cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
Prediksi Luas Area Terbakar Menggunakan Fire Weather Index dan Frekuensi Titik Panas di Jambi Presli Panusunan Simanjuntak
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.64550

Abstract

Forest fires occur every year in Indonesia, one of the regions with the highest forest fires is Jambi Province. Significant losses and negative impacts due to forest fires cause the need for an effort to prevent forest fires early on with the detection of forest and land fires. One method that can provide information about the level of forest fire based on daily weather data input is the Fire Weather Index (Fire Weather Index / FWI) system, which was first developed by Canada. This study aims to estimate burn area in the Jambi region by using temperature, rainfall, humidity, and wind speed data. Other supporting data are hotspot frequency data from NASA-FIRMS satellites and data fraction of burn area from GFED satellites on a daily scale of the period 2006-2016. In this study an analysis of the relationship between these data variables and burn area estimation was carried out using multiple linear regression methods then validated to see the level of suitability of the output model forecasts. The results showed that the predictor variables that had the highest relationship were hotspots frequency, Buildup Index (BUI), and FWI index with correlation values of 0.888, 0.739 and 0.753, respectively. The estimation model of the resulting burnt area is: Burned Area = -966.6146918 + (7.519631195 × BUI) + (147.4865469 × FWI) + (14.5373858 × Hotspots) + 116, with an RMSE value of 635.524 and MAE of 491.38
Studi Teoretis Respon Optis Dimer Simetris Yuliana Nurmala Dewi; Bintoro Siswo Nugroho; Zulfian Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.65005

Abstract

Telah dilakukan studi secara teoretis untuk mempelajari respons optis sistem yang terdiri dari dua SQD yang dieksitasi dengan cahaya monokromatik. SQD dimodelkan sebagai three-level system dengan menggunakan formalisme density matrix 3 x 3.  Respons optis tersebut didapatkan dengan menyelesaikan persamaan gerak elemen density matrix. Elemen density matrix diselesaikan secara numerik dengan metode Runge-Kutta (4,5). Elemen density matrix menghasilkan nilai populasi dan nilai koheren yang digunakan untuk menghitung respons optis sistem quantum dimer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas medan pengeksitasi memberikan pengaruh pada respons optis SQD. Respons optis tersebut berupa dinamika waktu populasi dan spektrum serapan. Pada dinamika waktu populasi, sistem menunjukkan bahwa meningkatnya intensitas medan pengeksitasi menyebabkan osilasi populasi juga meningkat. Pada spektrum serapan, semakin besar intensitas yang digunakan menyebabkan semakin lebar interval daya serapan dan semakin tinggi puncak spektrum serapan yang dihasilkan.Kata Kunci : SQD, Dimer, Spektrum serapan, osilasi Rabi
Perbandingan Metode Interpolasi Menggunakan Data CHIRPS Untuk Sebaran Curah Hujan Di Kabupaten Kubu Raya Nanda Darmawan; Muliadi Muliadi; Riza Adriat
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.65013

Abstract

Kabupaten Kubu Raya memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang melimpah. Dengan kondisi topografi dan iklim yang ada sangat mendukung investasi dibidang pertanian. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kubu Raya dengan menggunakan data CHIRPS. Tujuan dari penelitian ini untuk mebandingkan metode interpolasi IDW, Kriging, dan Spline untuk mendapatkan metode interpolasi yang paling akurat dan baik. Hasil ketiga metode ini diuji validasi dengan data BMKG di Stasiun Meteorologi Supadio. Hasil interpolasi berdasarkan perbandingan hasil RMSE dari ketiga metode didapatkan masing-masing hasil interpolasi yang menunjukkan rata-rata nilai RMSE dari tahun 2016-2021 yaitu menggunakan metode IDW sebesar 87,41, metode Kriging sebesar 87,3 dan metode Spline 87,41. Oleh karena itu, hasil uji validasi RMSE metode Kriging yang paling akurat dalam pengolahan data curah hujan CHIRPS di Kabupaten Kubu Raya.
Pengaruh Intermediate Level pada Serapan Dua Foton Hero Hartato; Bintoro Siswo Nugroho; Dwiria Wahyuni
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.65048

Abstract

Telah dilakukan penelitian secara teoritis untuk analisis respon optis pada kuantum titik berupa semiconductor quantum dot (SQD) model three level system (3LS) bertipe tangga. Proses eksitasi yang terjadi adalah serapan dua foton (TPA). Studi ini dilakukan untuk analisis pengaruh intermediate level pada TPA. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar jarak tingkat energi ground state ke intermediate level maka semakin besar pula populasi sistem berada pada excited state.  Pada spektrum excited state, semakin besar jarak tingkat energi ground state ke intermediate level maka puncak spektrum akan bergeser ke energi yang lebih besar.
Efek Plasmon pada Suseptibilitas Nanohybrid Quantum Dot-Metal Nanoparticle: Pengaruh Jarak Antar Nanoparticle Sismita Sismita; Bintoro Siswo Nugroho; Radhitya Perdhana
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.65077

Abstract

Telah dilakukan studi teoretis gabungan antara semiconductor quantum dot (SQD) yang dimodelkan sebagai two-level system dan metal nanoparticle (MNP) berbentuk core shell untuk menentukan suseptibilitas dari sistem nanohybrid tersebut. SQD difungsikan secara kuantum dengan formalisme density matrix. MNP difungsikan secara klasik dan dikarakterisasi menurut nilai polarisabilitas yang bergantung pada jenis MNP yang digunakan. Suseptibilitas sistem ditentukan dengan menyelesaikan persamaan gerak elemen density matrix secara analitik dan numerik dengan metode Runge-Kutta-Fehlberg 45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak antara SQD dan MNP yang didekatkan menyebabkan puncak spektrum bagian imajiner suseptibilitas mengalami pelebaran dan bergeser ke energi yang lebih tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5