Articles
100 Documents
Perilaku Penyesuaian Diri Santri di Pondok Pesantren
Hadi Pranoto;
Agus Wibowo;
Siti Nafiah
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1058
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku penyesuaian diri santri di Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad Mekarsari Pasir Sakti Lampung Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku penyesuaian diri santri di Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad Mekarsari pasir Sakti Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif desktiptif. Subjek data adalah santri Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad. Data diperoleh menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan model miles yaitu reduksi data. Penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian adalah santri sulit menyesuikan diri karena peraturan yang ada di Pondok Pesantren dan sulit menyesuikan diri karena teman satu asrama memiliki suku yang berbeda karena itu santri sulit menyesuiakan diri. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) Permasalahan penyesuaian diri santri dipondok pesantren santri mengaku sulit menyesuaiakan diri dikarenakan belum terbiasa adanya peraturan dan kegiatan yang ada dipondok pesantren (2) Upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan penyesuaian diri santri yaitu dengan memberikan layanan konseling kelompok dan meminta bantuan kepada santri yang sudah tinggal lebih lama meskipun awal mulai berat karena belum terbiasa dengan peraturan dan kegiatan akan tetapi guru bimbingan dan konseling selalu berupaya memberikan dorongan dan arahan untuk santri yang sulit menyesuaiakan diri.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Buzz Group terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat
Achmad Irfan Muzni;
Agus Wibowo;
Tri Eviliana
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1059
Mengemukakan pendapat merupakan kesanggupan atau kecakapan untuk mengutarakan pikiran, gagasan atau perasaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini Adalah Pengaruh Positif Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Buzz Group Terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik SMK Kartikatama 1 Metro Tahun Pelajaran 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Positif Bimbingan Kelompok menggunakan Teknik Diskusi Buzz Group terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik SMK Kartikatama 1 Metro Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan one group pretest posttest design. Populasi sebanyak 30 peserta didik dan sampel 10 peserta didik dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengambilan data berupa angket dengan model skala likert. Analisis data menggunakan uji t. Hasil diperoleh thitung = 8,9371 ≥ t tabel= 1,83311, signifikasi 0,05. Skor pretetst 40,1 dan posttest 74,4 sehingga terjadi peningkatan 34,3. Hal ini membuktikan bimbingan kelompok menggunakan teknik diskusi buzz group berpengaruh terhadap kemampuan mengemukakan pendapat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif bimbingan kelompok menggunakan teknik diskusi buzz group terhadap kemampuan mengemukakan pendapat peserta didik SMK Kartikatama 1 Metro tahun pelajaran 2019/2020. Saran sebaiknya dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling guru bimbingan dan konseling memberikan layanan yang mendukung untuk peningkatakan kemampuan mengemukakan pendapat peserta didik.
Kerjasama Antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan Wali Kelas dalam Mengatasi Perilaku Bullying
Mudaim Mudaim;
Eis Fitria Lestari
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1060
Bullying merupakan salah satu kenakalan remaja yang biasanya terjadi di lingkungan sekolah. Hal ini perlu mendapat perhatian dari guru dan komponen sekolah lainnya dalam mengangani permasalahan terkait bullying Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kerjasama antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan Wali Kelas dalam mengatasi bullying peserta didik SMP Negeri 1 Trimurjo Tahun Pelajaran 2018/2019”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan metode observasi. Metode wawancara dipergunakan untuk menemukan data yang akurat dari subyek penelitian terkait dengan kerjasama antara guru Bimbingan dan Konseling dan wali kelas dalam mengatasi perilaku bulying peserta didik. Sedangkan yang peneliti wawancarai adalah guru Bimbingan dan Konseling dan wali kelas di SMP Negeri 1 Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan dari hasil analisis diketahui bahwa perlaku bullying yang dilakukan oleh peserta didik, masih tergolong ke dalam bullying ringan. Untuk mengatasi perilaku bullying peserta didik tersebut sebaiknya diperlukan hubungan kerjasama yang bersinergi antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan wali kelas dalam mengatasi perilaku bullying peserta didik.
Pengembangan Media Kartu Karier Berbasis Quick Response (Qr) untuk Pengenalan Karier
Rio Septora;
Armita Permata Sari
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1061
Tujuan pengembangan dalam penelitian ini adalah “mengetahui Pengembangan Kartu karier Berbasis Quick Response (QR), Untuk Pengenalan Karier Di SMP”Jenis penelitian ini adalah Mix Metode yaitu kualitatiif dengan hasil dari saran dan masukan dari validasi ahli. Kemudian kuantitatif dengan hasil dari angket respon peserta didik, dan hasil dari uji validasi dari para ahli. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan prosedure pengembangan dengan melalui 5 tahap pengembangan yang dikembangkan oleh addie, yang pertama kali peneliti lakukan yaitu tahap analisis untuk memperoleh permasalahan lalu selanjutnya tahap design produk dan tahap pembuatan produk dan di uji cobakan oleh 3 ahli untuk mengtahui hasil produk sudah layak digunakan atau perlu perbaikan produk, untuk mendapatkan kelayakan peneliti mengujicobakan kepada ahli materi,bahasa dan media dan tahap akhir yaitu evaluasi.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Sikap Apatis
Hadi Pranoto;
Pratiwi Kartika Putri
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1062
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh positif layanan bimbingan kelompok dan pengaruh terhadap aspek-aspek sikap apatis peserta didik SMA Negeri 1 Pekalongan Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini membahas bimbingan kelompok (X) dan sikap apatis (Y). Penentuan jumlah sampel data dalam penelitian diambil dari kelas XI. Berdasarkan hasil uji beda diperoleh layanan bimbingan kelompok diperoleh perhitungan perhitungan thitung = 3,24 >ttabel = 1,894 dari signifikasi 0,05 dan derajat kebebasan (db = n – 1 = 8 – 1 = 7), dengandemikian Ho ditolakdan Ha diterima. Jadi adapengaruh positif penggunaan layanan bimbingan kelompok terhadap sikap apatis peserta didik simpulan, jika sikap apatis peserta didik ingin dikurangi, maka salah satu layanan yang dapat diberikan guru bimbingan dan konseling yaitu layanan bimbingan kelompok, karena dengan pemberian layanan bimbingan kelompok, peserta didik akan merasa mempunyai wadah untuk menyampaikan keluh kesah terhadap masalah yang dialami, mengungkapkan pendapat, serta memberikan saran dalam ruang lingkup kelompok, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengetahuan yang cukup untuk memanajeman diri agar sikap apatis dapat dihindari.
Penyimpangan Perilaku Seksual pada Santri Pondok Pesantren
Satrio Budi Wibowo;
Achmad Irfan Muzni;
Athur Abdulloh Umar Faqih
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1763
Tujuan adanya penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk penyimpangan perilaku seksual, faktor penyebab penyebab penyimpangan perilaku seksual, dan upaya yang dilakukan santri untuk menekan penyimpangan perilaku seksual pada santri pondok pesantren. Jenisnya studi kasus. Subjeknya Ustadz bagian Kesantrian, santri pelaku penyimpangan perilaku seksual, dan santri korban penyimpangan perilaku seksual. Data yang diperoleh peneliti melalui metode wawancara. Analisis data menggunakan model miles yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan dapat dilakukan dengan cara triangulasi sumber. Simpulan dalam penelitian ini adalah bentuk penyimpangan perilaku seksual yang dilakukan oleh santri adalah memaksa korban untuk melakukan onani kepada dirinya. Santri yang melakukan penyimpangan perilaku seksual terjadi ketika sebelum masuk pesantren dengan sebab pelecehan, Faktor penyebab penyimpangan perilaku seksual terdiri dari faktor internal yaitu santri kurang bisa menahan libidonya, dan faktor eksternal yaitu sering menonton video porno ketika liburan pesantren. Upaya untuk menekan seks yang menyimpang adalah dengan mengindari penyendirian dan bergaul dengan santri yang lain. Sedangkan upaya yang dilakukan pihak pondok untuk menekan penyimpangan perilaku seksual dengan memberikan pendidikan penyimpangan seksual, melakukan pengawasan, membuat peraturan pondok, serta memberikan sanksi kepada santri yang melanggar.
Pengembangan E-Modul Bimbingan dan Konseling untuk Mengenali Minat dan Bakat
Hadi Pranoto;
Satrio Budi Wibowo;
Fikri Haikal
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1764
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan menghasilkan produk berupa E-Modul minat dan bakat untuk peserta didik yang dapat digunakan peserta didik untuk membantu mengetahui minat dan bakat yang sesuai dengan dirinya. Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Subjek data adalah Dosen Universitas Muhammadiyah Metro, Guru Bimbingan dan Konseling, dan peserta didik. Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian ini ialah: E-Modul minat dan bakat merupakan bahan pembelajaran yang dapat digunakan peserta didik dengan tujuan dapat menambah wawasan tentang materi yang ada di E-Modul tersebut. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan layanan untuk Guru Bimbingan dan Konseling, dan menjadi fasilitas pembelajaran untuk peserta didik dalam bahasan materi minat, dan bakat kelas X.
Masalah Perencanaan Studi Lanjut Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19
Agus Wibowo;
Dini Noviana Sari
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1766
The formulation of the problems in this study were (1) the problem of planning for further studies during the covid-19 pandemic experienced by students of SMP Negeri 7 Metro (2) How do students overcome the problem of planning for further studies during the covid-19 pandemic. The objectives of this study were (1) to find out the problem of planning for further studies during the covid-19 pandemic (2) to find out that students overcome the problem of planning for further studiens during the covid-19 pandemic . This type of research is descriptive qualitive. The reseasrch used is through the interview method. The data source is students. Data were analyzed by data validity stages using triangulation techniques. Data analysis using data collection, data reduction, data presentation, drawing coclusions. The conclusions in this study are (1) students experience problems with planning with planning for further studies during the covid-19 pandemic, such as students understanding the type of school, the suitability of talents with the school chosen, the suitability of ideals with the chosen major, students do not know the system zoning (2) How students solve the problemof planning their follow-up study by asking teachers at school, asking parents, asking alumni, and looking for information via the internet.
Pengembangan E-Modul Etika Penggunaan Media Sosial
Satrio Budi Wibowo;
Filipus Davin
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1807
Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan E-modul etika bermedia sosial. Penelitian ini merupakakan penelitian pengembangan, pengembangan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengembangan media E-Modul Bermedia Sosial. Pengembangan media pembelajaran modul ini mengadopsi pada metode 4D ( Define, Design, Develop, Desseminate). Dalam penelitian ini, dilakukan pengembangan media mengikuti langkah-langkah atau prosedur pengembangan 4D. Instrumen validasi dalam penelitian ini menggunakan angket dengan pedoman skor menggunakan skala likert 1-5. Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan maka dalam penelitian ini menghasilkan produk berupa E-modul. Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan 4D atau diadaptasi model 4-P terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, hingga penyebaran. Tahap sebagai pengembangan e-modul etika penggunaan media sosial. E-modul etika penggunaan media sosial termasuk dalam katagori Sangat Layak untuk di gunakan dari hasil penilaian 8 ahli.
Pengembangan Media Audio Visual dengan Konsep Film Bimbingan Konseling Sebagai Layanan Orientasi
Mudaim Mudaim;
Achmad Irfan Muzni;
Hari Setiawan
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1808
Tujuan pengembangan dalam penelitian ini adalah mengembangkan media audio visual dengan konsep film bimbingan konseling sebagai layanan orientasi yang memuat cerita dan permasalahan yang sering muncul pada peserta didik zaman milenial. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Mix Metode yaitu data kualitatif dari hasil saran dan masukan oleh validasi ahli, kemudian data kuantitatif dari hasil skor penilaian validasi ahli dan respon peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE: analisis, desain, development dan evaluasi. Hasil penelitian pengembangan ini: 1) Menghasilkan Media Audio Visual dengan Konsep Film Bimbingan Konseling Sebagai Layanan Orientasi di Sekolah, 2) Media Audio Visual yang dikembangkan sudah mendapatkan penilaian dengan kategori “Sangat Layak” yang diantaranya sebagai berikut: a) hasil validasi ahli media terhadap media audio visual memperoleh skor 84,14% dengan kategori “Sangat Layak”, b) hasil validasi ahli materi terhadap media audio visual memperoleh skor 87,68% dengan kategori “Sangat Layak”, c) hasil validasi ahli bahasa terhadap media audio visual memperoleh skor 87,27% dengan kategori “Sangat Layak”, d) hasil validasi ahli praktisi terhadap media audio visual memperoleh skor 84,14% dengan kategori “Sangat Layak”, e) hasil penilaian respon peserta didik memperoleh skor 86,66% dengan kategori “Sangat Layak”.