cover
Contact Name
Enggar Patriono
Contact Email
epatriono@unsri.ac.id
Phone
+62711580306
Journal Mail Official
biovalentia@unsri.ac.id
Editorial Address
JURUSAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30662 Indonesia
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sriwijaya Bioscientia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 27220680     DOI : https://doi.org/10.24233/sribios
Publikasi karya ilmiah secara berkala melalui jurnal elektronik sebagai tujuan SRIWIJAYA BIOSCIENTIA. Karya ilmiah yang dipublikasi oleh SRIWIJAYA BIOSCIENTIA termasuk dalam bidang ilmu Biologi murni dan Biologi terapan. Biologi murni termasuk Ekologi, Biosistematika, Fisiologi, Biologi Perkembangan, Mikrobiologi, Genetika. Biologi terapan termasuk Bioteknologi dan ilmu-ilmu turunan Biologi murni. Karya ilmiah yang dipublikasi dapat berupa hasil penelitian, studi kasus, review.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2025)" : 4 Documents clear
Pola regenerasi alami (Fase Seedling dan Juvenile) Nypa fruticans Wurmb. pada gradien salinitas di ekosistem mangrove Banyuasin, Sumatera Selatan Indriani, Dwi Puspa; Enjelia, Defania Febri; Sarno; Marisa, Hanifa; Patriono, Enggar; Hardestyariki, Dwi; Setiawan, Doni
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.2.2025.499

Abstract

Nypa fruticans Wurmb. merupakan spesies mangrove yang tumbuh dominan di kawasan Banyuasin dan berperan ekologis dan ekonomis dalam ekosistem mangrove. Salinitas merupakan faktor pembatas dalam distribusi dan regenerasi alami suatu spesies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan, frekuensi, serta pola sebaran seedling dan juvenile N. fruticans pada gradien salinitas di Pulau Payung, Muara sungai Lalan dan Tanjung Buyut kabupaten Banyuasin. Data menunjukkan kerapatan tertinggi pada fase seedling (2976 indiv/ha) di Pulau Payung dengan porewater salinity terendah 4,8‰, sedangkan pada fase juvelile kerapatan tertinggi (373 indiv/ha) di Muara Sungai Lalan dengan porewater salinity sedang (7,3 ‰). Kerapatan terendah pada seedling (119 indv/ha) dan juvenile (27 indv/ha) ditemukan pada porewater salinity tertinggi di Tanjung Buyut (12,4‰). Frekuensi kehadiran seedling dan juvenile memiliki pola yang sama yaitu frekuensi tertinggi (57,1%) pada porewater salinity terendah 4,8‰ (Pulau Payung) dan frekeunsi terendah (6,7%) pada porewater salinity tertinggi 12,4 ‰ (Tanjung Buyut). Pola sebaran pada fase seedling berbentuk berkelompok ditemukan habitat dengan porewater salinity 4,8‰ dan 7,3‰, serta pola seragam pada habitat dengan porewater salinity 12,4 ‰. Sedangkan pada fase juvenil pola sebaran berkelompok hanya terdapat pada habitat dengan porewater salinity 17,3 ‰ dan pola seragam ditemukan pada habitat porewater salinity 4,8‰ dan 12,4 ‰ . Studi ini memperlihatkan bahwa pola regenerasi alami N. fruticans pada fase pertumbuhan yang berbeda memberikan respon yang berbeda terhadap gradien salinitas.
Keanekaragaman dan konservasi satwa liar di ekosistem dataran rendah Rebonjaro, Sumatera Selatan Pragustiandi, Guntur; Aprillia, Ina; Setiawan, Doni; Pormansyah; Sevli, Melto; Iqbal, Muhammad
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.2.2025.503

Abstract

Pemantauan keanekaragaman hayati sangat penting untuk pengelolaan lanskap antropogenik yang berkelanjutan. Penelitian ini menyajikan komposisi dan status konservasi satwa liar di Rebonjaro, Sumatera Selatan, berdasarkan observasi langsung dan wawancara. Sebanyak 78 spesies diidentifikasi dari kelompok mamalia, burung, reptil, dan amfibi. Kekayaan spesies tertinggi ditemukan di habitat hutan sekunder, yang menekankan perlunya perlindungan habitat. Rekomendasi konservasi dibahas berdasarkan Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan regulasi Indonesia saat ini
Analisis keanekaragaman serangga tanah sebagai bioindikator kesehatan ekosistem: studi kasus lahan gambut Desa Perigi, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan Oktariansyah, Yadi; Kamal, Mustafa; Patricia, Margareth
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.2.2025.506

Abstract

Lahan gambut merupakan ekosistem penting yang berfungsi sebagai penyimpan karbon, pengatur tata air, dan habitat biodiversitas, namun rentan mengalami degradasi. Penelitian ini menginventarisasi keanekaragaman serangga tanah di lahan gambut Desa Perigi, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta menilai potensinya sebagai bioindikator kesehatan ekosistem. Survei dilakukan pada Agustus 2023 di lima lokasi dengan karakteristik lingkungan berbeda; data dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener (H’), dominansi (C), dan keseragaman (E). Hasil mencatat 165 individu yang tergolong dalam 12 spesies. Komunitas didominasi oleh Oides sp. (17,58%), Solenopsis invicta (17,58%), dan Gryllus bimaculatus (16,36%), sementara Lasius emarginatus (13,94%), Coelophora maculata (7,88%), dan Solenia sp. (7,88%) juga berkontribusi besar; Tetraphala collaris merupakan spesies dengan kelimpahan terendah (1,21%). Nilai H’ = 2,203 menunjukkan keanekaragaman sedang, dengan pola dominansi yang mengindikasikan kondisi ekosistem tertekan pada sebagian lokasi. Kehadiran spesies sensitif (Salina celebensis) pada mikrohabitat tertentu menandakan sebagian tapak masih relatif baik. Temuan ini menegaskan serangga tanah efektif sebagai bioindikator kesehatan ekosistem gambut dan relevan untuk pemantauan konservasi–restorasi.  
Keanekaragaman dan struktur vegetasi di taman keanekaragaman hayati PT. Tanjung Enim Lestari, Sumatera Selatan Pragustiandi, Guntur; Aprillia, Ina; Yustian, Indra; Setiawan, Arum
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.2.2025.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan keanekaragaman vegetasi di Taman Kehati, PT. Tanjung Enim Lestari Pulp and Paper (TELPP), Sumatera Selatan. Survei dilakukan pada 17–23 Oktober 2022 menggunakan metode purposive sampling dan kuadrat pada empat strata vegetasi (pohon, tiang, pancang, semai). Analisis data meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, Indeks Nilai Penting (INP), serta indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada strata pohon didominasi oleh Vitex pinnata (INP 96,25), diikuti Acacia mangium (39,27) dan Microcos tomentosa (31,49). Pada tingkat tiang, spesies dominan adalah Vitex pinnata (41,68) dan Schima wallichii (38,93). Untuk strata pancang, Microcos tomentosa (48,24) dan Bridelia tomentosa (40,05) memiliki INP tertinggi. Pada strata semai, Murraya koenigii (12,55) mendominasi. Indeks keanekaragaman (H’) secara keseluruhan tergolong sedang pada strata pohon (2,27), tiang (2,78), dan pancang (2,81), serta tinggi pada strata semai (3,61). Temuan ini mengindikasikan bahwa komunitas vegetasi di Taman Kehati berada pada fase regenerasi yang baik dan memberikan dukungan ekologis penting bagi habitat satwa liar serta keberlanjutan lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4