cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK RESTAURAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN KETAPANG B1011141065, RIZKY WAHYU UTAMI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dapat meningkatkan kontribusi Penerimaan Pajak Restauran terhadap Pendapatan Asli Daerah dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi Wajib Pajak yakni pemilik restauran tidak melakukan kewajibannya membayar pajak. Dengan melihat tingkat efektivitas, kontribusi dan ketaatan wajib pajak.            Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah dan data primer yang diperoleh dari kuisioner. Analisis yang penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan menganalisis faktor-faktor yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini yang dijabarkan dari apa yang didapat di lapangan.            Hasil penelitian ini menunjukkan masih ada permasalahan yang harus diselesaikan untuk meningkatkan kontribusi Penerimaan Pajak Restauran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ketapang. Dimana dari 84 wajib pajak restauran 50 diantaranya tidak membayar pajak. Salah satu faktor yang dianggap paling efektif untuk meningkatkan kontribusi penerimaan pajak terhadap Pendapatan Asli Daerah yaitu sosialisasi yang harus dijadwalkan secara rutin. Sedangkan faktor yang dominan mempengaruhi wajib pajak restauran tidak melakukan kewajibannya yaitu omzet/penghasilan restauran menurun. Kata kunci : Pajak, Efektivitas, Kontribusi, PAD
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat Rosita, Rosita B1011141094
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja langsung terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2012-2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode observasi 2012-2016 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) maupun publikasi lainnya yang terkait. Teknik metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini  adalah regresi berganda data panel dengan model regresi Common Effect Weight. Data diolah menggunakan Eviews 9.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien -1,872083 dan nilai probabilitas sebesar 0,0000. Belanja langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien sebesar 2,707083 dan nilai probabilitas uji t statistik sebesar 0,0003 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau sebesar 0,05. Kemiskinan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar 0,279930 dan nilai probabilitas sebesar 0,6615. Pendapatan asli daerah dan belanja langsung secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai F statistik 22,39985 dan Prob (F-statistic) 0,000000.Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Belanja Langsung, Pertumbuhan Ekonomi  dan KemiskinanDaftar Pustaka Arini dan Mustika, D.S.M. (2015). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Kemiskinan Melalui Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(9), pp: 1140-1163.Arsyad, Lincolin. (2004). Ekonomi Pembangunan, Edisi Keempat, Cetakan Kedua, Yogyakarta: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta.Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat---------Statistik Jumlah Penduduk Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011 - 2016---------Statistik Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Belanja Langsung Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016---------Statistik Angka Kemiskinan Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 – 2016Boediono. (2009). Teori Pertumbuhan Ekonomi, Edisi Pertama, Yogyakarta: BPFE-YogyakartaChamsyah, B. (2006). Teknologi Penanggulangan Kemiskinan, RM-Books, Jakarta.Dahmardeh, N. dan Tabar, M.H. (2013). Pengeluaran Pemerintah dan Dampaknya   pada Pengurangan Kemiskinan (Empiris Dari Sistan dan Baluchestan Provinsi Iran). Jurnal Internasional Universitas Sistan dan Balluchestan, Zahedan-Iran, 2(1), ISSN: 2226-3624.  Gujarati, D. N. (2004). Dasar - dasar Ekonometrika : Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat.Jhinghan, M.L. (2002). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Edisi Kesembilan, Jakarta: PT Raja Grafindo PersadaJoliais. (2016). Analisis Pengaruh PAD, DAU dan DAK Terhadap Kemiskinan Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Intervening. Jurnal of Economic and Economic EducatioN  STKIP-PGRI SUMBAR, 4(2), ISSN: 2302-1590.Kaat, M.H. Kindangen, P dan Rotinsulu, D.Ch. (2016) Analisis Pengaruh Belanja Langsung Dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Dampaknya Terhadap Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2010-2015. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi. Kaho, J.R. (2001). Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik  Indonesia, Edisi Pertama, Cetakan Kelima. Jakarta: PT Raja Grafindi Persada.Kuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif, Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis & Ekonomi. Yogyakarta: UPPM STIM YKPN.Mangkoesoebroto, G. (1993). Ekonomi Publik, Edisi Ketiga, Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.Mankiw, N.G. (2007). Makro Ekonomi Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.Minggu, T.D. Veckie, A. Rumate. Rotinsulu, D.Ch. (2014). Analisis Pengaruh Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung Dan Investasi Swasta Terhadap Kemiskinan Di Kota Bitung. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado. Ratnadi, N.M.D. Ariyanto, D. Dan Wirawati, N.G.P (2016). Analisis Pengaruh Belanja Langsung Pada Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Provinsi Bali. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 11(1).Novriansyah, M.A. (2018). Pengaruh Pengangguran dan Kemiskinan di Provinsi Gorontalo. E-Jurnal Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo, 1(1), P-ISSN: 2614-5170.Rohani. (2016). Pengaruh Pertumbuhan Penduduk, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran dan Inflasi terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri (UIN) Alauddin Makasar.Rostow, W.W. (2009). The Stages Of Economic Growth. The Economic History Review, New Series, 12(1),pp:1-16Santosa, Budi. (2013). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Daerah Terhadap Pertumbuhan, Pengangguran dan Kemiskinan 33 Provinsi Di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Bisnis Universitas Trisakti Jakarta,  5(2).Saraswati, I.A.A.P. dan Arka, S. (2016). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Alokasi Umum terhadap Tingkat Kemiskinan Melalui Belanja Modal Kabupaten/Kota Di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(4), pp: 1292-1316.Sasana, H. (2012). Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah dan Pendapatan Perkapita Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Jurnal Ekonomi dan Manajemen. 25(1), pp: 1-12.Suari, D.A.P. dan Dewi, N.P.M. (2016). Pengaruh Jumlah Penduduk dan Dana Perimbangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Belanja Langsung di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 5(7), pp: 825-845.Sugiyono. (2004). Satistika Untuk Penelitian, Cetakaan Keenam, Bandung: Cv-Alfabeta.Sukirno, S. (2000). Makro Ekonomi Teori Modern, Perkembangan Pemikiran Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT. Rajagrafindo PersadaSuparmoko, M. (2002). Ekonomi Publik Untuk Keuangan dan Pembangunan DaeraH, Edisi Pertama, Yogyakarta: Andi Yogyakarta.Suryana, (2000). Ekonomi Pembangunan, Problematika dan Pendekatan. Edisi Pertama. Jakarta: Selemba Empat.Tambunan, T. (2001). Perekonomian Indonesia, Teori dan Temuan Empiris. Ghalia: Jakarta.Tiebout, C. M. (1961). An Economic Theory of Fiscal Decentralization. In The National Bureau of Economic Research, 79-96. Princeton University Press.Todaro, M.P. dan Smith, S.C. (2006). Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesembilan, Jakarta: ErlanggaWijayanti, N.K.H. (2015). Pengaruh PAD dan DAU Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(3), pp: 1164-1193
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JERUK SIAM DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS B1011141046, Andhika Berliani
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JERUK SIAM DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBASAndhika BerlianiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi produksi jeruk siam dan untuk mengetahui pendapatan yang diterima petani di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi yaitu untuk menguji faktor apa saja yang berpengaruh secara signifikan, dan untuk mengukur seberapa jauh variabel-variabel bebas dalam menerangkan variabel terikatnya. Hasil analisis menunjukan bahwa Faktor-faktor yang mepengaruhi produksi jeruk siam adalah pendapatan, biaya produksi, harga dan luas lahan, sedangkan pengalaman petani tidak berpengaruh secara signifikan dalam mempengaruhi produksi jeruk siam di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Rata-rata pendapatan petani jeruk siam di Kecamatan Tebas, Kabupaten sambas dalam setahun adalah Rp. 33.324.318. Hal ini menunjukan bahwa usahatani jeruk siam di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas menguntungkan petani terutama kepada petani yang memilki luas lahan relatif lebih besar.Kata kunci : Usahatani Jeruk Siam, Produksi , Pendapatan.
Analisis Dampak Hadirnya Perusahaan Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Serta Kontribusinya Bagi PDRB Kabupaten Sanggau Wahyono, Wisnu Eko
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari perusahaan kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat dan PDRB kabupaten Sanggau selama 10 tahun terakhir (2008-2017). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sanggau. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Luas Areal, Investasi, Tingkat Kemiskinan, dan PDRB. Tehnik analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan aplikasi Eviews 8.Hasil  penelitian ini menunjukan bahwa luas areal perkebunan besar kelapa sawit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan sedangkan investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sementara itu,  luas areal perkebunan besar kelapa sawit berpengaruh positif dan signifikan sedangkan investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau. Kata Kunci : Luas Lahan, Investasi, Perusahaan Kelapa Sawit, Kemiskinan, PDRB, dan Regresi Berganda1. Latar BelakangPerusahaan kelapa sawit telah hadir sejak tahun 1980-an di Kabupaten Sanggau. Saat ini kelapa Sawit telah menjadi komoditas utama dari subsektor perkebunan dengan luas areal terbesar di Kabupaten Sanggau. Sementara itu, produksi kelapa sawit di Kabupaten Sanggau pun merupakan yang terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Barat. Menjadi komoditas perkebunan utama di Kabupaten Sanggau membuat perkebunan kelapa sawit ini memiliki peranan yang penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta PDRB Kabupaten Sanggau.2. PermasalahanAdapun permasalah dalam penelitian ini sebagai berikut : a. Bagaimana dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sanggau ?b. Bagaimana dampak investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sanggau ?c. Bagaimana dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau ?d. Bagaimana dampak Investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau ?3. Tujuan Penelitiana. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sanggau.b. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sanggau.c. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau.d. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau.4. Metode PenelitianPenelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yaitu bertujuan untuk menggambarkan data yang diperoleh sebagaimana adanya dan menggunakan pendekatakan kuantitatif dengan perhitungan secara matematis. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten sanggau. Tehnik analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan Eviews 8.5. Hasil PenelitianHasil penelitian uji simultan menunjukan bahwa luas areal dan investasi berpengaruh dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sedangkan untuk uji parsial diketahui luas areal berpengaruh negatif signifikan dan investasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sementara itu, hasil uji simultan luas areal dan investasi juga berpengaruh terhadap peningkatan PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau. Sedangkan uji parsial diketahui luas areal berpengaruh positif signifikan dan investasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau.6. Kesimpulan dan Sarana. KesimpulanBerdasarkan hasil uji simultan menunjukan bahwa luas areal dan investasi bepengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sementara itu, luas areal dan investasi juga berpengaruh terhadap PDRB subsektor perkebunan kabupaten Sanggau.b. SaranUntuk dapat meningkatkan kontribusi dari kegiatan pertambahan luas areal dan investasi perkebunan kelapa sawit maka pihak perusahaan diharapkan dapat lebih banyak mempekerjakan masyarakat sekitar atau tenaga kerja lokal dari Kabupaten Sanggau. Selain itu, pemerintah juga harus bisa menjaga kondisi politik, keamanan, ketentraman dan ketertiban yang kondusif, serta membangun infrastruktur yang baik guna menciptakan iklim investasi yang baik pula.     DAFTAR PUSTAKAAriyanto, B., Fitriadi., & Noor, A. (2017). Pengaruh Investasi Kelapa Sawit dan Tenaga Kerja terhadap PDRB pada Sub Sektor Perkebunan di Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan. 19(1)Badan Pusat Statistik. (2009). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2011). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2012). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2013). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2014). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2015). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2016). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2017). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2018). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPSDarwis, I. (2015). Dampak Keberadaan Perusahaan Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Sosial Masyarakat di Desa Bulu Mario Kabupaten Mamuju Utara. Skripsi, Universitas HasanuddinHandayani, Tri. (2011). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 1999-2008. Jurnal Ilmu Ekonomihttps://economy.okezone.com/read/2015/04/27/320/1140799/investasi-pertambangan-perkebunan-ancam-lingkungan-hidup diakses pada 12 Mei 2019Imbiri, S., Sutrisno, S., & Soemarno. (2010). Analisis Dampak PIR Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Di Kabupaten Manokwari. Jurnal Agritek, 18(2), 2010Kuncoro. M. (2006). Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan. Yogyakarta: UPP AMP YKPNKuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif, Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi. Edisi keempat. Yogyakarta: UPP STIM YKPNKurniasih. E. P & Arifin (2012). Mampukah Kelapa Sawit Mengurangi Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Kalimantan Barat ?. Jurnal Ilmu EkonomiMankiw, N., & Gregory. (2007). Makroekonomi. Edisi Keenam. Jakarta: ErlanggaMarminto, B. D. (2006). Strategi Pengembangan Investasi Subsektor Perkebunan Di Kabupaten Siak. Tesis, Institut Pertanian BogorMubyarto. (2002). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ESPateda. Y., Masinambouw. V. A. J., & Rotinsulu. T. O. (2017). Pengaruh Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Tingkat Kemiskinan di Gorontalo. Jurnal Ekonomi dan BisnisRahim, A., & Hastuti, D. R. D. (2007). Ekonometrika Pertanian (Pengantar, Teori dan Kasus). Jakarta : Penebar SwadayaSamuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (1997). Ekonomi Edisi Keduabelas Jilid I. Jakarta : ErlanggaSiradjuddin, I. (2015). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Wilayah Di Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Agroteknologi, 5(2), 7-14Sirdon., Tasri, E. S., & Firdaus. (2014). Pengaruh Tenaga kerja, Jumlah Produksi dan Luas Lahan Terhadap PDRB Sektor Pertanian di Kabupaten Sumatera Barat. Jurnal Ekonomi PembangunanSoekartawi. (2003). Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Cobb-Douglas. Jakarta : PT Rajagrafindo PersadaSugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: AlfabetaSukirno, S. (2002). Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Jakarta: FEUISukirno, S. (2015). Makroekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: Rajagrafindo PersadaSupriadi, W. (2013). Perkebunan Kelapa Sawit dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Sambas. Jurnal Ilmu EkonomiSyahza, A., & Johan, R.S. (2005). Kelapa Sawit : Pengaruhnya Terhadap Ekonomi Regional Daerah Riau. Jurnal Keguruan dan Ilmu PendidikanTarigan, R. (2014). Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. Edisi Revisi. Jakarta: PT Bumi AksaraTodaro, M. P., & Smith, S.C. (2011). Pembangunan Ekonomi jilid I. Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga
ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2000-2015 B1012131007, Putra Yulian Pranata
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan struktur ekonomi dan ketenagakerjaan Kalimantan Barat tahun 2000-2015. Dalam Penelitian ini digunakan data sekunder berupa data time series, yaitu PDRB, ketenagakerjaan dan pendidikan terakhir tenaga kerja. Sedangkan analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif.          Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi perubahan struktur ekonomi Kalimantan Barat, dimana sektor Pertanian pada tahun 2000 mencapai 23,94%, namun dengan berjalannya waktu sektor ini mengalami kecendrungan menurun setiap tahunnya, sehingga pada tahun 2015 sektor Pertanian hanya mencapai 21,02%, sementara peran sektor perdagangan, hotel dan restoran ini pada tahun 2000 sebesar 19,54%, kemudian sektor ini mengalami peningkatan yang kemudian mendominasi sehingga pada tahun 2015 mencapai 22,05%.Terjadi perubahan struktur ketenagakerjaan di sektor primer menuju sektor sekunder dan tersier. Pada tahun 2000 sektor primer, sekunder dan tersier mencapai  65%, 9% dan 26% dan tahun 2015 mencapai 59%, 11,% dan 30%. Hal ini menciptakan ketidaksinkronan antara besarnya PDRB dan daya serap tenaga kerja yang disebabkan oleh produktivitas tenaga kerja itu sendiri, sebagai akibat yang berkaitan dengan tingkat pendidikan masyarakat. Kata Kunci : PDRB, ketenagakerjaan, dan pendididkan
Hubungan Kausalitas Investasi dengan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat B1011131085, Saiful Umam
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan kausalitas antara investasi, dalam hal ini investasi swasta di Sembilan Kabupaten/kota di Kalimantan Barat dengan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Data yang digunakan adalah data time series selama 15 tahun, untuk memenuhi syarat pengujian, data di interpolasi menjadi kuartal sehingga data menjadi 60 periode. Ada dua variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu : Investasi Swasta baik PMDN dan PMA Kab/Kota serta Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/kota. Untuk menguji ada tidaknya hubungan kausal antara variabel digunakan uji kausalitas Granger. Hasil pengujian Granger menunjukkan bahwa terdapat 1 kabupaten (Kapuas Hulu) yang mempunyai hubungan kausalitas, terdapat 6 kabupaten mempunyai hubungan searah, dimana Kab. Ketapang, Landak, Sanggau dan Sambas pertumbuhan ekonomi yang mempunyai hubungan dengan investasi dan tidak sebaliknya, sedangkan Kota Pontianak dan Kabupaten Bengkayang investasi yang mempunyai hubungan dengan pertumbuhan ekonomi dan tidak sebaliknya, dan terdapat 2 kabupaten (Mempawah dan Sintang) tidak ditemukan hubungan baik satu arah atau dua arah. Kata Kunci : Investasi; Pertumbuhan Ekonomi; Hubungan Kausalitas
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B1011131079, MULKI SULAIMAN MULKI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh investasi dan tenaga kerja sektor pertanian terhadap Pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2000 – 2015. Penelitian ini menggunakan data time series  tahun 2000 -2015  yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (BPMPTSP) menggunakan analisis segresi “Ordinary Least Square” (OLS) , penulis menggunakan regresi berganda dengan menggunakan Eviews 8.            Hasil dari penelitian ini adalah investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuan ekonomi menunjukan hasil koefisien sebesar 0,548950, nilai t statistic sebesar 3,900597 dengan nilai probabilitas sebesar 0,0002, sedangkan tenaga kerja sektor pertanian berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuan Ekonomi menunjukan hasil koefisien sebesar -1,178877, nilai t statistik sebesar -0,965303 dengan nilai probabilitas sebesar 0,3382 yang mana lebih besar dari taraf signifikan yang digunakan (α=0,05).Kata Kunci : Investasi, Tenaga Kerja Sektor Pertanian, Pertumbuhan Ekonomi
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA MADUSARI KECAMATAN SUI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA B21111014, FAUZI AMIN
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul: Analisis Implemetasi Program Keluraga Harapan (PKH) Di Desa Madusari Kecamatan Sui Raya Kabupaten Kubu Raya. Program keluarga harapan (PKH) adalah salah satu program menanggulangi kemiskinan yang bertujuan untuk mencapai tujuan MDGs dan meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan bagi rumah tangga sangat miskin (RTSM). Program ini merupakan wujud nyata dari pasal 5 peraturan presiden nomor 15 tahun 2010 yang mengatur percepatan penanggulangan kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pencapaian pelaksanaan program keluarga harapan dan mengindentifikasi kendala dalam pelaksanaan program keluarga harapan di Desa Madusari Kecamatan Sui Raya Kabupaten Kubu Raya. Untuk mencapai pelaksanaan program keluarga harapan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan program PKH sebagai unit analisis. Sumber data yang digunakan adalah data skunder, Wawancara (Interview), dan data lain-lain yang berkaitan dengan masalah dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksaan pendistribusian program keluarga harapan masih belum berjalan dengan baik, karena ada beberapa kendala penyaluran program keluarga harapan yang masih belum sesuai dengan prosedur dari pemerintah seperti: tidak tepat sasaran, tidak tempat jumlah, dan tidak tepat waktu dan masalah kecemburuan sosial. Kata Kunci: Pelaksanaan pendistribusian  Program Keluarga Harapan Dan Kendala Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Harapan.
Pengaruh Jenis Kelamin, Pendidikan dan Usia Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Warung Kopi Kota Pontianak Silalahi, Ester Aprinia Serephiani
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik pekerja dan menguji pengaruh jenis kelamin, pendidikan dan usia pekerja terhadap produktivitas tenaga kerja di warung kopi Kota Pontianak. Variabel bebas pada penelitian ini adalah jenis kelamin (JK), pendidikan (Pend) dan usia (U) terhadap variabel terikatnya (Y) adalah produktivitas tenaga kerja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan cara menyebarkan kuisioner dan melakukan wawancara kepada pekerja di warung kopi. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Jumlah sample yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 50 tenaga kerja warung kopi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja sedangkan usia berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja warung kopi di Kota Pontianak. Kata kunci: Jenis Kelamin, Pendidikan, Usia, Produktivitas Tenaga Kerja, Tenaga Kerja. Daftar PustakaAdhanari, M. A. (2005). Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada Maharani Handicraft Di Kabupaten Bantul. Universitas Negeri Semarang, Semarang.Almira. (2016). Pengaruh Tingkat Upah, Pengalaman Kerja, Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Produktivitas Individual Tenaga Pengajar Pada Lembaga Kursus Bahasa Asing Di Bandar Lampung (Studi Kasus: English First). Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Universitas Lampung, Lampung.Amron, d. T. (2009). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Pada Outlet Telekomunikasi Seluler Kota Makassar. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nobel Indonesia .Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2014). Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS Provinsi Kalimantan Barat.Buranda, W. A. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Industri Kecil Di Kota Makassar (Studi Kasus Industri Kecil Konveksi). Makassar: Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Universitas Hasanuddin.Cascio, W. F. (2013). Managing Human Resources. In Productivity, Quality of Work Life, Profits (p. 21). United States: McGraw-Hill.Divianto. (2014). Pengaruh Upah, Modal, Produktivitas Dan Teknologi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Usaha Kecil-Menengah Di Kota Palembang (Studi Kasus Usaha Percetakan). Jurnal Ekonomi Dan Informasi Akuntansi (JENIUS), 4 , 1.Gujarati, D. (2007). Ekonometrika Dasar. Jakarta: Penerbit Erlangga.Hasanah, E. U., & Widowati, P. (2011). Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Industri Rumah Tangga Krecek di Kelurahan Segoroyoso. Efektif Jurnal Bisnis dan Ekonomi , Vol.2, 169-182.Herawati, N., & Sasana, H. (2013). Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah, Pengalaman Kerja, Jenis Kelamin dan Umur Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Industri Shuttlecock Kota Tegal. Diponegoro Journal Of Economics , Vol.2; 1-8.Ikhsanti, J. J. Pengaruh Sistem Pembagian Upah Waktu Kerja Dan Hasil Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pabrik Batu Alam CV. Nur Alam Jaya Cirebon. IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Cirebon.Mahendra, A. D. (2014). Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah, Jenis Kelamin, Usia Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja (Studi Di Industri Kecil Tempe Di Kota Semarang). Semarang.Margareta, S. (2013). Hubungan Pelaksanaan Sistem Kearsipan Dengan Efektivitas Pengambilan Keputusan Pimpinan Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.Pasaribu, F. (2018). Pengaruh Karakteristik Pegawai Terhadap Produktivitas Kerja. 1-10.Purnami, I. (2015). Pengaruh Pendidikan Dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2010-2013. Jakarta.Ratna, & Fauziah. (2018). Upah, Jenis Kelamin dan Usia Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Industri Kecil di Kabupaten Aceh Utara. Ekonomi Pertanian Unimal Vol. 01 Nomor 01 , 1-6.Rosidah, A. T. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kedua. In Konsep, Teori dan Pengembangan dalam Konteks Organisasi Publik (pp. 247-248). Yogyakarta: Graha Ilmu.Setiawan dan Kusrini, D. I. (2010). Ekonometrika Yogyakarta. ANDI.Sinaga, Anggiat. (2013). Analisis Tenaga Kerja Sektor Informal Sebagai Katup Pengaman Masalah Tenaga Kerja. QE Journal, 02 , 1.Sugiyono. (2007). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: ALFABETA.Sunar. (2012). Pengaruh Faktor Biografis (Usia, Masa Kerja, Dan Gender) Terhadap Produktivitas Karyawan (Studi Kasus PT Bank X). Forum llmiah, 9 , 1.Sunyanto, D. (2011). Metodologi Penelitian Ekonomi. Yogyakarta: CAPS.Tambunan, V. (2012). Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah, Insentif, Jaminan Sosial Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Di Kota Semarang (Studi Kasus Kecamatan Banyumanik dan Kecamatan Gunungpati). Universitas Diponegoro, Semarang.
Pengaruh Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi terhadap PDRB Sektor Pertanian di Kalimantan Barat Tahun 2010-2014 B01110034, Khakim Rivai
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kredit Modal Kerja Dan Kredit Investasi Terhadap Produk Domestik Regional Bruto tahun 2010 – 2014”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kredit Modal Kerja Sektor Pertanian dan Kredit Investasi Sektor Pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto tahun 2010 – 2014.   Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data panel (gabungan dari data cross section dan time series) dari tahun 2010 sampai 2014, yang diperoleh dari kantor Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia Kalimantan Barat. Alat analisis yang dipakai untuk mengolah data yaitu menggunakan Eviews 8 Observasi data 5 tahun dalam bentuk 14 Kabupaten/ Kota  di Provinsi Kalimantan Barat  selama periode 2010 sampai 2014. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kredit Modal Kerja sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sektor Pertanian kab/ kota di Kalimantan Barat. Semakin tinggi Jumlah Kredit Modal Kerja yang disalurkan akan mendorong Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Variabel Kredit Investasi juga berpengaruh Positif dan signifikan, semakin tinggi kredit investasi sektor pertanian yang disalurkan akan mendorong Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor Pertanian. Hal ini disebabkan dengan adanya penyaluran kredit sektor pertanian akan membuat proses pengolahan barang dan jasa pada usaha pertanian tersebut untuk memperoleh hasil yang efektif dan efesien . Kata Kunci: Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Produk Domestik Regional Bruto..

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue