cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ANALISIS BIAYA PRODUKSI, PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA B1011131114, Eko Indrianto Indrianto
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKecamatan Rasau Jaya adalah salah satu daerah yang memiliki produktivitas yang cukup tinggi dalam produksi jagung di Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar biaya produksi rata-rata, besarnya produktivitas rata-rata, serta pendapatan petani komoditi jagung di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang diperoleh dari hasil pembagian kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan keuntungan yang didapat petani tergantung kepada jumlah produksi yang dihasilkan. Masih banyak petani yang pendapatannya masih rendah bahkan ada yang merugi dikarenakan biaya produksi lebih besar dari hasil yang diperoleh, hal itu disebabkan dari keterbatasan lahan, kurangnya perhatian terhadap usahatani jagung, serta mahalnya biaya untuk perawatan tanaman jagung tersebut.Kata Kunci : Usahatani Jagung, biaya produksi, produktivitas, pendapatan
ANALISIS PERKEMBANGAN PERTUMBUHAN JUMLAH NASABAH PADA BANK BRI UNIT SAMBAS B01107048, Agus Zuliardi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Bank BRI Sambas is a company or a state-owned banking institutions angaged in banking or finance has been progressing quite rapidly both in raising funds and loans given to customers and the development of an increasing number of clients. The problem in this study is how the development of customers growth in the Bank Rakyat Indonesia Unit Sambas. This study aims to analyze customer growth at Bank Rakyat Indonesia Unit Sambas. This study used a descriptive method is a method of analysis that depicts a real situation in order to obtain the facts and then processed into data for further processing in order to obtain a conclusion. To obtain primary data is done by spreading the questionnaire and conduct a question and answer directly to the respondents, while the secondary data obtained from the data bank documentation BRI Sambas. From the results of the qualitative analysis can be seen in the banks customer growth BRI Sambas number of debtor and creditor clients in general from year to year continues to increase. And the banks role ad Agent of Trust, Agent of Service, and Agent of Development is quite good especially for the BRI Unit Sambas. Suggestion that the author of Sambas BRI bank should maintain and enhance public trust in order to further the development of the customer base as well as the association of public funds and the borrowing of funds to communities to increase even more, the Sambas BRI bank in an effort to increase savings and loans should be more intense longer do promotion and introduce the activities banking activities including banking facility supporting themselves so that customer know more clearly about the wide range of banking activities, the bank should give more credit to customers who will make loans to venture capital than for consumption, as if to capital the business or economic activity will increase incomes sambas. Key Words : Agent of Trust, Agent of Service, and Agent of Development.
PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PENGANGGURAN TERDIDIK DAN PENGANGGURAN USIA MUDA DI INDONESIA B01110045, DOMINICA DEVI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Bonus Demografi Terhadap Pengangguran Terdidik Dan Pengangguran Usia Muda Di Indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bonus demografi terhadap pengangguran terdidik berdasarkan jenjang pendidikan dasar ke bawah, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi serta pengangguran usia muda di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengunakan   data panel (cross section dan time series), yang diperoleh dari kantor Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Alat analisis yang dipakai untuk mengolah data yaitu menggunakan Eviews 6. Observasi data sebanyak 132 dari 33 provinsi di Indonesia  selama periode 2010 sampai 2025 pada bonus demografi dan 2010 sampai 2013 pada pengangguran terdidik dan pengangguran usia muda. Hasil regresi sederhana dari penelitian ini menunjukkan bahwa bonus demografi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik jenjang pendidikan tinggi, pengangguran usia muda di perkotaan dan di persedaan di Indonesia. Bonus demografi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terdidik jenjang pendidikan dasar ke bawah.  Bonus demografi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik jenjang pendidikan menengah di Indonesia. Kata Kunci : bonus demografi, pengangguran terdidik, pengangguran usia muda.
THE EFFECT OF BANKING CREDIT ON ECONOMIC GROWTH IN WEST KALIMANTAN YEAR 2007 - 2016 B1011131089, NIA KURN
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis entitled "The Effect Of Banking Credit On Economic Growth In West Kalimantan in 2007-2016". Based on existing empirical evidence, the purpose of this study is to examine whether investment credit, working capital credit and consumption credit affect economic growth in West Kalimantan. The data used in this study is time series data and tested by ordinary least square method (OLS). Data is processed by computer using software program economics views 8 (E-views 8).The result of the analysis shows that the variable of investment credit and working capital credit have an insignificant effect on economic growth in West Kalimantan, while consumer loan variable has significant effect to economic growth in West Kalimantan.Keywords: Investment Credit, Working Capital Loan, Consumption Loan and Economic Growth
Hubungan Kausalitas Antara Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah di Indonesia Putriadi, Monica
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk untuk menganalisis hubungan kointegrasi dan kausalitas antara penerimaan pemerintah dan pengeluaran di Indonesia pada tahun 2012 -2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan data dianalisis menggunakan metode Kointegrasi dan Causality Granger.          Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hubungan kausalitas antara penerimaan dan pengeluaran pemerintah di Indonesia memiliki hubungan jangka panjang yang dibuktikan dengan uji kointegrasi dimana nilai trace statistik lebih besar dari critical value  pada α = 5%. Dari hasil uji stasioneritas data melalui uji unit root, data penerimaan dan pengeluaran pemerintah di 33 provinsi Indonesia yaitu stasioner pada tingkat first difference. Data penerimaan pemerintah dinyatakan stasioner dilihat pada nilai probabilitas dan nilai ADF, dimana nilai ADF (4.871401) lebih besar dari test critical value (4.018748) pada tingkat signifikansi 1% dan (3.439267) pada tingkat signifikansi 5%. Dan untuk data pengeluaran pemerintah juga dinyatakan stasioner dibuktikan pada nilai probabilitas dan nilai ADF, dimana nilai ADF nya (5.390107) lebih besar dari test critical value (4.023975) pada tingkat signifikansi 1% dan (3.441777) pada tingkat signifikansi 5%.  Untuk hasil uji Lag Length Criteria diperoleh bahwa data provinsi di Indonesia terletak pada lag length 2 yang mempunyai nilai paling optimal. Hal ini berdasarkan pada pertimbangan bahwa lag yang direkomendasikan oleh SC yang ditunjukkan dengan tanda bintang (*) yang menunjukkan lag optimal. Dari hasil uji di atas dapat di ketahui bahwa hubungan antara penerimaan dan pengeluaran pemerintah di Indonesia tidak memiliki hubungan dua arah (timbal balik) hanya memiliki hubungan searah yaitu, penerimaan pemerintah mempengaruhi pengeluaran pemerintah. Artinya, perubahan nilai penerimaan yang akan diterima pemerintah akan mempengaruhi nilai pengeluaran yang akan dikeluarkan.                   Kata Kunci : Hubungan Kausalitas, Penerimaan, Pengeluaran.1.      Latar BelakangSetiap perusahaan dituntut untuk  mengoptimalkan sumber daya ekonominya guna untuk meningkatkan daya saing produknya di pasar dan juga selalu berusaha keras dalam berinovasi terhadap produk maupun jasanya agar mampu bertahan dari persaingan. Dari data yang di dapat terdapat 6 kecamatan di Kota Pontianak yang membuka usaha toko pakaian yaitu  315.  Kecamatan Pontianak kota merupakan kecamatan yang paling banyak masyarakatnya membuka usaha toko pakaian di bandingkan dengan kecamatan yang lain yaitu berjumlah 165 orang yang membuka usaha toko pakaian di Pontianak Kota. Selanjutnya diikuti oleh kecamatan Pontianak Barat dengan jumlah 60 orang, Sedangkan kecamatan Pontianak Tenggara merupakan kecamatan yang hanya sedikit masyarakat membuka usaha toko pakaian yaitu hanya sebanyak 5 orang.2.      PermasalahanKarena hasil penelitian terdahulu bervariarif dan adanya ketidakonsistenan tentang kausalitas yang menyatakan bahwa, terdapat hubungan dua arah antara penerimaan pemerintah dan pengeluaran pemerintah, selanjutnya terdapat juga hasil hubungan satu arah antara penerimaan pemerintah ke pengeluaran pemerintah dan sebaliknya yaitu pengeluaran pemerintah ke penerimaan pemerintah dan terdapat juga hubungan jangka panjang dan jangka pendek. Berdasarkan pernyataan tersebut, peneliti ingin mengetahui di Indonesia mengalami hubungan kausalitas yang bagaimana, apakah satu arah,dua arah dan hubungan jangka panjang atau jangka pendek?3.      Tujuan PenelitianUntuk menganalisis Hubungan Kointegrasi antara Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah di Indonesia.Untuk menganalisis Hubungan Kausalitas antara Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah di Indonesia.4.      Metode PenelitianPenelitian ini menggunakan metode kointegrasi dan causality granger, dimana penelitian ini dimaksudkan menggunakan data berupa angka untuk menjelaskan pengaruh antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer yang di dapatkan dari kuesioner dan jurnal-jurnal ilmiah yang ada hubungan antara modal usaha, tenaga kerja dan lama usaha yang dapat mendukung penelitian ini.   5.      Hasil dan PembahasanHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan jangka panjang antara penerimaan dan pengeluaran pemerintah dilihat dari nilai trace statistic lebih besar dari critical value pada α = 5 persen untuk hypothesized at most 1 yang berarti variabel penerimaan dan pengeluaran di Indonesia berintegrasi sebanyak dua kali. Untuk uji stasioneritas data, bahwa variabel penerimaan pemerintah di Indonesia dinyatakan stasioner probabilitas 0.0005 dan nilai ADF statistic sebesar 4.871401 dimana nilai tersebut lebih besar dari test critical value sebesar 4.018748 pada signifikansi 1% dan 3.439267 pada tingkat signifikansi 5%. Variabel pengeluaran juga dinyatakan stasioner, nilai probabilitas sebesar 0.0001 dan nilai ADF statistik sebesar 5.390107 dimana nilai tersebut lebih besar dari test critical value sebesar 4.023975 pada signifikansi 1% dan 3.441777 pada tingkat signifikansi 5%. Untuk uji lag length, data penerimaan dan pengeluaran Indonesia optimal pada lag length 2 yg direkomendasikan oleh SC dengan bukti tanda *. Terakhir untuk hasil uji kausalitas granger memberikan hasil variabel penerimaan dan pengeluaran pemerintah tidak memiliki hubungan dua arah dan hanya memiliki hubungan searah yaitu dari penerimaan ke pengeluaran pemerintah.6. Kesimpulan Hasil dari penelitian ini adalah variabel penerimaan dan pengeluaran pemeritah di Indonesia pada tahun 2012 – 2016 memiliki hubungan jangka panjang.Untuk uji kausalitas granger memberikan hasil variabel penerimaan dan pengeluaran pemerintah di Indonesia pada tahun 2012 – 2016 tidak memiliki hubungan timbal balik dan hanya memiliki hubungan searah yaitu variabel penerimaan mempengaruhi pengeluaran pemerintah.7. RekomendasiUntuk Pemerintah .     Pemerintah perlu menjaga hubungan keseimbangan jangka panjang antara penerimaan dan pengeluaran pemerintah di indonesia sehingga penerimaan pemerintah dapat dijalankan dengan baik sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan untuk kegiatan perekonomian Indonesia kedepannya. Dan untuk bagian penerimaan, pemerintah harus selalu berusaha untuk meningkatkan penerimaan – penerimaan Negara agar anggaran yang akan digunakan untuk proses pembangunan perekonomian Indonesia ke depannya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Untuk penelitian selanjutnya     Penelitain selanjutnya agar lebih mengembangkan penelitian ini dengan melihat factor lain yang dapat mempengaruhi penerimaan pemerintah, misalnya dengan, tingkat investasi maupun pertumbuhan ekonomiDAFTAR PUSTAKAAbdulrasheed, B. (2017). Causality between Government Expenditure and Government Revenue in Nigeria. Department of Economic Planning, Research & Statistics Federal Capital Territory Administration, Abuja, FCT Nigeria. Vol.4, No.9Bolat, S. (2004). hubungan kausal antara pendapatan pemerintah dan pengeluaran dari pemerintah Yordania selama periode 1990 – 2011. Journal Economic. Yordania Government.Ender, W (2004), Applied Econometrika Time Series Second Edition.Ginting, Ripka, Serildahnaita, dkk. 2010. Analisis Kausalitas Antara Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah di Indonesia. Jurnal Mepa Ekonomi.Iriqat, R (2016). GDP and Tax Revenues-Causality Relationship in Developing Countries: Evidence from Palestine. Department of Business Administration, Faculty of Administrative and Financial Sciences, The Arab American University, Palestine. Vol.8, No.4.Khatoon, S. (2009). Government Expenditure and  Tax Revenue, Causality and Cointegration: The Experience of Pakistan (1972–2007). 48:4Kuncoro, M. (2011). Teori dan aplikasi untuk bisnis & ekonomi “Metode Kuantitatif”Loganathan, N. (2008). Causality Between Tax Revenue And Government Spending In Malaysia. The International Journal of Business and Finance Research. Universiti Malaysia Terengganu. Vol.2, No.2.Mankiw, N. (2006). Pengantar Ekonomi Makro. Edisi Keempat. Erlangga JakartaPapapetrou, E. (1999). Sebuah Pengajuan Terhadap Hubungan Kausalitas Antara Belanja Pemerataan Dan Pendapatan Pemerintah: Sebuah Analisis Kointegrasi. Vol,4. No,2Parmawati, E. (2004). Kausalitas Penerimaan, Belanja Dan PDRB Kabupaten/Kota di Indonesia. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.Qudair, K. (2005). The Relationship between Government Expenditure and Revenues in the Kingdom of Saudi Arabia: Testing for Cointegration and Causality. Department of Economics College of Administrative Sciences. Vol.19, No.01.Retnowati, S. (2014). Hubungan Kausalitas Antara Penerimaan Pajak dan Pengeluaran Pemerintah di Indonesia Tahun 1980 – 2012. Jurnal Ekonomi. Universitas SurakartaRingoringo, Yuki, Samuel, B dan Heryanto, Ganna, Arya. 2006. Kausalitas Pengeluaran Pemerintah dan Penerimaan Pajak Indonesia 1970 – 2002. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol. 21, No 2.Soebagiyo, Indrawati. (2006). Analisis Uji Kausalitas Penerimaan Pajak Dan Pengeluaran Pemerintah Di Kota Surakarta Tahun 1978 – 2003. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Universitas Surakarta. Vol.7,No.2Sriyana, J. (2009). A Causality Relationship Between Tax Revenue And Government Expenditure In Indonesia. Economic Journal of Emerging Markets. Faculty of Economics, Uvinersitas Islam Indonesia.Sukirno, S. (2010). Makroekonomika Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Radja Grafindo Persada, Jakarta.Wahyu, W (2009). Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews edisi-II, Yogyakarta. UPP STIM YKPN.Zeaud, H. (2015). The Causal Relationship between Government Revenue and Expenditure in Jordan. Department of Economic, Economic Journal and Business. Deputy Dean of Faculty of Finance and Business Administration, Al al-Bayt University.
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NON PERFORMING LOAN (NPL) BANK UMUM DI KALIMANTAN BARAT B21108011, Andriani
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai pengaruh faktor ekonomi makro yang terdiri atas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), inflasi, dan BI Rate terhadap Non Performing Loan (NPL) Bank Umum di Kalimantan Barat. NPL adalah indikator kinerja bank dalam mengelola kredit. PDRB, inflasi, dan BI Rate dipilih karena faktor ekstern bank tersebut berpotensi mengurangi kemampuan debitur untuk melunasi pinjamannya sehingga menyebabkan terjadinya NPL. Penelitian ini merupakan penelitian kausal yang menyelidiki hubungan sebab-akibat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk runtun waktu (time series) dengan 6 tahun penelitian (2004-2010). Data diperoleh dari Kajian Ekonomi Regional (KER) Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Kaliamantan Barat. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang terdiri dari uji pengaruh simultan, parsial, uji korelasi dan koefisien determinasi. Sebelum dilakukan uji regresi, data melalui pengujian asumsi klasik yang terdiri atas uji normalitas, multikolinearitas, dan heterokedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), inflasi, dan BI Rate secara simultan berpengaruh terhadap Non Performing Loan (NPL) Bank Umum di Kalimantan Barat, namun secara parsial hanya BI Rate yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL. Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa PDRB, suku bunga, dan inflasi dapat menjelaskan perubahan yang terjadi pada NPL sebesar 55% sementara sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara variabel bebas dengan variabel terikat. Kata kunci: Non Performing Loan (NPL), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), inflasi, dan BI Rate. Abstract This research discusses about the influence of macro economics factors that consist of Gross Domestic Regional Product (PDRB), inflation and BI interest rate towards Non Performing Loan (NPL) of Conventional Common Bank in West Borneo. NPL is the indicator of bank financial performance in managing the loan. GDRP, inflation, and BI interest rate are chosen because those external factors are potentials to reduce the borrowers capacity to pay their installment that will lead to NPL. This research is a causal research that investigates cause and effect correlation. Data used in this research is secondary data in the form of time series data which comprises 6 research periods (2004-2010). The data are obtained from Economics Regional Study of Bank Indonesia (KER) and West Borneo Statistic Centre Board (BPS). Data is analyzed by using multiple linier regressions that consist of simultaneous influence test, partial influence test, correlation test and determination coefficient test. Before performing regression test, the data passes classical assumption test which consist of normality, multicolinearity, and heteroscedastisity. The result of this research shows that PDRB, inflation and BI interest rate simultaneously influence Non Performing Loan (NPL) ) of Conventional Common Bank in West Borneo, but partialy only BI Interest Rate which has positive and significant influence towards NPL. Determination coefficient test shows that PDRB, BI interest rate, and inflation can explain 55% changes in NPL while the rest of it are explained by other variables which are not observed in this research. The correlation test shows a very strong correlation between independent and dependent variables. Keywords: Non Performing Loan (NPL), Gross Domestic Regional Product (PDRB), inflation and BI interest rate
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Landak Utama B01110006, Taufiq Andi
Jurnal Curvanomic Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Landak”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hubungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Landak.   Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu dengan mengolah data sekunder yang kemudian dilakukan analisis terhadap objek penelitian tersebut sesuai dengan tujuan penelitian. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berbentuk data tahunan periode 2001-2013 yang di terbitkan Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat dan Kabupaten Landak.   Hasil perhitungan dan analisis data, maka dapat dijelaskan bahwa variabel PDRB berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, dengan meningkatnya PDRB akan mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Landak. Sedangkan tingkat  pengangguran pengaruhnya tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Faktanya tingkat pengangguran di Kabupaten Landak relatif kecil sehingga tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Landak.   Kata kunci: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Pengagguran dan Tingkat Kemiskinan
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) TERHADAP BELANJA MODAL KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2011-2015 B1013131047, Daniel Gultom
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the strengths supporting the implementation of development in the region is the availability of capital expenditure budget. Acquisition of fixed assets will increase the capital stock. Supported by the readiness of facilities and infrastructure of public goods economic activities will be smooth. Economic growth and people's welfare are the goals of local governments to achieve in accordance with the mandate of regional autonomy and the implementation of decentralization. The local government in financing the capital expenditure is financed from the Regional Budget (APBD) based on the legislation. This study aims to examine the influence of factors of Local Original Revenue (PAD) and General Allocation Fund (DAU) to the dependent variable of capital expenditure. Keywords: Pendapatan Asli Daerah (PAD), General Allocation Fund (DAU), Capital Expenditure.
PERAN TENAGA KERJA WANITA DALAM EKONOMI RUMAH TANGGA (Studi Kasus Pada Wanita Pekerja Penitik Batu Di Desa Pulau Kumbang Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara) syah, radian
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendapatan keluarga adalah jumlah penghasilan riil dari seluruh anggota keluarga yang ada dalam rumah tangga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam rumah tangga. Pada umumnya alasan wanita terdorong untuk mencari nafkah karena tuntutan ekonomi rumah tangga yang tidak terpenuhi. Pendapatan suami saja belum dapat mencukupi kebutuhan keluarga. Dalam peneltian ini dari 37 pekerja penitik batu di Desa Pulau Kumbang mereka memberikan kontribusi terhadap ekonomi keluarga, 31  responden berkontribusi dibawah atau <25% terhadap pendapatan keluarganya. 5 orang responden berkontribusi diatas >25% <50% tehadap pendapatan keluarganya. 1 orang yang berkontribusi diatas >50%             Kata kunci : peran tenaga kerja wanita, ekonomi keluarga1. Latar BelakangPembangunan ekonomi merupakan suatu proses yang dilakukan terus-menerus yang dapat mengkibatkan suatu perubahan perekonomian kearah yang lebih baik. Partisipasi perempuan di bidang ekonomi ialah salah satu indikator meningkatnya kesejahteraan. Dimana perempuan merupakan agen pengembangan yang perannya begitu dibutuhkan dalam perkembangan perekonomian suatu negara.  Pada saat ini wanita merupakan kaum yang terdidik, memiliki hak-hak yang sama dengan lelaki, mereka bebas untuk memilih bekerja sehingga mereka bisa menghasilkan pendapatan yang mandiri, hal ini merupakan tanda dari kesejahteraan rumah tangga lebih meningkatA. Permasalahan PenelitianBerapa besar kontribusi pendapatan wanita pekerja penitik batu di desa pulau kumbang terhadap pendapatan rumah tangga ?Faktor apa saja yang mempengaruhi wanita ingin bekerja sebagai penitik batuB. Tujuan penelitianUntuk mengetahui dan menganalisis kontribusi pendapatan wanita penitik batu di desa pulau kumbang dalam ekonomi rumah tangga.Untuk mengetahui dan menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi wanita ingin bekerja sebagai penitik batu di Desa Pulau Kumbang.2.      Kajian Literatur              Peran wanita dalam keluarga merupakan peranan yang dilaksanakan perempuan karena menduduki posisi dalam masyarakat. Peran wanita dalam keluarga dengan melakukan pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mengasuh anak, melayani suami, merupakan suatu kegiatan produktif yang secara tidak langsung menambah pendapatan keluarga. Menurut Sayogyo (2005), keikutsertaan perempuan dalam usaha meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memajukan daerah adalah merupakan perwujudan dari perannya secara dinamis dari kedudukan dan status perempuan dalam suatu sistem sosial tempat perempuan tersebut berada.A.    Kajian EmpirisPenelitian yang penulis lakukan tidak lepas dari penelitian - penelitian sebelumnya sebagai dasar untuk menyusun kerangka pikir atau arah penelitian ini, Bersumber dari penelusuran pustaka yang telah dilakukan, penulis menemukan beberapa sumber penelitian terdahulu yang berkaitan dengan masalah kontribusi perempuan dalam perekonomian keluarga, sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan dibawah, diantaranya:1)      Dian Ayu Liana Dewi ( 2015 ), yang berjudul tentang “Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Perekonomian Keluarga Studi Kasus Di Desa Gunem Kabupaten Rembang”. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif deskriptif ini adalah data yang umumnya berbentuk katakata, gambar, dan sebagian besar bukan berbentuk angka. Data tersebut yang dimaksud adalah meliputi transkip wawancara, catatan observasi di lapangan, dokumentasi foto-foto, serta dokumenlainnya. Termasuk deskripsi mengenai situasi wilayah penelitian di dalamnya. Hasil penelitiannya adalah  Kontribusi di aspek ekonomi, yakni para ibu rumah tangga memberikan kontribusinya dalam aspek ekonomi yang dinilai dari kerajinannya dalam bekerja serta usahanya dalam menyisihkan pendapatan mereka. 3. Metode penelitianAnalisis statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi ( Sugiyono, 2013:207-208). Mengenai data dengan statistik deskriptif peneliti perlu memperhatikan terlebih dahulu jenis datanya. Jika peneliti mempunyai data diskrit, penyajian data yang dapat dilakukan adalah mencari frekuensi mutlak, frekuensi relatif(mencari persentase),4. Hasil dan Pembahasankontribusi responden tehadap pendapatan keluarganya didominasi oleh kelompok kontribusi rendah, karena 83,78% atau 31 orang responden berkontribusi dibawah atau <25% terhadap pendapatan keluarganya. Kelompok kontribusi sedang  sebesar 13,51% atau berjumlah 5 orang responden berkontribusi diatas >25% <50% tehadap pendapatan keluarganya. Sedangkan pada kelompok kontribusi tinggi sangat kecil yaitu sebesar 2,71% atau hanya berjumlah 1 orang yang berkontribusi diatas >50% pada pendapatan keluarganya5. Kesimpulan dan SaranKesimpulanKontribusi responden terhadap pendapatan keluarga cukup rendah, dari 37 responden yaitu sebesar 83,78%  (31 orang) berkontribusi rendah, berkontribusi sedang sebesar 13,51% ( 5 orang), Sedangkan kontribusi tinggi sebesar 2,71% berjumlah (1 orang). Rata rata kontribusi 37 responden terhadap pendapatan keluarga sebesar 21,85%SaranDengan jenis pekerjaan yang berat dan kontribusi pendapatan yang rendah terhadap ekonomi rumah tangga, sebaiknya pekerja wanita penitik batu di Desa Pulau Kumbang memilih pekerjaan lain yang lebih ringan ataupun mereka lebih fokus untuk mengurus sawah merekaDAFTAR PUSTAKADewi P.M., (2012), “Partisipasi tenaga kerja perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga”, Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol. 5 No. 2 Tahun 2012Hubeis AVS.2010. Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa IPB Press.BogorHugeng, S., (2011), “Alokasi waktu kerja dan kontribusi perempuan terhadap pendapatan keluarga di permukiman transmigrasi Sei Rambutan SP 2”, Jurnal Ketransmigrasian Vol. 28 No. 2 Desember 2011. 125-134Hughes, Helen. Keberhasilan Industrialisasi di Asia Timur.1992. PT. Gramedia Pustaka Umum. JakartaIhromi. (2004). Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor IndonesiaKuncoro, M.,(2009), Metode Riset untuk Bisnis & Ekonomi: Bagaimana Meneliti dan Menulis Tesis, Cetakan I, Edisi 3, Penerbit Erlangga, Jakarta.Malayu S.P, 2003, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi, Bumi Aksara, Jakarta.Mardiana, D., Fatchiya, A., Kusumastuti, Y., I (2005), “Profil Wanita Pengolah Ikan Di Desa Blanakan Kabupaten Subang, Jawa Barat”, Buletin Ekonomi Perikanan Vol. VI. No.1 Tahun 2005Megawangi, Ratna. 2009. Pendidikan karakter; Solusi tepat untuk membangun Bangsa. Jakarta: Indonesia Heritage FoundationNugraheni S.W., (2012), “Perandan Potensi Wanita dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Keluarga Nelayan”, Jurnal of Educational Social Studies ISSN 2252-6390Puspitawati, Herien, Megawati Simanjuntak dan Latifatul Hayati, (2012), “Kontribusi Ekonomi dan Peran Ganda Perempuan serta pengaruhnya terhadap Kesejahtraan subjektif”, jur.llm.Kel. &Kons.,Januari 2012, p :11-18Sajogyo. 2005. Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.Siagian, Sondang., P. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Pertama). Jakarta: Binapura Aksara.Soekanto, Soejono. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar .Jakarta.PT Raja Grafindo Persada.SugengHaryanto (2008) Peran Aktif Wanita Dalam Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga Miskin: Studi Kasus Pada Wanita Pemecah Batu Di Pucanganak Kecamatan Tugu Trenggalek Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 9, No. 2, Desember 2008Sunarto, K., (2004), Pengantar Sosiologi, Edisi Ketiga, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.Sri AyuKurniati (2016) ”  Analisis Partisipasi Tenaga Kerja Wanita Dan Kontribus iPendapatan (StudiKasus Agroindustri PatinDesa Koto Mesjid Kabupaten Kampar, Provinsi Riau)” Jurnal Dinamika Pertanian Volume XXXII Nomor 1 April 2016Sri Budiantari, Ni Nyoman dan Rustariyuni, S.D., (2013), “Pengaruh  Faktor Sosial Demografi Terhadap Curahan Jam Kerja Pekerja Perempuan pada Keluarga Miskin di Desa Pemecutan Kaja Kecamatan Denpasar Utara”, EJurnal Ekonomi Pembangunan UniversitasUdayana Vol. 2, No. 11, November 2013Stevin M.E. Tumbagedkk (2017) ” Peran Ganda Ibu Rumah Tangga  Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Desa Allude Kecamatan Kolongan Kabupaten Talaud” e-journal “Acta Diurna” Volume VI. No. 2.Tahun 2017Swasono, Y., dan Sulistyaningsih, E., (1983), Metode PerencanaanTenagaKerja : Tingkat Nasional, Regional dan Perusahaan, Cetakan I, Edisi I, Penerbit BPFE, Yogyakarta.Todaro, M.P., (2006), Pembangunan Ekonomi, Edisi 9, Penerbit, Pearson Education Limitied, United Kingdom.
THE INFLUENCE OF GOVERNMENT EXPENDITURE AND ECONOMIC GROWTH ON EMPLOYMENT REGENCY / CITY IN PROVINCE WEST KALIMANTAN YEAR 2009-2013 B01111035, Kartika Jannah
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this research is "The Influence of Government Expenditure and EconomicGrowth on Employment Regency / City in Province West Kalimantan Year 2009-2013". Thisstudy aims to determine the effect of government expenditure and economic growth onemployment. This study used quantitative descriptive method using panel data regression model,as well as R Square test, F test and t test to test the hypothesis whether government expenditureand economic growth effect on employmentThese results indicate that of government expenditure the positive effect amounted to0.013112 and significant, while of economic growth the positive effect amounted to 0.041885and significant employment opportunities in the regency / city in Province West Kalimantan2009-2013. The coefficient of determination (R2) amounted to 0.892243, which means themagnitude of the impact that government spending and economic growth Regency / City inProvince West Kalimantan Year 2009 to 2013 amounted to 89%, while the remaining 11% areinfluenced by other factors.Keywords :employment Opportunity, government Expenditure, economic growth

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue