Seiring perkembangan teknologi maka alat komunikasi juga ikut serta yaitu salah satunya komunikasi antara bluetooth HC-05 dan smartphone. Pemanfaatan smartphone ini sebangai remot kontrol untuk mengendalikan suatu alat pointing antena Wigo untuk mencari sinyal daya terima pada modem Gemtek wigo. Sebagai alat pengerak  pada antena  dalam melakukan pointing antena ini menggunakan Motor DC.  Pointing dilakukan biasanya secara manual  kurang efektif dalam mencari sinyal daya terima dan keselamatan para instraller tidak terjaga keamanannya karena kondisi pointing dilakukan pada ketinggian. Untuk ketentuan standar pemasangan jaringan internet wigo yaitu nilai RSSI pada wigo > -75.00 dBm. Nilai hasil Test 1 adalah  -45.56  dan hasil perhitungan -45.251dBm pada Test 2 RSSI yaitu -59.43 dBm dan dari perhitungan -54.178 dBm. Selisih nilai RSSI antara percobaan dan perhitungan ini tidak jauh berbeda,disebabkan karena kurang teliti dalam penarikan titik jarak dan gangguan cuaca. Aplikasi Bluetooth RC Controller komunikasi ini sangat mudah ditemukan pada smartphone android yang terdapat pada play store yaitu sebagai media penyedia aplikasi.   Kata Kunci : Teknologi Wimax, RSSI , Sinyal Daya Terima. Kualitas sinyal wimax.
ANALISIS TEKNO-EKONOMIS GENERATOR SET (GENSET) SEBAGAI SUMBER ENERGI CADANGAN PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK. PONTIANAK Ilmi, Muhamad; -, Junaidi; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem telekomunikasi, listrik merupakan salah satu sistem yang berperan sangat penting sebagai sumber energi agar perangkat-perangkat telekomunikasi dapat bekerja dan terlaksana dengan baik, untuk itu sangat perlu menjaga kualias dari penyaluran listrik tersebut, agar tidak terjadi gangguan akibat padamnya listrik, dan menyebabkan kerugian finansial baik secara individu maunpun perusahaan, demikian juga bila hal ini terjadi pada perusahaan telkom, maka akan sangat merugikan perusahaan tersebut. selama ini energi listrik di telkom bersumber dari PLN oleh karena belum begitu andalnya penyaluran energi listrik di Kalbar maka diperlukan sumber energi cadangan sebagai sumber energi listrik pengganti agar perangkat telekomunikasi dapat selalu bekerja, dalam hal ini sumber energi listrik cadangan yang paling praktis adalah generator set (genset). Telkom mempunyai dua buah genset dengan kapasitas masing-masing 1250 kVA dan 1100 kVA, agar dapat beroperasi secara ekonomis dengan baik dan layak maka perlu melakukan perhitungan secara teknis penjadwalan operasi ekonomis genset dan dapat memberikan pertimbangan secara ekonomis tentang penjadwalan genset di PT. Telkom Witel Kalbar Pontianak.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis ke dua genset terhadap operasi penjadwalan ekonomis unit-unit pembangkit dengan menggunakan metode Lagrange Multiplier, dapat diketahui bahwa untuk beban yang ada di telkom saat ini kurang lebih 291 kW, tidak bisa dilakukan kombinasi ke 2 unit pembangkit, dikarenakan tidak memenuhi batas minimum dari pembangkitan kombinasi ke 2 unit genset, beban minimal kombinasi ke 2 unit genset adalah 370 kW, akan tetapi beban akan diambil alih oleh genset Dorman dengan total pembakaran = 65.27 Rp/jam dan yang paling ekonomis bila dibanding dengan genset Deutz MWM sebesar = 69.41 Rp/jam, oleh sebab itu dilakukanlah asumsi jika bebannya bertambah dikemudian hari, mulai dari batas minimum sampai batas maksimum pembangkitan yakni 370 kW sampai 1880 kW. Dari ke 2 unit pembangkit yang ada di Telkom sebenarnya mubazir, karena 1 unit pun sudah cukup untuk melayani beban kebutuhan yang ada, berarti ada investasi yang terbuang percuma. Akan tetapi dikarena adanya sistem no break system maka harus siap dan sedia ke 2 unit pembangkit tersebut apabila terjadi gangguan atau sedang dalam perawatan.
EVALUASI SISTEM PERLINDUNGAN PADA BTS (BASE TRANSCEIVER STATION) ARENA REMAJA PONTIANAK PT.INDOSAT TERHADAP SAMBARAN PETIR ., Joninton
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Mahsiswa Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This  study  discusses  about  external  and  internal protection at BTS Arena Remaja Pontianak PT.Indosat. External protection was analyzed withRolling Sphere Method and BTS’s height is 40 meters. The efficiency of BTS Arena Remaja is 0,93 with  protection  level  II  and  the  radius  of  rolling sphere is 30 meters so it could be said that the protection chamber such as shelter and generator room are safe from direct lightning. Furthermore, the grounding  resistance  number  from  that measurements is around 0,02-0,07 ohm. At internal protection known that overvoltage will be occurs with peak currents in Kalimantan Barat, determined base on the average of   peak currents in the earth, as non ideal value is 36,16 kA which can damage the equipment in protection chamber through the electric power line and signal line (coaxial cable). More voltage in the electrical transmission is 7753,78 kV and in the signal (coaxial cable)  minimum  0.07764  kV and maximum0.07909 kV with the fault of current is 36.16 kA. That voltage will  continue  flowing  to  the  equipment,  so  there should be some equipment protection. For an alternative, mounting arresters can be done in stages according to the characteristics. Keyword     :     Eksternal     Protection,     Internal Protection, Rolling Sphere Method
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKTOR KEBAKARAN VIA HANDPHONE BERBASIS MIKROKONTROLER ., Subhan Apryandi
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Detektor Kebakaran Via Handphone Berbasis Mikrokontroler adalah sistem yang dapat mendeteksi kebakaran sedini mungkin sehingga sipemilik dapat mencegah kebakaran dengan cepat.. Handphone difungsikan sebagai perangkat pengirim dan penerima SMS jika sensor mendeteksi adanya indikasi kebakaran dalam suatu ruangan. Sistem ini dapat diaktifkan dari jarak jauh dengan menggunakan handphone. Apabila suatu ruangan terdapat percikan api dan asap, akan dideteksi oleh sensor Api dan Asap. Sensor memberikan sinyal kepada mikrokontroler untuk mengaktifkan Buzzer dan handphone. Handphone akan mengirim SMS ADA KEBAKARAN ke pemilik ruangan atau operator. Jarak maksimal deteksi dari sistem detektor ini sejauh 6 meter dan sudut area deteksi mencakup seluruh ruangan. Kata kunci : Mikrokontroler,Sensor Api,Sensor Asap,Perangkat pengirim dan penerima sms
PERANCANGAN PENDETEKSI GOLONGAN DARAH BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SISTEM ABO Muhamad Ridha, Windhu; Priyatman, Hendro; Pontia W, F.Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian golongan darah sering digunakan metode ABO, yang terbagi dari golongan darah A, B , AB, dan O. Selama ini, untuk pengujian golongan darah masih dilakukan dengan pertolongan laboran yang memerlukan ketelitian, sehingga keakuratan data yang diperoleh masih mengandalkan kemampuan mata penguji. Mata dipengaruhi oleh faktor kelelahan, sehingga cara ini kurang menguntungkan untuk pengujian sample darah dalam jumlah yang banyak, sehingga penulis melakukan penelitian dan perancangan alat deteksi golongan darah sebagai pengganti mata untuk pengukuran golongan darah.Alat pendeteksi golongan darah terdiri dari, Arduino Uno, Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor), Light Emiting Diode (LED), Modul MicroSD Card Adapter, Real-time clock DS3231, LCD, Modul I2C (Inter-Integrated Circuit), Motor DC, Driver Motor DC (Modul L298). Pengujian golongan darah dilakukan dengan cara sample darah diteteskan pada slide kaca dengan satu tetes sebelah kiri dan satu tetes sebelah kanan, pada sample darah sebelah kiri diteteskan antisera A dan sebelah kanan antisera B, Sensor LDR diletakan dibawah slide dimana posisinya tepat dibawah sample, setelah pencampuran darah dengan antisera maka akan terjadi penggumpalan, sample akan disinari dengan LED dan Cahaya yang tembus akan dibaca oleh sensor LDR dengan logika, apabila terjadi penggumpalan maka cahaya yang tembus ke sensor ldr kan lebih banyak dari sample yang tidak terjadi penggumpalan. Nilai yang terbaca pada LDR akan diolah oleh arduino uno dengan hasil yang akan ditampilkan pada layar LCD dan disimpan pada kartu memori.Sesuai dengan tujuan penulisan, maka didapat hasil tercapainya perancangan dan pembuatan Alat Pendeteksi Golongan Darah yang ditampilkan pada layar lcd dan tersimpan pada kartu memori sebesar 1kb (sesuai banyaknya data) disetiap file dan Mendapatkan  perbandingan data hasil pemeriksaan golongan darah dengan cara manual dan menggunakan Alat Pendeteksi Golongan Darah dengan data dua belas sample yang terbagi dari tiga sample setiap golongan darah.
PROTOTIPE PENGHITUNG JUMLAH BARANG PADA KONVEYOR MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) ., Remon Hans Wijanarko
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Up Counter alat penghitung  jumlah barang pada konveyor terus mengalami peningkatan teknologi dari waktu ke waktu, sistem dimulai dengan yang masih memanfaatkan sensor cahaya sampai terakhir menggunakan sistem barcode dan pada penelitian prototipe penghitung jumlah barang pada konveyor menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) akan memperkenalkan sensor tipe terbaru yang sedang menjadi perhatian dunia elektronika dalam pengembangannya yaitu RFID, dengan memanfaatkan keistimewaan sistem tersebut akan menjadikan alat penghitung yang tidak hanya menghitung namun dapat membaca identitas tanpa kontak langsung dan untuk membuktikannya telah dilakukan pula beberapa pengujian sistem prototipe yang memanfaatkan kemampuan RFID tersebut diketahui mampu membaca identitas barang dengan pola urut maupun acak, memiliki jarak maksimum pembacaan 20mm, dapat membaca data meskipun tag RFID terhalang oleh kantong plastik, kertas hingga papan triplek, memiliki kecepatan pembacaan yang baik dan akurat dengan pengujian dalam kecepatan penuh konveyor yaitu 0,125 m/s, dan memiliki kemampuan pembacaan dalam posisi miring maksimum terhadap reader RFID sebesar 35°, saat semua barang yang melintas di atas konveyor telah dihitung maka sistem akan mematikan kerja konveyor hingga terdapat lagi barang masuk untuk menghidupkan kembali kerja konveyor, namun sistem ini juga memiliki kelemahan yaitu sensor keluar dan masuk tidak dapat bekerja secara serempak. Kata kunci: Penghitung Jumlah Barang, Radio Frequency Identification (RFID).
Sistem Telemetri Suhu dan Kelembaban Relatif pada Digester Anaerobik Menggunakan Telepon Seluler Cerdas Berbasis Android admin, Novianda Fratama .
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The telemetry system developed in this research used a smartphone based on Android Operating Sistem (OS). Android was chosen since it has become popular with open source framework. The designed system was equipped with an SD Card for recording measurement data. The purpose of this research was to implement a telemetry system that could display the measurement data to the Android interface as table and graph in real time. This system consisted of two parts, that parts were hardware and software. Software part was an application installed on Android phone built using Eclipse IDE served to send commands to the hardware and displayed the measurement data. Hardware part was placed at the anaerobic digester and recorded the temperature and relative humidity (RH) data to SD Card and sent it to an Android smartphone if there was an order from application in smartphone. Data collected by LM35 and SHT11 sensor were compared with Digital Thermo-Hygrometer. Maximum and minimum error values of LM35 sensor were 1.46 oC and 0.02 oC respectively. Highest and smallest temperature error values of SHT11 sensor were 1.68 C and 0.08 C respectively, while maximum and minimum RH error values of SHT11 were 2.98 %, and 0.13 % respectively. Electrical energy consumption was 0.623 Wh with cycle time 30 minute and sampilng time 1 minute. From the test results the telemetry system could work properly for both hardware and software. Keywords telemetry, temperature and relative humidity, anaerobic digesters, Android OS, SD Card
RANCANG BANGUN PENGAMAN PINTU MENGGUNAKAN SIDIK JARI (FINGERPRINT) DAN SMARTPHONE ANDROID BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8 ., Sandro Lumban Tobing
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah sistem keamanan pintu menggunakan sidik jari (fingerprint) berbasis mikrokontroler. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem keamanan pintu dengan menggunakan fingerprint dan aplikasi yang dipasang pada smartphone android. Fingerprint yang telah diakses oleh jari-jari dari anggota keluarga akan memberikan data kepada mikrokontroler untuk diolah yang kemudian akan memberikan perintah kepada mikrokontroler untuk diolah yang kemudian akan memberikan perintah kepada solenoid untuk membuka kunci pintu. Selain itu sistem keamanan ini juga dapat dikendalikan lewat smartphone android yang telah diinstal aplikasi yang dirancang sendiri oleh penulis. Metode penelitian dalam skripsi ini meliputi studi pustaka, perancangan sistem, pembuatan mekanik, perancangan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan baik pada mekanik maupun pada elektronik yang telah dibuat serta melihat tujuan dari penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: peralatan ini telah diuji dan dapat digunakan untuk membantu sistem keamanan pada pintu rumah dengan menggunakan fingerprint dan smartphone android.   Kata kunci : Sidik Jari (Fingerprint), Smartphone Android, Solenoid, Bluetooth// //
Analisis Quality of Service (Qos) Pada Layanan Video on Demand (VoD) UseeTV Jaringan IndiHome Handoko, Christian; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video on Demand merupakan fitur pada layanan UseeTv IndiHome yang diluncurkan PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk berbasis Internet Protocol. Video on Demand merupakan penyedia layanan yang memungkinkan pelanggan untuk dapat melakukan perekaman, penyimpanan dan penayangan kembali acara televisi tertentu. Untuk mendapatkan kinerja yang baik, maka layanan ini membutuhkan bandwidth yang cukup besar. Teknologi Gigabyte-Capable Passive Optical-Network (GPON) menjadi teknologi yang dapat mendukung layanan ini. Dalam layanan UseeTv, aktivitas kecepatan transfer data sangat mempengaruhi laju trafik agar menghasilkan parameter (QoS) Quality of Service yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membandingkan kualitas kecepatan transfer data pada paket IndiHome saat menggunakan fitur video on demand dengan menggunakan aplikasi wireshark berdasarkan parameter throughput, packet loss, delay dan jitter. Penelitian ini dilakukan di Kota Ngabang berdasarkan data yang diberikan oleh pihak Telkom Ngabang. Kualitas kecepatan transfer data tersebut di uji menggunakan aplikasi wireshark dengan cara menghubungkan Laptop ke ONT (Optical Network Terminal) pada setiap rumah pelanggan yang berlangganan UseeTv IndiHome melalui aktivitas internet pada saat menjalankan fitur video on demand. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan transfer data adalah adanya obstacle (penghalang), antrian yang berlebihan pada jaringan, noise atau gangguan sinyal yang tidak diinginkan, penarikan panjang kabel dropcore yang melebihi standar SOP. Dari semua rekapitulasi kualitas kecepatan transfer data pada paket 10 Mbps, 20 Mbps dan 30 Mbps pada UseeTv IndiHome dapat disimpulkan bahwa nilai setiap parameter Quality of Service dapat berbeda-beda pada setiap paket yang meliputi kategori buruk, sedang, bagus dan sangat bagus walaupun pada paket yang sama.
INTEGRASI SOLAR HOME SYSTEM DENGAN JARINGNA LISTRIK PLN MENGGUNAKAN KENDALI RELAY DAN KONTAKTOR MAGNET ., Wiranto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di negara kita Indonesia yang memiliki iklim tropis, pemanfaatan energi surya sangatlah memungkinkan untuk diaplikasikan.Khususnya wilayah kota Pontianak, potensi pemanfaatan energi surya sebagai alternatif untuk menghasilkan energi listrik sangatlah mendukung, karena  berdasarkan segi geografisnya kota Pontianak, Kalimantan Barat terletak pada posisi 0°02'24" lintang utara dan 0°05'37" lintang selatan, ditunjang lagi dengan posisi kota yang di lewati oleh garis khatulistiwa sehingga memiliki intensitas cahaya matahari yang baik. Skripsi ini membahas tentang Integrasi Solar Home System Dengan Jaringan Listrik PLN Menggunakan Kendali Relay dan Kontaktor magnet, yang mana dengan mengintegrasikan solar home system dengan sumber energi listrik yang telah tersedia (PLN) diharapkan untuk dapat menghemat atau mengatasi kebutuhan akan energi listrik serta memeperoleh kontinuitas energi listrik yang selalu tersedia untuk rumah tinggal di kota pontianak,. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan perancangan sistem kendali dan mengujianya, kemudian dilakukan pengukuran untuk sistem secara keseluruhan.Dan dilakukan analisis data serta analisis teknologi. Dari hasil pengukuran/pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa, untuk setting saklar tegangan batas atas  26.8V batas bawah 23.8 V, solar home system dengan kapasitas 100 Wp dapat digunakan untuk menyuplai beban 255 watt selama lebih kurang 40-50 menit dengan lama rentang waktu pengisian baterai kurang lebih 180 menit. Untuk setting saklar tegangan batas atas 25.8V batas bawah 23.8 V, solar home system dengan kapasitas 100 Wp dapat digunakan untuk menyuplai beban 255 watt selama lebih kurang 15-20 menit dengan lama rentang waktu pengisian baterai kurang lebih 40-60 menit. Faktor cuaca dan besarnya beban yang digunakan sangat  berpengaruh terhadap lamanya operasi solar home system dalam menyuplai beban. Dan dari hasil pengujian/pengukuran ini menunjukan bahwa Sistem kendali relay dan kontaktor magnet dapat bekerja dengan baik namun masih memiliki kelemahan yaitu terjadinya kedip lampu saat peralihan.(meskipun kedipnya terjadi sangat cepat). Kata Kunci: Integrasi Solar Home System Dengan Jaringan Listrik PLN,Kendali Relay dan Kontaktor magnet,Saklar Sensor Tegangan.