cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas (ROA) Bank Umum Di Indonesia Tahun 2009-2017 B1011131146, Mulya Fajar Rahmawan
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas (ROA) Bank umum di inonesia dengan variabel bebas (X) yaitu good corporate governance , loan to deposit ratio , net perfotming loan , net intrest margin dan capital asset ratio terhadap variabel terikat (Y) yaitu profitabilitas bank yang dihitung dengan return on asset. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat pengumpulan data menggunakan buku-buku literatur, jurnal-jurnal atau sumber yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis linear berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan hipotesis bahwa profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap good corporate governance pada bank umum di Indonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap net peforming loan pada bank umum di Inonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap loan to deposit ratio pada bank umum di Indonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap net intrest margin pada bank umum di Indonesia. Profitabilitas bank yang di wakili oleh return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap capital asset ratio pada bank umum di Indonesia. Kata Kunci : Return on asset, good corporate governance, net peforming loan, loan to deposit ratio, net intrest margin dan capital asset ratio.
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN JUMLAH TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA PONTIANAK B01111031, Rendi Perdiyanto
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study entitled "Analysis of Effect of Government Spending And Labor AgainstEconomic Growth Pontianak. The research objective was to determine the effect of the analysisof labor and government expenditure in Pontianak on economic growth in Pontianak.Government expenditure consists of direct and indirect expenditures, which is one of thegovernment's fiscal policy and economic growth through the GDPKeywords: government spending, employment and economic growth.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JAM KERJA PETANI LIDAH BUAYA DI KELURAHAN SIANTAN HULU KECAMATAN PONTIANAK UTARA B1011131121, Rizky Maulidah
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor–faktor apa saja yang mempengaruhi jam kerja petani lidah buaya di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara.. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang sumber datanya didapatkan dengan cara survei langsung ke lapangan.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa luas lahan dan pendapatan secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap jam kerja petani lidah buaya Kelurahan Siantahn hulu Kecamatan Pontianak Utara. Sedangkan jumlah anggota keluarga, lama bertani, pendidikan, usia berpengaruh tidak signifikan terhadap jam kerja petani lidah buaya di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara. Kata Kunci : Jumlah Anggota Keluarga, Lama Berusahatani, Pendidikan, Luas Lahan, Usia, Pendapatan, Jam Kerja.DAFTAR PUSTAKA Aryanto, A. (2004). Alokasi Waktu dan Ekonomi Rumah Tangga Pekerja pada Sektor Industri Formal berdasarkan Gender. Institut Pertanian Bogor . Azwar.S. (1997). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Baruwadi. (2008). Analisis Keunggulan Komoditas Hortikultura di Provinsi Gorontalo. Gorontalo , -. Basu Swasta, I. (2005). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: LIberty. http://pertanian.pontianakkota.go.id/produk-unggulan-detik/4-lidah-buaya.html Feriyanto, N. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Indonesia. UPP STIM YKPN , -. Fitriadi. (2013). Analisis Fktor-faktor yang Mempengaruhi Curahan Waktu Tenaga Kerja Wanita dalam Usahatani Jeruk Siam (Citrus Nobilus Van Microcorva) di Desa Pusaka Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Universitas Tanjungpura Pontianak , -. Hartono, B. (2005). Curahan Tenaga Kerja Keluarga di Usaha Ternak Sapi Perah Kasus Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang Jawa Barat . Universitas Brawijaya Malang , -. Hernanto, F. (1993). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penerbit Swadaya. Husein, U. (1999). Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. Kotler, K. (2007). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Indeks. Mubyarto. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial. Mustafa, Z. E. (2013). Mengurangi Variabel Hingga Instrumentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu Ratina, N. E. (2007). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Curahan Waktu Tenaga Kerja Wanita. Universitas Mulawarman , -. Rinaldi. (2005). Analisis Permintaan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Pengolahan di Sumatra Utara. Universitas Syiah Kuala Banda Aceh , -.  Saragih, B. (2004). Kuliah Tamu Perkembangan Mutakhir Pertanian Indonesia dan Agenda Pembangunan ke Depan . Universitas Brawijaya . Sholeh, M. (2007). Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja Serta Upah : Teori Serta Beberapa Potretnya di Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta , -. Sinungan, M. (2009). Produktivitas Apa dan Bagaimana. Jakarta: Bumi Aksara. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D) . Bandung: Alfabeta. Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukirno, S. (2013). Mikro Ekonomi Teori Pengantar . Jakarta: Grafindo Persada. Sukirno, S. (2001). Pengantar Makro Ekonomi. Jakarta: Grafindo Persada. Sumarsono, S. (2003). Manajemen Koperasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Tjiptono, F. (2008). Strategi Bisnis Pemasaran . Yogyakarta: Penerbit Andi. Widarjono, A. (2013). Ekonometrika dan Aplikasinya . Jakarta: Ekonosia.  
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA KECAMATAN BANYUKE HULU KABUPATEN LANDAK (STUDI KASUS DI DESA UNTANG) B21110017, Supriyanto
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study was to produce a change in the management of Village Allocation Fund (VAF), which includes the planning, implementation and monitoring. The study results showed that 40% of the total allocation of Village Fund is in compliance with statutes and regulations. The funds ware mostly used to finance allowances/intensive village apparatus and BPD. Meanwhile 60% of the total funds were used for physical development or rural infrastructure such as roads of Rabat Concrete and economy business potency of savings and loans rural communities. This study also indicated that physical participation of rural communities both in planning, implementation, and monitoring of activities originating from the Village Allocation is less maximal. Keywords: Village Fund Allocation management, planning, implementation, and  monitoring.
PENGARUH NILAI TUKAR TERHADAP KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA DI INDONESIA B01112006, RIYAN SUHADI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisatawan mancanegara adalah orang asing  yang datang ke Indonesia dan melakukan perjalanan dari tempat kediamannya tanpa menetap ditempat yang didatanginya atau hanya untuk sementara waktu tinggal ditempat yang didatanginya. Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dapat dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya biro perjalanan wisata, jumlah akomodasi, faktor kemanan dan nilai tukar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar nilai tukar mempengaruhi kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana dengan metode ordinary least square (OLS). Sumber data diperoleh dengan mengumpulkan jurnal-jurnal, artikel dan skripsi yang sudah dipublikasi serta megumpulkan data-data sekunder yang diperoleh dari situs Bank Indonesia, Situs Kemenpar, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia sebesar 36,7 % sedangkan 63,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dihitung dalam penelitian ini.Kata kunci: Nilai tukar, Kunjungan wisatawan, pariwisata
ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO DAN JUMLAH DANA DEPOSITO BERJANGKA TERHADAP COST OF FUND PADA PERBANKAN DI KALIMANTAN BARAT B21108009, Fera Sulastri
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya atau beban bunga dalam istilah bank di sebut biaya dana atau cost of fund. Cost of fund merupakan biaya dana yang harus dikeluarkan oleh pihak bank untuk memperoleh sejumlah dana tertentu dari nasabahnya baik simpanan giro, tabungan, dan deposito. Manajemen bank juga dituntut untuk setiap saat dapat mengetahui pergerakan biaya atas dana-dana yang dihimpunnya sehingga tidak terjadi kesalahan dalam menentukan besarnya biaya dana yang harus ditanggung oleh bank. Kenaikan tingkat suku bunga tidak diikuti dengan kenaikan cost of fund. Hal ini tidak sesuai dengan teori yang ada, yang menyatakan bahwa semakin besar suku bunga yang dibebankan terhadap bunga simpanan, semakin tinggi pula biaya dananya demikian pula sebaliknya. Sehingga diperlukan adanya penelitian mengenai hal tersebut. Fenomena ini disebabkan karena dari tahun ke tahun perbankan di Kalimantan Barat mengikuti kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan BI rate dan cost of fund yang menjadi beban bank mengalami fluktuatif. Metode penulisan dalam skripsi ini adalah metode survey dan alat analisanya adalah dengan metode kuantitatif. Penelitian menyimpulkan sebagai berikut: 1) Tingkat suku bunga deposito berpengaruh tidak signifikan secara individu terhadap Cost of Fund dan 2) Dana deposito berjangka berpengaruh signifikan secara individu terhadap Cost of Fund.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRICE EARNING RATIO PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2009-2012 B1012131006, Faishal Amin
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh FDR, NPF, ROA dan CAR terhadap Pembiayaan kepada pihak ketiga perbankan syariah di Indonesia. Variabel independen terdiri dari Financing to Deposit Ratio(FDR) , Non-Performing Finance (NPF), Return on Asset (ROA)dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Penelitian ini menggunakan data sekunder dan diolah kembali oleh penulis. Data sekunder diperoleh dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Regresi Linear Berganda dengan jenis penelitian deskriptif-kuantitaitf yang menjelaskan hubungan antara variabel dependen dan independen.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pembiayaan kepada pihak ketiga dengan nilai probabilitas sebesar 0,68 dan nilai koofisien sebesar -0,003. NPF berpengaruh negatif dan tidak signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,19 dan nilai koofisien sebesar -0,07. ROA berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai probability 0,00 dan nilai koofisien sebesar -0,08, dan CAR berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,005 dan angka koofisien 0,04     Kata kunci : Finiancing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing ratio (NPF), Return on Asset (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Pembiayaan perbankan syariah di Indonesia
PENGARUH PENDAPATAN PERKAPITA DAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN SEKTOR PERTANIAN DI KALIMANTAN BARAT PERIODE 2010-2014 B01110055, Imanuel
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled "Effect of Per Capita Income And Agriculture Labor Against Agricultural Sector Growth In West Kalimantan Period 2010-2014" with the aim Testing the effect of per capita income and labor to growth in the agricultural sector districts / cities in West Kalimantan.The method used in this type of research is explanatory research by using secondary data, panel data comprising data time series and cross section from 2010 to 2014. The program processed by computer using software economics views (E-views). using fixed effect method Panel Least Square (PLS).The results of the discussion concluded that based on the t-statistic capita income has no effect significantly to agricultural growth with a probability value of 0.7367 is greater than 0.05%, agricultural labor has a significant influence on the growth of the agricultural sector with a probability value 0.0022 less than 0.05%. While the f-test statistic (synchronously) can be seen from the probability value of 0.0000177 f-statistic is less than 0.05%, which means jointly capita income and agricultural labor affect the growth of the agricultural sector. Determination test showed R2 value of 0.509141 means that 50.91% variable agricultural growth can be explained by per capita income and agricultural labor.Keywords : Growth in the agricultural sector, per capita income and agricultural labor
PENGARUH KESEHATAN, PENDIDIKAN DANPENGELUARAN PERKAPITA TERHADAP KEMISKINANDI KALIMANTAN BARAT B1011141089, Tri Agus Maulani
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kesehatan, pendidikan, dan pengengeluaran per kapita terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode  observasi 2012 - 2016. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat  maupun publikasi lainnya yang terkait. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi  berganda data  panel  dengan  model  regresi  Common Effect Weight.  Data  diolah dengan menggunakan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dalam tenaga medis negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Kesehatan dalam angka harapan hidup berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Pendidikan  dalam jumlah guru berpengaruh  negatif  dan  tidak signifikan  terhadap kemiskinan. Pendidikan dalam jumlah murid berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Pengeluaran per kapita berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Kata Kunci: angka kemiskinan, kesehatan, Pendidikan, Pengeluaran Per Kapita   RINGKASAN SKRIPSIPENGARUH KESEHATAN, PENDIDIKAN DAN PENGELUARAN DI KALIMANTAN BARAT 1.      Latar BelakangKebijakan pengentasan kemiskinan yang  dilakukn seringkali kurang memperhatikan karakteristik dan konteks lokal masyarakat miskin. Misalnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak diikutidengan penyediaan lapangan pekerjaan sehingga tidak mampu mengatasi masalah kemiskinan. Terbatasnya kesempatan kerja merupakan salah satu penyebab seseorang menjadi miskin karena peluang untuk memperoleh pendapatan menjadi semakin kecil. Kemiskinan mengakibatkan jutaan anak - anak tidak bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas, kesulitan membiayai kesehatan, tidak adanya tabungan, kurangnya lapangan pekerjaan, kurangnya jaminan sosial dan kurangnya akses ke pelayanan publik. Kemiskinan, menyebabkan masyarakat melakukan apa saja demi kelangsungan hidup, bahkan rela menerima upah yang tidak sepadan dengan biaya tenaga yang dikeluarkan. Jadi penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata - rata pengeluaran per kapita perbulan di bawah garis kemiskinan.2.        PermasalahanApakah terdapat pengaruh signifikan tenaga kesehatan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat?Apakah terdapat pengaruh signifikan angka harapan hidup terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat?Apakah terdapat pengaruh signifikan tenaga pendidikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat?Apakah terdapat pengaruh signifikan jumlah murid terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat?Apakah terdapat pengaruh signifikan pengeluaran perkapita terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat?3.        TujuanPenelitianUntuk menguji dan menganalisis pengaruh tenaga kesehatan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Untuk menguji dan menganalisis pengaruh angka harapan hidup terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Untuk menguji dan menganalisis pengaruh tenaga pendidikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Untuk menguji dan menganalisis pengaruh jumlah murid terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengeluaran per kapita terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.4.      MetodePenelitianPenelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif berupa data kesehatan yaitu tenaga kesehatan dan angka harapan hidup, pendidikan yaitu jumlah guru dan jumlah murid, pengeluaran per kapita dan kemiskinan di Kalimantan Barat tahun 2012 - 2016. Penelitian ini akan dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Data yang digunakan untuk penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis ekonometrika dengan model regresi berganda dengan teknik OLS (Ordinary Least Square) dan pengolahan data penelitian menggunakan Eviews 9.HasildanPembahasanHasil  penelitian  menunjukkan  bahwa kesehatan dalam tenaga medis berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesaar -0,140221dan nilai probabilitas sebesar 0,5958. kesehatan dalam angka harapan hidup berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesar 29,18556 dan nilai 0,5268. Pendidikan dalam jumlah guru berpengaruh negatif dan tidaksignifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesar -0,463234 dan nilai probablitas sebesar 0,1553. pendidikan dalam jumlah murid berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesar -2,765277 dan nilai probabilitas sebesar 0,0022. pengeluaran per kapita berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesar -5,571301 dan nilai probabilitas sebesar 0,1365.Kesimpulandan SaranKesimpulanTenaga medis menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Angka harapan hidup berpengaruh posirif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Jumlah guru berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat.Jumlah murid memiliki pengaruh secara negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Hal ini karena jumlah murid meningkat dan banyaknya orang yang bekerja sehingga berpengaruh pada kemiskinan.Pengeluaran perkapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Barat. Selain itu uji Determinasi (R2) menunjukkan bahwa 79,43% variabel bebas (kesehatan,pendidikan dan pengeluaran per kapita) mempengaruhi variabel terikat (kemiskinan), sisanya dipengaruhi oleh variabel diluar variabel bebas.SaranUntuk mengurangi jumlah kemiskinan yang semakin meningkat, pemerintah hendaknya meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan serta menyediakan lapangan pekerjaan karena kemiskinan masih menjadi masalah utama dalam pembangunan suatu negara. Kesehatan, pendidikan dan pekerjaan merupakah hal utama dalam mengatasi kemiskinan tersebut karena jika seseorang memperoleh pendidikan atau bahakan menempuh tingkaat pendidikan yang tinggi serta memiliki tubuh yang sehat untuk bekerja dan memiliki pekerjaan serta mendapatkan penghasilan untuk konsumsi maka artinya kesejahteraan orang tersebut telah meningkat dan kemiskinan akan berkurang, sehingga masalah kemiskinan di Kalimantan Barat dapat teratasi.DAFTAR PUSTAKAAnggadini, F. (2015). “Analisis Pengaruh Angka Harapan Hidup, Angka Melek Huruf, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Pendapatan Domestik Regional Bruto Perkapita Terdapkemiskinan Pada Kabupaten/ Kota Di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2010-2013”. Vol. 3 No. 7, Juli 2015. Universitas Tadulako.Arsyad, L. (2009). “Ekonomi Pembangunan”. Edisi Keempat. Bagian Penerbitan STIE Yogyakarta: YKPN.Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat---------Statistik Angka Kemiskinan di Kalimantan Barat Tahun 2012 - 2016---------Statistik Jumlah Tenaga Medis di Kalimantan Barat Tahun 2012 - 2016---------Statistik Angka Melek Huruf di Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Jumlah Guru di Kalimantan Barat tahun 2012 – 2016---------Statistik Angka Harapan Hidup di Kalimantan Barat  2012 – 2016---------Statistik Pengeluaran Perkapita di Kalimantan Barat 2012 – 2016Duwila, U. (2016). “Pengaruh Pendidikan, Pengangguran Dan Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kawasan Timur Indonesia (KTI)”. Vol. X, No. 1, Mei 2016, Universitas Pattimura.Fithri, N. & Kaluge, D (2017). “Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Sektor Pendidikan dan Kesehatan terhadap Kemiskinan”. Vol. 15, No. 2, Desember 2017.Fatturrohmin, R. (2011). “Pengaruh PDRB, Harapan Hidup dan Melek Huruf terhadap Tingkat Kemiskinan”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarifhidayatullah Jakarta.Kumalasari, M. (2011). “Analisis Pertumbuhan Ekonomi, Angka Harapan Hidup, Angka Melek Huruf, Rata – Rata Lama Sekolah, Pengeluaran Perkapita, Dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Jawa Tengah”. Universitas Diponegoro.Kuncoro, M. 1997. “Ekonomi Pembangunan Teori masalah dam Kebijakan”.Yogyakarta : Cetakan ke III, UPP AMP YKKN.Lisnawati, D. (2017). “Pengaruh Tingkat Kesehatan, Tingkat Pendidikan Dan Investasi Terhadap Kemiskinan Di Kota Padang”. (STKIP) PGRI Sumatera Barat, Padang.Nurwati, N. (2008). “Kemiskinan : Model Pengukuran, Permasalahan Dan Alterbatif Kebijakan”.Vol. 10, No. 1, Januari 2008,Universitas Padjadjaran.Pengeluaran Untuk Konsumsi Penduduk Indonesia PerProvinsi (2016)Permana, A, Y. (2012). “Analisis Pengaruh PDRB, Pengangguran, Pendidikan, Dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan Di Jawa Tengah Tahun 2004-2009”. Universitas Dipponegoro. Semarang.Rimawati, E. (2004). “Modul Ekonomi Kesehtan_Prodi S1” KesMas : FKM UNDINUSRise, A., Dwinda, D, L., & Yolanda, U, H. (2015). “Pengaruh Pendidikan, Pengangguran dan Kesehatan Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Sumatera Barat”. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sumatera Barat.Suharto, E. (2009). “Kemiskinan & perlindungan social di Indonesia Menggagas Model Jaminan Sosial Universal Bidang Kesehatan”.Bandung: AlfabetaSukirno, S. (1996).“Pengantar Teori Makroekonomi edisi kedua”.Jakarta : PT. RajaGrafindoPersada.Sukirno, S. (2008). “Makro Ekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran dariKlasik Hingga Keynesian Baru”. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.Sisca, H, V., Hamzah, A., &Syachlad, N, M. (2013). “Pengaruh Kesempatan Kerja, Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Aceh”.Vol. 1, No. 4, November 2013. Universitas Syiah Kuala.Sudiharta, P, S, P.&Sutrisna, K. (2014). “Pengaruh Pdrb Per Kapita, Pendidikan, Dan Produktivitas Tenaga Kerja Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Bali”.Vol. 3, No. 10, Oktober 2014. Universitas Udayana.Todaro, M, P. & Stephen, C, S. (2006).”Pembangunan Ekonomi edisi kesembilan”. Jakarta: ErlanggaTodaro, M, P. (2006). ”Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga” . Jakarta:Erlangga.Tjiptoherijanto, P. & Soesetyo, B. (1994). ”Ekonomi Kesehatan”.Jakarta:PT Rineka Cipta.Todaro, M, P. (1994). “Pemabagunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi Kedua”,Terjemahan Haris Munandar, Penerbit Erlangga, Jakarta.Triwiyanto, T. (2014). “Pengantar Pendidikan”. Jakarta : Bumi AksaraWoyanti, N. (2018). “Pengaruh PDRB, Pendidikan, Kesehatan, Dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Jawa Tengah (2011-2015)”. Vol. 33, No 1, Januari 2018. Universitas Diponegoro.Widyasworo, R. (2014). “Analisis Pengaruh Kesehatan, Pendidikan dan Angkatan Kerja Wanita Terhadap Kemiskinan di Kabupaten Gersik”. Fakultan Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.
Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Finance (NPF), Dan Inflasi Terhadap Penyaluran Pembiayaan Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Di Indonesia Tahun 2010-2017 B01112118, Septian Jati Pribadi B01112118
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peranan penting bagi pembangunan ekonomi melalui fungsi intermediasinya yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk pembiayaan. Dalam kegiatan operasionalnya BPRS harus mampu menjaga tingkat likuiditasnya agar bank mampu memenuhi kewajiban kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya dengan cara melihat dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang menyebabkan peningkatan dan penurunan penyaluran pembiayaan baik itu faktor internal maupun faktor eksternal.Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh variabel Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Finance (NPF), dan Inflasi Terhadap penyaluran pembiayaan pada bank permbiayaan rakyat syariah (BPRS) di Indonesia selama periode 2010 -2017. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program olah data Eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen DPK berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembiayaan dengan tingkat signifikansi 0.0000 < 0.05, NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembiayaan dengan tingkat signifikansi 0.0125 < 0.05, dan Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembiayaan dengan tingkat signifikansi 0.0331 < 0.05. Secara serempak ke tiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembiayaan.Kata Kunci : DPK, NPF, Inflasi, Pembiayaan

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue