cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 27 Documents clear
Otomatisasi Suhu dan Waktu pada Thermal Milling Machine Berbasis Mikrokontroler Aji, Renold Sasmita; Lapanporo, Boni Pahlanop; Asri, Asifa
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.268 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.36534

Abstract

Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan otomatisasi sistem berupa suhu dan waktu pada thermal milling machine berbasis mikrokontroler. Hasil pengujian sistem menunjukan bahwa alat dapat mengukur suhu dengan error maksimal sebesar 3%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang telah dibuat dapat bekerja dengan baik dan stabil. Perancangan sistem menggunakan beberapa komponen utama, yaitu sensor suhu termokopel, RTC, dan mikrokontroler ATMega328. Pengujian alat dilakukan dengan memberi input suhu dan waktu pada thermal milling machine. Sistem yang dirancang dapat mengatur suhu dari 35oC sampai 300oC dengan waktu kerja alat hingga 120 menit. Kata Kunci : thermal milling machine, mikrokontroler, suhu.
Respons Optik dan Kinerja Penginderaan Indeks Bias Nanopartikel Perak Berlapis SiO2 Setiadi, Haris; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.354 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.38508

Abstract

Telah dilakukan studi tentang respons optik nanopartikel perak berlapis SiO2 menggunakan metode aproksimasi kuasi-statik. Hasil studi menunjukkan bahwa spektrum efisiensi hamburan cahaya oleh nanopartikel sangat bergantung pada ketebalan lapisan SiO2 dan jari-jari nanopartikel perak. Pertambahan ketebalan SiO2 akan menyebabkan spektrum efisiensi hamburan cahaya mengalami pelebaran (broadening) dan bergeser ke arah panjang gelombang yang lebih besar (redshift) dengan nilai puncak efisiensi hamburan menurun secara eksponensial. Sebaliknya, pertambahan jari-jari nanopartikel perak akan menyebabkan spektrum efisiensi hamburan cahaya mengalami penyempitan dan bergeser ke arah panjang gelombang yang lebih kecil (blueshift) dengan nilai puncak efisiensi hamburan meningkat secara eksponensial. Selanjutnya, diperoleh pula bahwa panjang gelombang puncak spektrum efisiensi hamburan mengalami redshift secara linier akibat peningkatan indeks bias medium di sekitar nanopartikel. Hal ini mengindikasikan bahwa nanopartikel perak berlapis SiO2 berpotensi dalam aplikasi penginderaan indeks bias. Hasil perhitungan kinerja penginderaan indeks bias nanopartikel perak berlapis SiO2 memiliki sensitivitas sebesar 17 nm/RIU dengan nilai figure of merit(FOM) sebesar 6,789  104 RIU-1.
Analisis Potensi Energi Matahari Menggunakan Data Lama Penyinaran Matahari (LPM) Kota Pontianak Islammiyati, Islammiyati; Azwar, Azrul; Sutikno, Sutikno
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.866 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.37408

Abstract

Telah dilakukan analisis potensi energi matahari menggunakan data lama penyinaran matahari (LPM) kota Pontianak, untuk mengetahui hubungan lama penyinaran matahari dan intensitas radiasi matahari terhadap pergerakan semu matahari dan akibatnya. Proses pengolahan data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu pengumpulan data dan perhitungan data, yang meliputi data lama penyinaran matahari, data intensitas radiasi, data temperatur dan data kelembaban yang dicatat dan didokumentasikan oleh BMKG Supadio Pontianak. Dengan menggunakan instrumen Campbell-Stokes yang terdiri dari kertas pias yang telah terbagi: bumi utara (300 lembar), khatulistiwa (200 lembar), bumi selatan (300 lembar) dan AWS (Automatic Weather Station) yang telah terpasang secara digital untuk pengukuran intensitas radiasi matahari. Selanjutnya dari data yang diperoleh kemudian dihitung dengan menggunakan persamaan Penman-Monteith. Hasilnya berupa data rata-rata penyinaran selama 8 jam pada wilayah Kota Pontianak dan data rata-rata hubungan antara temperatur dan kelembaban udara. Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan diperoleh potensi energi matahari rata-rata  mencapai lebih dari 60% dan lama penyinaran matahari sekitar 2-4 jam per hari. Kata Kunci : Energi surya, LPM, Radiasi Matahari, Potensi matahari
Solusi Persamaan Einstein Untuk Lubang Hitam Reissner-Nordström Ekstrem Nirwanasari, Nirwanasari; Hasanuddin, Hasanuddin; Nurhanisa, Mega; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.205 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.36273

Abstract

Dalam penelitian ini, solusi umum persamaan Einstein untuk lubang hitam Reissner-Nordstrӧm ekstrem telah diturunkan dari bentuk standar metrik Schwarzschild. Langkah pertama dari penurunan ini adalah perhitungan semua simbol Christoffel dari komponen-komponen tensor metrik. Simbol Christoffel yang diperoleh dapat digunakan untuk mencari hasil dari tensor Ricci, skalar Ricci, dan tensor Einstein. Selanjutnya, solusi umum persamaan Einstein untuk lubang hitam ekstrem ini dapat dicari dengan membangun perangkat-perangkat persamaan Einstein dan tensor energi momentum. Hasil  substitusi  dari perangkat-perangkat persamaan Einstein akan menghasilkan solusi metrik baru untuk kasus lubang hitam ekstrem. Berdasarkan bentuk metrik yang telah diperoleh dapat dibuktikan bahwa waktu yang  diperlukan untuk suatu benda mencapai horizon peristiwa menuju tak hingga.
Penentuan Debit Aliran di Muara Sungai Pawan Kabupaten Ketapang berdasarkan Parameter Kecepatan Arus dan Kedalaman Sungai Puteri, Martsa Farindi Dwi; Putra, Yoga Satria; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.951 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.38939

Abstract

Debit aliran adalah volume air yang masuk ke badan sungai dalam setiap detik. Debit aliran sangat dipengaruhi oleh kecepatan arus dan kedalaman. Debit aliran di suatu perairan dapat digunakan untuk monitoring dan evaluasi sumber air bersih di suatu perairan. Semakin tinggi nilai debit aliran maka kualitas perairan akan semakin baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kecepatan arus dan kedalaman rata-rata terhadap debit aliran. Nilai kecepatan arus dihitung dengan metode kecepatan arus tiga titik dengan pengambilan data pada kedalaman 0.8 D, 0.5 D, dan 0.2 D. Lebar sungai dihitung dengan mengurangkan koordinat akhir dengan koordinat awal lintasan kemudian di konversi ke dalam satuan meter (m). Kedalaman dihitung secara langsung dengan alat ukur sonar. Nilai kecepatan arus, lebar sungai dan kedalaman digunakan untuk menghitung luas penampang lintasan dan debit aliran dengan metode velocity area mid section. Diperoleh hubungan antara kecepatan arus dan kedalaman terhadap debit aliran berdasarkan pola turun naik grafik yang sama pada nilai kecepatan arus, kedalaman dan debit aliran. Korelasi antara nilai kedalaman dan debit aliran diperoleh dengan nilai   koefisien korelasi logaritmik sebesar 0.9329 dengan persamaan logaritmik kontinu y=10426ln(x)-15477. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa debit aliran di Sungai Pawan sangat dipengaruhi oleh besar nilai kecepatan arus dan kedalaman rata-rata pada sungai tersebut.
Identifikasi Penyakit pada Sel Darah Menggunakan Logika Fuzzy Mamdani Hardianto, Hardianto; Nurhasanah, Nurhasanah
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.736 KB)

Abstract

Identifikasi penyakit darah melalui citra sel darah manusia telah dilakukan menggunakan ekstraksi ciri Gray Level Co-occurrence Matrix dan metode logika fuzzy mamdani. Citra yang digunakan terdiri dari 10 citra leukemia dan 10 citra anemia. Tahap preprocessing diawali dengan memotong citra menjadi 430×307 piksel, kemudian mengubah citra berwarna menjadi citra beraras keabuan (grayscale), menghitung histogram citra, dan melakukan proses segmentasi. Setelah  preprocessing, ciri statistic citra diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurence Matrix 4 arah (0o, 45o,90o, dan 135o) pada jarak d = 1. Fitur yang digunakan pada proses ini adalah kontras, korelasi, energi, dan homogenitas. Data dari ekstraksi ciri diidentifikasi menggunakan logika fuzzy dengan metode inferensi mamdani. Sistem identifikasi ini ditampilkan dalam bentuk Grafichal User Interface. Identifikasi menggunakan metode tersebut menghasilkan akurasi data pelatihan dan data uji, berturut-turut sebesar 93,75% dan 100%. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan pada penelitian ini dapat diaplikasikan untuk mengidentifikasi penyakit sel darah dengan akurasi yang tinggi. Kata Kunci: Citra Sel Darah, GLCM, Logika Fuzzy Mamdani
Interprestasi Data Anomali Medan Magnetik Total Transformasi Reduksi ke Kutub di Laut Flores Rohyati, Eny; Purwanto, Catur; Arman, Yudha; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.314 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.36112

Abstract

Penelitian dengan menggunakan metode magnetik di laut Flores telah dilakukan. Data medan magnet total diukur menggunakan Proton Precision Magnetometer (PPM) dan kapal Geomarin III dengan jumlah lintasan yaitu sebanyak 20 lintasan. Data anomali medan magnetik total selanjutnya dilakukan koreksi diurnal dan koreksi IGRF (International Geomagnetic Reference Field) untuk menghasilkan data intensitas anomali medan magnetik total. Data anomali magnetik total selanjutnya ditransformasi reduksi ke kutub. Pola kontur intensitas anomali medan magnetik total hasil reduksi ke kutub digunakan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan Laut Flores. Berdasarkan peta kontur anomali medan magnetik total dilokasi penelitian secara umum terdistribusi antara -156.1 nT sampai 321.9 nT. Anomali rendah -156.1 nT sampai 0 cenderung mengikuti titik pengukuran yang berdekatan dengan adanya indikasi gunung api bawah laut di lokasi penelitian.Kata Kunci : metode magnetik, anomali medan magnet total, reduksi ke kutub, laut flores

Page 3 of 3 | Total Record : 27