cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PROVINSI KALIMANTAN BARAT B21112019, Renaldi Basri
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Propinsi Kalimantan Barat ”. Dengan variabel bebasnya adalah pertumbuhan ekonomi (X1) dan tenaga kerja (X2) adapun yang menjadi variabel terikatnya adalah pendapatan asli daerah (Y).Penelitian bersifat kasual asosiatifyangmengkaji hubungan antara dua variabel atau lebih. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan uji statistik t dan uji statistik F dan koefisien determinasi. Setelah melakukan pengujian hipotesis dengan program Eviews 7, dan membandingkan hasil uji chow dan hausman, maka didapatkan model yang terbaik untuk penelitian ini yaitu model fixed effect. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel Pertumbuhan Ekonomi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05.Variabel tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05 secara bersama-sama variabel pertumbuhan ekonomi dan tenaga kerja secara signifikan terhadap PAD Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja, Pendapatan Asli Daerah (PAD).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG MAKANAN DAN MINUMAN DI PASAR TERATAI KECAMATAN BENGKAYANG B1011141018, Maya Sari
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG MAKANAN DAN MINUMAN DI PASAR TERATAI KECAMATAN BENGKAYANGMaya SariPenelitian ini dilakukan di Pasar Teratai Kecamatan Bengkayang ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana faktor modal usaha, jam kerja, dan variasi menu terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman di Pasar Teratai Kecamatan Bengkayang. Sumberdata dalam penelitian ini ada 2(dua) macam yaitu data primer dan data sekunder, dan beberapa hasil penelitian literature lainnya. Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 43 pedagang makanan dan minuman. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa: (1). Variabel modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,699 dimana nilai signifikannya sebesar 0,000 dimana nilai signifikan ini lebih rendah dari 0,05. (2). Jam kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,063 dimana nilai signifikannya sebesar 0,609 dimana nilai signifikan ini lebih tinggi dari 0,05. (3). Variasi menu berpengaruh positif namun tidak signifikan terhapat pendapatan pedagang makanan dan minuman yang ditunjukan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,171 dimana nilai signifikannya sebesar 0,137, dimana nilai signifikan ini lebih tinggi dari 0,05.Kata kunci: Pendapatan, modal usaha, jam kerja, variasi menu.
Pengaruh PDRB Sektor Pertanian dan PMDN Kabupaten/Kota Terhadap Kesempatan Kerja di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015 B01112020, Deohipolitus Ipit Deo
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul ini adalah “Pengaruh PDRB Sektor Pertanian dan PMDN Kabupaten/kota terhadap Kesempatan Kerja di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015”Tujuannya adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh PDRB sektor pertanian serta PMDN terhadap kesempatan kerja pada Kabupaten/Kota di Propinsi Kalimantan Barat pada tahun 2011-2015. Adapun yang menjadi variabel bebasnya adalah PDRB sektor pertanian dan penanaman modal dalam negeri dan variabel terikatnya adalah kesempatan kerja.Metode yang digunakan adalah metode kuantatif dimana Jenis data menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat yang berbentuk panel data yaitu gabungan antara time sires dan cross section yang terdiri dari 14 kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Barat selama 5 tahun dari tahun 2011-2105. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis ekonometrika dengan model regresi berganda dan teknik OLS(Ordinary Least Square) dan menggunakan program E-views 8.Hasil PDRB sektor pertanian yang diperoleh menunujukan hubungan negatif dan tidak signifikan. Dengan demikian pengujian hipotesis yang menyatakan bahwa adanya pengaruh PDRB sektor pertanian terhadap kesempatan kerja tidak terima. Hasil penanaman modal dalam negeri yang diperoleh menunjukan hubungan positif dan tidak signifikan. Artinya apabila variabel penanaman modal dalam negeri meningkat maka kesempatan kerja  di Provinsi Kalimantan Barat juga meningkat dengan asumsi ceteris paribus.  Kata Kunci:  PDRB Sektor Ekonomi, Penanaman Modal dalam Negeri atau PMDN, Kesempatan Kerja
Pengaruh Penyaluran Kredit dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Sektor Industri Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2014 B01110036, Nufrika Wulandari Nufrika Wulandari
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini berjudul pengaruh penyaluran kredit perbankan pada sektor industri dan penyerapan tenaga kerja sektor industri terhadap produk domestik regional bruto sektor industri kabupaten/kota di kalimantan barat periode 2010-2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penyaluran kredit perbankan sektor industri dan tenaga kerja sektor industri terhadap produk domestik regional bruto sektor industri Kabupaten/kota di Kalimantan Barat Periode 2010–2014. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan regresi berganda data panel. Data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2010 – 2014 yang terdiri dari 14Kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran kredit sektor industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto sektor industri, dengan nilai t sebesar 0.0367 atau lebih kecil dari 0,05. Tenaga kerja sektor industry berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produk domestik regional bruto sektor industri dapat dilihat dari nilai t sebesar 0.0683 atau lebih besar dari 0,05. Sedangkan  secara bersama-sama diperoleh nilai Fstatistik sebesar 2.555092 dengan nilai probabilitas sebesar 0,000000 lebih kecil dari 0,05 (probabilitas<0,05). Hal ini berarti produk domestik regional bruto sektor industri secara bersama–sama dipengaruhi oleh penyaluran kredit perbankan sektor industri dan tenaga kerja sektor industri.   Kata kunci: Kredit Perbankan,tenaga kerja, dan produk domestik regional bruto sektor industri.
PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF) DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR)TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA riyan, riyan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis ‘’Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia”. Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode tahun 2011 - 2018. Data yang digunakan bersumber Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia melalui publikasi yang terkait. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi  berganda dengan metode kuantitatif dengan menggunakan Eviews9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan Mudharabah,. Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan Mudharabah.  Kata Kunci: Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Mudharabah      1.      Latar BelakangDi Indonesia menganut dual banking sistem yaitu sistem konvensional dan syariah, lembaga keuangan syariah lebih menerapkan prinsip-prinsip syariah (hukum islam). Al-quran dan hadist ialah sumber hukum utama sedangkan sumber hukum Islam yang kedua adalah ijma (kesepakatan para ulama) dan qiyas (anologi). Di Indonesia pertumbuhan dan perkembangan perbankan syariah  Indonesia sangat positif. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan jumlah bank syariah di Indonesia.Dengan adanya bank, masyarakat dapat terbantu untuk melakukan  pembiayaan, baik pembiayaan produktif maupun pembiayaan konsumtif.  Pembiayaan merupakan salah satu bentuk usaha yang dilakukan bank dan sebagai indikator dalam penilaian tingkat kesehatan bank karena yang di berikan pembiayaan pada bank merupakan aktiva produktif yg berpenghasilan terbesar bagi bank.  Pembiayaan juga merupakan pendanaan yang diberikan dari suatu pihak kepada pihak yang lain, mau dilakukan sendiri maupun lembaga untuk mendukung investasi yang direncanakan. Pembiayaan juga bisa diartikan sebagai salah satu usaha yang dapat mumudahkan setiap keperluan masyarakat dalam bertransaksi dengan jarak dekat maupun jauh. Hal ini juga sangat membantu setiap masyarakat yang ingin melakukan usaha. Hal ini akan mempermudah transaksi yang dilakukan, dengan demikian setiap masyarakat akan lebih mudah dalam mengembangkan suatu usaha yang mereka kerjakan.2.      Permasalahan 1.    Apakah Non Performing Financing (NPF berpengaruh terhadap pembiayaan pada bank umum syariah di Indonesia?2.    Apakah Financing to Deposit Ratio (FDR)  berpengaruh terhadap pembiayaan pada bank umum syariah di Indonesia? 3.      Tujuan Penelitian1.      Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh Non Performing Financing (NPF) terhadap pembiayaan pada bank umum syariah di Indonesia.2.      Untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR)   terhadap pembiayaan pada bank umum syariah di Indonesia. 4.      Metode PenelitianPenelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berupa data  Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Mudharabah. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Data yang digunakan untuk penelitian ini bersumber dari otoritas jasa keuangan (OJK). Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis model regresi berganda dan pengolahan data penelitian menggunakan Eviews 9. 4.      Hasil dan PembahasanHasil  penelitian  menunjukkan  bahwa NPF terhadap Mudharabah memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesaar 3459,068 dan nilai probabilitas sebesar 0,0000. FDR terhadap Mudharabah memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 1046,464 dan  nilai probabilitas sebesar 0,0000 5.      Kesimpulan dan SaranKesimpulanBerdasarkan hasil penelitian mengenai Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia dapat disimpulkan :1.      Non Performing Financing (NPF) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan Mudharabah, hal ini menjadi tanda bahwa naik turunnya Non Performing Financing (NPF) selama periode penelitian mempengaruhi pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia secara signifikan.2.      Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan Mudharabah, hal ini menjadi tanda bahwa naik turunnya Financing to Deposit Ratio (FDR) selama periode penelitian mempengaruhi pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia secara signifikan. Saran 1.      Untuk mengatasi keadaan Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) yang masih  mengalami perubahan baik naik maupun turun sebaiknya pihak perbankan syariah perlu melakukan kebijakan yang memberikan nisbah yang kompetitif antara pihak bank dengan nasabah yang lebih menjanjikan agar nasabah terbesut lebih giat dalam melakukan peminjaman dana kepada pihak bank dalam menjalankan usaha yang ingin mereka lakukan.           DAFTAR PUSTAKAAnnisa, S. dan Fernanda, D. (2017). Pengaruh DPK, CAR, NPF dan ROA Terhadap Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Pada Bank Syariah Mandiri Periode 2011-2015. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dharma Andalas: Jurnal P- ISSN 1693 – 3273 E- ISSN 2527 – 3469.Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah Dari Teori ke Praktik. Jakarta: GemaInsani Press.Ihsan, M. (2011). Pengaruh Gross DomesticProduct, inflasi, dan Kebijakan JenisPembiayaan Terhadap Rasio Non PerformingFinancing Bank Umum Syariah di IndonesiaPeriode 2005 sampai 2010. EkonomiUniversitas Diponegoro.Ni’mah, K. (2015). Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Modal Sendiri, Return On Asset (ROA) Dan Financing To Deposit Ratio (FDR) Terhadap Pembiayaan Yang Disalurkan Pada Bank BRI Syariah Pada Tahun 2010-2014. Semarang: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.Rachman, Y. T. (2015). Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), Return On Assets (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Pembiayaan Mudharabah (Survey pada Bank Syariah yang Listing di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2009-2013). Matram: Jurnal No: D237-T05P116.Salman, K. R. (2011). AkuntansiPerbankan Syariah BerbasisPSAK Syariah. Padang: AkademiaPermata.Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.Sulistya, A. D. (2017). Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non PerformingFinancing (NPF) Dan Financing To Deposit Ratio (FDR)Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada PerbankanSyariah Di Indonesia. Yogyakarta: Program Studi ManajemenFakultas EkonomiUniversitas Negeri Yogyakarta.Wardiantika, L. dan Kusumaningtias, R. (2014). Pengaruh DPK, CAR, NPF, dan SWBI Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank Umum Syariah Tahun 2008-2012. Surabaya: Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya.
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto Dan Belanja Daerah Terhadap Pajak Daerah Di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015 B01111124, Vergi Arkadya
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  AbstrakPajak daerah merupakan salah satu indikator pendapatan asli daerah terbesar yang diharapkan mampu menjadi salah satu sumber pembiayaan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan daerah untuk memajukan suatu daerah. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan penerimaan daerah adalah dengan mengetahui sumber dan potensi yang dimiliki masing-masing daerah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan bahwa PDRB dan belanja daerah berpengaruh terhadap penerimaan pajak daerah di Provinsi Kalimantan. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel independen, yaitu jumlah PDRB dan belanja daerah, sedangkan variabel depedennya adalah penerimaan pajak daerah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis linier berganda yang diestimasi dengan alat analisis model regresi panel metode pooled EGLS (Cross-section). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kakimantan Barat. Data yang digunakan adalah data pooling, yaitu gabungan antara data runtut waktu (timeseries) selama 5 (lima) tahun yaitu tahun 2011-2015 dan data silang tempat (cross section) yaitu 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat, sehingga menghasilkan 70 obyek penelitian.Hasil analisis menunjukkan bahwa PDRB dan belanja daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak daerah di Kabupaten/Koua Provinsi Kalimantan Barat. Kata Kunci : Pajak Daerah, Produk Domestik Regional Bruto dan Belanja Daerah Daftar PustakaArianto,S.P. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Daerah Di Kota Surabaya. Jurnal Ilmu dan Riset Akutansi, Vol 3 [1].Widarjono. A (2009). Ekonometrika Pengantar Dan Aplikasinya. Edisi Ketiga. Yogyakarta : EkonesiaAjija, Shocrul.R (2011). Cara Cerdas Menguasai EViess.Salemba Empat. JakartaBatik.K. (2013). Analisis Pengaruh Investasi,PDRB,Jumlah Penduduk Dan Inflasi Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Lombok Barat, Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol 11 [1]. Pemerintah Daerah Kalimantan Tengah.Badan Pusat Statistik. (2011). Kalimantan Barat Dalam Angka 2011. Pontianak : BPS.Badan Pusat Statistik. (2012). Kalimantan Barat Dalam Angka 2012. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2013). Kalimantan Barat Dalam Angka 2013. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2014). Kalimantan Barat Dalam Angka 2014. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2015). Kalimantan Barat Dalam Angka 2015. Pontianak: BPS.Badan Pusat Statistik. (2016). Kalimantan Barat Dalam Angka 2016. Pontianak: BPS.Budiono. (2009). Statistika Untuk Penelitian (Edisi Ke-2). Surakarta: UNS Press.Dedi (2014). APBD Kalbar Capai Rp 961 M. Diakses dari http://pontianak.tribunnews.com/2014/11/05/apbd-kalbar-capai-rp-961-mFahmi.R.,Badjuri, & Jumiati.A. (2015). Analisis Jumlah Penduduk,PDRB,Dan Belanja Daerah Terhadap Pajak Daerah Kabupaten Jombang Periode 1998-2013.Marliyanti.S.D, & Arka.S. (2014). Pengaruh PDRB Terhadap Pajak Daerah Dan Pendapatan Asli Daerah Kota Denpasar. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Undayana, Vol 3 [6], : 265-271).Mangkoesoebroto.G (1987). Ekonomi Publik (Edisi Ke-3). Yogyakarta : BPFE-YogyakartaSuparmoko.(2002). Ekonomi Publik Untuk Keuangan dan Pembangunan Daerah. (Edisi pertama). Yogyakarta.Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: AlfabetaSukirno, Sadono. (2004). Makro Ekonomi. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Suparmono, & Damayanti.W.T (2010). Perpajakan Indonesia Mekanisme Dan Perhitungan. Yogyakarta: ANDIShiska.E. & Nizarudin.A. (2011). Pengaruh Pertumbuhan Penduduk,PDRB Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Pada Kota Pangkal Pinang Periode 2005-2009.Todaro. M.P. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga Jakarta: Erlangga..Todaro.P.M, & Smith.C.S (2011). Pembangunan Ekonomi (Edisi Ke-11). Jakarta: ErlanggaTarigan.R. (2005). Ekonomi Regional Teori Dan Aplikasi (Edisi Revisi). Jakarta:  PT Bumi Akasara 
EVALUASI PROYEK USAHA TANI CABAI RAWIT DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA B1011141085, KURNIAWATI HAKIM NIA
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layak atau tidaknya proyek usaha tani cabai di Kabupaten Kubu Raya Kecamatan Rasau Jaya. Khususnya kepada para petani yang tergolong dalam 8 kelompok tani, terdiri dari empat desa yang mendapatkan bantuan program “Peningkatan Produksi dan Nilai Tambah Holtikultura” yang diberikan oleh Dinas Pertanian Kubu Raya  . Bantuan tersebut berupa bibit cabai jenis Pelita. Data analisis penelitian diperoleh dengan mewancarai langsung pada 8 kelompok tani pada desa Rasau Jaya 1, Rasau Jaya 2, Rasau Jaya 3 dan desa Bintang Mas . Responden berjumlah 40 orang dengan masing-masing diambil 5 orang dari setiap 8 kempompok tani. Masing-masing responden adalah petani percontohan khusus pada usaha tani cabai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode NPV,IRR dan Payback Period. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan  metode NPV dan IRR  menunjukkan bahwa proyek usaha tani cabai di Kabupaten Kubu Raya Kecamatan Rasau Jaya layak untuk dijalankan. Berdasarkan metode Payback Period modal yang dikeluarkan petani akan kembali selama 4 tahun, 7 bulan 14 hari.  Kata kunci: Evaluasi Proyek, NPV, IRR dan Payback Period. 
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Rasio Ketergantungan Dan Upah Minimum Terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Barat Ridwan, Muhammad B01112045
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kemisikinan merupakan masalah bagi semua negara, setiap negara tentunya berupaya untuk mengatasi permasalahan kemiskinan. Mengatasi permasalahan kemiskinan tentunya bukan hal yang mudah bagi setiap negara. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang tentunya memiliki permasalahan kemiskinan tersendiri, permasalahan pengurangan tingkat kemiskinan terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia salah satunya dengan meningkatkan standar hidup serta hidup yang mandiri.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Rasio Ketergantungan dan Upah Minimum terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat selama periode 2010-2014. Teknik analisis data yang di gunakan adalah regresi berganda dengan model fixed effect. Sumber data di peroleh dari Badan Pusat Statistik. Secara parsial PDRB (X1) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan (Y), Rasio Ketergantungan (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan (Y). Upah minimum (X3) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan (Y). Secara simultan Produk Domestik Regional Bruto dan Rasio Ketergantungan berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT Triana, Triana
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI KALIMANTAN BARATOleh:TrianaUniversitas TanjungpuraABSTRAK     Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pertumbuhan ekonomi sektor primer, sekunder dan tersier terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini tergolong penelitian explanatory research ( menunjukkan sebab akibat). Data yang digunakan adalah data sekunder di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2013-2015 yang diperoleh dari data publikasi Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi sektor primer dan sektor sekunder  berpengaruh positif dan signifikan dan pertumbuhan ekonomi sektor tersier berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan  pertumbuhan ekonomi terhadap pertumbuhan penyerapan tenaga kerja sektor primer berpengaruh positif, sedangkan sekunder berpengaruh negatif dan signifikan sedangkan sektor tersier berpengaruh positif dan tidak signifikan. Variabel di dalam model bersama-sama memiliki pengaruh sekitar 81,50 persen  terhadap penyerapan tenaga kerja, sedangkan 18,40 persen dipengaruhi oleh variabel lain.Kata Kunci :   Penyerapan Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi Sektor Primer, Pertumbuhan Ekonomi Sektor Sekunder dan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Tersier.                                                                        DAFTAR PUSTAKAAzizah. (2014). Elastisitas Penyerapan Tenaga kerja Pada Sektor-Sektor Perekonomian Di Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal ilmiah, Universitas Batanghari Jambi. 14(3) : 11-25 Adisasmita, R. (2005).  Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta: Graha ilmu.Amir, A. (2007). Pembangunan dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Dalam Era Globalisasi. Bogor: Biografika. Badan Pusat Statistik. (2017). Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat. Pontianak: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2017. Pontianak: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kota Pontianak dalam Angka 2016. Pontianak. BPS Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Ketapang dalam Angka 2016.  Ketapang: BPS             Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Sambas Dalam Angka 2016. Sambas: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Bengkayang Dalam Angka 2016. Bengkayang: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Landak Dalam Angka 2016. Landak: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Mempawah Dalam Angka 2016. Mempawah: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Sanggau Dalam angka 2016. Sanggau: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Sintang Dalam Angka 2016. Sintang: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten  Kapuas Hulu Dalam Angka 2016. Kapuas Hulu: BPS. Badan Pusat Statistik.  (2017). Kabupaten Sekadau Dalam angka 2016. Sekadau: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Melawi Dalam Angka 2016. Melawi: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Kayong utara Dalam Angka 2016. Kayong Utara: BPS. Badan Pusat Statistik.  (2017). Kabupaten Kubu Raya Dalam Angka 2016. Kubu Raya: BPS. Badan Pusat Statistik. (2017). Kota Singkawang dalam Angka 2016. Kota Singkawang: BPS. Deliarnov (2015). Ekonomi Politik. Jakarta: Erlangga. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (2016). Tenaga Kerja Asing yang Bekerja di provinsi Kalimantan Barat. Pontianak: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kurniasih,E.P  & Agustini,Y. (2017). Pengaruh Investasi PMDN, PMA dan Penyerapan tenaga kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten /Kota di Provinsi kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan. Vol, 6 (2) 97-119. Gujarati, D. N. (2012). Dasar-Dasar Ekonometrika Edisi Kelima. Jakarta: Salemba Empat. Hakim, R. A. (2017). Sektor Tersier dan Kesempatan kerja di Indonesia. Jurnal fakultas EKonomi, Universitas Muhammadiyah Surakarta. 3(1) : 50-57 http://antaranews.comberita/sektor-pertanian-paling-banyak-serap-tenaga-kerja https://pontianak.tribunnews.com/2012/11/29/belum-mampu-beri-lapangan-kerja.                                                                                                                    http://republika.co.id/amp/modhzq https://www.kompasiana.com/pembangunan-pemerataan-infrastruktur-indonesia http://www.neraca.co.id/ hambat-pertumbuhan-ekonomi-pergeseran-sektor. https://pontianak.tribunnews.com/2012/11/29/belum-mampu-beri-lapangan-kerja.                                                                                                                    Indradewa, A. G. I., & Natha, S. K.  (2014). Pengaruh Inflasi, PDRB, Dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan tenaga Kerja Di Provinsi Bali. E-Jurnal EP Unud. 4(8) : 923-950 Ishak, F. A. (2013). Pengaruh Nilai Tambah sektor Pertanian Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kalimantan Timur. Jurnal agribisnis Indonesia. 1(1) : 1-5 Jayadi, S. D. (2015). Peran Pertumbuhan Ekonomi dalam Menurunkan Kemiskinan di Tingkat Provinsi di Indonesia Tahun 2004–2012. Modus, 28 (1): 87-99. Jhingan, L. M. (2016). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan.Jakarta: Rajawali Pers. Kuncoro, M. (2010). Dasar- Dasar Ekonomika Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. LaLonde and R.H. Topel. 1991. "Labor Market Adjastment to Increased Immigration". In J.M. Abowd and R.B. Freeman (Eds.). Immigration, Trade and the Labor Market. Chicago: University of Chicago Press. pp. 201-234. Mankiw, G. N. (2007). Makroekonomi. Jakarta: Erlangga. Mayanti,  A.,  Syaparuddin., & Achmad, E. (2013). Analisis Sektor Primer Dan Kesempatan Kerja di Kabupaten Bungo. Jurnal Ilmu Ekonomi, Universitas Jambi. 1(1) : 51-62. Nurrohman, R., & Arifin, Z. (2010). Analisis Pertumbuhan Ekonomi Dan penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Malang. 8(1) : 248-260. Purwasih, H. (2017). Pengaruh Pertumbuhan sektor industry Terhadap Penyerapan tenaga Kerja Di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Fakultas Ekonomi, Universitas negeri Surabaya. 5(1) : 1-5. Prastyadewi, I. M. (2014). Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perdagangan Hotel Dan Restoran Di Provinsi Bali. Jurnal Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasaraswati Denpasar. 4(2) : 110-117. Putra, W. (2018). Perekonomian Indonesia (Penerapan Beberapa Teori Ekonomi Pembangunan di Indonesia). Depok: Rajawali pers. Rochmani, S. T. Purwaningsih, Y., & Suryantoro, A. (2016). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Di Jawa Tengah. Jurnal Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret. 16(2) : 50-61. Setiawan., Kusrini, D. E. (2010). Ekonometrika. Yogyakarta: Andi. Simanjuntak, P. (2001). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Universitas Indonesia.  Sitanggang, R. I. (2004). Pengaruh Struktur Ekonomi Dan Penyerapan Tenaga Kerja Sektoral. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, FEUI, 5(1) : 41-50. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta. Sukirno, S. (2006). Makro Ekonomi Modern. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Sukirno, S. (2011) . Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers. Sjafrizal. (2014). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: Rajawali Pers. Tambunan, T. (2011).  Perekonomian Indonesia, Kajian Teoritis dan Analisis Empiris, Jakarta.: Ghalia Indonesia. Todaro, M. P. (.2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi VII, Jakarta: Erlangga. Todaro, M. P & Stephen . S. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi VIII. Jakarta: Erlangga. Todaro, P. S. dan Smith, C. S. (2011). Pembangunan Ekonomi Edisi Kesebelas. Jakarta:Erlangga. Venturini, A. 1999. "Do Immigrant Working Illegally Reduce the Native Legal Employment? Evidence from Italy". Journal of Population Economics 12: 135-154. Wahyuningsih, T. (2009). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Primer, Sekunder, Dan Tersier Di Provinsi Maluku. Jurnal Fakultas Ekonomi, UIN Malang.4(1):1-10.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF OPN UNEMPLOYMENT AND INFLATION ON PER CAPITA INCOME IN WEST KALIMANTAN FROM 2009 TO 2009 B01112053, RAMADHAN
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Per Capita income is an indicator used to view the progress of development of countries in the world. The world Bank uses per capita income to classify countries in different income groups i.e. low income, lower middle income, middle income, upper-middle income, and high income countries so that income per capita can be used as an indicator of standard of living or welfare of the population of a country. The purpose of this study is to find out the effect of the rate of open unemployment and inflation on per capita income in the province of west Kalimantan in the period from 2009 to 2013. The data analysis technique used was multiple regression wit a fixed effect model. The data were obtained from the central Bureau of statistics. Partially, the rate of unemployment had a significant negative effect on per capita income. Inflaton had significant negative effect on per capita income. Simultaneously, the rate open unemployment and inflation had a significant effect on per capita income. Keywords: Per capita income, Rate of Unemployment, Inflation

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue