cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
PENGARUH KREDIT KONSUMSI, INVESTASI DAN MODAL KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN DI KALIMANTAN BARAT B21112030, ETI MULYANI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kredit konsumsi, investasi dan modal kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengangguran di Kalimantan Barat. Analisis dilakukan dengan menggunakan data runtut waktu tahunan yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia (BI) periode 1999-2014 dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat periode 1999-2014 dan diinterpolasikan dalam data triwulan. Teknik analisis yang digunakan adalah model analisis regresi linear berganda dengan Metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil analisis  menunjukkan bahwa variabel kredit konsumsi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, kredit investasi mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, kredit modal kerja mempunyai pengaruh yang positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan variabel kredit konsumsi mempunyai pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran, kredit investasi mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran serta kredit modal kerja mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran.   Kata kunci : Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Kredit Konsumsi, Kredit Investasi, Kredit Modal kerja
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Di Sektor Pendidikan, Kesehatan Dan Pertanian Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kalimantan Barat Dari Tahun 2010-2014 B21112022, ECKY FATRICIO
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah di sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan terhadap tingkat kemiskinan kabupaten kotadi Kalimantan Barat.Sumber data data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat, dan instansi-instansi yang terkait dengan penelitian ini. DariHasil uji Chow dan Hausman maka pemilihan model yang terbaik untuk penelitian ini yaitu modelfixed effect.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa: (1). Pengeluaran pemerintah disektor pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan yang ditunjukkan dari nilai koefesien regresi sebesar -0.093909 dimana nilai signifikan sebesar 0.0342 lebih kecil dari 0,05. (2). Pengeluaran pemerintah disektor kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan yang ditunjukkan dari nilai koefesien regresi sebesar -0.010388 dimana nilai signifikan sebesar 0.7694 lebih besar dari 0,05. (3). Pengeluaran pemerintah disektor pertanian tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan yang ditunjukkan dari nilai koefesien regresi sebesar 0.003432 dimana nilai signifikan sebesar 0.9393 lebih besar dari 0,05.Kata kunci: Pengeluaran Pemerintah, Sektor Pendidikan, Sektor Kesehatan, Sektor Pertanian, dan Kemiskinan.
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN BARAT B21112041, Aisyah
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah jumlah penduduk dan pendapatan asli daerah (PAD) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di  Kalimantan Barat. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder  yaitu data panel (cross section dan time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat tahun 2010-2014. Model analisis  linier berganda, Data diolah secara panel menggunakan Software Eviews 8. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk tidak  berpengaruh signifikan  terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat , hasil ini bisa diketahui dari nilai probablitasnya sebesar  0,6349 atau lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0,05 . Sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat dengan probabilitas 0,0016 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Jadi variabel jumlah penduduk berpengaruh tidak signifikan atau memliki hubungan negatif dengan koefisien sebesar -0,195630 terhadap pertumbuhan ekonomi dan variabel pendapatan asli daerah (PAD) berpengaruh signifikan kearah hubungan positif dengan koefisien sebesar 0,024046 terhadap pertumbuhan ekonomi  di Kalimantan Barat. Kata Kunci: Jumlah Penduduk, Pendapatan Asli Daerah, Pertumbuhan Ekonomi.
THE EFFECT OF SOCIAL ECONOMIC FACTORS ON THE MARRIAGE OF YOUNG WOMEN IN TEBAS DISTRICT CASE STUDY OF TEBAS RIVER VILLAGE B1011131068, EVA SARI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tebas River Village is one of the most populous villages in all of the villages in Kecamatan Tebas. In addition, in the village are also many women who married at a young age. Therefore, a solution is needed to find out the factors that cause women to marry at a young age in Tebas River Village. This research uses descriptive method, using chi square analysis technique. The data of this study were obtained from primary data as well as direct interviews with married women at a young age regarding parental education level, parent's income level, and number of siblings in the nuclear family.               The results of this study indicate that the variables of parent education with the first married age of young married respondents in Tebas River Village were not significant, the income variable of parents with the first married age of young married respondents in Tebas River Village was not significant, the number of siblings with the age of first respondents who married young in Tebas River Village is not significant. Of the three variables did not provide a real relationship, which gives a real relationship from other factors of pregnancy before marriage that causes the female child to marry at a young age. Keywords: Marriage of young women, parental education, parental income, number of siblings.
Analisis Kredit Macet Pada Anggota Credit Union Stella Maris Siantan B01111036, Yustinus Roby
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Judul penelitian ini adalah Analisis Kredit Macet Pada Anggota Credit Union Stella Maris Siantan, Kecamatan Pontianak Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya kredit macet pada Credit Union Stella Maris di Siantan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif dengan mendeskripsikan apakah tujuan penggunaan kredit, jangka waktu pengembalian kredit, pekerjaan anggota, tingkat pendidikan, tanggungan di dalam keluarga, dan pekerjaan sampingan mempengaruhi terjadinya kredit macet. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari anggota dan Credit Union Stella Maris Siantan pada tahun 2013-2015. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran angket kuesioner kepada anggota yang mengalami kredit macet, dengan responden sebanyak 90 orang. Kemudian hasil penelitian dipaparkan dan dideskripfikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Credit Union Stella Maris Siantan yang mengalami kredit macet disebabkan oleh penggunaan kredit untuk kegiatan konsumtif, melakukan pengembalian kredit jangka menengah. sebagian besar bekerja sebagai buruh, memiliki tanggungan 3-4 orang di dalam keluarga, berpendidikan tingkat SMA serta tidak memiliki pekerjaan sampingan.       Kata Kunci: Anggota, Credit Union, Kredit, dan Kredit Macet.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Air Bersih di Kecamatan Mempawa Hilir Kabupaten Mempawah B1011131130, SEPTIKA REHULINA GINTING TIKA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Air bersih merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan. Permintaan air bersih oleh masyarakat yang meningkat setiap tahun kepada PDAM menunjukkan bahwa air tersebut menjadi sumber utama bagi pelanggan. Air yang bersih tentu akan mensejahterakan pelanggan, kebutuhan anggota keluarga akan terpenuhi, dan segala aktifitas yang memerlukan air bersih juga akan terpenuhi. namun ada saja keluhan yang dialami pelanggan air seperti PDAM sering tidak mengalir, air yang dialirkan terkadang keruh, coklat dan berbau sehinga terkadang tidak layak untuk dikonsumsi sehari-hari yang mengakibatkan kebutuhan anggota keluarga tidak terpenuhi. Bentuk penelitian ini adalah komparatif mencari hubungan atau pengaruh  sebab-akibat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan air bersih di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah berdasarkan variabel pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga yang menentukan permintaan air bersih tersebut.Data yang digunakan dalam  penelitian ini merupakan data sekunder yang didapat melalui BPS, laporan pemakaian dan tarif dari PDAM  dan data primer yaitu kuesioner  yang didapat melalui responden kemudian direkap dan diolah menggunakan analisis liner berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan air bersih di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah ditentukan oleh pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga yang mempengaruhi permintaan air bersih yang didapat dari 98 orang responden yang diteliti mewakili rumah tangga.Kata Kunci : Permintaan, Pendapatan keluarga, Jumlah anggota keluarga
Pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota,Pertumbuhan Ekonomi Dan Investasi PMA Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2014 B1011131004, Ririn Kurniati
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh upah minimum kabupaten/kota, pertumbuhan ekonomi dan investasi pma  terhadap penyerapan di kabupaten/kota provinsi kalimantan barat tahun 2010-2014. Penelitian ini  merupakan penelitian  kuantitatif  yaitu penelitian yang menggunakan data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika. Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode  observasi 2010-2014. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat  maupun publikasi lainnya yang terkait. Analisis  yang  digunakan  adalah analisis  regresi  berganda data  panel  dengan  model  regresi  Fixed Effect Weight.  Data  diolah dengan menggunakan Eviews8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upah Minimum Kabupaten/kota berpengaruh  negatif  dan  signifikan  terhadap  penyerapan  tenaga  kerja  dengan koefisien -6.498230  dan  nilai probabilitas sebesar 0.0000. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh  negatif  dan  tidak signifikan  terhadap  penyerapan  tenaga  kerja  dengan koefisien sebesar -0,241619 dan  nilai probabilitas  uji t statistik yaitu 0.3593 atau lebih besar dari taraf signifikan 10% atau sebesar 0,1. Investasi  berpengaruh  positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien sebesar 0.391738 dan nilai probablitas sebesar 0.0710. Upah minimum kabupaten/kota, pertumbuhan ekonomi dan investasi pma secara bersama-sama berpengaruh  secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai F statistik 47.34771 dan Prob (F-statistic) 0,00000.   Kata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Pertumbuhan Ekonomi, Investasi PMA
Perbandingan Kinerja Keuangan Daerah antara Kabupaten Sintang dengan Kabupaten Sanggau Periode 2011-2014 B01111048, D. NURVIANA SARI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan daerah antara Kabupaten Sintang dengan Kabupaten Sanggau pada tahun anggaran 2011-2014. Kinerja keuangan daerah dilihat dari Analisis Selisih Anggaran (varians), Analisis Pertumbuhan dan Analisis Rasio Keuangan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Kabupaten Sintang dinilai lebih baik dibandingkan Kabupaten Sanggau dilihat dari analisis selisih anggaran. Kedua daerah mengalami kecenderungan yang berfluktuatif dengan trend positif jika dilihat dari analisis pertumbuhan APBD, akan tetapi Kabupaten Sintang memiliki nilai rata-rata rasio yang lebih besar dibandingkan Kabupaten Sanggau. Berdasarkan rasio keuangan; 1) tingkat kemandirian Kabupaten Sintang lebih tinggi dibandingkan dengan Kabupaten Sanggau meski keduanya masih berpola hubungan instruktif, 2) tingkat desentralisasi fiskal Kabupaten Sintang juga lebih tinggi dibandingkan dengan Kabupaten Sanggau akan tetapi masih berkategori sangat kurang, 3) Kabupaten Sintang lebih efektif dibandingkan Kabupaten Sanggau, 4) tingkat keserasian aktivitas menunjukkan kedua daerah lebih mengalokasikan dananya untuk belanja tidak langsung (rutin) dibandingkan untuk belanja langsung (pembangunan), dan 5) Kabupaten Sintang lebih efisien dibandingkan Kabupaten Sanggau dalam memungut PAD.Kata kunci: kinerja keuangan daerah, analisis selisih anggaran, analisis pertumbuhan, analisis rasio keuangan
Effects of Regional Goverment Expenditures on the Education, Health, and Infrastructure Sector on Economic Growth in West Kalimantan Period 2009-2013 B1011131060, kamisah
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Local government sector expenditure on education, health and infrastructure against economic growth. Sustainable development became a major challenge in the global community as well the area at his time. Each region has a goal of boost the growth of its economy. Economic growth is one of the variables of the economy in a region that is seen from the indicator of comsumption, investment, export an import expenditure, thus creating economic growth in a region that is on the rise. The intended area of goverment spending is spending on the education sector, health, and infrastructure. The third is a sector  that is very important for the development process of an area. Government spending over education, health, and infrastructureagainst economic growth can not be directly perceived within the short term but will be felt in the long term of time. Test and analyze the influence of the local government sector of education, health and infrastructure against economic growth in the province of West Kalimantan The data used in this research is secondary data. Secondary data used is the data panel which is a merger between the data of cross section and time series data. Using the method of data analysis in this study uses panel data regression analysis with PLS (Pooled Least Square) and using eviews application 9. The results of educational research the positive and significant effect against economic growth with a probability of 0.0000, health is also positive and significant effect against economic growth with a probability of 0.0000. While the positive effect of the infrastructure but not significant with probability more than 0.05 or 0.8065.   Keywords: education, health, infrastructure, and economic growth  
PENGARUH PERTUMBUHAN SEKOR PERTANIAN, SEKTOR INDUSTRI, DAN SEKTOR PERDAGANGAN TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KALIMANTAN BARAT Rastu, I Nyoman Riski Sidi Rastu B1011131023
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan sektor pertanian, sektor industri, dan sektor perdagangan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Barat, serta mengetahui apakah hasil penelitian ini sama atau berbeda dengan penelitian sejenis yang dilakukan sebelumnya. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini merupakan data sekunder dengan uji statistik menggunakan regresi linear berganda. Data yang diambil selama 30 tahun terhitung dari tahun 1985-2015 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan sektor pertanian berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien -0,161893 dan nilai probabilitas sebesar 0,8726. Pertumbuhan sektor industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien -4,287901 dan nilai probabilitas sebesar 0,0002. Pertumbuhan sektor perdagangan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan koefisien 1,485278 dan nilai probabilitas sebesar 0,1491. Penelitian ini menunjukkan bahwa, produktivitas sektor pertanian mengalami peningkatan, tetapi hal tersebut berhubungan negatif dengan penyerapan tenaga kerja karena mulai digunakannya teknologi dalam sektor pertanian, sehingga lebih efisiennya penggunaan tenaga kerja.   Kata kunci: Pertumbuhan Sektor Pertanian, Industri, Perdagangan, Penyerapan Tenaga Kerja

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue