cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, NILAI TUKAR DAN SUKU BUNGA TERHADAP TINGKAT INFLASI INDONESIA B01110082, ARIE HIDAYAT ARIE
Jurnal Curvanomic Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar Dan Suku Bunga Terhadap Tingkat Inflasi Indonesia”. Dengan tujuan Menguji pengaruh jumlah uang beredar,  nilai tukar dan  suku bunga terhadap tingkat inflasi Indonesia. Metode yang digunakan dalam jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan mengunakan data sekunder yaitu data panel yang terdiri dari data time series dan cross section dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. diolah dengan komputer mengunakan program sofware economics views (E-views). menggunakan metode fixed effect dengan metode Panel Least Square (PLS).   Hasil dari pembahasan menyimpulkan bahwa berdasarkan uji t-statistik jumlah uang beredar dan nilai tukar berpengaruh signifikan sedangkan suku bunga memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Sedangkan uji f-statistik (serempak) dapat dilihat dari nilai probabilitas f-statistik sebesar 0,0000000 kurang dari 0,05% yang artinya secara bersama-sama jumlah uang beredar, nilai tukar dan suku bunga berpengaruh terhadap tingkat inflasi. Uji Determinasi menunjukan nilai R2 sebesar 0.864012 artinya 86,40% variabel tingkat inflasi dapat dijelaskan oleh jumlah uang beredar, nilai tukar dan suku bunga. Kata kunci       : Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar, Suku Bunga   ABSTRACT This thesis entitled "Effect of Money Supply, Exchange Rate and Interest Rate Of Inflation Indonesia". With the aim Testing the effect of the money supply, exchange rates and interest rates on the level of inflation in Indonesia The method used in this type of research is quantitative descriptive by using secondary data, panel data comprising data time series and cross section from 2010 to 2014. The program processed by computer using software economics views (E-views). using fixed effect method Panel Least Square (PLS). The results of the discussion concluded that based on the t-statistic of the money supply and exchange rates significant, while interest rates had not significant effect on the inflation rate. While the f-test statistic (synchronously) can be seen from the probability value of 0.0000000 f-statistic is less than 0.05%, which means together the money supply, exchange rates and interest rates affect the rate of inflation. Determination test showed R2 value of 0.864012 means that 86.40% variable rate of inflation can be explained by the money supply, exchange rates and interest rates. Keywords: Inflation, Money Supply, Exchange Rates, Interest Rates
ANALISIS PENGARUH INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP DISPARITAS PENDAPATAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT (Studi Kasus 14 Kabupaten/Kota Kalimantan Barat 2006- 2010) B01107066, Wahyudi
Jurnal Curvanomic Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi sangat erat kaitanya dengan Ketimpangan pendapatan pada daerah penelitian, melihat banyaknya daerah pemekaran dan struktur daerah masing masing, sehingga layak untuk diteliti lebih lanjut mengenai pengaruh investasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap disparitas pendapatan di 14 Kabupaten/Kota Kalimantan Barat dengan mengorelasikannya pada hipotesis U terbalik yang diajukan oleh Simon Kuznets. Denan menggunakan Indek Wiliamson sebagai dasar untuk melihat ketimpangan antar daerah yang selanjutnya digunakan sebagai salah satu variabel. Menurut Kuznets pada awal pembangunan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan diikuti dengan ketimpangan pendapatan antar penduduk yang tinggi pula. Variabel investasi cenderung memperbesar angka disparitas karena penyebarannya tidak merata, sedangkan pertumbuhan ekonomi mempengaruhi disparitas secara signifikan. Kata Kunci : Investasi, pertumbuhan, ekonomi, disparitas, Kalimantan Barat
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA B1011141004, JUINA SARI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kebijakan Dana Desa dan dampaknya terhadap pembangunan Desa Punggur Kecil tahun 2016-2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data primer. Penelitian ini menggunakan analisis persentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Pada analisis persentase dengan tabel mengevaluasi tentang Distribusi dan Penggunaan Dana Desa berdasarkan tahun dan sektor; Pengetahuan dan Partisipasi Masyarakat; Tata Kelola Dana Desa yang mana didalamnya termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Dana Desa itu sendiri; dan Dampak Dana Desa terhadap Pembangunan Desa. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi dan peggunaan Dana Desa di Punggur Kecil  diprioritaskan untuk pelaksanaan pembangunan Desa dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Pengetahuan masyarakat mengenai Dana Desa sudah luas dan masyarakat kurang berpartisipasi dalam kegiatan yang bersumber dari Dana Desa. Tata kelola Dana Desa di Desa Punggur Kecil baik itu di tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi Dana Desa dan Dana Desa memberikan dampak positif dan nyata terhadap pembangunan Desa Punggur Kecil.Kata kunci: Evaluasi, Dana Desa, Dampak Pembangunan.
KAJIAN SOSIAL EKONOMI PENDUDUK USIA LANSIA DI KOTA PONTIANAK WICAKSONO B21107022, ARIES NUR
Jurnal Curvanomic Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to describe about the elderly socioeconomic and also to study about the ageing level of welfare in accordance with the ageing right. The elderly population is the part of family and part of public which are increasing in number in line with the increasing of life expectancy. The number increasing of ageing will impact toward the socioeconomic within the family, society, or in government.  Economic implication which is important from the increasing of population is the increasing in ageing dependence ratio. This research is using the qualitative approach and the descriptive research method. Collecting data technique is using the structured interviews (questioners) and observing. By the purposive sampling technique, this research researched a number of elderly in 6 (six) sub-districts in Pontianak City. The result of this research shown the Ageing population characteristic in Pontianak City is dominated by women they are 51%, meanwhile the age of the most respondents are between 60 to 65 years old (41%), 64% of respondents are married, the most of respondents are Malayness which is 30%, 85% respondents are Moslem and the average of respondent are graduated from Elementary School. About 54% respondents are still working. Whereas, the average of respondents income is about Rp. 1.000.000,00 – Rp. 2.000.000,00, their job is dominated with entrepreneurship for 57,40% by the working time average is 5-6 hours / day and average of them have 1-2 life burden. 23,11% respondents are suffering aches for three months last.
Efektivitas Program Lembanga Pemberdayaan Masyarakat Pada Keluarga Miskin di Pontianak Barat B01106072, Fajar Setia Budi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat merupakan salah satu tiang perekonomian dalam rangka pengentasan kemiskinan, begitu juga dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pontianak Barat sebab dalam kegiatan yang terdapat dalam Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pontianak Barat tersebut adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan anggota dan mengenataskan kemiskinan di wilayah pontianak barat sebagai salah satu lembaga pemberdayaan masyarakat dalam konteks kekuatan ekonomi nasional adalah dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan. Salah satu cara strategis untuk memberdayakan usaha kecil adalah melalui lembaga keuangan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Program LPM terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Pontianak Bara Metode Penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif yaitu menggambarkan dan menemukan informasi sebanyak-banyaknya dari fenomena-fenomena yang terjadi berdasarkan keadaan sebenarnya. Data Subyek penelitian ini adalah dipilih sebanyak 50 masyarakat yang menerima bantuan dan dilakukan secara langsung pada LPM Kecamatan Pontianak Barat. Dari hasil analisis diperoleh hasil sebesar 4,19% dan dikategorikan Baik, walaupun ada beberapa indikator yang mash perlu ditingkatkan diantaranya adalah pemberian motivasi dan dukungan dalam usaha mengembangakn usaha poduktif juga dukungan dari stokeholder serta kebebasan melakukan usaha baik itu secara pribadi atau berkelompok yang didukung oleh suasana yang kondusif dan juga pelatihan, serta kursus bagi anggota LPM untuk dapat mengembangkan usahanya sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan anggota itu sendiri.
Kajian Ekonomi Alih Fungsi Lahan di Kecamatan Pontianak Barat Anggraeni, Vinsensia Puspita
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe phenomena of land convertion from agricultural land to non agricultural is currently happening, one of them is in West Pontianak, it can be seen from the data published by BPS Kota Pontianak that agricultural land in west in pontianak reduced 42ha from year 2012 to 2017.This study attempts to: know factors causing the change the function of the land and assess the impact of land convertion to household income of the land owner. Data analyzed in research is primary data obtained with the interview, the questionnaire, the literature study, documentation and observation.Then the data that have been acquired being processed and analyzed with the method of descriptive analysis .The result of this research is the factor that make the owner change the function of the land, were the internal household factors and external household factors. The impact of the land convertion to the owner’s household income is increasing the income of the households accordance with the expectation even though there are still household that have the stagnan income or decreasing income. Keyword : land convertion , household income , agriculture landReferensiAdisasmita, Rahardjo. 2008. Pengembangan Wilayah : Konsep Dan Teori. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.Afrida, 2003. Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Ghalia IndonesiaArsyad, Lincolin, 1999, Pengantar Perencanaan Dan Pembangunan Ekonomi Daerah, Yogyakarta: BPFE UGMBadan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2013. Kecamatan Pontianak Barat Dalam Angka 2012. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Minggu, 9 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2015. Kota Pontianak Dalam Angka 2014. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2015. Kota Pontianak Dalam Angka 2014. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2015. Statistik Penggunaan Lahan Kota Pontianak 2014. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2016. Kecamatan Pontianak Barat Dalam Angka 2015. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Minggu, 9 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2016. Statistik Penggunaan Lahan Kota Pontianak 2017. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2017. Kota Pontianak Dalam Angka 2016. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2017. Kota Pontianak Dalam Angka 2017. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2017. Kecamatan Pontianak Barat Dalam Angka 2016. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Minggu, 9 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2017. Kecamatan Pontianak Barat Dalam Angka 2017. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Minggu, 9 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2018. Kecamatan Pontianak Barat Dalam Angka 2018. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Minggu, 9 September 2018.Badan Pusat Statistik Kota Pontianak, 2018. Statistik Penggunaan Lahan Kota Pontianak 2017. https://pontianakkota.bps.go.id/, diakses Jumat, 7 September 2018.Black, J.A. 1981. Urban Transport Planning: Theory and Practice. London: Cromm HelmDinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, 2017. UMP / UMK di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2016-2018. https://Disnakertrans.kalbarprow.go.id/, diakses Sabtu, 29 Desember 2018.Dwi Andika, Kadek. dkk. 2017. Faktor-Faktor Yang Mempegaruhi Konversi Lahan Pertanian dan Hubungannya Terhadap Kesejahteraan Petani Subak Saih Di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Jurnal Manajemen Agribisnis,Vol. 5, No.2, Oktober 2017.Fadjarajani, Siti, 2001, Pengaruh Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung : Implikasi Pada Perencanaan Pengembangan Wilayah, Thesis, Bandung: Pascasarjana ITBFajriany, Nur Isra. 2017. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kabupaten Pangkep. Skripsi. Universitas Negeri Alauddin : MakassarFatihudin, Didin, 2011, Pengaruh Investasi Swasta Dan Investasi Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Penyerapan Tenaga Kerja, Dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten/ Kota Di Provinsi Jawa Timur, Disertasi, Surabaya, Program Pascasarjana Universitas Airlangga.Irawan, B 2005. Konversi Lahan Sawah : Potensi Dampak, Pola Pemanfaatannya dan Faktor Determinan. Forum Penelitian Agro Ekonomi Volume 23, No. 1, Juni 2005. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijaan Pertanian : Bogor.Jhingan, ML. 2008.Ekonomi Pembangunan Dan Perencanaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Koentjaraningrat. 1974. Kebudayaan Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: P.T Gramedia.Kurniasari, Merisa; Ariastita, Putu Gde. 2014. Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian Sebagai Upaya Prediksi Perkembangan Lahan Pertanian di Kabupaten Lamongan.JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 3, No. 2. 2014Kustiawan, Iwan. 1997. Permasalahan Konversi Lahan Pertanian dan Implikasinya Terhadap Penataan Ruang Wilayah (Studi Kasus Wilayah Pantura Jawa Barat). Jurnal PWK Volume 8 No. 1Nuryaman, Hendar. 2017. Tren Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Non Pertanian. Prosiding Seminar Nasional Hail Penelitian Agribisnis I FP UNIGAL. Ciamis: 1 April 2017. Hal. 577-583Rustiadi, Ernan; Saefulhakim, Sunsun; Panuju, Dyah R, 2011, Perencanaan Dan Pengembangan Wilayah, Jakarta: Crestpent Pres dan Yayasan Pustaka Obor IndonesiaSasono, Adi; Husein, Ali Sofyan. 1995. Ekonomi Politik Pengusaan Tanah. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.Schumacher, EF. 1973.Small is Beautiful. London: Blond and Briggs, Ltd.Sihaloho, Martua. 2004. Konversi Lahan Pertanian dan Perubahan Struktur Agraria. Tesis. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor : BogorSugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : AlfabetaSugiyono. 2016. Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Method). Bandung : AlfabetaTodaro, Michael P, and Smith, Stephen C, 2006, Pembangunan Ekonomi, Jakarta: ErlanggaUrep, Silvester Ansel. 2014. Pengaruh Produktivitas Usahatani Tanaman Pangan Dan Alih Fungsi Lahan Budidaya Tanaman Pangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Barat.  Disertasi. Program Doktor Universitas Airlangga : Surabaya.Utomo, Muhajir dkk. 1992. Pembangunan dan Pengendalian Alih Fungsi Lahan. Lampung: Universitas LampungYudhistira, Muhamad Dika. 2013. Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan di Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Studi Kasus Desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara). Skripsi. Program Sarjana Institut Pertanian Bogor : Bogor
PENGARUH PDRB PERKAPITA, IPM DAN PENDAYAGUNAAN DANA ZIS TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN (Studi Kasus 16 Provinsi di Indonesia) Periode 2013 — 2016 B01112063, Ferzi Bariansyah
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerekonomian memegang peranan penting dalam kehidupan. Banyak persoalan ekonomi yang sampai saat ini belum bisa dipecahkan manusia, salah satunya kemiskinan. Menurut data yang dikeluarkan BPS tingkat kemiskinan  di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu pada tahun 2015 Tingkat Kemiskinan sebesar 11,13% dan tahun 2016 sebesar 10,7%. Sedangkan PDRB perkapita, IPM dan pendayagunaan dana ZIS di Indonesia rata-rata setiap tahunnya mengalami peningkatan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh PDRB perkapita, IPM dan pendayaagunaan dana ZIS terhadap tingkat kemiskinan 16 provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder times series selama periode 2013 - 2016 dan data cross section 16 Provinsi di Indonesia dengan alat analisis Random Effect Model (REM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB perkapita berpengaruh tidak signifikan dengan arah koefisien negatif terhadap tingkat kemiskinan. Sedangkan IPM berpengaruh signifikan dengan arah koefisien negatif terhadap tingkat kemiskinan. Dan pendayagunaan dana ZIS berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan arah koefisien positif.Kata Kunci   : Tingkat Kemiskinan, PDRB Perkapita, IPM dan Pendayagunaan Dana ZIS
ANALISIS EKONOMI USAHA TANI TANAMAN SAYUR DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA B01107090, HAZIKI RUSADY
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui pendapatan petani tanaman sayuran dan keuntungan pada usaha tani tanaman sayuran di Kecamatan Pontianak Utara dan mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi produksi dalam usaha tani tanaman sayuran di Kecamatan Pontianak Utara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan permasalahan yang ada dilapangan kemudian dianalisis sesuai dengan data dan fakta yang ada. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan olahan data primer dan data sekunder. Responden petani sayur di Kecmatan Pontianak Utara paling banyak berumur 46-48 tahun (60%), terbanyak berpendidikan sekolah dasar (73,3%), tanggungan terbanyak adalah 4-6 berjumlah 27 responden (90%), lamanya menjadi petani sayur 33-36 tahun berjumlah 19 responden (63,3%), seluruh responden memiliki tanah sendiri (100%), mengetahui cara bercocok tanam dari orangtua mereka secara turun temurun (100%). Luas lahan yang dimiliki petani sayur di Kecamatan Pontianak Utara terluas sebesar 1 hektar memiliki hasil panen tertinggi 21.600 kg dan terendah 14.400 kg, luas lahan responden terkecil adalah 0,125 hektar memiliki hasil panen tertinggi 2.700 kg dan terendah 1.800 kg, rata-rata petani memiliki luas lahan 0,3 hektar dan 0,5 hektar. Sementara total produksi rata-rata tingkat penerimaan tertinggi dari responden dalam setahun dengan harga Rp 6000,-kg hasil yang diperoleh Rp 129.600.000 sebagian besar responden, dan yang terendah adalah Rp 16.200.000, ini hasil penjualan yang diperoleh petani selama 1 tahun. Pengeluaran tertinggi petani sayur di Kecamatan Pontianak Utara responden yang memiliki lahan 1 hektar sebesar Rp 36.125.000, sedangkan pengeluaran petani terendah adalah responden yang memiliki lahan 0,125 hektar sebesar Rp 8.620.000. Pendapatan bersih tertinggi petani sayur di Kecamatan Pontianak Utara responden yang memiliki lahan 1 hektar memiliki pendapatan tertinggi selama setahun sebesar Rp 93.475.000 dan pendapatan terendah sebesar Rp 50.275.000, sedangkan pendapatan bersih petani terendah adalah responden yang memiliki lahan 0,125 hektar memiliki pendapatan tertinggi selama setahun sebesar Rp 7.580.000 dan pendapatan terendah sebesar Rp 2.180.000   Kata Kunci: Luas Lahan, Tenaga Kerja, Pendapatan dan Petani Sayur.  
ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DAN PMDN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMATAN BARAT B01108004, Riko
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study titled analasis economic growth in West Kalimantan, the goal is to determine how much influence the interest rates and PMDN on economic growth. This study using correlative and regression analysis using eviews program. Correlative methods used to examine the relationship variable investments, interest rates, money supply, inflation and economic growth, while the analysis of multiple variables are used to determine the independent variables (investment, interest rates, money supply, and inflation) to the dependent variable (economic growth). The data used are secondary data quarterly period 2002.kuartal 1-2010. Quarter 4 of the Central Bureau of Statistics and Bank Indonesia. The results showed that the correlation (R2) between the variable investments, interest rates, money supply, and inflation has a very strong connection to economic growth, and the F-test conducted between the variables have an impact investing, interest rates, money supply, and inflation to economic growth. While the t test, variable interest rates, money supply, and inflation significantly affect economic growth, but investments are not significantly influence economic growth. Based on the classic assumption test found that the estimates of the regression model containing positive autocorrelation, containing muktikolinearitas, and contains no heterocedastisity.Keywords:EconomicGrowth, PMDN and InterestRates
Flypaper Effect Pada Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Daerah Kabupaten/kota di Kalimantan Zuhra, Reisa
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris pada DAU dan PAD terhadap belanja daerah kabupaten/kota di Kalimantan yang terdiri dari 47 kabupaten dan 9 kota. Untuk membuktikan apakah terjadi fenomena Flypaper Effect pada tahun 2013 – 2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang sumber datanya diambil dari Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Republik Indonesia.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa PAD dan DAU secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap belanja daerah. Hasil uji t-statistik PAD sebesar 8,484592 dan signifikan terhadap belanja daerah. Sedangkan hasil uji t-statistik DAU sebesar 7,884646 dan signifikan. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa respon pemerintah daerah terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan terjadi Flypaper Effect.Kata Kunci : DAU, PAD, Belanja Daerah, dan Flypaper Effect. RINGKASANFLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA DAERAH KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN 1.             Latar BelakangPenerapan otonomi daerah di Indonesia saat ini merupakan wujud dari diberlakukannya desentralisasi.. Dalam penerapannya, pemerintah pusat tidak lepas tangan secara penuh dan masih memberikan bantuan kepada pemerintah daerah berupa dana perimbangan yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah dalam pembangunan dan menjadi komponen pendapatan daerah dalam APBD, sehingga daerah bisa selalu berketergantungan terhadap pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus dapat mengelola rumah tangganya secara mandiri, dalam upaya peningkatan kemandirian ini, pemerintaah daerah dituntut untuk meningkatkan pelayanan publiknya2.             Permasalahan1.      Apakah ada pengaruh antara DAU terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Kalimantan?2.      Apakah ada pengaruh antara PAD terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Kalimantan?3.      Apakah terjadi fenomena Flypaper Effect  pada belanja daerah pada kabupaten/kota di Kalimanta?3.             Tujuan Penelitian1.      Untuk menganalisis pengaruh antara DAU terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Kalimantan.2.      Untuk menganalisis pengaruh antara DAU terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Kalimantan.3.      Untuk menganalisis fenomena Flypaper Effect terhadap belanja daerah pada kabupaten/kota di Kalimantan.4.             Metode Penelitian Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian assosiatif yaitu penelitian yang mencari hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain.  Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode  observasi 2013-2016. Data yang digunakan bersumber dari Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi linier berganda data  panel  dengan  model  regresi  Fixed Effect.  Data  diolah dengan menggunakan Eviews 9.5.             Hasil dan pembahasanHasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah memiliki hubungan  positif  dan  signifikan  terhadap  Belanja, hal ini dilihat dari hasil uji t-statistik. Sementara itu hasil dari pengolahan data menunjukkan nilai koefisien Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 0,842631, sedangkan nilai koefisien Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 0,281328, yang berarti terjadi Flypaper Effect pada belanja daerah kabupaten/kota di  Kalimantan.6.             Kesimpulan dan saran 1.      KesimpulanPengaruh dana alokasi umum menunjukkan pengaruh yang signifikan dan berhubungan positif. Pengaruh pendapatan asli daerah menunjukkan pengaruh yang signifikan dan berhubungan positif terhadap belanja daerah kabupaten/kota di Kalimantan. Terjadi flypaper effect pada belanja daerah kabupaten/kota di Kalimantan.2.      SaranUntuk meningkatkan alokasi belanja daerah maka Pemerintah Daerah diharapkan bisa terus menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah menjadi sumber dana utama untuk membiayai kebutuhan belanja daerah.                 DAFTAR PUSTAKA Adisasmita, R. (2011). Pengelolaan Pendapatan dan Anggaran Daerah. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.Amalia, W. R., Nor, W., & Nordiansyah, M. (2015). Flypaper Effect pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) Dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Belanja Daerah Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di provinsi Kalimantan Selatan (2009-2013). Jurnal Akuntansi dan Bisnis vol. 15, No. 1, Februari 2015: 1-12.Aprilla, N & Saputra, R., A. (2013). Pengaruh Flypaper Effect, Dana Alokasi Umum, dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota  di Indonesia. Jurnal Akuntansi Vol. 3 No. 2: 107-132.Badan Litbang Depdagri RI. Pengukuran Kemampuan Keuangan Daerah Tingkat II Dalam Rangka Otonomi Daerah Yang Nyata Dan Bertanggung Jawab. Jakarta.Darmayasa, I. N & Sedanayasa I. M. (2012). Flypaper Effect pada Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal (Studi Kasus pada Kabupaten dan Kota di Bali). Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 8(3): 149-157.Deller, S., Maher, C., & Lledo V. (2007). Wisconsin Local Government, State Shared Revenues and The Illusive Flypaper Effect. J. Of Public Budgeting, Accounting & Financial Management, 19 (2), 200-220.Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. (2013). Realisasi APBD. Diakses dari http://www.djpk.kemenkeu.go.id/.Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. (2014). Realisasi APBD. Diakses dari http://www.djpk.kemenkeu.go.id/.Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. (2015). Realisasi APBD. Diakses dari http://www.djpk.kemenkeu.go.id/.Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Republik Indonesia. (2016). Realisasi APBD. Diakses dari http://www.djpk.kemenkeu.go.id/.Halim, A. (2007). Pengelolaan Keuangan Daerah, Seri Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Idris, A. (2016). Ekonomi Publik. Yoyakarta: Penerbit Deepublish (Grup Penerbitan CV Budi Utama).James, H. & Thailer, R, H. (1995). Anomalies The Flypaper Effect. Journal of Economic Perspective s — Volume 9, Number 4 — Fall 1995 — Pages 217–226.Kartika, M. (2015). Transfer Pusat dan Upaya Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Kabupaten/kota di Kalimantan Barat). Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 4 No.1, 45-71.Kuncoro, H. (2004). Pengaruh Transfer Antar Pemerintah Pada Kinerja Fiskal Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol.9.Kuncoro, M. (2001). Perencanaan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.Kusumadewi, D. A & Rahman A. (2007). Flypaper Effect pada Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Daerah pada Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 11(1): 67-80.Lee, L & Vuletin, G. (2012) The Flypaper and Teflon Effects: Evidence from China. Modern Economy, 2012, 3, 811-816.Listiorini. (2012). Fenomena Flypaper Effect pada Dana Perimbangan dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Daerah pada Kabupaten / Kota di Sumatera Utara. Jurnal Keuangan dan Bisnis 4(2): 111-126.Maimunah, M. (2006). Flypaper Effect pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Daerah pada Kabupaten/Kota di Pulau Sumatera. Simposium Nasional Akuntansi XI, Padang, Indonesia.Maradel, R. (2016). Analisis Flypaper Effect Pada Pemerintah Daerah Di Provinsi Papua. Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Volume 3 Nomor 1 April 2016.Mardiasmo. (2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Penerbit ANDI.Mawarni, Darwanis & Abdullah S. (2013). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Alokasi Umum Terhadap Belanja Modal Serta Dampaknya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Pada Kabupaten dan Kota Di Aceh). Jurnal Akuntansi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala Volume 2, Nomor 2, Mei 2013: 80-90.Melo, L. (2002). The Flypaper Effect under Different Institutional Contexts: The Colombian Case. Public Choice 111, no. 3-4, (April 1): 317 345).Nurdiwaty, D & Zaman, B. (2016). Analisis Rasio Keuangan Daerah Untuk Menilai Kinerja Keuangan Daerah di Kota Kediri. Jurnal Ekonomika-Bisnis Vol. 7 No. 1 Bulan Januari Tahun 2016 Hal 31-40.Pramuka, B. A. (2010). Flypaper Effect Pada Pengeluaran Pemerintah Daerah di Jawa. Jurnal Ekonomi Pembangunan Volume 11, Nomor 1, Juni 2010, hlm. 1-12.Peck, R. (2005). Local Governance In Africa: The Challenges Of Democratic Decentralization. Review Of Africa Today 51, no. 3, (April 1): 138-140).Rokhaniyah, S & Nugroho, M. R. (2011). Analisis Flypaper Effect Pada Belanja Pemerintah Kota dan Kabupaten di Indonesia Tahun 2006-2008. Fokus Ekonomi, Agustus 2011, Hal. 100-113, ISSN: 1412-3851.Rusmita, S. (2016). Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Belanja Daerah di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, Vol. 5, No. 3, 237-257.Sagbas, I & Saruc, N. T. (2004). Intergovernmental Transfers And The Flypaper Effect In Turkey. JEL classification.Saputri, M. A., & Muid D. (2014). Flypaper Effect Pada Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Daerah Pada Kabupaten/kota di Jawa Tengah Tahun 2011-2012. Diponegoro Journal Of Acounting, Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014, Halaman 1-11, ISSN (Online): 2337-3806.Shah, A. (2007). A Practitioner’s Guide to Intergovermental Fiscal Transfer. In R. Boadway and A. Shah (eds.), Intergovernmental Fiscal Transfers (pp.1-53). Washington, D.C : The World Bank.Sihombing, E. E., & Wijaya, A. H. C., (2016). Flypaper Effect pada Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Daerah di Provinsi Papua. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah Volume 11, Nomor 1, Mei 2016: 29-37.Sugiyono. (1999). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: PT.GramediaJakarta.Suparmoko. (2002). Ekonomi Publik Untuk Keuangan & Pembangunan Daerah. Yogyakarta: Penerbit ANDI.Undang-Undang Republik Indonesia. (2004). Nomor 32 Tentang Pemerintah Daerah.Undang-Undang Republik Indoensia. (2004). Nomor 33 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.Wahyuni, S.E. & Supheni I. (2017). Flypaper Effect Pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) Terhadap Belanja Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk Periode 2012-2016. Akuntansi Dewantara Vol. 1 No. 2 Oktober 2017.Warner, M., (2009). Civic Goverment of Market-Based Governance? The Limits of Privatization for Rural Local Governments. Agriculture and Human Values 26, no 1-2, (March 1): 133-143.Yani, A. (2002). Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah Di Indonesia. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. 

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue